Begini Cara Berinvestasi Untuk Kamu yang Baru Jadi Ibu Rumah Tangga

Bagaimana cara mulai berinvestasi untuk ibu rumah tangga? Siapa saja bisa berinvestasi, termasuk ibu rumah tangga. Kali ini Finansialku akan membahas bagaimana cara memulai investasi untuk ibu rumah tangga.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Learn and Invest

 

 

Hi Moms, Yakin Menabung Saja Cukup? Coba deh Mulai Berinvestasi

Moms, pernahkah Anda menabung di rekening bank atau menabung di deposito berjangka? Umumnya ibu rumah tangga menggunakan dua produk ini untuk menabung dana yang dianggarkan sebagai ‘tabungan’. Anda mungkin sudah rutin menabung setiap bulan, tetapi penting untuk mengetahui apakah tabungan tersebut mencukupi kebutuhan atau tidak. Deposito dan tabungan biasa memberikan bunga yang sangat kecil hingga setiap tahun akan tergerus oleh inflasi. Akhirnya jumlah uang yang ditabung tidak akan bertambah. Inilah alasan mengapa sebaiknya Anda mulai berinvestasi.

moms-kalau-mau-investasi-begini-cara-start-nya-1-finansialku

[Baca Juga : 5 Cara Mencapai Kebebasan Keuangan unuk Para Perempuan Indonesia]

 

Saat ini sudah banyak sekali produk investasi yang ditawarkan di pasar. Mulai dari investasi dengan risiko terendah hingga yang tertinggi. Dengan modal terkecil sampai modal terbesar. Cara mengaksesnya pun sudah semakin mudah dengan biaya yang murah. Karena itu sangat memungkinkan bagi siapa saja untuk berinvestasi, termasuk untuk ibu rumah tangga.

Berikut adalah langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mulai berinvestasi bagi ibu rumah tangga :

 

#1 Menentukan Tujuan Keuangan

Sebelum mulai berinvestasi, Anda harus menentukan tujuan keuangan. Tujuan inilah yang akan menjadi target investasi Anda. Jika tidak memiliki target akan sulit untuk menentukan berapa dana yang harus diinvestasikan dan berapa return yang diharapkan. Buatlah daftar hal-hal apa yang ingin Anda dapatkan baik itu mobil, rumah, liburan, umroh, dan lain-lain. 

 

#2 Merencanakan Keuangan

Setelah memiliki tujuan keuangan yang diinginkan Anda dapat membuat perencanaan keuangan secara keseluruhan. Tentukanlah jangka waktu untuk mencapai setiap tujuan keuangan Anda. Misalnya :

Bu Mira sedang merencanakan keuangan di tahun 2017

  • Liburan Keluarga di tahun 2018
  • Beli mobil baru di tahun 2019
  • Beli rumah sendiri di tahun 2025
  • Umroh di tahun 2027

 

Setelah itu perhitungkan berapa dana yang harus diinvestasikan setiap bulan untuk memenuhi kebutuhan dana setiap tujuan keuangan. Jangan lupa bahwa harga barang yang diinginkan saat ini tidak akan sama dengan harga pada jangka waktu yang telah ditetapkan. Hal ini tentu dikarenakan adanya inflasi yang mengakibatkan harga akan terus naik setiap tahun. Untuk menghitung berapa dana yang harus diinvestasikan, Anda dapat menggunakan Aplikasi Finansialku.

