Membuat Tujuan Keuangan yang SMART (benar-benar SMART)

Bagaimana cara membuat tujuan keuangan yang SMART? Kali ini Finansialku.com akan membahas rahasia membuat tujuan keuangan yang SMART (dan benar-benar SMART).

 

Rubrik Finansialku:

Rubrik Finansialku Finansialku Watch

 

Mengenal Tujuan Keuangan yang SMART

Berbicara mengenai perencanaan keuangan (financial planning), tidak akan terlepas dari kata tujuan keuangan (financial goals). Sederhananya Mimpi apa yang ingin Anda wujudkan? Apakah Anda ingin membeli rumah? membeli kendaraan? menyiapkan biaya pendidikan anak? Menyiapkan masa pensiun? atau lainnya? #IndonesianDreams.

Vote and Share Your Indonesian Dreams 2016 - Perencana Keuangan Independen Finansialku

What is your dreams #IndonesianDreams?

 

Sekilas Asa Muasal SMART

Perencana keuangan (financial planner) selalu mendorong kliennya untuk membuat tujuan keuangan yang SMART. Kata SMART berasal dari bahasa Inggris yang artinya pandai. Pertama kali diperkenalkan oleh George T. Doran dalam management review pada November 1981. SMART adalah singkatan (akronim) dari kata specific, measurable, achievable, realistic dan time bounded.

Membuat Tujuan Keuangan yang SMART (benar-benar SMART) - Perencana Keuangan Independen Finansialku

[Lihat Infografisnya: Cara Mewujudkan Tujuan Keuangan Anda!]

 

Penerapan SMART dalam Perencanaan Keuangan

Ketika Anda membuat tujuan keuangan yang SMART, Anda akan melihat bahwa tujuan keuangan Anda menjadi lebih mudah direncankan dan diwujudkan. Semakin SMART, semakin mudah direncanakan.

Lain halnya jika Anda membuat tujuan keuangan yang SMART: “3 tahun lagi, Saya butuh menyiapkan uang sebesar Rp 100.000.000 untuk uang pangkal anak kuliah.”

Sudah tampak perbedaannya, jika seseorang membuat tujuan keuangan yang SMART dan tidak. Nah berikut ini panduan singkat cara membuat tujuan keuangan yang SMART (benar-benar SMART). Sebelum Anda membaca panduan berikutnya, tidak ada salahnya Anda mulai menulis apa tujuan keunangan Anda? Lakukan dari yang paling dasar.

 

Saya ingin membeli … atau Saya ingin …

Contoh:

  • Saya ingin membeli rumah.
  • Saya ingin pensiun sejahtera.

 

Specific – Spesifik

Pada saat Anda membuat tujuan keuangan yang SMART, tujuan Anda harus spesifik. Artinya tujuan keuangan harus didefinisikan dengan jelas, tidak ambigu.

 Membuat Tujuan Keuangan yang SMART (benar-benar SMART) - Specific -Perencana Keuangan Independen Finansialku

[Baca Juga: 6 Jurus Sakti Menyelamatkan Keuangan Keluarga]

 

Contoh salah: Saya ingin membeli rumah.

Kenapa salah: Rumah yang seperti apa Anda beli? Karena beda rumah dengan luas 100m2 berbeda harganya dengan rumah luas 120m2. Rumah di pusat kota juga beda harganya dengan rumah di pinggir kota.

 

Tujuan keuangan yang spesifik, dapat menjawab tiga atau lebih pertanyaan 6W:

  • What (Apa) : Apa yang Anda ingin beli?
  • Why (Mengapa) : Mengapa Anda ingin membelinya?
  • Who (Siapa) : Siapa saja yang terlibat?
  • Where (Dimana) : Dimana lokasi? Atau Dimana Anda ingin membelinya?
  • When (Kapan) : Kapan Anda akan membelinya?
  • Which (Yang Mana) : Yang mana atau seperti apa tujuan Anda?

 

Measurable – Terukur

Kriteria kedua saat Anda membuat tujuan keuangan yang SMART adalah faktor ukuran. Tujuan keuangan Anda harus dapat diukur atau dihitung dalam satuan tertentu, misal satuan uang Rp …

 

Dapat dipastikan jika tujuan keuangan Anda tidak dapat terukur, Anda akan sangat sulit untuk mewujudkan tujuan keuangan tersebut. Pengukuran bertujuan untuk membantu Anda memonitor, tujuan Anda. Sudah sejauh mana Anda melangkah? Kurang berapa langkah lagi saya dapat mewujudkan tujuan keuangan Saya?

