Inggris lockdown sejak Senin (23/03) malam kemarin, menambah deretan negara yang dilumpuhkan corona!

Informasi selengkapnya ada di artikel Finansialku di bawah ini!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku and News

 

Darurat Corona, Satu Per Satu Negara Dibuat Tidak Berdaya

Menyusul New York, negara Inggris juga acungkan bendera putih pada serangan virus corona, COVID-19.

Per hari Senin (23/03) malam kemarin, Inggris mulai memberlakukan kebijakan lockdown atau penguncian warganya selama tiga minggu.

Perdana Menteri Boris Johnson melalui pidato yang disiarkan di TV, dikutip dari AFP melalui laman cnbcindonesia.com, Selasa (24/03), mengatakan;

“Dari malam ini (Senin, 23/03), saya harus memberikan instruksi sederhana kepada rakyat Inggris, Anda harus tinggal di rumah. Karena hal penting yang harus kita lakukan adalah menghentikan penyebaran penyakit antar rumah tangga.”

 

Diketahui, kebijakan ini diberlakukan setelah banyak warga Inggris yang mengabaikan imbauan social distancing yang sebelumnya telah diumumkan.

Atas berlakunya kebijakan ini, mulai Senin (23/03) malam hingga tiga minggu ke depan, warga Inggris hanya diizinkan keluar rumah untuk belanja barang-barang pokok.

Selain itu, warga Inggris yang diizinkan untuk keluar rumah adalah warga yang melakukan olahraga individu, mendapatkan layanan kesehatan, dan pulang-pergi kerja yang tidak bisa dilakukan di rumah.

Inggris Lockdown, Tambah Daftar Negara yang ‘Diganggu’ Corona 02

[Baca Juga: UN 2020 Dihapus Karena Corona, Harus Senang Atau Sedih?]

 

Bersamaan dengan ini juga, PM Johnson juga meminta seluruh warga Inggris untuk sementara waktu, tidak menemui teman atau anggota keluarga yang tidak tinggal satu rumah selama lockdown.

“Dan kita akan menyetop kegiatan sosial, termasuk pernikahan, pembaptisan, tetapi tidak termasuk pemakaman. Taman-taman akan tetap buka untuk olahraga, tetapi kumpul-kumpul akan dibubarkan.”

 

PM Johnson juga mengancam akan membubarkan perkumpulan hingga menjatuhi hukuman denda untuk warga Inggris yang tetap ngeyel dan tidak mematuhi aturan.

“Jika Anda tidak mengikuti aturan, polisi akan memiliki kekuatan untuk menegakkannya, termasuk melalui denda dan membubarkan pertemuan.

 

Sementara itu, melansir Reuters melalui laman internasional.kontan.co.id, jumlah kematian pasien virus corona melonjak sangat tajam.

Pada Senin, diketahui kematian pasien mencapai 335 orang, yang sebelumnya adalah 54 pasien.

Kebijakan lockdown ini menambah daftar panjang negara yang pernah dan sedang melakukan lockdown karena penyebaran corona yang tidak bisa diminimalkan.

 

Daftar Negara yang Lockdown

Melansir laman kompas.com, termasuk Inggris, berikut adalah daftar dari beberapa negara yang melakukan lockdown:

 

#1 China

Negara pertama yang melakukan lockdown adalah China. Melansir laman Business Insider, China adalah negara yang menerapkan karantina terbesar sepanjang sejarah.

Pada akhir Januari lalu, setidaknya dilakukan lockdown pada 16 kota yang terwabahi corona.

 

#2 Italia

Italia juga sedang dalam masa lockdown. Ketidaksadaran warganya atas penyebaran corona yang masif, membuat tingkat kematian karena corona mengalahkan negara-negara terwabahi lainnya.

Dari Wordometers melalui laman kompas.com, jumlah pasien meninggal di Italia tercatat mencapai 4.825 pasien, per Minggu (22/03) lalu.

 

#3 Spanyol

Negara Eropa lainnya yang memberlakukan karantina nasional atau lockdown ini adalah Spanyol.

Sebelumnya, pada Sabtu (14/03), diberlakukan lockdown dengan masa karantina 15 hari.

Tapi dikatakan kalau ada kemungkinan kebijakan lockdown nasional ini akan mengalami perpanjangan.

