Bagaimana sih cara mudah memprediksi kenaikan atau penurunan harga Bitcoin?

Tentunya Anda para investor juga pernah mempertanyakan hal ini bukan? Mudahnya sih ditebak saja, namun apakah Anda yakin tebakan ini bisa membawa keuntungan bagi Anda?

Jika tidak yakin, sebaiknya lakukan analisis berikut ini.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Learn and Invest

 

2 Teknik Analisis untuk Memprediksi Perubahan Harga Bitcoin

Anda perlu mengetahui teknik analisis untuk memprediksi perubahan harga sebelum melakukan trading Bitcoin. Secara umum terdapat 2 analisis, yakni analisis fundamental dan analisis teknikal.

Finansialku telah membahas soal teknik analisis fundamental pada artikel sebelumnya. Belum baca? Yuk simak analisis fundamental dalam artikel berikut ini:

Jangan Asal Tebak! Lakukan Analisis Fundamental untuk Memprediksi Kenaikan atau Penurunan Harga Bitcoin

 

Jika analisis fundamental memprediksi pergerakan harga berdasarkan suatu peristiwa yang dapat mempengaruhi naik atau turunnya harga Bitcoin, analisis teknikal umumnya tidak terlepas dari pembacaan grafik.

Penasaran?

Tanpa perlu panjang lebar lagi, kali ini Finansialku akan menjabarkan analisis teknikal untuk memprediksi kenaikan atau penurunan harga Bitcoin sebagai berikut:

 

Analisis Teknikal

Analisis teknikal merupakan sebuah teknik analisis di mana Anda akan memprediksi pergerakan harga berdasarkan pembacaan grafik.

Grafiknya sendiri bermacam-macam, antara lain sebagai berikut:

Lakukan Analisis Teknikal untuk Memprediksi Kenaikan atau Penurunan Harga Bitcoin 02 - Finansialku

[Baca Juga: Dibalik Alasan Mengapa Hacker Ransomware WannaCry Meminta Bitcoin, Mana yang Lebih Mahal: Bitcoin atau Emas?]

 

#1 Candlestick

Grafik dengan bentuk menyerupai lilin yang mudah dibaca. Grafik ini umum dijadikan alat untuk mengindikasikan pergerakan harga secara global. Dengan candlestick biasanya Anda bisa mengetahui apakah harga akan naik atau turun.

 

#2 Bollinger Bands

Sebuah indikator yang digunakan untuk membaca pergerakan harga yang digunakan untuk mengukur volatilitas suatu pasar.

Umumnya gambaran yang akan diperoleh merupakan pengetahuan apakah pasar sedang ramai atau tenang.

 

#3 Simple Moving Average

Sebuah indikator yang akan membantu untuk menentukan tren pergerakan harga yang akan terjadi.

Umumnya simple moving average memperhalus pergerakan harga dalam rentang waktu tertentu sehingga Anda akan lebih mudah mengenali tren atau arah pergerakan harga secara umum.

Gratis Download Ebook Panduan Investasi Saham Untuk Pemula

Ebook Panduan Investasi Saham untuk Pemula Finansialku.jpg

Download Ebook Sekarang

 

Untuk dapat melakukan analisisnya, mari mengenal ketiga indikator tersebut. Dengan demikian akan dibahas lebih dalam mengenai ketiga indikator tersebut di bawah ini:

 

Indikator dalam Analisis Teknikal

Seperti telah diungkapkan sebelumnya, di sini akan dibahas 3 indikator yang sangat umum digunakan oleh para trader Bitcoin untuk memprediksi perubahan harga.

 

#1 Candlestick

Sesuai dengan namanya, grafik berbentuk menyerupai lilin ini digunakan untuk mengindikasikan pergerakan harga secara global. Bentuknya sendiri meliputi badan (body) dan ekor (shadow) seperti tergambarkan berikut ini:

Darimana Asalnya Candlestick dan Mengapa Trader Saham Harus Tahu Candlestick - Finansialku

 

Bagian badan (body) disebut sebagai selisih antara harga open dan harga close, sedangkan ekor (shadow) sebagai selisih harga high/low dan open/close.

Ukuran panjang body dan shadow dalam analisis teknikal memiliki peranan sangat penting.

Semakin panjang body artinya semakin jelas arah pergerakan harga pasar yang terlihat melalui batang candlestick. Sementara jika shadow yang lebih panjang berarti semakin besar tekanan balik yang diberikan pasar atau tren yang sedang terbentuk.

