Terence Tao, salah satu manusia jenius yang memiliki IQ hingga 230. Mari simak kisah sukses Terence Tao berikut ini.

Semua akan di bahas dalam artikel Finansialku berikut ini. Selamat membaca!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Success Story

 

Sang Ahli Matematika

Terence Tao memang ahli di bidang logika, terutama matematika.

Tak hanya mengerti juga memahami, nyatanya dirinya mampu mengajar aritmatika dan Bahasa Inggris saat usianya masih 2 tahun kepada kerabatnya yang usianya 5 tahun.

Hal ini lah yang membuat dirinya semakin dikenal sebagai sosok yang memiliki kejeniusan luar biasa.

Tapi, tak harus jago matematika untuk punya masa depan keuangan yang sejahtera lho!

Menurut Anda, apakah orang jenius juga bisa mengalami masalah tentang mengatur keuangan pribadi?

Kisah Sukses Terence Tao 02 - Finansialku

[Baca Juga: Mau Untung Besar di Bisnis Waralaba Kesehatan & Kecantikan? Baca Dulu Informasinya]

 

Tak perlu takut lagi dalam mencatat arus keuangan karena Aplikasi Finansialku dapat Anda gunakan secara praktis melalui smartphone pintar Anda.

Dengan mencatat arus keuangan harian, Anda sudah selangkah lebih maju untuk mengatur keuangan pribadi dan lebih dekat dengan kebebasan finansial.

Belum punya aplikasi Finansialku? Anda bisa download Aplikasi Finansialku dari Google Play Store atau lakukan registrasi melalui PC.

Dapatkan potongan harga berlangganan hingga Rp50.000 dengan kode promo: POTONG50RIBU untuk menjadi member Premium selama satu tahun agar Anda bisa berkonsultasi tanpa batas dengan Konsultan Keuangan Bersertifikat dari Finansialku.

Selain itu, Anda juga bisa mendapatkan ilmu gratis mengelola keuangan melalui Ebook Gratis Perencanaan Keuangan dari Finansialku sesuai usia berikut ini:

Gratis Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 30 an

Perencanaan Keuangan Untuk Usia 30 an - Finansialku Mock Up

Download Ebook Sekarang

 

Jadi tunggu apalagi? Yuk lakukan sekarang juga!

 

Kisah Sukses Terence Tao Si Anak Jenius

Ketika ditanya tentang orang paling cerdas di dunia, kebanyakan orang Cina akan memikirkan Albert Einstein, Isaac Newton atau Stephen Hawking, tetapi berdasarkan pada tes IQ yang tercatat, Terence Tao adalah orang paling cerdas di dunia dengan skor IQ di atas 230.

Terence Tao adalah seorang Chinese-Amerika yang telah berkontribusi sangat besar dalam bidang matematika.

Dia adalah penerima penghargaan ‘Fellow of the Australian Academy of Science’ dan ‘Fellow of the Royal Society’.

Minat Terence Tao dalam pelajaran matematika berkembang sejak ia masih kecil.

Terence Tao telah mencapai kesuksesan karena pekerjaannya sejak ia berusia 10 tahun. Ia dan ahli matematika lainnya, Lenhard Ng adalah satu-satunya dua orang yang telah mencapai skor lebih dari 700 dalam tes SAT Math.

Kisah Sukses Terence Tao 03 - Finansialku

[Baca Juga: Cara Sederhana Mengatur Keuangan Bagi yang Punya Hobi Menguras Kantong]

 

Terence Tao dikenal karena karya-karyanya yang fenomenal seperti Teori Green-Tao, Inequalitas Tao, Kakeya Conjecture, dan Horn Conjecture.

Terence Tao telah memenangkan sejumlah penghargaan dan telah menulis berbagai buku selama bertahun-tahun.

Saat ini, Terence Tao fokus pada berbagai cabang matematika seperti kombinatorik geometris, analisis harmonik, persamaan diferensial parsial, kombinatorika aljabar, kombinator aritmatika, penginderaan terkompresi, dan teori bilangan analitik.

Karena kecerdasarnnya, Terence Tao diminta untuk mengajar di Departemen Matematika di University of California.

Bersamaan dengan mengajar, ia juga merupakan bagian dari ‘Kelompok Analisis’ di University of California dan editor berbagai jurnal matematika.

 

Masa Kecil Terence Tao

Terence Tao lahir pada tanggal 17 Juli 1975 di Adelaide, Australia.

Ayahnya, bernama Dr. Billy Tao, adalah seorang dokter anak, dan ibunya, Grace adalah guru sekolah matematika dan fisika di Hong Kong.

Billy Tao lahir di Shanghai dan memperoleh gelar MBBS dari University of Hong Kong pada tahun 1969.

Sedangkan, ibu Tao, Grace, telah menerima gelar kehormatan kelas satu dalam bidang fisika dan matematika dari University of Hong Kong.

