Sulit menekan pengeluaranmu akibat belanja online? Bagaimana cara menolak godaan dari toko online?

Yuk, simak cara-caranya yang sudah terbukti berhasil oleh para pembaca buku Wall Street Journal best sellerThe Year of Less” karya Cait Flanders.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Lifestyle (rev)

 

Belanja Lebih Mudah, Iklan Bertambah

Teknologi telah memberikan banyak kemudahan dalam berbelanja.

Kalau dulu terkendala jarak dan waktu, kini semua orang bisa membeli barang kapanpun dan di manapun melalui toko online.

Tidak perlu pergi ke toko, kamu bisa cek rincian barang sebebasnya, bayar sekali klik, lalu datang deh barang pesanan ke rumah.

Selain kemudahan, berbagai iklan yang bertebaran melalui media massa dan media sosial juga telah terbukti berhasil meningkatkan angka penjualan.

Orang-orang tidak lagi berbelanja karena butuh, tetapi karena lapar mata atau keinginan sesaat saja.

Jauh sebelum toko online menjamur sudah ada para shopaholic atau penggila belanja. Nah, bisa dibayangkan bagaimana respon mereka di kala belanja telah menjadi lebih mudah seperti sekarang ini?

Mungkin kamu salah satunya, atau temanmu, atau kerabatmu.

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

Faktanya, banyak shopaholic telah membuktikan bahwa keinginan berbelanja online berlebihan bisa diminimalisir.

Seperti seorang eksekutif berusia 37 tahun bernama Cessie Cerrato.

Dilansir dari New York Post, dulu ia seorang shopaholic sekaligus fashionista kelas berat.

Lemari pakaiannya penuh sampai-sampai ia harus menyimpan pakaian barunya di dalam Tupperware!

Namun, perubahan besar terjadi pada awal tahun 2018, ia mengikuti cara yang sama seperti penulis buku “The Year of Less” lakukan, yaitu berhenti berbelanja hal yang tidak mendesak selama setahun.

Ia pun bisa bertahan karena yakin bahwa apa yang ia lakukan akan berhasil, sama seperti yang terjadi pada sang penulis, untuk membawanya berlibur ke Madrid akhir tahun nanti.

Bebas-dari-Godaan-Belanja-Online-02-Finansialku

[Baca Juga: 20+ Trik Toko supaya Anda Menghabiskan Banyak Uang]

 

Selain itu, ada Eileen Rappaport yang sudah berlatih sejak tujuh tahun yang lalu.

Ia mengaku telah menghemat US$10000 (setara dengan Rp143,3 juta) setiap tahunnya dengan tidak berbelanja di luar kebutuhannya.

Toh, suatu saat nanti aku akan mati. Semua barang itu menjadi tidak penting lagi” tegasnya.

 

Ia juga menyadari bahwa gaya hidupnya ini memengaruhi lingkungan pertemanannya. Ia tidak lagi bergaul dengan teman sesama shopaholic karena ia tidak lagi pergi berbelanja di waktu senggang.

Gaya hidup seperti ini tidak lantas membuatnya hidup dalam kekikiran. Ia tetap berpakaian dengan modis tanpa harus selalu mengikuti tren yang sedang berkembang.

Bebas-dari-Godaan-Belanja-Online-03-Finansialku

[Baca Juga: Ketahui Apa Saja Kesalahan Dalam Mengatur Keuangan Versi Generasi Milenial]

 

Ekstrimnya lagi, seorang penulis bernama Jen Glatz mengaku telah menjual seluruh barang di luar kebutuhan pokoknya dan hidup nomaden dengan sebuah mobil bak terbuka.

Dulu ia rela menghabiskan uang berdolar-dolar untuk membeli buku yang bahkan tidak sempat ia baca.

Sekarang ia harus berpikir dua kali untuk berbelanja buku karena tidak ada lagi tempat untuk menaruhnya.

Selama menjalankan gaya hidup sederhana seperti ini, ketiganya tidak menampik kalau banyak godaan bertebaran di hadapan mereka.

Namun, mereka berhasil bebas dengan mempraktikkan beberapa prinsip pada buku “The Year of Less” berikut ini.

 

Anda juga bisa menambah wawasan melalui e-book Panduan Perencanaan Keuangan Usia 30-an Finansialku di bawah ini.

 

Gratis Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 30 an

Perencanaan Keuangan Untuk Usia 30 an - Finansialku Mock Up

Download Ebook Sekarang

 

#1 Buat Daftar Belanja yang Sesungguhnya

Kamu harus memiliki penjelasan yang detail mengenai apa yang kamu butuhkan dan apa yang kamu inginkan.

Lakukan penelitian terlebih dahulu mengenai kebiasaan berbelanjamu. Daftarkan segala barang yang kamu miliki beserta efektivitasnya secara berkala.

Singkirkan semua barang yang jarang kamu pakai sehingga kamu tahu apa saja barang yang selalu kamu pakai.

Dengan begitu, sekarang kamu sudah memiliki daftar belanja yang sesungguhnya.

Bebas-dari-Godaan-Belanja-Online-04-Finansialku

[Baca Juga: 90% Berhasil! Ini Dia Tips Kelola Uang Jajan Ala Mahasiswa yang Mudah Ditiru]

 

Ke depannya, kamu hanya perlu berbelanja sesuai daftar ini.