Infografis-Pola-CandleStick-2

[Baca Juga: Konsultasi: 3 Investasi yang Cocok untuk Pemula Tahun 2018, Apakah Bitcoin, Etherum dan Cryptocurrency Lainnya Termasuk?]

 

Selain bentuknya, ada juga warna yang digunakan untuk mempermudah pembacaan. Warna hijau menunjukkan tren buy (beli), sedangkan warna merah menunjukkan tren sell (jual).

*Warna tersebut tidak baku, ada juga yang menggunakan warna hitam sebagai indikator sell dan putih sebagai indikator buy.

 

Bingung dengan berbagai istilah di atas? Mari kami bantu dengan merangkumnya:

NoIstilahArti
1OpenHarga pembukaan dalam 1 batang candle
2CloseHarga penutupan dalam 1 batang candle
3HighHarga tertinggi dalam 1 batang candle (upper shadow)
4LowHarga terendah dalam 1 batang candle (lower shadow)
5Warna putih/hijauHarga sedang bergerak naik saat itu
6Warna hitam/merahHarga sedang bergerak turun saat itu

 

Lalu apa bedanya ukuran body yang panjang dan pendek?

Lakukan Analisis Teknikal untuk Memprediksi Kenaikan atau Penurunan Harga Bitcoin 03 Candlestick - Finansialku

 

Sesuai gambar di atas kita bisa menjabarkan bahwa:

  • Long body menunjukkan pasar yang sedang ramai, artinya ada minat kuat untuk membeli atau menjual. Semakin panjang ukuran body semakin kuat juga minat atau aktivitas transaksinya.
  • Short body menunjukkan pasar yang sedang sepi, sehingga sedikit pula aktivitas transaksi untuk membeli atau menjual. Semakin pendek ukuran body, semakin lemah juga minat transaksinya.

 

Selanjutnya, ada juga yang disebut long upper shadow dan long lower shadow. Apa bedanya?

Lakukan Analisis Teknikal untuk Memprediksi Kenaikan atau Penurunan Harga Bitcoin 04 Candlestick - Finansialku

Sesuai gambar di atas kita bisa menjabarkan bahwa:

  • Long upper shadow adalah sinyal bearish, artinya harga pembukaan lebih tinggi dan di akhir perdagangan harga bergerak mencapai titik terendahnya. Dengan kata lain, harga penutupan lebih rendah dibandingkan harga pembukaan. Semakin jauh shadow maka sinyalnya semakin kuat.
  • Long lower shadow adalah sinyal bullish, di mana harga pembukaan lebih rendah dan di akhir perdagangan harga bergerak mencapai titik tertingginya. Dengan kata lain, harga penutupan lebih tinggi dibandingkan harga pembukaan. Semakin jauh shadow maka sinyalnya semakin kuat.

6 Risiko Investasi Bitcoin yang Perlu Investor Pahami Supaya Tidak Buntung 01 Finansialku

[Baca Juga: Haramkan Penggunaan Bitcoin, BI Akan Buat Mata Uang Pesaing]

 

5 Tanda Perubahan Harga dengan Analisis Teknikal Candlestick

  1. Tren harga naik dideteksi dengan munculnya candle bullish penerusan berbadan panjang setelah grafik membentuk posisi yang meninggi.

Lakukan Analisis Teknikal untuk Memprediksi Kenaikan atau Penurunan Harga Bitcoin 05 Candlestick - Finansialku

 

  1. Tren harga turun dideteksi dengan munculnya candle bearish penerusan berbadan panjang setelah grafik membentuk posisi tinggi yang merendah.

Lakukan Analisis Teknikal untuk Memprediksi Kenaikan atau Penurunan Harga Bitcoin 06 Candlestick - Finansialku

 

  1. Untuk prediksi harga dari tren turun menjadi tren naik dapat melihat kemunculan candle hammer atau inverted hammer serta reversal (pergantian tren) di area oversold atau konvergen.

Lakukan Analisis Teknikal untuk Memprediksi Kenaikan atau Penurunan Harga Bitcoin 07 Candlestick - Finansialku

 

  1. Untuk prediksi harga dari tren naik menjadi tren turun dapat melihat kemunculan candle shooting star, hanging man, dan candle jenis reversal lainnya di area overbought atau konvergen.

