Bagaimana cara mengatur keuangan mahasiswa perantau? Jauh dari orangtua membuat mahasiswa harus andal dalam mengelola keuangan. Sebagai mahasiswa perantau, uang kiriman bulanan dari orangtua merupakan hal yang penting.

Setiap mahasiswa mempunyai jumlah uang saku yang berbeda-beda. Jika Anda tidak cermat mengatur uang di awal bulan, bersiap-siaplah kelaparan di akhir bulan!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Inilah 6 Cara Mengatur Keuangan Mahasiswa Perantau yang Harus Anda Ketahui

Menjadi seorang mahasiswa dan hidup jauh dari orangtua menuntut Anda untuk bijak dalam mengatur keuangan.

Mengatur keuangan itu gampang-gampang susah. Gampang kalau pendapatan kita tak terbatas, dan susah kalau untuk hidup sehari-hari saja rasanya kurang.

Lepas dari gampang atau susah, keuangan Anda harus dikelola dengan benar, kalau tidak mau terjebak dalam pelbagai kesulitan. Terutama sebagai seorang mahasiswa perantau, yang biasanya menerima uang kiriman dari orangtua sebulan sekali atau seminggu sekali.

Jika tak pandai mengelola uang, bisa-bisa uang habis sebelum kiriman datang.  Nah, agar Anda tidak mengalami masalah tersebut, berikut ini cara mengatur keuangan mahasiswa.

 

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

#1 Buat Rencana Keuangan

Fungsi perencanaan keuangan pribadi adalah mengelola keuangan untuk masa depan sedini mungkin dalam mencapai tujuan keuangan. Hal ini dilakukan secara terencana, teratur, dan bijaksana.

Perencanaan tidak bisa berjalan jika Anda tidak punya tujuan keuangan yang Anda inginkan. Karena itu, penting sekali Anda punya tujuan keuangan di masa akan datang.

Rencana keuangan berisi daftar tujuan keuangan disertai dengan saran tentang bagaimana mencapai hal-hal tersebut, dan tentu saja disesuaikan dengan keadaan Anda.

Inilah 6 Cara Mengatur Keuangan Mahasiswa Perantau yang Harus Anda Ketahui 02 - Finansialku

[Baca Juga: Yakin, Masih Berpikir Tidak Butuh Rencana Keuangan, Yakin Masih Mau Gitu-Gitu Saja]

 

Setiap orang memiliki situasi dan kondisi, tujuan, dan strategi yang berbeda. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk tahu apa yang kita inginkan dan bagaimana kondisi keuangan kita saat ini, dalam rangka menciptakan peta dan jalur dari titik awal ke titik akhir.

Anda sebaiknya belajar untuk memiliki rencana keuangan jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang.

Setelah itu, buatlah skala prioritas dari tujuan keuangan pribadi Anda sesuai urutan kepentingan. Lalu tentukan berapa lama Anda harus menabung untuk masing-masing tujuan.

Misalnya:

  • Jangka pendek (1 atau 2 tahun): Anda ingin jalan-jalan berlibur
  • Jangka menengah: menikah
  • Jangka panjang: uang untuk pensiun dini

 

Anda perlu mencari tahu berapa banyak yang harus Anda simpan per bulan untuk mencapai tujuan keuangan Anda. Disinilah aplikasi Finansialku membantu Anda untuk menentukan rencana keuangan Anda.

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

Anda dapat langsung memasukkan rencana keuangan Anda, dan aplikasi akan menghitung berapa banyak yang perlu Anda simpan dan berapa banyak yang perlu Anda investasikan.

Anda cukup memasukan saja pada kolom-kolom yang ada mengenai rencana keuangan Anda.

 

#2 Buat Anggaran

Anggaran keuangan dapat didefinisikan sebagai rencana penggunaan uang seseorang pada periode tertentu. Biasanya, anggaran dibuat dalam satuan waktu bulanan. Anggaran idealnya dibuat pada awal bulan berjalan.

Langkah awal dalam membuat anggaran adalah dengan menentukan dan mendaftar sumber-sumber pemasukan dana. Seorang mahasiswa harus mendata dari mana saja uang yang didapatkannya.

Katakanlah yang paling banyak adalah dari orangtua. Bisa juga mendapat tambahan dari beasiswa.

Atau pemasukan dari hasil kerja dan bisnis usaha sampingan mahasiswa. Kesemuanya ini dicatat dan didaftar, serta usahakan untuk menambah jenis pemasukan lainnya.

