Apa bedanya asuransi jiwa dan asuransi kecelakaan diri? Sebagai seorang karyawan Anda mungkin bingung asuransi mana yang seharusnya Anda miliki. Kali ini Finansialku akan menjelaskan apa perbedaan asuransi jiwa dan asuransi kecelakaan diri.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Learn and Secure

 

Kebutuhan Asuransi Karyawan

Setiap orang membutuhkan asuransi, hanya saja kebutuhan seseorang dapat berbeda dengan kebutuhan orang lain. Begitu pula halnya bagi karyawan. Berbeda profesi dapat menghasilkan kebutuhan proteksi yang berbeda-beda pula. Asuransi jiwa dan asuransi kecelakaan diri adalah dua pilihan yang dapat digunakan untuk karyawan. Hanya saja jika harus memilih asuransi yang tepat, harus disesuaikan dengan profesi Anda. Kedua asuransi ini memang sekilas terlihat mirip. Untuk menjawab kebingungan Anda, Finansialku akan membahas perbedaan antara asuransi jiwa dan asuransi kecelakaan diri. Dengan begitu Anda dapat menentukan asuransi mana yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda.

apakah-karyawan-perlu-membeli-asuransi-unitlink-kan-ada-asuransi-perusahaan-1-finansialku

[Baca Juga: Apakah Karyawan perlu Membeli Asuransi Unitlink, Kan Ada Asuransi Perusahaan?]

 

Berikut adalah beberapa perbedaan antara asuransi jiwa dan asuransi kecelakaan diri:

 

#1 Fungsi dan Tujuan

Kedua asuransi ini memiliki tujuan dasar yang sama yaitu untuk melindungi pihak tertanggung dari kerugian keuangan karena hal yang tidak terduga. Hanya saja fungsi secara mendetailnya sedikit berbeda. Asuransi jiwa dirancang untuk melindungi Anda dari segala bentuk risiko kematian. Walaupun demikian, ada beberapa jenis kematian yang tidak ditanggung oleh asuransi jiwa seperti kematian karena bunuh diri dan lain-lain. Sementara itu asuransi kecelakaan diri dimaksudkan untuk melindungi Anda dari risiko kecelakaan kerja. Dalam hal ini termasuk risiko kematian. Hanya saja risiko kematian yang ditanggung asuransi kecelakaan kerja hanyalah yang terjadi di dalam jam kerja atau yang berkaitan dengan pekerjaan. Misalnya jika Anda mengalami kecelakaan dalam perjalanan menuju meeting di dalam jam kerja, maka asuransi kecelakaan diri akan memberikan pertanggungan. Tetapi jika Anda mengalami kecelakaan di akhir pekan saat bersantai dengan keluarga, Anda tidak akan mendapatkan pertanggungan dari asuransi kecelakaan diri.

 

#2 Jangka Waktu

Ada dua macam asuransi jiwa yang dapat Anda beli, yaitu asuransi jiwa term life atau asuransi jiwa whole life. Asuransi jiwa term life biasanya memiliki jangka waktu satu tahun atau beberapa tahun (jangka pendek) namun dapat diperpanjang setiap tahunnya. Sementara asuransi jiwa whole life biasanya memberikan perlindungan seumur hidup (namun tetap ditetapkan usia tertentu, umumnya hingga usia sekitar 90 tahun).

5-tips-untuk-pemula-agar-anda-tidak-salah-beli-asuransi-jiwa-finansialku

[Baca Juga: 5+ Tips untuk Pemula, Agar Anda Tidak Salah Beli Asuransi Jiwa]

 

Sementara asuransi kecelakaan diri hanya memiliki sistem term life. Tidak ada asuransi kecelakaan diri yang memberikan perlindungan seumur hidup. Umumnya asuransi kecelakaan diri dapat diperpanjang setiap tahun dan akan terus berfungsi selama Anda tetap membayar premi.

 

#3 Syarat Pertanggungan

Asuransi jiwa dan asuransi kecelakaan diri keduanya dapat dimiliki oleh siapapun. Baik orang yang bekerja atau berwirausaha, maupun yang tidak bekerja. Hanya saja tidak ada gunanya membeli asuransi kecelakaan diri bagi orang yang tidak bekerja atau sudah tidak bekerja. Karena asuransi kecelakaan diri tidak akan memberikan pertanggungan jika terjadi kecelakaan di luar lingkup pekerjaan. Artinya, jika tidak bekerja tidak ada lingkup yang akan dilindungi oleh asuransi kecelakaan kerja.

Berbeda halnya dengan asuransi jiwa. Asuransi jiwa akan tetap memberikan pertanggungan bagi siapapun tertanggungnya yang mengalami kematian sesuai dengan polis yang disepakati di awal pembelian asuransi. Baik tertanggung memiliki pekerjaan atau tidak. Termasuk ketika tertanggung sudah memasuki usia pensiun.

5-faktor-penyebab-premi-asuransi-jiwa-dan-kesehatan-jadi-mahal-finansialku

[Baca Juga: 5 Faktor Penyebab Premi Asuransi Jiwa dan Kesehatan Jadi Mahal]

 

Namun perlu digaris bawahi ‘mengalami kematian’. Asuransi jiwa tidak akan memberikan uang pertanggungan jika Anda tidak mengalami kematian. Jika Anda mengalami kecelakaan namun tidak meninggal, asuransi yang akan memberikan pertanggungan adalah asuransi kecelakaan diri. Hanya saja uang pertanggungan akan turun hanya jika kecelakaan yang dialami terjadi pada jam kerja atau berkaitan dengan pekerjaan. Jika Anda mengalami kecelakaan saat sedang pergi berlibur dengan keluarga dan tidak meninggal, baik asuransi jiwa maupun asuransi kecelakaan diri tidak akan memberikan pertanggungan apapun.