Membuat Tujuan Keuangan yang SMART (benar-benar SMART) - Measurable - Perencana Keuangan Independen Finansialku

[Baca Juga: Reksadana Itu Dipahami dan Dinikmati, Jangan Diacuhkan]

 

Tujuan keuangan yang terukur dapat menjawab pertanyaan seperti:

  • Berapa banyak?
  • Bagaimana saya tahu kapan tujuan saya terwujud?
  • Gunakan indicator-indikator yang dapat terukur.

 

Achievable – Dapat Diwujudkan

Saat Anda membuat tujuan keuangan yang SMART, jangan lupa tujuan Anda harus dapat diwujudkan. Tujuan Anda bukanlah mimpi, harus jelas dan mungkin terlaksana. Secara psikologis, seseorang akan tertantang dengan tujuan keuangan yang tidak terlalu sulit, tetapi tidak terlalu mudah.

 Membuat Tujuan Keuangan yang SMART (benar-benar SMART) - Achieveable - Perencana Keuangan Independen Finansialku

[Baca Juga: Kenaikan Gaji bukan Solusi Keuangan Keluarga, Kalau ...]

 

Gunakan pertanyaan-pertanyaan berikut untuk mempermudah Anda:

  • Bagaimana tujuan keuangan Anda dapat terwujud?
  • Apakah tujuan Anda dapat diwujudkan dengan kondisi keuangan Anda saat ini?
  • Apakah mungkin Anda berinvestasi sebesar nilai tersebut?

 

Realistic – Realistis

Kriteria keempat yang harus Anda perhatikan saat membuat tujuan keuangan yang SMART adalah memilih tujuan yang realistis dan relevan dengan Anda. Contoh Pak Ronald saat ini belum memiliki rumah, tetapi dia malah ingin membeli mobil. Atau Pak Ronald belum memiliki asuransi jiwa dan kesehatan, tetapi mobilnya sudah memiliki asuransi kendaraan.

Membuat Tujuan Keuangan yang SMART (benar-benar SMART) - Realistic - Perencana Keuangan Independen Finansialku

[Baca Juga: Realistis Lah, Penuhi Kebutuhan Dulu, Jangan Keinginan Dulu]

 

Tujuan keuangan yang relevan dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut:

  • Apa tujuan keuangan Anda benar-benar berarti?
  • Apakah waktunya tepat?
  • Apakah tujuan keuangan Anda sebuah keinginan atau kebutuhan?

 

Time Bounded – Terukur dengan Waktu

Kriteria terakhir saat Anda membuat tujuan keuangan yang SMART adalah adanya batasan waktu. Batasan waktu menunjukkan deadline atau tenggang waktu yang harus kita kejar. Anda dapat menggunakan pertanyaan-pertanyaan berikut  untuk mempermudah Anda:

  • Kapan tujuan keuangan Anda harus terpenuhi?
  • Kapan uang mukanya harus disiapkan?

 Membuat Tujuan Keuangan yang SMART (benar-benar SMART) - Time Bounded - Perencana Keuangan Independen Finansialku

[Baca Juga: Jangan Menunda Lagi, Waktunya Sudah Mepet!]

 

Setelah Anda mengetahui 5 kriteria dalam membuat tujuan keuangan yang SMART, saatnya ANda melengkapi tujuan keuangan Anda. Silahkan tuliskan tujuan keuangan Anda yang SMART dan perencana keuangan kami akan memberikan pandangannya.

 

 

Tambahan: SMARTER dan SMARTTA

Beberapa orang ahli menambahkan beberapa  kriteria dalam SMART. Tambahan krieteria ini dapat digunakan untuk melengkapi dan mempermudah Anda merencankan keuangan. Kami kira jika Anda sudah dapat membuat tujuan keuangan dengan SMART, Anda sudah cukup.

