Hai para freelancer! Ingin mengetahui cara investasi untuk freelancer?

Meski penghasilan Anda tidak menentu setiap bulan, Anda bisa lho menambah pemasukan dengan cara berinvestasi. Yuk kita simak cara investasi untuk freelancer yang sesuai dengan Anda!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Learn and Invest

 

Suka Duka Bekerja Freelance

Bekerja lepas waktu (freelance) memang cocok bagi Anda yang tidak ingin dikukung aturan.

Pasalnya Anda bebas memilih waktu kerja, bidang bisnis, jenis dan jumlah proyek. Tidak seperti pekerja kantoran biasa yang diatur oleh regulasi perusahaan masing-masing.

Meski mendapat kebebasan untuk bekerja dan berkarya, namun belum tentu kestabilan finansial Anda terjamin.

Ada saat di mana penghasilan Anda sedikit, namun ada juga waktu di mana jumlah penghasilan Anda sebagai freelancer bahkan melebihi penghasilan bulanan rata-rata pekerja kantoran biasa.

Ketika penghasilan sedang rendah, Anda tentu memikirkan bagaimana cara membayar tagihan bulanan, belanja keperluan bulanan, dan tagihan lain yang tak bisa dihindari.

Agar tidak kalang kabut, sebagai seorang freelancer Anda perlu punya perencanaan keuangan.

Bagaimana dengan investasi? Meskipun Anda bekerja freelance, Anda dapat tetap berinvestasi. Justru harus!

Oleh karena itu, kali ini saya akan membagikan cara investasi untuk freelancer ke dalam tiga tahapan:

 

Tahap 1: Jika Anda Freelancer dengan Pendapatan Per Bulannya Rata-rata < 2x UMR

Bagi Anda freelancer pemula atau freelancer dengan hasil rata-rata per bulan yang masih sedikit, Anda tidak perlu berkecil hati dan tergesa-gesa untuk mengembangkan investasi Anda dalam area lain.

Seperti bayi atau anak-anak, bisnis freelance ini memerlukan perhatian Anda untuk bertumbuh.

Jika Anda baru memulai bisnis, reinvestasikan kembali keuntungannya untuk mengembangkan bisnis Anda.

Reinvestasi di sini artinya menempatkan kembali porsi keuntungan Anda pada bisnis untuk pertumbuhan bisnis jangka panjang.

Warren Buffet pernah membagikan bahwa setidaknya 50% dari keuntungan bisnis perlu direinvestasikan kembali.

Bagaimana-Cara-Investasi-Freelance-2-Finansialku

[Baca Juga: Cara Cepat Kaya Freelance, Financial Revolution Freelancer Menjadi Pebisnis dalam Waktu Kurang dari 10 Tahun]

 

Untuk strategi reinvestasi dan persentase reinvestasi, tentunya kita tidak bisa mengharapkan keberhasilan 100% dengan cara mengaplikasikan formula yang sama kepada bisnis yang berbeda.

Formula ini perlu disesuaikan dengan pada apa yang menjadi tujuan Anda.

Misalnya, mengapa Anda menjadi seorang freelancer? Apa yang mau Anda capai ke depannya?

Jadi, bagaimana strategi untuk freelance dengan penghasilan yang masih sedikit?

Lebih baik fokuskan dana Anda untuk meningkatkan nilai produk dan jasa Anda, meningkatkan kemampuan dan kredibilitas, menciptakan brand dan content yang berkualitas, mengumpulkan kepercayaan klien, mengembangkan jaringan, dan sebagainya.

There is no elevator to success, you have to take the stairs. – Zig Ziglar

 

Tahap 2: Jika Anda Freelancer dengan Pendapatan Per Bulannya Rata-rata 2x UMR s/d 5x UMR

Jika Anda sekarang pada tahap ini, Anda dapat melakukan investasi di aset lain dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan (capital gain) yang dapat menambah modal Anda.

Produk investasi untuk freelance yang dapat menjadi pilihan Anda antara lain:

 

#1 Investasi Reksa Dana

Reksa dana merupakan produk investasi untuk freelance yang mudah, cocok untuk tipe investor pemula dan tidak membutuhkan banyak modal.