Terence Tao memiliki dua saudara lelaki, yaitu Trevor dan Nigel, yang tinggal di Australia. Baik Trevor dan Nigel telah mewakili Australia di Olimpiade Matematika Internasional.

Kisah Sukses Terence Tao 04 - Finansialku

[Baca Juga: Mau Tetap Hemat Saat Belanja Online? Tiru 5+ Jurus Ampuh Berikut Ini]

 

Selain itu, saudara-saudara Terence Tao juga memberikan kontribusi yang luar biasa pada bidang matematika, sama jeniusnya dengan Terence Tao, namun dari segi jumlah IQ, Terence Tao yang tertinggi.

Saat berusia 2 tahun, orangtua Terence Tao mulai memperhatikan bahwa dia berbeda dari anak-anak lain.

Terence Tao mampu mengajari penambahan dan mengeja kepada anak usia lima tahun, usia yang lebih tua darinya.

Ketika orang tuanya bertanya tentang keterampilan yang ia miliki tersebut, dia akan menjawab bahwa dia memelajarinya dari tayangan Sesame Street di televisi.

Melihat kejeniusannya, orangtua Terence Tao memutuskan untuk memasukkannya ke sekolah ketika dia masih berusia tiga setengah tahun.

Tetapi tak berselang lama ternyata Terence Tao belum siap untuk masuk ke dunia sekolah, di samping guru-gurunya merasa sulit untuk mengajar seorang jenius seperti dia.

Pada usia lima tahun, Terence Tao mulai bersekolah seperti anak-anak lain. Pada ulang tahunnya yang kedelapan, dia bersekolah di Blackwood High School yang terletak di Adelaide, Australia.

Ketika Terence Tao berusia sebelas tahun, ia mulai mengambil kelas di Universitas Flinders di Adelaide bersamaan ketika ia masih harus mengikuti kelas di Blackwood High School. Garth Gaudry adalah salah satu profesornya di Universitas Flinders.

Terence Tao menyerahkan makalah penelitian pertamanya pada usia 15 tahun dan berhasil menyelesaikan gelar sarjana pada tahun 1991.

Kisah Sukses Terence Tao 05 - Finansialku

[Baca Juga: Analisa Kebijakan Perpajakan dan Dampaknya Terhadap UMKM dan StartUp Di Tahun 2019]

 

Selanjutnya, gelar master berhasil ia dapatkan satu tahun setelahnya, yakni pada tahun 1992 dari Universitas Flinders.

Setelah menyelesaikan gelar master-nya, Terence Tao dianugerahi Medali Universitas di Universitas Flinders dan Beasiswa Pascasarjana Fulbright yang membantunya dalam melakukan penelitian di Amerika Serikat.

Terence Tao melakukan penelitian di Universitas Princeton dan berperan sebagai asisten peneliti pada tahun 1993 hingga 1994.

Kejeniusannya membuat Terence Tao dianugerahi Sloan Postgraduate Fellowship pada tahun 1995.

Pada bulan Juni 1996, Terence Tao kembali mendapatkan anugerah gelar doktor untuk tesisnya yang berjudul ‘Three regularity results in harmonic analysis’.

 

Karier Sukses Terence Tao

Setelah menyelesaikan gelar PhD-nya pada usia 21 tahun, Terence Tao bergabung dengan University of California (UCLA) di bagian fakultas.

Pada usia 24 tahun, Terence Tao menjadi profesor penuh waktu di University of California (UCLA) dan menjadi profesor termuda yang diangkat pada saat itu.

Bersama Ben J. Green dari Universitas Oxford, Terence Tao membuktikan teorema yang ia sebut Green-Tao yang merupakan salah satu karyanya yang terkenal.

Pada tahun 2006, Terence Tao telah bekerja dengan lebih dari 30 orang dan berkolaborasi dengan 68 rekan penulis.

Berkat penemuannya melalui teorema Green-Tao, Terence Tao menerima banyak medali dan penghargaan.

Dia menjadi ahli matematika termuda, dan anggota fakultas UCLA pertama yang dianugerahi Fields Medal pada tahun 2006.

Untuk karyanya yang fenomenal tersebut, ia masuk dalam nominasi Australian of the Year pada tahun 2007.

Terence Tao menerbitkan karya lain yang ia beri nama ‘Tao’s inequality’ pada tahun yang sama.

Pada tahun 2007, Terence Tao dan seorang matematikawan asal Vietnam dari Universitas Yale bernama Van H. Vu mengungkap dugaan tentang hukum sirkuler.

Pada tahun 2010, bersama dengan Ben Green, Terence Tao muncul dengan bukti dugaan tupel utama Hardy-Littlewood untuk sistem linear kompleksitas terbatas.