Mengingat, Spanyol memiliki jumlah kematian karena virus corona sebanyak 1381 pasien dari 25.496 keseluruhan kasus.

 

#4 Perancis

Dua hari setelahnya, Perancis juga mengikuti jejak Spanyol untuk memberlakukan lockdown atau karantina nasional.

Lockdown ini diberlakukan selama 15 hari. Dan dalam kurun waktu itu, Perancis melarang warganya untuk berjalan di luar dan melakukan pertemuan di luar rumah.

Masyarakat yang diperbolehkan untuk keluar rumah adalah mereka yang perlu membeli bahan makanan pokok.

 

#5 Irlandia

Negara Irlandia juga ada di dalam daftar negara yang melakukan karantina atau lockdown secara nasional.

Sebuah kebijakan baru diberlakukan, di mana sekolah, perguruan tinggi, dan seluruh fasilitas umum lainnya ditutup.

Kebijakan lainnya yang turut diberlakukan adalah pertemuan dalam ruangan yang dibatasi menjadi maksimal 100 orang dan 500 orang untuk acara di luar ruangan.

 

#6 El-Salvador

Adapun negara lain yang turut melakukan lockdown dan memberlakukan kebijakan baru adalah El-Salvador.

Bagi warganya yang baru saja pulang dari luar negeri, diwajibkan untuk menjalani karantina selama 30 hari.

 

#7 Belgia

Daftar negara selanjutnya adalah Belgia. Negara ini memberlakukan kebijakan lockdown sejak Rabu (18/03) minggu lalu.

Rencana awal lockdown ini akan berlangsung selama kurang lebih 18 hari, hingga 5 April mendatang.

Serupa dengan negara lainnya, pada masa lockdown ini, warga diminta untuk berdiam diri di rumah dan membatasi kontak dengan teman dan keluarga.

Sementara untuk peraturan penerbangan, diberlakukan penanggukan mulai Sabtu (21/03) hingga 19 April mendatang.

 

#8 Polandia

Negara Polandia diketahui sudah memberlakukan kebijakan lockdown sejak Jumat (13/03) lalu.

Kebijakan ini akan berlangsung selama empat belas hari. Dalam masa itu, WNA dilarang mengunjungi negara ini.

Selain itu, restoran, bar, kasino, dan seluruh fasilitas umum lainnya yang memiliki kecenderungan tempat berkumpul banyak orang, diimbau untuk tutup sementara.

 

#9 Argentina

Lockdown di negara ini diberlakukan sejak Jumat (20/03) kemarin, yang berlaku hingga akhir Maret.

Selama kurang lebih dua minggu, pekerja kantor, anak-anak, dan seluruh warga yang beraktivitas di luar rumah, diimbau untuk bekerja dan belajar di rumah.

 

#10 Yordania

Kebijakan lockdown di Yordania ditengarai oleh munculnya serangan masif virus corona pada Sabtu (21/03) di seluruh ibu kota Yordania.

Sesaat setelah serangan itu, pemerintah terkait akhirnya memutuskan untuk melakukan karantina nasional untuk meredam serangan virus corona pada Sabtu (21/03) lalu.

Lockdown atau karantina nasional ini dilakukan hingga hari Selasa (24/03) hari ini.

Inggris Lockdown, Tambah Daftar Negara yang ‘Diganggu’ Corona 03

[Baca Juga: Gagal Menikah Akibat Corona: Antara Nekat Atau Cari Aman]

 

Dalam proses ini, Yordania diketahui memberlakukan pengaturan jam-jam tertentu untuk warga yang ingin berbelanja.

Selama kebijakan ini dilaksanakan, diketahui ada setidaknya 392 orang yang ditangkap karena melanggar jam yang diterapkan, sebagaimana dikatakan dalam ABC News, melalui laman kompas.com.

 

#11 Belanda

Per Minggu (15/03) lalu, pemerintah Belanda resmi mengumumkan kebijakan lockdown ini pada warganya.

Melansir laman Dutch News, melalui laman kompas.com, seluruh sekolah dan fasilitas umum lainnya akan ditutup, termasuk klub malam dan pusat kebugaran.

 

#12 Denmark

Penetapan kebijakan lockdown negara Denmark, diumumkan langsung oleh Perdana Menteri Mette Frederiksen pada Selasa (10/03) dua minggu yang lalu.

