Pasangan Baru Menikah, Ini Cara Mengurus Kartu Keluarga Baru Dan Siapkan Syaratnya!

Hello para pasangan baru, sudah tahukah Anda cara membuat kartu keluarga baru?

Saat baru menikah, memang banyak yang harus dibereskan, mulai dari rumah, perabot, pengaturan keuangan, hingga pembuatan dokumen-dokumen penting.

Agar tidak bingung, mari simak cara membuat kartu keluarga berikut ini

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Lifestyle (rev)

 

Apa itu Kartu Keluarga (KK)?

Mengutip dari Wikipedia, Kartu Keluarga (KK) merupakan Kartu Identitas Keluarga yang memuat data tentang susunan, hubungan dan jumlah anggota keluarga.

Memiliki Kartu Keluarga merupakan kewajiban setiap keluarga, dimana Kartu keluarga dibuat dengan rangkap 3, masing-masing dipegang oleh:

  • Kepala keluarga terkait,
  • Ketua RT, dan
  • Kantor Kelurahan.

 

Kartu keluarga sendiri kerap dijadikan syarat pembuatan dokumen penting lain, misalnya dalam pembuatan akta kelahiran bagi anak, pendaftaran masuk sekolah, penggantian KTP, dan berbagai urusan perbankan.

Dengan demikian, penting untuk selalu memiliki Kartu Keluarga yang update.

Pasangan Baru Menikah, Ini Cara Mengurus Kartu Keluarga Baru Dan Siapkan Syaratnya! 02 - Finansialku

[Baca Juga: Apakah Anda Mengajukan Hutang Untuk 4 Pengeluaran Ini? Celaka Kalau Anda Pakai Hutang untuk Alasan Nomor 3]

 

Apabila terjadi perubahan Kartu Keluarga akibat mutasi data atau biodata, maka Anda perlu melaporkan perubahan kepada lurah untuk menerbitkan Kartu Keluarga yang baru.

Demikian halnya dengan pasangan baru menikah, dengan adanya perubahan status dan adanya perubahan struktur keluarga, maka Anda juga perlu melaporkan perubahan tersebut dan mengajukan pembuatan Kartu Keluarga baru.

Tetapi bagaimana caranya? Lalu apa saja syaratnya?

Jangan khawatir, melalui artikel ini, Finansialku akan menjabarkan seluruh cara membuat Kartu Keluarga beserta syaratnya dengan lengkap.

 


 

Cara Membuat Kartu Keluarga dan Syaratnya

Pada dasarnya, Kartu Keluarga perlu diganti setiap ada perubahan dalam struktur keluarga. Misalnya saja, bila ada penambahan atau pengurangan anggota keluarga.

Sebagai contohnya adalah apabila terjadi kematian, kelahiran, perceraian, hingga pernikahan.

Secara umum, untuk mengubah Kartu Keluarga yang sudah ada, maka kepala keluarga dapat melapor ke kantor kelurahan paling lambat 14 hari setelah adanya perubahan tersebut.

Proses ini kemudian akan dilanjutkan kepada Ketua RW dan selanjutnya ke kantor kelurahan.

15 Cara Mengatur Keuangan Keluarga Baru, yang Membuat Keluarga Anda Lebih Sejahtera dan Bahagia 01 - Finansialku

[Baca Juga: 30 Checklist Keuangan dan Cara Menabung Usia 30 an. Apakah Anda Sudah Punya yang Nomor 8?]

 

Proses pengisian formulir permohonan pembuatan kartu keluarga baru akan dilakukan di kantor kelurahan setempat dengan membawa beberapa persyaratan yang dibutuhkan (sesuai dengan kasusnya masing-masing).

Selanjutnya, Anda harus membawa formulir tersebut ke kantor kecamatan dan mengajukan proses pembuatan kartu keluarga baru disana.

Namun tenang saja, merujuk pada UU No. 24 Tahun 2013 Pasal 79A, pengurusan dan pembuatan dokumen pendudukan seperti kartu keluarga tidak dipungut biaya alias gratis

Nah, tanpa panjang lebar lagi mari kita lihat beberapa proses pembuatan Kartu Keluarga dan syaratnya secara detail pada beberapa poin berikut ini:

 

Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 30 an

Perencanaan Keuangan Untuk Usia 30 an - Finansialku Mock Up

Download Ebook Sekarang

 

#1 Kartu Keluarga Baru bagi Pasangan Baru Menikah

Setelah pernikahan selesai dilaksanakan, Anda dapat langsung mengajukan Kartu Keluarga baru. Untuk mengajukannya, Anda dapat mengikuti beberapa langkah berikut ini:

  1. Meminta surat pengantar pembuatan kartu keluarga baru ke Ketua RT setempat.
  2. Membawa surat pengantar tersebut ke Ketua RW dan meminta stempel RW.
  3. Membawa surat pengantar tersebut beserta dengan persyaratan lainnya ke kantor kelurahan dan mengisi formulir permohonan kartu keluarga baru disana.

 

Investasi untuk Anda yang Keluarga Muda atau Baru Menikah 01 - Finansialku

[Baca Juga: Slide Perencanaan Keuangan: Rencana Keuangan Sebagai GPS untuk Masa Depan dan Tujuan Keuangan Anda]

 

Adapun kelengkapan dokumen atau syarat yang dibutuhkan dalam pengurusan kartu keluarga bagi pasangan yang baru menikah, antara lain sebagai berikut:

  1. Surat pengantar dari RT yang telah distempel di RW.
  2. Fotokopi buku nikah/akta perkawinan.
  3. Surat keterangan pindah (bagi anggota keluarga pendatang).