Kisah Sukses Terence Tao 06 - Finansialku

[Baca Juga: Orangtua WAJIB Mengajarkan Anak Supaya Bisa Mengelola Keuangan Sejak Dini]

 

Dia juga berkontribusi pada studi dugaan “Erdos-Straus” pada tahun 2011. Dalam penelitian ini, ia membuktikan bahwa jumlah solusi untuk persamaan Erdos-Straus meningkat secara polilogaritma karena (n) cenderung tak terhingga.

Pada tahun 2012, Terence Tao membuktikan bahwa setiap bilangan bulat ganjil yang lebih besar dari 1 adalah jumlah paling banyak dari lima bilangan prima.

Pada tahun yang sama, ia juga terpilih sebagai Investigator Simons dan menerima Hadiah Crafoord bersama Jean Bourgain.

Ben Green dan Terence Tao berkolaborasi lagi pada tahun 2012 dengan membuktikan dugaan “Dirac-Motzkin” dan ‘orchard-planting problem’.

Juga, Tao menerbitkan monograf pertamanya tentang topik ‘Higher Order Fourier Analysis’.

Terence Tao membuktikan masalah perbedaan Erdos pada September 2015, menggunakan estimasi entropi dengan teori bilangan analitik untuk pertama kalinya.

 

Daftar Penghargaan Terence Tao

Sejak saat Terence Tao berusia sepuluh tahun, ia mulai berpartisipasi dalam Olimpiade Matematika Internasional.

Pada tahun 1986 ia memenangkan medali perunggu, pada tahun 1987 medali perak dan pada tahun 1988 medali emas, sehingga menjadi yang termuda yang memenangkan medali emas di Olimpiade Matematika.

Terence Tao telah menerima Hadiah Salem pada tahun 2000 dan Hadiah Memorial Masyarakat Matematika Amerika Bocher pada tahun 2002.

Pada tahun 2003, Terence Tao menerima Clay Research Award yang diberikan kepada ahli matematika untuk menghargai upaya dan prestasi mereka dalam penelitian matematika.

Kisah Sukses Terence Tao 07 - Finansialku

[Baca Juga: Apa Itu Jasa Konsultasi Perencana Keuangan? Dimana Carinya? Dan Apakah Menguntungkan?]

 

Sekilas Kehidupan Pribadi Terence Tao

Orang tua Terence Tao bertemu di Universitas Hong Kong sebagai mahasiswa. Kemudian, mereka beremigrasi dari Hong Kong ke Australia tempat Terence Tao dilahirkan.

Istrinya, Laura bekerja di NASA di Jet Propulsion Laboratory sebagai insinyur. Mereka memiliki seorang putra dan putri yang tinggal di Los Angeles, California.

Kontribusi Terence Tao terhadap matematika sangat besar dengan lebih dari 300 makalah penelitian dan 17 buku yang telah ia tulis. Tak heran jika ia disebut oleh teman-temannya sebagai “Mozart Matematika”.

 

Berikan tanggapan dan komentar Anda pada kolom yang terdapat di bawah ini! Anda juga dapat membagikan setiap artikel dari Finansialku kepada rekan atau kenalan yang membutuhkan!

 

Sumber Referensi:

  • Admin. Terence Tao. Macfound.org – https://bit.ly/33Zuo2N
  • Admin. Terence Tao Biography. Thefamouspeople.com – https://bit.ly/33Zuh7n
  • Admin. Terence Chi-Shen Tao. History.mcs.st-andrews.ac.uk – https://bit.ly/2Ngc4vA
  • Admin. Terence Tao – Australian Mathematician. Britannica.com – https://bit.ly/2WdN4Jq
  • Admin. 3 Februari 2016. The Smartest Man In The World?. Gbtimes.com – https://bit.ly/2qEijSk
  • Ali Alghofiqi. 26 Agustus 2016. Ini 10 Orang dengan Skor IQ Tertinggi di Dunia, Einstein Nomor Berapa Ya?. IDNTimes.com – https://bit.ly/31M7jiO
  • Sarah Griffiths. 3 Agustus 2016. From Child Prodigies To Playwrights, The World’s 40 Smartest People Of All Time Revealed. Dailymail.co.uk – https://dailym.ai/31HsItu

 

Sumber Gambar:

  • Kisah Sukses Terence Tao 1 – http://bit.ly/2PGM2V5
  • Kisah Sukses Terence Tao 2 – http://bit.ly/2N6IF8u
  • Kisah Sukses Terence Tao 3 – http://bit.ly/337hCPL
  • Kisah Sukses Terence Tao 4 – http://bit.ly/2r37w4l
  • Kisah Sukses Terence Tao 5 – http://bit.ly/2NAOwlc
  • Kisah Sukses Terence Tao 6 – http://bit.ly/2NB5Jv5
  • Kisah Sukses Terence Tao 7 – http://bit.ly/2JIxxMT