Program Jaminan Hari Tua BPJS Ketenagakerjaan

Tahukah Anda BPJS Ketenagakerjaan memiliki produk program Jaminan Hari Tua? Kali ini Perencana keuangan independen Finansialku akan membahas mengenai program jaminan hari tua BPJS Ketenagakerjaan.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Mengapa Harus Ikut Program Jaminan Hari Tua BPJS Ketenagakerjaan?

Kita harus ikut program jaminan hari tua BPJS Ketenagakerjaan karena adanya manfaat JHT adalah berupa uang tunai saat pensiun. Uang tunai tersebut besarnya berupa nilai akumulasi iuran ditambah hasil pengembangannya. Nilai tunai tersebut akan dibayarkan secara sekaligus apabila :

  1. peserta mencapai usia 56 tahun
  2. meninggal dunia
  3. cacat total tetap
  4. Meninggalkan Indonesia untuk selama-lamanya

Program Jaminan Hari Tua BPJS Ketenagakerjaan - Perencana Keuangan Independen Finansialku

Manfaat JHT sebelum mencapai usia 56 tahun dapat diambil sebagian jika mencapai kepesertaan 10 tahun dengan ketentuan sebagai berikut:

  1. Diambil max 10 % dari total saldo sebagai persiapan usia pensiun
  2. Diambil max 30% dari total saldo untuk uang perumahan
  3. Pengambilan sebagian tersebut hanya dapat dilakukan sekali selama menjadi peserta

 

Bagaimana jika kita menunda masa pensiun? Tenang saja, jika setelah mencapai usia 56 tahun kita masih bekerja dan memilih untuk menunda pembayaran JHT, maka JHT dibayarkan saat yang kita berhenti bekerja.

Ow ya BPJS Ketenagakerjaan wajib memberikan informasi kepada peserta mengenai besarnya saldo JHT dan peforman investasinya  1 (satu) kali dalam setahun. Kita sebagai peserta juga dapat mengecek saldo kita melalui aplikasi cek saldo di website resmi BPJS Ketenagakerjaan.

Siapa yang menjadi ahli waris, jika peserta meninggal? Begini urutannya:

  1. Pasangan yang ditinggal,
  2. Anak
  3. Orang tua, cucu
  4. Saudara Kandung
  5. Mertua
  6. Pihak yang ditunjuk dalam wasiat
  7. Apabila tidak ada ahli waris dan wasiat maka JHT dikembalikan ke Balai Harta Peninggalan

 

Kepesertaan Program Jaminan Hari Tua BPJS Ketenagakerjaan

Setelah tahu apa saja manfaatnya, kita kenali siapa saja yang boleh menjadi anggota atau peserta program jaminan hari tua BPJS Ketenagakerjaan?

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial di Indonesia BPJS Ketenagakerjaan - Perencana Keuangan Independen Finansialku

Kepesertaan program Jaminan Hari Tua BPJS Ketenagakerjaan bersifat wajib. Terkait dengan kepesertaan program Jaminan Hari Tua BPJS Ketenagakerjaan dibedakan menjadi dua yaitu penerima upah dan bukan penerima upah.

Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan yang termasuk penerima upah adalah semua pekerja yang bekerja pada perusahaan dan/atau orang asing yang bekerja di Indonesia lebih dari 6 bulan. Kalau Anda adalah pemberi kerja (pemilik usaha) atau bekerja di luar hubungan kerja / mandiri (pedagang makanan) maka Anda termasuk peserta bukan penerima upah.

 

Bagaimana Cara Bergabung dengan Program Jaminan Hari Tua BPJS Ketenagakerjaan?

Cara bergabung dengan program Jaminan Hari Tua BPJS Ketenagakerjaan disesuaikan jenis kepesertaan. Tabel di bawah ini akan menjelaskan caranya:

Keterangan

Penerima

Upah

Bukan Penerima

Upah

Cara Pendaftaran

Didaftarkan melalui perusahaan. Jika perusahaan lalai, pekerja dapat mendaftarkan dirinya sendiri dengan melampirkan :

  • Perjanjian kerja atau bukti lain sebagai pekerja

  • KTP dan KK

Dapat mendaftarkan dirinya kepada BPJS Ketenagakerjaan sesuai penahapan baik sendiri-sendiri maupun melalui wadah

Bukti   peserta

  • Nomor peserta diterbitkan 1 hari setelah dokumen pendaftaran diterima lengkap dan iuran pertama dibayar lunas
  • Kartu diterbitkan paling lama 7 hari setelah dokumen pendaftaran diterima lengkap dan iuran pertama dibayar lunas
  • Kepesertaan terhitung sejak nomor kepesertaan diterbitkan
  • Nomor peserta diterbitkan 1 hari setelah dokumen pendaftaran diterima lengkap dan iuran pertama dibayar lunas
  • Kartu diterbitkan paling lama 7 hari setelah dokumen pendaftaran diterima lengkap dan iuran pertama dibayar lunas
  • Kepesertaan terhitung sejak nomor kepesertaan diterbitkan

Pindah perusahaan

Wajib meneruskan kepesertaan dengan menginformasikan kepesertaan JHTnya yang lama ke perusahaan yang baru

 

Perubahan data

Wajib disampaikan oleh perusahaan kepada BPJS Ketenagakerjaan paling lama 7 hari sejak terjadinya perubahan.

Wajib disampaikan oleh peserta atau wadah kepada BPJS Ketenagakerjaan paling lama 7 hari sejak terjadinya perubahan.

Besar Iuran

5,7% dari upah terdiri dari 2% pekerja dan 3,7% pemberi kerja.

  • Didasarkan pada nominal tertentu yang ditetapkan dalam daftar sesuai lampiran I PP

  • Daftar iuran dipilih oleh peserta sesuai penghasilan peserta masing-masing

Upah yang dijadikan dasar

Upah sebulan, yaitu terdiri atas upah pokok & tunjangan tetap

 

Cara pembayaran

Dibayarkan oleh perusahaan, paling lama tanggal 15 bulan berikutnya.

Dibayarkan sendiri atau melalui wadah, palinglama tanggal 15 bulan berikutnya.

Denda

2% untuk tiap bulan keterlambatan dari iuran yang dibayarkan

 

 

 

Apakah Anda sudah tergabung dalam program jaminan hari tua BPJS Ketenagakerjaan?

 

Sumber:

  • BPJS Ketenegakerjaan – http://goo.gl/7AYmqQ

Image Credit:

  • Life Insurance – http://goo.gl/VYByI3

 

Download E-Book Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 an (GRATIS)

Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 20 an Perencana Keuangan Independen Finansialku

Download Sekarang

 

 

About the Author:

Finansialku
Finansialku adalah perusahaan perencana keuangan independen yang berkompeten, berpengalaman dan tersertifikasi professional. Finansialku menyediakan layanan konsultasi perencanaan keuangan (financial planning) individu dan keluarga, seminar dan pelatihan terkait perencanaan keuangan.

Leave A Comment

Gratis Download E-book, Hanya untuk Anda!

Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula

Investasi Tepat, Untung Mendekat

Bagaimana cara berinvestasi reksa dana untuk investor pemula? Apa saja tips berinvestasi reksa dana agar untung lebih maksimal?

 

7.392 orang

sudah download