 

#2 Penambahan Anggota Keluarga Baru

Anggota keluarga dapat terus bertambah, akibat adanya kelahiran putra atau putri baru dalam keluarga.

Jika terjadi demikian, Anda bisa mengajukan perubahan dalam Kartu Keluarga dengan beberapa syarat berikut ini:

  1. Surat pengantar dari RT/RW.
  2. Kartu keluarga yang lama.
  3. Surat keterangan kelahiran putra/putri Anda, yang akan menjadi anggota keluarga baru di dalam kartu keluarga.

 

Tetapi apabila penambahan anggota keluarga terjadi karena adanya anggota keluarga yang menumpang pada tempat tinggal Anda, Anda perlu melakukan perubahan Kartu Keluarga disertai pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dengan alamat baru bagi sanak saudara yang menumpang tersebut.

Baru Jadi Ibu Hindari 10 Kesalahan Cara Mengatur Keuangan Keluarga yang Mungkin Anda Tidak Sadari 01 - Finansialku

[Baca Juga: Kenali Perbedaan Menabung Dan Investasi yang Perlu Anda Ketahui]

 

Persyaratan dalam melakukan perubahan Kartu Keluarga akibat anggota keluarga yang menumpang juga berbeda, yaitu sebagai berikut:

  1. Surat pengantar dari RT/RW.
  2. Kartu keluarga yang lama.
  3. Surat keterangan pindah datang.
  4. Surat keterangan datang dari luar negeri (bagi WNI yang datang dari luar negeri).
  5. Paspor, izin tinggal tetap, dan surat keterangan catatan kepolisian/surat tanda lapor diri (bagi WNA).

 

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

#3 Pengurangan Anggota Keluarga

Serupa halnya dengan penambahan anggota keluarga, Anda juga perlu mengajukan perubahan Kartu Keluarga apabila ada pengurangan anggota keluarga. Hal ini dapat terjadi karena adanya kematian, pindah, atau hal lainnya.

Apabila terjadi demikian, Anda bisa menyediakan beberapa persyaratan dokumen sebagai berikut:

  1. Surat pengantar dari RT/RW.
  2. Kartu keluarga yang lama.
  3. Surat Keterangan Kematian (bagi yang meninggal dunia).
  4. Surat Keterangan Pindah (bagi yang pindah)

 

5 Manfaat jika  Anda & Pasangan Kompak Mengurus Keuangan Keluarga - Finansialku

[Baca Juga: Slide: Bagaimana Cara Melunasi Hutang Sebelum Menikah? Coba Praktikkan Cara Ini]

 

#4 Kartu Keluarga Rusak atau Hilang

Anda juga diwajibkan untuk mengajukan pembuatan Kartu Keluarga apabila KK sebelumnya rusak atau hilang.

Tujuannya sebenarnya demi kebaikan diri Anda sendiri, mengingat Kartu Keluarga kerap dibutuhkan dalam pengurusan dokumen penting lainnya.

Apabila Kartu Keluarga Anda hilang atau rusak, Anda bisa mengajukan pembuatan KK baru dengan beberapa syarat sebagai berikut:

  1. Surat pengantar dari RT/RW.
  2. Surat Keterangan Kehilangan dari Kepolisian.
  3. Kartu Keluarga yang rusak (kasus KK yang rusak).
  4. Fotokopi dokumen kependudukan dari salah satu anggota keluarga.
  5. Dokumen keimigrasian bagi orang asing.

 


 

Persiapkan Keluarga Baru dengan Dokumen yang Lengkap

Saat menikah, bisa dibilang Anda dan pasangan memulai lembaran yang baru.

Demi kemudahan dan keamanan dalam membina rumah tangga, Anda perlu mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang.

Sebagai contoh, persiapkanlah seluruh dokumen yang dibutuhkan, misalnya kartu keluarga.

Dengan demikian, Anda tidak akan terkendala saat kelak akan mendaftarkan anak sekolah atau saat mengurus perihal perbankan.

 

Apakah Anda memiliki pertanyaan mengenai cara kartu keluarga baru beserta syaratnya bagi pasangan baru menikah? Tinggalkan komentar Anda di bawah.

Jika ada pertanyaan, silakan ajukan pertanyaan Anda pada kolom di bawah ini. Perencana Keuangan kami siap membantu Anda, terima kasih.

 

Sumber Gambar:

  • Cara Mengurus Kartu Keluarga – https://goo.gl/xf1erp
  • Kartu Keluarga – https://goo.gl/V2YeoR

 

Download Ebook Panduan Investasi Saham Untuk Pemula

Ebook Panduan Investasi Saham untuk Pemula Finansialku.jpg

Download Ebook Sekarang

By | 2017-10-25T10:56:18+00:00 October 25th, 2017|Categories: Akta-akta|Tags: , , , |0 Comments

About the Author:

Fransiska Ardela, S.T
Fransiska Ardela, S.T. memiliki background pendidikan S1 di Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Katolik Parahyangan. Memiliki ketertarikan dan pengalaman di bidang pendidikan, product management, dan entrepreneurship.

Leave A Comment

Gratis Download E-book, Hanya untuk Anda!

Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula

Investasi Tepat, Untung Mendekat

Bagaimana cara berinvestasi reksa dana untuk investor pemula? Apa saja tips berinvestasi reksa dana agar untung lebih maksimal?

 

7.392 orang

sudah download