Proses lockdown ini dilaksanakan selama dua minggu, yang artinya berakhir hari ini, Selasa (24/03).

 

#13 Malaysia

Negeri jiran mulai memberlakukan kebijakan ini sejak Rabu (18/03) minggu lalu. Rencananya, kebijakan ini akan diberlakukan hingga akhir Maret nanti.

Selain melarang warganya untuk keluar rumah tanpa ada kepentingan yang mendesak, Malaysia juga melarang warganya untuk keluar dan masuk negeri selama masa karantina.

 

#14 Filipina

Pemberlakuan lockdown di Filipina dilakukan di ibu kota Manila sejak Minggu (15/03) lalu.

Selain melarang warganya untuk melakukan aktivitas di luar rumah selama satu bulan sejak pertama kali diberlakukan, penerbangan dari dan menuju Manila juga ditutup.

Meski begitu, Filipina masih mengijinkan warganya untuk berangkat kerja dengan catatan, melakukan pemeriksaan di pos pengamanan.

 

#15 Libanon

Melansir Straittimes dari kompas.com, Perdana Menteri Hassan Diab mengatakan akan memberlakukan kebijakan lockdown sejak Sabtu (21/03) kemarin.

Hal ini dilakukan setelah jumlah kasus pasien positif infeksi virus corona terus bertambah meski sudah ada imbauan pada masyarakat untuk diam di rumah.

 

#16 Amerika Serikat (New York, California)

Gubernur New York, Andrew Cuomo mengumumkan akan mulai memberlakukan kebijakan lockdown sejak Minggu (22/03) kemarin.

Sejak kebijakan itu efektif diberlakukan, Andrew memerintah bisnis dan segala fasilitas umum untuk ditutup, sekaligus melarang warganya melakukan pertemuan.

Mendahului New York, California juga sudah memberlakukan kebijakan lockdown sejak Kamis (19/03) minggu lalu.

Gubernur California, Gaving Newsom melarang seluruh warganya untuk melakukan kegiatan di luar rumah demi mencegah penyebaran pandemi lebih luas.

 

#17 Inggris

Per hari Senin (23/03) malam kemarin, Inggris mulai memberlakukan kebijakan lockdown atau penguncian warganya selama tiga minggu.

Atas berlakunya kebijakan ini, mulai Senin (23/03) malam hingga tiga minggu ke depan, warga Inggris hanya diizinkan keluar rumah untuk belanja barang-barang pokok.

 

Sobat Finansialku, informasi ini perlu disebarluaskan untuk memberitahu rekan-rekan dan keluarga Anda berita update soal corona.

Sebarkan informasi ini melalui beberapa pilihan platform yang tersedia di bawah ini, ya. Terima kasih!

 

Sumber Referensi:

  • Rehia Sebayang. 23 Maret 2020. New York & California Lock Down, Trump Kesal ke China. Cnbcindonesia.com – https://bit.ly/39fKtUv
  • Nur Rohmi Aida. 22 Maret 2020. Update, Berikut 15 Negara yang Berlakukan Lockdown akibat Virus Corona. Kompas.com – https://bit.ly/2xiCys7
  • Aditya Jaya Iswara. 24 Maret 2020. ­­Social Distancing Diabaikan Rakyatnya, Inggris Langsung Terapkan Lockdown 3 Minggu. Kompas.com – https://bit.ly/2QIabuh
  • Novi Christiastuti. 24 Maret 2020. Inggris Lockdown Selama 3 Pekan untuk Tangkal Virus Corona. News.detik.com – https://bit.ly/2UpFyuw
  • Admin. 24 Maret 2020. Inggris Lockdwon, Perdana Menteri: Anda harus tinggal di rumah atau didenda. Internasional.kontan.co.id – https://bit.ly/39e2Nxd
  • Rehia Sebayang. 24 Maret 2020. Darurat Corona, Inggris Lockdown 3 Minggu. Cnbcindonesia.com – https://bit.ly/33KSBLp
  • Tommy Kurnia. 24 Maret 2020. Inggris Lockdown Selama 3 Minggu Akibat Ancaman Corona COVID-19. Liputan6.com – https://bit.ly/2WBKM9g

 

Sumber Gambar:

  • Inggris 01 – https://bit.ly/2vK6tch
  • Inggris 02 – https://bit.ly/2vP5Dew
  • Inggris 03 – https://bit.ly/3afIRve