 

Aplikasi Finansialku Iklan 1 - Perencana Keuangan Independen Finansialku

 

#3 Mengenali Produk-Produk Investasi

Kendala yang dimiliki ibu rumah tangga umumnya adalah tidak tahu dan mengenali ragam produk investasi yang terdapat di pasar. Karena itu langkah yang harus dilakukan adalah mencari informasi sebanyak-banyaknya mengenai produk investasi tersebut. Ada beberapa instrumen investasi yang dapat digunakan seperti emas, reksa dana, saham, obligasi, dan lainnya.

moms-ini-tipe-investasi-yang-cocok-untuk-ibu-rumah-tangga-1-finansialku

[Baca Juga : Moms, Ini Tipe Investasi yang Cocok untuk Ibu Rumah Tangga]

 

Pelajarilah cara kerja setiap instrumen investasi agar Anda mengerti apa kelebihan dan kekurangan dari setiap produk investasi tersebut. Tidak ada produk investasi yang terbaik atau terburuk. Setiap orang memiliki prioritas, profil risiko dan pilihan yang berbeda-beda. Karena itu produk investasi terbaik bagi setiap orang juga dapat berbeda-beda. Hal terpenting dalam memilih produk investasi adalah mencari produk investasi yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda. Dengan mempelajari setiap produk investasi yang ada di pasar, Anda dapat mengetahui produk mana yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda.

 

#4 Mengenali Profil Risiko dan Portofolio yang Sesuai

Sebelum mulai berinvestasi ada baiknya Anda mengenali diri sendiri terlebih dahulu. Cobalah mencari tahu apa profil risiko Anda sebagai seorang investor. Profil risiko akan menggambarkan berapa besar risiko yang berani Anda tanggung dalam berinvestasi. Ada profil risiko konservatif, moderat dan agresif. Untuk mengetahui profil risiko, Anda cukup mengisi kuesioner profil risiko yang biasanya disediakan oleh bank atau penyedia produk investasi.

bagaimana-cara-investasi-ala-ibu-rumah-tangga-finansialku

[Baca Juga : Bagaiamana Cara Berinvestasi ala Ibu Rumah Tangga?]

 

Setelah mengetahui profil risiko, Anda dapat menentukan portofolio investasi yang sesuai dengan profil risiko Anda. Portofolio investasi akan menggambarkan keseluruhan investasi yang akan Anda jalankan. Dalam investasi, sebaiknya Anda tidak hanya berinvestasi pada satu produk investasi saja. Menggunakan beberapa produk investasi akan memberikan manfaat diversifikasi yang dapat membagi-bagikan risiko investasi ke beberapa produk. Dengan begitu peluang keberhasilan investasi Anda tidak hanya tergantung pada satu produk. Portofolio investasi menggambarkan berapa persentase modal yang akan ditanamkan di produk investasi tertentu.

Jika Anda belum tahu cara membuat portofolio investasi yang tepat, sebaiknya berkonsultasi dengan perencana keuangan pribadi profesional. Jika telah mengenal profil risiko dan membuat portofolio investasi, Anda dapat menyesuaikan produk investasi mana yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

 

#5 Mulai Berinvestasi

Disinilah saatnya mengimplementasikan portofolio investasi yang sudah dibuat. Anda tidak akan pernah benar-benar paham mengenai investasi jika hanya membaca dan mendengar. Silakan mencoba terjun langsung dalam dunia investasi untuk mendapatkan pengertian yang mendalam tentang investasi.

Jika Moms adalah seorang investor pemula, wajar jika ada sedikit keraguan untuk menanamkan modal pada produk-produk investasi. Untuk mengatasinya, cobalah mulai berinvestasi dari modal yang kecil dulu.

 

Reksa dana adalah salah satu produk investasi yang dapat dimulai dengan modal Rp 100.000. Hanya dengan modal sekecil itu Anda sudah dapat mulai berinvestasi reksa dana. Bahkan ada beberapa reksa dana yang dapat dibeli dengan modal minimal Rp 50.000. Tidak ada salahnya mencoba investasi ini. Jangan ragu untuk mencoba-coba berbagai produk investasi sampai menemukan produk investasi yang paling sesuai kebutuhan Anda.

apa-untung-ruginya-dan-apa-saja-jenis-investasi-emas-finansialku

[ Baca Juga : Apa Untung Ruginya Investasi Emas? dan Apa Jenisnya?]

