Apakah Orang Tua Perlu Memikirkan Harta Warisan untuk Anak Cucu?

Apakah orang tua perlu memikirkan harta warisan untuk anak cucu? Idealnya orang tua juga perlu memikirkan masa depan anak cucunya, setuju?

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Fin Quotes

 

Apakah Orang Tua Perlu Memikirkan Harta Warisan untuk Anak Cucu?

Pemikiran orang tua zaman dahulu dan zaman sekarang tentunya memiliki perbedaan orang tua zaman sekarang. Zaman dahulu orang tua banyak yang mewariskan anak nya tanah, rumah, uang deposito dan logam mulia. Bagaimana dengan orang tua zaman sekarang? Finansialku.com mengamati bahwa ternyata harta warisan orang tua bisa saja habis dalam waktu sekejap, karena si anak tidak diwarisi ilmu keuangan (alias literasi keuanganya masih rendah).

 

Berikut ini sebuah quote dari Christine Gregoire yang mengatakan :

 

Bahasa Inggris

It is up to us to live up to the legacy that was left for us, and to leave a legacy that is worthy of our children and of future generations.

Christine Gregoire

 apakah-orang-tua-perlu-memikirkan-harta-warisan-untuk-anak-cucu-finansialku

[Baca Juga : Orang Tua Jangan Hanya Mewarisi Uang Saja]

 

Bahasa Indonesia

Terserah kita untuk hidup sampai warisan yang tersisa untuk kita dan tinggalkan warisan yang layak untuk anak-anak dan generasi berikutnya.

Christine Gregoire

 

Berikut ini beberapa pandangan kami mengenai apa saja yang seharusnya diwariskan oleh orang tua untuk anak-anak dan generasi berikutnya (tidak Cuma melulu uang):

 

Kami teringat sebuah pepatah lama yang mengatakan jangan pernah memberi ikan kepada orang, tetapi beri kail dan ajari cara memancing ikan. Warisan seharusnya lebih dari uang (ikan), tetapi berikan asset (kail) dan pendidikan keuangan (cara memancing ikan). Dua hal tersebut yang kam pikir adalah warisan yang tepat untuk anak-anak dan generasi yang akan datang.

 

Warisan 1 : Asset yang Beneran

Orang tua perlu mewariskan asset untuk anak-anak, karena asset adalah cara untuk meningkatkan kesejahteraan. Banyak orang masih bingung membedakan antara aset dan kewajiban (liabilitas). Menurut Anda apakah sepeda motor dapat dikategorikan sebagai asset?

 

Jika Anda bertanya kepada seorang akuntan, mereka akan menjawab sepeda motor adalah asset. Nilainya (harga) sepeda motor dapat menurun setiap tahunnya. Misal pada tahun 2016 sepeda motor merk X dibeli dengan harga Rp 18 juta. Mungkin pada tahun 2020 sepeda motor tersebut nilainya Rp 14 juta.

apakah-sah-dan-legal-jika-surat-wasiat-tulis-tangan-dan-pakai-materai-finansialku

[Baca Juga : Apakah Sah dan Legal jika Surat Wasiat di Tulis Tangan dan Pakai Materai?]

 

Jika Anda bertanya kepada kami, jawabannya tergantung, karena perbedaan sudut pandang.

  • Definisi asset adalah segala sesuatu yang dapat mendatangkan uang ke dompet Anda atau ke rekening Anda.
  • Definisi kewajiban (liabilitas) adalah segala sesuatu yang mengharuskan Anda keluar uang dari dompet atau rekening Anda.

 

Kembali ke sepeda motor. Jika sepeda motor tersebut dapat menghasilkan uang ke rekening atau ke dompet Anda, maka disebut asset. Contoh sepeda motor tersebut dikaryakan menjadi ojek online. Jika sepeda motor tersebut digunakan untuk keperluan sendiri dan tidak memasukkan uang, maka sepeda motor tersebut dikategorikan kewajiban.

 

Sekarang pertanyaannya, bagaimana dengan rumah. Apakah rumah termasuk asset atau kewajiban?

 

Warisan 2 : Edukasi Keuangan

Warisan kedua yang harus diberikan oleh orang tua adalah edukasi keuangan, karena edukasi keuangan memungkinkan si anak untuk mengoptimalkan asset yang ada dan mendapatkan asset yang baru. Ada banyak cara untuk meningkatkan edukasi keuangan, berikut ini artikel kami mengenai cara meningkatkan edukasi keuangan : Cara 1 dan Cara 2.

 Pentingnya Pendidikan Anak di Zaman Modern - Perencana Keuangan Independen Finansialku

[Baca Juga : Pendidikan Keuangan Keluarga Sangat Penting, Karena]

 

Banyak orang gagal dan tidak bisa mencapai kebebasan keuangan, karena mereka tidak memiliki literasi keuangan yang cukup. Jika dicari penyebabnya, ternyata mereka tidak memiliki edukasi keuangan yang cukup baik. Mereka tidak bisa membedakan mana aset dan kewajiban, tidak tahu fungsi pengungkit (leverage) dan lain sebagainya.

 

Apakah Cukup Jika Hanya Mewariskan Asset?

Jawabannya tidak cukup, coba Anda bayangkan jika Anda hanya memberi kail kepada seseorang, tanpa mengajarkan cara memancing. Nah seperti itu juga ketika Anda hanya mewariskan asset tanpa edukasi keuangan. Si anak bisa saja salah menggunakan asset yang ada dan malah mengalami kehancuran finansial.

 

Orang Tua yang Baik Tentu Akan Mempersiapkan Mulai dari Sekarang

Sebagai orang tua yang baik, Anda perlu mempersiapkan warisan mulai dari sekarang. Mulailah dengan mengelola keuangan dan merencanakan keuangan Anda. Silahkan gunakan Aplikasi Finansialku untuk membantu Anda mengelola keuangan.

Aplikasi Finansialku Iklan 1 - Perencana Keuangan Independen Finansialku

 

Aplikasi Finansialku dapat membantu Anda membuat anggaran, mencatat keuangan dan merencanakan keuangan.

 

Sudahkah Anda mempersiapkan harta warisan untuk anak cucu? Silahkan tinggalkan opini dan pertanyaan Anda, perencana keuangan kami akan segera membantu Anda. Terima kasih.

 

Sumber Gambar :

  • Online shopping – https://goo.gl/Ukrjp9

 

 

Download E-Book Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 an (GRATIS)

Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 20 an Perencana Keuangan Independen Finansialku

 

Download Sekarang

 

By | 2016-11-21T11:07:27+00:00 November 21st, 2016|Categories: Waris|Tags: |Comments Off on Apakah Orang Tua Perlu Memikirkan Harta Warisan untuk Anak Cucu?

About the Author:

Finansialku
Finansialku adalah perusahaan perencana keuangan independen yang berkompeten, berpengalaman dan tersertifikasi professional. Finansialku menyediakan layanan konsultasi perencanaan keuangan (financial planning) individu dan keluarga, seminar dan pelatihan terkait perencanaan keuangan.