Lakukan Analisis Teknikal untuk Memprediksi Kenaikan atau Penurunan Harga Bitcoin 08 Candlestick - Finansialku

 

  1. Salah satu yang paling berpotensi melanjutkan tren adalah ketika harga baru saja balik arah (dari tren naik menjadi tren turun, atau sebaliknya), dan tren baru dimulai kerena jika tren telah terbentuk maka potensi selanjutnya adalah pelemahan. Untuk memprediksi pergerakan selanjutnya bisa menggunakan candle berciri tren baru saja balik arah atau baru dimulai, yang bentuknya sebagai berikut:

Lakukan Analisis Teknikal untuk Memprediksi Kenaikan atau Penurunan Harga Bitcoin 09 Candlestick - Finansialku

 

#2 Bollinger Bands

Indikator kedua merupakan Bollinger Bands, yakni indikator yang digunakan untuk membaca pergerakan harga yang digunakan untuk mengukur volatilitas suatu pasar dan memperkirakan rentang pergerakan harganya.

Iklan Banner Perencanaan Dana Membeli Rumah - 728x90

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

Umumnya gambaran yang akan diperoleh merupakan pengetahuan apakah pasar sedang ramai atau tenang.

Bentuknya sendiri terdiri atas tiga garis yang bergerak mengikuti pergerakan harga, yang umum disebut upper band, middle band, dan lower band.

Lakukan Analisis Teknikal untuk Memprediksi Kenaikan atau Penurunan Harga Bitcoin 10 Bollinger Bands - Finansialku

 

Jarak ketiga band tersebut pada dasarnya dipengaruhi oleh volatilitas yang sedang terjadi. Semakin besar volatilitas maka semakin lebar jarak antara ketiga band tersebut, sementara semakin kecil volatilitas maka semakin kecil jaraknya.

Sederhananya, dapat dikatakan Bollinger Bands menunjukkan pasar sedang ramai saat melebar, dan pasar sedang sepi saat bands menyempit dan cenderung bergerak datar.

Lakukan Analisis Teknikal untuk Memprediksi Kenaikan atau Penurunan Harga Bitcoin 11 Bollinger Bands - Finansialku

 

Kondisi pasar ini akan membantu Anda menentukan strategi apa yang sebaiknya dilakukan.

Bollinger Bands juga berfungsi sebagai support dan resistance dinamis sehingga setiap pergerakan harga menyentuh garis band atas atau band bawah maka harga cenderung kembali ke tengah. Fungsi middle band adalah sebagai target.

Trading Bitcoin 01 Finansialku

[Baca Juga: Konsultasi: 3 Investasi yang Cocok untuk Pemula Tahun 2018, Apakah Bitcoin, Etherum dan Cryptocurrency Lainnya Termasuk?]

 

Bingung dengan berbagai istilah di atas? Mari kami bantu dengan merangkumnya:

NoIstilahArti
1Band melebarVolatilitas tinggi, pasar ramai
2Band menyempit dan cenderung bergerak mendatarVolatilitas rendah, pasar sepi
3SupportTingkat harga dimana biasanya terjadi tekanan jual yang diimbangi pembelian sehingga harga menjadi balik arah ke atas
4ResistanceTingkat harga dimana biasanya terjadi tekanan beli yang diimbangi kenaikan penjualan sehingga kenaikan harga dapat tertahan bahkan menjadi balik arah ke bawah

 

2 Strategi Menentukan Buy atau Sell dengan Analisis Teknikal Bollinger Bands

Berikut ini 2 strategi menentukan buy atau sell dengan analisis teknikal Bollinger Bands

 

#1 Strategi Membeli atau Menjual di Ujung Tren dimana Harga akan Balik Arah

Strategi ini memanfaatkan pencarian level buy di area lower band atau mencari level sell di area upper band. Targetnya adalah area middle band.

Saat Anda ingin menjual dan harga telah sampai di upper band, akan sulit menentukan harga akan tetap atau justru menembus ke atas. Sebaiknya tunggu konfirmasi pantulan berbentuk candlestick atau bar chart yang ditutup di bawah upper band.

Saat Anda ingin membeli, sebenarnya caranya sama saja seperti tadi, namun pergerakan yang diharapkan adalah telah sampai di lower band. Untuk menentukan stop loss, Anda perlu mencari support atau resistance terdekat.