Kenali 5 Investasi untuk Pemula bagi Para Mahasiswa dengan Modal Minim 02 - Finansialku

[Baca Juga: Ini 5 Cara untuk ‘Mengelabui’ Anggaran Anda Agar Selalu Berjalan Sesuai Rencana]

 

Semakin banyak sumber pemasukan seseorang, maka semakin stabil keuangan seseorang. Hal ini karena bila satu sumber pemasukan mengalami gangguan maka masih ada sumber pemasukan lainnya.

Langkah selanjutnya adalah mendata dan mendaftar berbagai macam jenis pengeluaran mahasiswa. Cobalah kelompokkan semua pos pengeluaran Anda menjadi empat bagian.

Berikut keempat pos pengeluaran:

  • Pos pertama: pengeluaran yang berkaitan dengan biaya hidup seperti biaya kos, biaya makan setiap hari, dan lain sebagainya.
  • Pos kedua: berkaitan dengan pembayaran cicilan utang, seperti cicilan laptop, cicilan handphone, dan lainnya.
  • Pos ketiga: pos yang berkaitan dengan premi asuransi.
  • Pos keempat: setoran tabungan atau investasi.

 

Untuk membantu Anda, Finansialku membuat aplikasi online untuk menyusun anggaran Anda diatas. Anda dapat membuat anggaran secara mudah dan sederhana.

Dengan memasukkan setiap pemasukan dan pengeluaran Anda, Anda juga dapat mengontrol keuangan Anda dengan aplikasi Finansialku.

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

#3 Buat Pencacatan Keuangan

Setiap ada pengeluaran dan pemasukan sebaiknya Anda selalu mencatatnya. Untuk membuat pencatatan keuangan, Anda dapat gunakan aplikasi Finansialku. Anda bisa masuk ke bagian transaksi, dimana Anda bisa input setiap pemasukan dan pengeluaran yang Anda lakukan.

Anda dapat melihat dan mengevaluasi setiap bulan antara anggaran Anda dengan pengeluaran yang sudah dikeluarkan, apakah sudah sesuai atau perlu diefisiensikan.

Bahkan melalui aplikasi Finansialku Anda bisa melihat secara real time (waktu sebenarnya) laporan keuangan yang sudah Anda buat setiap bulannya.

Inilah 6 Cara Mengatur Keuangan Mahasiswa Perantau yang Harus Anda Ketahui 03 - Finansialku

[Baca Juga: Cara Mengatur Keuangan Mahasiswa: Belum Punya Penghasilan Tetap dan Masih Bergantung pada Orang Tua]

 

#4 Miliki Dana Cadangan

Setiap orang membutuhkan dana cadangan, atau seringkali disebut sebagai dana darurat. Anda sebagai mahasiswa juga penting sekali untuk memiliki dana darurat.

Setiap mahasiswa memiliki risiko dalam kehidupan sehari-hari, baik itu kecelakaan, sakit penyakit, kehilangan barang hingga kehilangan pendapatan. Oleh sebab itu, perlu disediakan dana darurat untuk menanggulangi kejadian tidak terduga yang merugikan seperti itu.

Dana darurat adalah dana yang digunakan dalam keadaan mendesak. Oleh sebab itu, dana ini harus mudah diakses dan mudah dicairkan.

Cara dan Strategi Pembayaran Pinjaman untuk Mahasiswa 01 - Finansialku

[Baca Juga: 6 Kunci Sukses Cara Mengatur Keuangan Mahasiswa dengan Aplikasi Keuangan Finansialku]

 

Dalam perhitungan perencanaan keuangan, dana darurat untuk seorang lajang adalah 3 kali pengeluaran bulanan Anda. Besarnya dana darurat ini tidak harus dipenuhi dalam satu saat yang bersamaan, karena dana darurat bukanlah dana yang terbatas jangka waktu.

Anda dapat menghitung kebutuhan dana darurat Anda dengan menggunakan aplikasi Finansialku.

 

#5 Tentukan Limit Keuangan dan Berhati-Hati dengan Kartu Kredit

Salah satu cara untuk membantu Anda mengekang pengeluaran di tahun pertama adalah membuat batasan finansial untuk barang-barang yang tidak perlu.

Menetapkan batas pengeluaran tidak harus mencegah mahasiswa baru untuk melakukan pembelian impulsif, namun harus memberi jeda untuk menilai apakah iPhone baru benar-benar diperlukan atau tidak.

Dengan menetapkan batas yang cukup rendah, misalnya Rp1 juta per bulan. Anda bisa mencoba belajar berhemat setiap hari, misalnya hemat pembelian pulsa atau hemat dalam berbelanja.