  • SMARTER : SMART + Evaluated (evaluasi) + Review (dicek kembali)
  • SMARTTA : SMART + Trackable (dapat dipantau) + Agreed (disetujui)

 

Kadang-Kadang Tujuan Keuangan yang SMART, masih saja “bodoh”

Salah seorang ahhli bernama Mark Murphy, memberikan komentarnya mengenai Tujuan yang SMART, kadang-kadang juga bodoh. Kritiknya adalah pada kriteria Achievable (dapat diwujudkan) dan Realistic (realistis). Dalam dunia bisnis, perusahaan-perusahaan maju juga menggunakan metode SMART untuk menetapkan tujuan bisnis mereka. Kritik dari Mark Murphy adalah mengapa kita hanya membatasi pada hal-hal yang mungkin kita lakukan?

 

Finansialku, sebagai perencana keuangan setuju dengan pemikiran kritis Mark Murphy. Kami mempelajari lebih dalam mengenai tingkat kesulitan (difficulty level) seseorang. Hasil pengujian kami menyimpulkan:

  • Jika seseorang diberi tingkat kesulitan yang sedang sampai tinggi, orang merasa tertantang.
  • Jika tingkat kesulitan sangat gampang, orang tidak tertantang dan cenderung malas mengerjakan.
  • Jika tingkat kesulitan sangat susah, orang cenderung tidak termotivasi, menyerah diawal dan tidak akan meneruskannya.

 

Tingkat kesulitan seseorang berbeda-beda, tergantung kondisi keuangan, kemampuan mengelola keuangan, literasi keuangan dan lainnya. Misal buat seseorang mungkin membeli rumah seharga Rp 500.000.000 adalah hal yang tidak terlalu sulit. Tetapi bagi orang yang lain rumah seharga Rp 500.000.000 perlu direncanakan dengan matang-matang. Pastikan Anda membuat tujuan keuangan yang cukup menantang dalam zona ideal.

 

Jadi Tujuan Keuangan yang SMART itu…

Tujuan keuangan yang SMART adaah tujuan keuangan yang :

  • Specific – spesifik dan jelas apa yang ingin Anda beli atau wujdukan.
  • Measurable – dapat dihitung atau terukur, misal satuan Rupiah.
  • Attainable – tujuan keuangan dapat terwujud dan membuat Anda terntang untuk mewujdukannya.
  • Relevant – relevan dari segi waktu dan tingkat kepentingannya. Penuhi terlebih dahulu tujuan keuangan yang sifatnya kebutuhan Anda. Setelah itu baru keinginan-keinginan.
  • Time-related – Kapan tujuan tersebut harus terpenuhi.

 

Apakah Anda sudah membuat tujuan keuangan yang SMART? Tuliskan tujuan keuangan Anda pada kolom di bawah ini, perencana keuangan kami akan memberikan pendapatnya?

 

Sumber Artikel

  • SMART Goals – Wikipedia – https://goo.gl/v7Aylf
  • Mark Murphy. 8 Januari 2015. ‘SMART’ Goals Can Sometimes Be Dumb. Forbes Online – http://goo.gl/g5Ymw0

 

Sumber Gambar

  • Priority – http://goo.gl/ayGW56 
  • Spesific – http://goo.gl/7sV3p9
  • Measurable – http://goo.gl/bnqlVA
  • Attainable – http://goo.gl/JX30XY
  • Realistic – http://goo.gl/euHskm
  • Time Bounded – http://goo.gl/kQtuH2
  • SMART – http://goo.gl/Q97T6C

 

Download E-Book Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 an (GRATIS)

Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 20 an Perencana Keuangan Independen Finansialku

Download Sekarang

 

 

By | 2016-11-28T17:00:52+00:00 January 7th, 2016|Categories: Keuangan Keluarga, Perencana Keuangan|Tags: , , |0 Comments

About the Author:

Finansialku
Finansialku adalah perusahaan perencana keuangan independen yang berkompeten, berpengalaman dan tersertifikasi professional. Finansialku menyediakan layanan konsultasi perencanaan keuangan (financial planning) individu dan keluarga, seminar dan pelatihan terkait perencanaan keuangan.

Leave A Comment

Gratis Download E-book, Hanya untuk Anda!

Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula

Investasi Tepat, Untung Mendekat

Bagaimana cara berinvestasi reksa dana untuk investor pemula? Apa saja tips berinvestasi reksa dana agar untung lebih maksimal?

 

7.392 orang

sudah download