 

Ketika Moms sudah mengerti dan memahami investasi, mulailah menambah modal sedikit demi sedikit. Pastikan modal yang diinvestasikan dan bunga yang diharapkan sudah mencukupi kebutuhan mencapai tujuan keuangan yang sudah ditentukan sebelumnya. Jangan lupa untuk terus mencari tahu berita-berita terbaru mengenai produk-produk investasi. Semakin banyak informasi yang didapatkan, semakin banyak pula peluang investasi yang dapat dimanfaatkan.

 

#6 Evaluasi Kinerja Investasi

Pastikan Anda mengevaluasi kinerja investasi secara berkala. Selain mengevaluasi apakah investasi menguntungkan atau lebih banyak merugikan, Anda juga harus memastikan porsi investasi masih sesuai dengan rencana. Gunakan portofolio investasi yang telah dibuat sebagai patokan untuk mengevaluasinya. Bandingkan proporsi investasi saat ini dengan proporsi yang sudah ditentukan di portofolio investasi Anda.

Perbedaan bisa terjadi karena terkadang suatu investasi memberikan bunga yang lebih daripada investasi lainnya. Karena itu proporsi investasi menjadi berubah. Jika persentase investasi sudah berubah maka jual investasi yang berlebih dan pindahkan ke investasi lain yang kekurangan persentase.

 

Menabung Saja Tidak Cukup, Mulailah Berinvestasi

Setiap ibu rumah tangga mungkin sudah terbiasa dengan kata ‘menabung’ dan sudah menjalankannya. Tetapi jika hanya mengandalkan tabungan saja, seluruh tujuan keuangan Anda belum tentu tercukupi. Mulailah berinvestasi dengan langkah-langkah yang telah dijelaskan di atas. Dengan begitu akan semakin mudah untuk mencapai seluruh tujuan keuangan Anda.

 

Bu jadi kalau berinvestasi emas, pilih emas kuning atau emas putih? Silakan share jawaban Anda di bawah ini, terima kasih.

 

Sumber Gambar

  • Mom investment – https://goo.gl/d1x9xB dan https://goo.gl/1Lx6WV

 

Download E-Book Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 an (GRATIS)

Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 20 an Perencana Keuangan Independen Finansialku

 

Download Sekarang

By | 2017-06-07T08:20:24+00:00 January 12th, 2017|Categories: Emas, Investasi, Reksa Dana, Saham|Tags: , , , |2 Comments

About the Author:

Stacia E. H. Sitohang CFP®
Stacia Edina Hasiana Sitohang, S.Mn, CFP® adalah perencana keuangan independen yang bersertifikasi (Nomor 1700 0001). Memiliki background pendidikan S1 di jurusan Business Management dengan konsentrasi Finance, School of Business and Management, Institut Teknologi Bandung (SBM ITB). Memiliki ketertarikan dan pengalaman di bidang Personal Finance dan Entrepreneurship.

2 Comments

  1. Ari susanti 26 January 2017 at 14:39 - Reply

    saya lebih suka Invest emas kuning berupa LM sebab jika emas LM harga sesuai harga internasional dan kandungan emas 24 Karat harga jualnya juga sesuai harga Jual pasar tapi kalo Emas putih tidak 24 karat kadar emasnya dan harga jual bisa jauh lebih murah,…

    • Finansialku
      Finansialku 31 January 2017 at 09:33 - Reply

      Hi Ibu Ari, terima kasih sudah mengunjungi Finansialku.com
      Terima kasih juga atas sharingnya mengenai harga logam mulia.
      Kami setuju dengan pendapat Ibu, memgenai emas LM kuning yang memiliki standar harga internasional.
      Semoga artikel kami dapat berguna.

Leave A Comment

Gratis Download E-book, Hanya untuk Anda!

Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula

Investasi Tepat, Untung Mendekat

Bagaimana cara berinvestasi reksa dana untuk investor pemula? Apa saja tips berinvestasi reksa dana agar untung lebih maksimal?

 

7.392 orang

sudah download