Layaknya parcel lebaran, dengan membeli satu unit penyertaan reksa dana, sebenarnya Anda sedang membeli kombinasi dari setiap produk investasi seperti saham, obligasi, pasar uang, maupun kombinasi antar produk tersebut.

Namun, tidak ada kepemilikan usaha atas perusahaan yang Anda investasikan seperti investasi di saham langsung.

Investasi reksa dana juga dikelola oleh Manajer Investasi (MI) dengan rating dan kinerja yang dapat Anda monitor setiap harinya. Jadi investasi ini cukup aman.

Untuk penjelasan lebih lengkap mengenai investasi reksa dana, Anda dapat men-download secara gratis e-book Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula dari Finansialku berikut:

Download Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula -Finansialku.com

Download Ebook Sekarang

 

#2 Investasi Saham

Berbeda dengan reksa dana, Manajer Investasi dari investasi saham adalah Anda sendiri.

Anda dapat menentukan saham apa yang Anda beli atau jual, berapa banyak, kapan membeli atau menjualnya, bahkan berapa banyak potensi keuntungan yang Anda ambil dan potensi kerugian yang dapat Anda terima.

Beberapa freelancer yang saya kenal dan telah memiliki kemampuan analisis saham yang dalam, bahkan memenuhi kebutuhan hidup dari trading saham (trading for living).

Hal ini boleh-boleh saja, kembali pada tujuan keuangan dan preferensi risiko Anda.

Namun ada dua prinsip yang perlu Anda ingat yaitu: jangan tempatkan telur-telur Anda dalam satu keranjang (don’t put your eggs into one basket) dan semakin besar risiko, semakin besar keuntungan yang dapat diperoleh (high risk high return, low risk low return). 

Fokuskan keuntungan investasi (capital gain) yang Anda peroleh untuk menambah modal bisnis freelance Anda. 

Untuk penjelasan lebih lengkap mengenai investasi saham, Anda dapat men-download secara gratis e-book Panduan Berinvestasi Saham untuk Pemula dari Finansialku berikut:

Ebook Panduan Investasi Saham untuk Pemula Finansialku.jpg

Download Ebook Sekarang

 

#3 Pilihan Timing Investasi

Ada dua cara investasi untuk freelance berdasarkan timing atau periode investasi:

Pertama, ada metode lump sum (sekaligus). Artinya, Anda melakukan investasi dalam jumlah besar pada waktu Anda menerima penghasilan dari proyek freelance Anda.

Metode kedua adalah metode cost averaging (berkala). Artinya, Anda melakukan investasi secara berkala (misalnya bulanan) atau dengan autodebet.

Mana strategi yang lebih efektif sebenarnya tergantung pada produk investasi dan kondisi pasar.

Bagaimana-Cara-Investasi-Freelance-1-Finansialku

[Baca Juga: Para Freelancer, Ini Cara Mudah Mendapatkan Uang! Lakukan Sekarang Juga]

 

Namun jika penghasilan Anda naik turun setiap bulan, metode lump sum (sekaligus) merupakan cara investasi untuk freelance yang lebih sesuai daripada cost averaging (bulanan). Karena dalam sekali proyek, Anda akan menerima uang dalam jumlah besar.

Kondisi keuangan Anda penting untuk menentukan pilihan produk dan timing investasi.

Jangan sampai dana yang telah dialokasikan untuk kebutuhan bisnis freelance Anda,  pada akhirnya jadi tersedot untuk investasi di aset lain.

Jadi capital gain dari investasi untuk freelance pada tahap ini bertujuan untuk menambah modal Anda.

 

Tahap 3: Jika Anda Freelancer dengan Pendapatan Per Bulannya Rata-rata >5x UMR

Pada tahap ini, dana Anda akan jauh lebih likuid dari tahap sebelumnya.

Semakin besar penghasilan, umumnya akan semakin besar juga gaya hidup dan pengeluaran seseorang.

Apalagi jika Anda memiliki waktu yang fleksibel dan bisnis freelance Anda sudah auto-pilot. Pastikan Anda selalu melakukan review pengeluaran Anda secara berkala.