Kedua uang pertanggungan asuransi tersebut dapat diberikan jika kejadian memenuhi syarat pertanggungan kedua asuransi. Dalam hal ini kedua asuransi akan memberikan pertanggungan jika Anda mengalami kecelakaan yang menyebabkan kematian pada jam kerja.

 

#4 Uang Pertanggungan

Asuransi kecelakaan diri akan memberikan uang pertanggungan sekalipun Anda tidak meninggal dalam kecelakaan. Jika Anda meninggal, asuransi kecelakaan diri juga akan memberikan uang pertanggungan. Hanya saja uang pertanggungan tersebut umumnya tidak sebesar uang pertanggungan yang diberikan asuransi jiwa. Tetapi jika hanya memiliki asuransi jiwa, Anda harus siap menanggung seluruh kerugian jika mengalami kecelakaan dan tidak meninggal.

perlukah-saya-beli-asuransi-kecelakaan-diri-personal-accident-finansialku

[Baca Juga: Perlukah Saya Beli Asuransi Kecelakaan Diri (Personal Accident) ?]

 

Kapan Asuransi Jiwa Dibutuhkan?

Jika Anda sudah menikah dan memiliki anak, maka asuransi jiwa sangat penting. Setiap hari risiko selalu ada dalam hidup Anda. Tidak ada orang yang mengetahui kapan ia akan meninggal. Jika terjadi sesuatu yang tidak diharapkan, Anda tentu tidak ingin nasib keluarga menjadi berantakan. Asuransi jiwa akan memberikan sejumlah uang pertanggungan yang diharapkan dapat mencukupi kebutuhan orang yang ditinggalkan ketika Anda meninggal. Dengan begitu setiap cita-cita yang Anda harapkan untuk keluarga dapat tetap berlanjut walaupun Anda meninggal.

Jika sudah memiliki tanggungan, memiliki asuransi kecelakaan diri saja tidak cukup karena uang pertanggungan jika mengalami kematian tidak terlalu besar. Jika hanya memiliki asuransi kecelakaan diri kemungkinan besar kebutuhan keluarga tetap tidak akan terpenuhi.

 

Kapan Asuransi Kecelakaan Diri Dibutuhkan?

Asuransi kecelakaan diri dibutuhkan bagi orang yang memiliki risiko kecelakaan kerja yang tinggi. Bagi para karyawan yang bekerja di lapangan tentu risiko kecelakaan kerja akan lebih tinggi daripada karyawan yang bekerja di dalam kantor. Jika Anda merasa pekerjaan yang dijalani memberikan risiko kecelakaan yang relatif tinggi, sebaiknya Anda membeli asuransi kecelakaan diri. Dengan begitu Anda tidak akan mengalami kerugian besar jika terjadi kecelakaan yang membutuhkan biaya pengobatan besar. Hanya memiliki asuransi kecelakaan diri dapat mencukupi kebutuhan Anda jika masih berstatus lajang. Jika mengalami kematian akibat kecelakaan kerja, uang pertanggungan dapat mencukupi kebutuhan. Karena uang tersebut hanya akan digunakan untuk mengurus biaya penguburan dan bukan untuk menanggung hidup siapapun.

dimana-ya-tempat-yang-menjual-asuransi-apakah-bisa-melalui-online-finansialku

[Baca Juga: Dimana ya Tempat Jual Asuransi? Apakah Bisa Beli Asuransi Online?]

 

Bagi karyawan yang tidak terekspos dengan risiko kecelakaan kerja yang tinggi, asuransi kecelakaan diri mungkin bukan pilihan yang optimal. Daripada membeli asuransi kecelakaan diri, lebih baik Anda meningkatkan premi asuransi jiwa untuk mendapatkan uang pertanggungan yang lebih besar. Jika merasa uang pertanggungan asuransi jiwa sudah cukup, lebih baik tingkatkan dana darurat agar Anda semakin merasa aman.

 

Sudahkah Anda Memiliki Asuransi yang Tepat?

Walaupun terlihat sama, asuransi jiwa dan asuransi kecelakaan diri memiliki beberapa perbedaan yang mendasar. Jangan sampai Anda salah mengerti penggunaan kedua asuransi tersebut. Setelah mengetahui perbedaan dari kedua asuransi tersebut, Anda dapat menentukan asuransi mana yang dibutuhkan sesuai dengan kondisi kehidupan saat ini. Pertimbangkan pembelian asuransi secara matang agar asuransi dapat melindungi secara optimal.

 

Semoga artikel ini bermanfaat bagi para karyawan yang membaca. Asuransi manakah yang ingin Anda miliki? Pertimbangkanlah dari sekarang. Jika Anda memiliki pertanyaan, tuliskan pertanyaan Anda pada kolom di bawah ini. Terima kasih.

 

Sumber Gambar:

  • Karyawan – https://goo.gl/wMsjrZ

 

Download E-Book Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 an (GRATIS)

Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 20 an Perencana Keuangan Independen Finansialku

 

Download Sekarang