Lakukan Analisis Teknikal untuk Memprediksi Kenaikan atau Penurunan Harga Bitcoin 12 Bollinger Bands - Finansialku

 

#2 Strategi Mengenal Peluang Breakout

Dalam strategi breakout trading, umumnya diikuti oleh Bollinger Bands yang bergerak melebar secara pesat hingga menembus upper atau lower band.

Kondisi ini akan menjadi pertanda untuk memutuskan membeli/menjual. Jika upper band yang ditembus, strateginya adalah buy, sebaliknya gunakan strategi sell jika menembus lower band.

Lakukan Analisis Teknikal untuk Memprediksi Kenaikan atau Penurunan Harga Bitcoin 13 Bollinger Bands - Finansialku

 

#3 Simple Moving Average

Simple moving average akan membantu untuk menentukan tren pergerakan harga yang akan terjadi dengan menggambarkan pergerakan harga rata-rata dalam periode tertentu.

Sebagai contoh:

  • SMA 5 artinya Anda memantau pergerakan harga rata-rata dalam kurun waktu 5 hari
  • SMA 25 artinya Anda memantau pergerakan harga rata-rata dalam kurun waktu 25 hari

 

Iklan Banner Perencanaan Dana Membeli Mobil - 728x90

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

Semakin besar periode yang digunakan, maka semakin halus garis pergerakan harganya. Standar harga yang biasa digunakan adalah harga penutupan.

Umumnya simple moving average memperhalus pergerakan harga dalam rentang waktu tertentu sehingga Anda akan lebih mudah mengenali tren atau arah pergerakan harga secara umum.

Prinsipnya, jika harga secara umum bergerak di atas MA maka tren yang berlangsung adalah uptrend (gunakan sebagai area referensi untuk buy), sedangkan jika harga secara umum bergerak di bawah MA maka tren yang berlangsung adalah downtrend (gunakan sebagai area referensi untuk sell).

Jika harga menembus MA (menjadi breakout), maka kemungkinan besar mengindikasikan bahwa tren akan berubah arah.

Kesimpulannya, Anda bisa menentukan kapan waktu yang tepat untuk membeli dan menjual dengan menggunakan aturan baku analisis teknikal Simple Moving Average sebagai berikut:

  1. Beli ketika tren sedang naik
  2. Jangan beli ketika tren sedang turun

 

* Beli ketika posisi chart terdapat indikator golden cross.

 

Bagaimana? Apakah Anda sudah siap melakukan trading Bitcoin dengan teknik analisis teknikal?

Jangan Asal Tebak! Lakukan Analisis Fundamental untuk Memprediksi Kenaikan atau Penurunan Harga Bitcoin 01 - Finansialku

[Baca Juga: Bitcoin? Apa Manfaat dan Kegunaannya? Ketahui Informasi Selengkapnya!]

 

Trading Bitcoin bukanlah Judi

Bagi mereka yang menganggap permainan saham atau trading Bitcoin adalah judi, maka saatnya mengubah pola pikir tersebut.

Trading apapun tidak bisa dibilang sebagai judi, namun bagaimana cara Anda memainkan yang bisa menentukan apakah itu judi atau tidak.

Saat Anda melakukan trading berdasarkan perkiraan tanpa analisis data yang jelas, maka Anda disini berjudi.

Dengan kata lain Anda hanya menebak-nebak. Namun saat Anda menjalaninya dengan teknik yang tepat dengan analisis yang baik pula, maka Anda disini berinvestasi dan bukan berjudi.

Maka manfaatkanlah beberapa teknik di atas, sehingga Anda menjadi seorang INVESTOR alih-alih menjadi PENJUDI.

Jadi sudah siapkah Anda berjual beli Bitcoin?

 

Apakah Anda memiliki pertanyaan mengenai beberapa teknik analisis untuk memprediksi kenaikan atau penurunan harga Bitcoin lainnya? Tinggalkan komentar Anda di bawah.

Jika ada pertanyaan, silakan ajukan pertanyaan Anda pada kolom di bawah ini. Perencana Keuangan kami siap membantu Anda, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Oscar Darmawan dan Sintha Rosse. 2017. Bitcoin, Trading for Z Generation.

 

Sumber Gambar:

  • Bitcoin 01 – https://goo.gl/avkbS3
  • Bitcoin 02 – https://goo.gl/ZwA8VQ