11-Langkah-Menuju-Kebebasan-Finansial-1-Menghitung-Pengeluaran-Finansialku

[Baca Juga: Bagaimana Kebenaran Tentang Cara Menghasilkan Uang Saat Freelancer Tidur?]

 

Jika bisnis freelance Anda sudah cukup stabil dan secara reguler menghasilkan uang yang cukup besar, artinya  bisnis tersebut sudah bertumbuh dari anak-anak menjadi remaja.

Bisnis Anda tetap memerlukan pemeliharaan agar tidak stagnan. Jangan berhenti berinvestasi dan berinovasi pada bisnis Anda meskipun bisnis Anda sudah bukan bisnis baru lagi.

Namun Anda bisa melakukan reevaluasi atas metode investasi untuk freelance Anda.

Persentase reinvestasi dapat diturunkan, misal dari sebelumnya 50% menjadi 10%-25% atau investasi pada aset yang pasif.

Mari lihat beberapa pilihan investasi di bawah ini yang akan memberikan Anda regular passive income dengan tidak menyita banyak waktu Anda.

 

#1 Investasi P2P Lending

Dengan modal yang terjangkau investasi ini memberikan imbal hasil yang lebih besar dari tingkat inflasi dan deposito.

Melalui platform berbasis teknologi, Anda mendapatkan kemudahan dalam bertransaksi dan melakukan monitor atas investasinya.

Anda juga dapat memiliki banyak pilihan akan berinvestasi di jenis usaha apa dan berapa lama.

Jadi Anda tidak perlu repot untuk membangun bisnis baru karena dana Anda dapat diinvestasikan untuk turut membantu individu atau Usaha Kecil Menengah (UKM) lain.

Simak juga artikel tentang P2P Lending di bawah ini:

 

#2 Investasi Properti

Tempat tinggal merupakan kebutuhan primer manusia dan selama ini harga tanah akan cenderung naik.

Oleh karena itu, dana Anda dapat digunakan untuk membeli properti dan dikontrakkan kembali.

Dengan demikian, Anda akan mendapatkan penghasilan pasif (passive income) setiap bulan atau tahun.

Sebelum berinvestasi di properti, simak dulu artikel berikut ini: Inilah Yang Perlu Anda Ketahui Saat Anda Ingin Melakukan Investasi Properti atau Bisnis Properti

 

#3 Beli Waralaba

Pilihan investasi untuk freelance lainnya adalah dengan membeli waralaba (franchise) yang sudah jelas.

Waralaba telah memiliki sistem yang jelas dan terarah, sehingga Anda tidak perlu memulai bisnis dari nol.

Pastikan Anda mengenal sistem dan bisnis waralaba tersebut dengan jelas, bukan hanya sekedar trend follower.

Kenali bisnis waralaba lewat artikel berikut: Ikuti Cara Cerdas Ini Dalam Mengembangkan Bisnis Waralaba

 

Mulailah Berinvestasi Sejak Tahap Pertama

Nah.. Itulah beberapa cara investasi untuk freelance yang dapat Anda terapkan.

Jadi di tahap manapun Anda sekarang berada, tidak ada alasan untuk Anda tidak untuk berinvestasi. Anda pasti bisa melakukannya!

 

Anda juga dapat membagikan artikel di atas kepada rekan Anda  yang juga freelancer.

Bagikan juga setiap artikel dari Finansialku kepada rekan-rekan atau kenalan Anda yang membutuhkan.

Apabila Anda memiliki kesulitan dalam perencanaan keuangan, Anda dapat menghubungi Konsultan Perencana Keuangan Finansialku yang siap membantu Anda.

Jika Anda memiliki saran, tanggapan atau pertanyaan, Anda dapat menuliskannya pada kolom yang telah tersedia di bawah ini. Terima kasih!

 

Sumber Gambar:

  • Investasi Freelance 1 – https://goo.gl/yV66xK
  • Investasi Freelance 2 – https://goo.gl/iswkcx
  • Investasi Freelance 3 – https://goo.gl/arBK3p