Pahami, Apa yang Terjadi Jika Mahasiswa Tidak Membayar Pinjamannya 02 - Finansialku

[Baca Juga: Slide: Do’s and Don’ts Penggunaan Kartu Kredit yang Benar]

 

Atau Anda juga bisa berhemat dari pemilihan tempat nongkrong yang sesuai dengan keuangan Anda. Jangan memaksakan diri nongkrong di tempat mahal hanya karena gengsi.

Untuk Anda mahasiswa yang baru biasanya akan mengeluarkan uang cukup banyak dalam membeli buku. Ada banyak cara agar Anda dapat menghemat uang untuk beli buku, seperti meminjam dari perpustakaan kampus, meminjam dari kakak kelas, atau berbelanja di tempat buku bekas.

Ketika tahun ajaran selesai, kami sarankan agar Anda menjual buku teks bekas kepada orang lain atau adik kelas Anda yang membutuhkan.

Jika Anda mendapat kepercayaan dari orangtua untuk memegang kartu kredit, maka Anda perlu dengan bijak dalam menggunakannya. Anda dapat menggunakan kartu kredit Anda untuk membantu Anda dalam mengontrol pengeluaran.

Para Mahasiswa, Perlukah Memiliki Asuransi Penyakit Kritis 01 - Finansialku

[Baca Juga: Panduan Penggunaan Kartu Kredit untuk Pemula]

 

Terutama Anda dapat gunakan kartu kredit Anda bila memang ada penawaran diskon, seperti diskon pembelian buku, diskon untuk makan, kredit laptop, dan penawaran diskon lainnya.

 

#6 Mencari Uang Tambahan

Apabila berbagai cara mengatur keuangan di atas sudah dilakukan tetapi tidak dapat memenuhi kebutuhan Anda. Maka salah satu jalan keluarnya adalah dengan mencari uang tambahan.

Ada banyak cara yang bisa dilakukan mahasiswa untuk mendapatkan tambahan uang karena waktu yang tersedia juga lebih banyak dan fleksibel.

Contoh pekerjaan yang bisa dilakukan oleh mahasiswa, yaitu:

  1. Asisten dosen
  2. Menulis artikel online
  3. Menulis makalah
  4. Ojek online
  5. Dan lain sebagainya.

 

Mahasiswa Dengan Uang Terbatas Mau Investasi Obligasi, Apa Bisa 02 - Finansialku

[Baca Juga: Mahasiswa, Coba Cari Tambahan Uang dengan Kuliah Sambil Kerja]

 

Selain itu, Anda juga bisa menambah pundi-pundi di masa depan dengan cara investasi. Kita berinvestasi untuk menyiapkan masa depan yang sejahtera secara finansial. Selain modal, Anda hanya membutuhkan keberanian untuk memulai.

Aplikasi Finansialku juga akan memberitahukan kepada Anda untuk investasi-investasi apa yang dapat Anda lakukan saat ini untuk mencapai tujuan keuangan Anda.

Download E-book Investasi Emas untuk Pemula

Download Ebook Panduan Berinvestasi Emas untuk Pemula - Harga Emas Hari Ini - Finansialku

Download Ebook Sekarang

 

Mulai Mengatur Keuangan

Pada saat Anda memulai untuk mengatur keuangan, mungkin hidup Anda akan berbeda dengan mahasiswa yang lain. Perubahan ini mungkin di awal-awal akan membuat Anda tidak nyaman, tetapi jangan takut.

Teruslah lakukan dengan konsisten dalam mengatur keuangan, karena perubahan yang Anda lakukan saat ini akan menentukan Anda di masa depan.

Sukses ya…

 

Berikan komentar Anda pada kolom di bawah ini. Terima kasih!

 

Sumber Referensi:

  • Suzanne Bhagan. 13 Juli 2016. Crunching the Number: 6 Tips to Create (& Stick to) Your Study Abroad Budget. Goabrod.com – https://goo.gl/dJZhlw
  • Margarette Burnete. Pack These Useful Money Tips When You Study Abroad. Nerdwallet.com – https://goo.gl/Y3ah9n
  • Hitha Herzog. 3 Oktober 2013. 6 Must Follow Money Tips For College Student. Usnews.com – https://goo.gl/5bZQWg
  • Erly Hamm. 4 Mei 2015. Lessons in money management for a semester – abroad student. Latimes.com – https://goo.gl/1o76SM

 

Sumber Gambar:

  • Cara Mengatur Keuangan Mahasiswa – https://goo.gl/JfrNr1
  • Cara Mengatur Keuangan Mahasiswa dengan Aplikasi Finansialku – https://goo.gl/sdnDpF

 

Download E-Book Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 an (GRATIS)

Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 20 an Perencana Keuangan Independen Finansialku

 

Download Sekarang