Sudahkah Anda tahu perbedaan hard skill dan soft skill dalam dunia kerja? Seberapa pentingkah dua hal tersebut?

Cari tahu jawabannya dalam artikel Finansialku berikut ini.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Lifestyle (rev)

 

Perbedaan Hard Skill dan Soft Skill

Dunia kerja menuntut seseorang untuk piawai dalam banyak hal. Semua akan terlihat dari penguasaan hard  dan soft skill pada diri seseorang.

Kedua kemampuan ini bakal memberi nilai tambah pada seorang karyawan. Pasalnya, perusahaan butuh kedua hal tersebut untuk bergerak maju dan terus berkembang.

Kunci yang membedakan keduanya adalah asal muasal kemampuan tersebut.

Hard Skill dilihat dari besar IQ. Sedangkan Soft Skill dilihat dari besar EQ.

 

Sekilas Tentang Hard Skill

Skill ini merupakan keahlian yang mengandalkan kemampuan fisik. Seseorang dengan skil yang mumpuni umumnya memiliki IQ yang tinggi.

Sistem otak kiri yang dimiliki mampu bekerja optimal untuk mencerna seluruh informasi.

Berikut beberapa poin penting yang harus diketahui tentang skill satu ini:

Team Working - Finansialku

[Baca Juga: Ingin Melamar Kerja? Hindari Beberapa Penyebab Kegagalan Wawancara Ini]

 

#1 Contoh

Sederhananya, kemampuan ini menuntut seseorang bisa berpikir secara urut dan logis.

Contohnya, mengetik cepat, berbahasa asing, serta paham teknologi terkini.

 

#2 Tingkat Pemahaman

Semua hal tersebut tentu bisa dipelajari, hanya saja tingkat pemahamannya tergantung pada kondisi masing-masing orang.

Tak semua orang cakap dalam 1 kemampuan, misalnya saja bahasa asing. Namun bisa jadi ia menguasai kemampuan lainnya, seperti teknologi.

Penguasaan skil dapat dibuktikan melalui sertifikat atau piagam.

Hard Skill dan Soft Skill 01 - Finansialku

[Baca Juga: 10 Tips Sukses Wawancara Kerja atau Interview Kerja untuk Para Fresh Graduate]

 

#3 Dunia Kerja

Saat memasuki dunia kerja, skill yang mendasar memang sangat ditekankan.

Ketiga contoh yang sudah disebutkan sebelumnya, menjadi hal yang sangatlah dibutuhkan jika Anda ingin terjun ke dunia kerja.

Ada begitu banyak cara yang bisa dilakukan, satu di antaranya mengikuti kursus.

 

Sekilas Tentang Soft Skill

Untuk menguasai soft skill, seseorang justru harus lebih unggul di bidang EQ. Pasalnya, seluruh soft skill menyangkut kecakapan pekerja dalam menghadapi suatu hal.

 

#1 Contoh

Soft skill menjadi hal yang cukup sulit dipelajari. Beberapa contohnya ialah kemampuan berkomunikasi dengan atasan maupun bawahan, kemampuan bekerjasama, literasi finansial, etika, etos kerja, dan kepemimpinan.

Semuanya harus terus dilatih karena tergantung pada kepekaan masing-masing orang, tapi tidak dengan literasi finansial.

Karena literasi finansial bisa dipelajari dengan menambah wawasan seperti membaca artikel di situs finansialku.com atau membaca e-book GRATIS dari Finansialku di bawah ini.

Gratis Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 30 an

Perencanaan Keuangan Untuk Usia 30 an - Finansialku Mock Up

Download Ebook Sekarang

 

#2 Penerapan

Lazimnya, pekerja dengan soft skill mumpuni tahu harus mengambil langkah apa. Begitu pula saat berhadapan dengan rekan kerja atau klien.

Bagaimana seseorang harus berkomunikasi? Apakah sudah terkesan persuasif untuk mengajak klien bekerja sama?

Sebenarnya, Anda bisa mencari tahu sejauh mana penguasaan soft skill diri sendiri dengan cara bertanya kepada teman terdekat yang sudah lebih dulu berkecimpung di dunia kerja.

Hard Skill dan Soft Skill 02 - Finansialku

[Baca Juga: Para Fresh Graduate, Baca 9 Panduan Keuangan untuk Hidup Sukses]

 

#3 Dunia Kerja

Soft Skill layaknya paket lengkap yang menyempurnakan hard skill.

Dalam bekerja, Anda akan bertemu dengan banyak orang serta berbagai suasana.

Respon Anda terhadap lingkungan bakal ditentukan oleh penguasaan soft skill tersebut.

 

Seimbangkan Keduanya dalam Dunia Kerja

Setelah membaca artikel ini, sudah dipastikan kini Anda bisa membedakan dua kemampuan tersebut.

Meskipun keduanya bisa dibedakan secara harfiah, pengaplikasiannya tetap bersamaan.

Di dunia kerja, Anda tetap dituntut memiliki kedua kemampuan tersebut dalam berbagai kondisi.

Begitu juga dengan pengelolaan keuangan. Anda harus mampu mengelola keuangan agar kondisi keuangan Anda tetap stabil.

Mulailah dari yang sederhana, yaitu mencatat arus kas keuangan Anda setiap harinya.

Agar lebih mudah dan praktis, gunakan saja Aplikasi Finansialku yang bisa Anda unduh melalui Google Play Store.

Yuk mulai dari sekarang.

 

Ikuti terus artikel Finansialku lainnya dan bagikan info ini pada rekan kerja lainnya atau keluarga. Jika ada pertanyaan, sila tuliskan pada kolom bawah ini. Terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Admin. Hard Skills. Investopedia.com – http://bit.ly/34CsDsj
  • Lei Han. Hard Skills Vs. Soft Skills – Difference And Importance. Bemycareercoach.com – http://bit.ly/2Q152w7
  • Alison Doyle. 14 Februari 2017. Hard Skills vs. Soft Skills: What’s the Difference?. Thebalance.com – http://bit.ly/2tuFr7b

 

Sumber Gambar:

  • Business Meeting – http://bit.ly/2PEungD
  • Team Working – http://bit.ly/2rTqlbf
  • Hard dan Soft Skill 1 – http://bit.ly/2Sa8pUu
  • Hard dan Soft Skill 2 – http://bit.ly/2s62FQG