Tetapkan visimu, contohnya cita-cita Cassie untuk berlibur ke Madrid tadi, dan ingatkan terus dirimu akan visimu ini.

Kalau perlu buat catatan di dompet atau gadget­-mu mengenai visimu ini.

 

#2 Putuskan Hubunganmu dengan Semua Toko Online

Mungkin kamu tidak menyadarinya, tapi akun yang kamu miliki di aplikasi toko online membuatmu lebih royal dan straight-forward dalam berbelanja. Semua kembali lagi kepada kemudahan dan iklan yang ditawarkan toko online tersebut.

Oleh sebab itu, kamu perlu menghapus semua informasi mengenai dirimu di toko online tersebut, termasuk informasi kartu kreditmu.

Minimal matikan notifikasinya supaya kamu tidak melulu ingat pada online shopping.

Lebih baik lagi kalau kamu sanggup menghapus aplikasi-aplikasi toko online tersebut dari gadget-mu.

Bebas-dari-Godaan-Belanja-Online-05-Finansialku

[Baca Juga: Konsultasi Cara Menghindari Belanja Online Berlebihan]

 

Bagaimana dengan website? Tentu saja kamu perlu unsubscribe e-mail dari toko online tersebut. Hapus semua bookmarks situs toko online di browser-mu.

Tidak perlu iseng mengecek tawaran menarik toko online di luar sana.

Kamu tidak perlu melihat barang-barang tersebut kalau kamu memang tidak membutuhkannya.

 

#3 Tunda Dulu Beberapa Waktu Sebelum Membeli

We are living in a time where we appreciate convenience over almost everything else, which means that when something breaks or stops working, we are quick to run out and buy a new version,” tulis sang penulis, Cait Flanders.

 

Misalkan, sol sepatu kerjamu baru saja lepas tadi pagi, cobalah untuk memakai sepatu lamamu sebelum memutuskan untuk membeli yang baru.

Kamu juga bisa berupaya lebih untuk membawa sepatumu ke tukang sol. Dengan begitu, kamu mungkin akan menyadari kalau kamu belum memerlukan sepatu yang baru.

Jika ada barang yang sangat kamu inginkan, coba untuk menundanya selama sehari, seminggu, atau sebulan.

Coba baca review mengenai produk di toko online tersebut dan fokuskan penelitianmu pada kelemahannya.

Cara Belanja Online 06 Diskon Online Shopping - Finansialku

[Baca Juga: TERUNGKAP! 20 Cara Hidup Hemat agar Bisa Menabung]

 

Semenarik apapun iklan yang kamu lihat, cobalah untuk memastikan lagi apakah uang yang akan kamu keluarkan itu sepadan dengan manfaat yang akan kamu dapatkan dari barang tersebut.

Ingat lagi seberapa besar usahamu dulu untuk mendapat uang tersebut, sayang bukan kalau dipakai untuk sesuatu yang tidak perlu?

 

#4 Lebih Baik Hambur dalam Mencari Ilmu dan Skills

Cait juga bercerita mengenai masa-masa di mana dirinya mulai menyadari bahwa ia telah melewatkan banyak kesempatan untuk memperlajari hal baru menggunakan uang yang selama ini ia pakai belanja.

Kalau saja ia lebih memilih kursus menjahit daripada membeli berlusin-lusin pakaian tren terbaru, ia pasti sudah punya satu keahlian tambahan yang bisa menunjang kehidupannya yang tanpa orang tua.

Dalam bukunya Cait berpendapat,

At some point, between growing up in the digital revolution, being part of what I liked to call the ‘Pinterest generation’ (where everyone likes things to be new and matching), and moving out on my own, I had opted not to learn any of the same skills my parents had, knowing I could pay—and cheap prices, at that—for everything instead. I valued convenience over the experience of doing anything for myself.”

 

Ketahui dengan Pasti Apa yang Kamu Perlukan

Pada intinya, kamu harus tahu apa yang benar-benar kamu butuhkan, bukan apa yang kamu inginkan.

Dengan begitu, kamu bisa fokuskan tujuan belanjamu dan menghindari segala tawaran-tawaran menarik yang disuguhkan para pengelola toko online.

Mengikuti tren menjadi tidak begitu penting karena kamu sadar bahwa apa yang kamu perlukan sudah terpenuhi dan kamu telah semakin dekat dengan tujuan jangka panjangmu.

 

Congrats! Kamu sudah terbebas dari godaan belanja online mulai saat ini. Mungkin masih ada teman atau kerabatmu yang shopaholic di luar sana. Share artikel ini ya supaya mereka juga merasakan manfaat yang sama. Terima kasih.

 

Catatan: US$1 = Rp14339

 

Sumber Referensi:

  • Doree Lewak. 17 Januari 2018. NYC’s Anti-Shopping Movement would Appall Carrie Bradshaw. New York Post – https://nyp.st/2NwdNfV
  • Admin. 26 Mei 2018. Wajib Dicoba, Cara Jitu Berlindung dari Godaan Belanja Online. Liputan6 – http://bit.ly/2lW4Mjn

 

Sumber Gambar:

  • Bebas dari Godaan Belanja Online 1 – http://bit.ly/2u0wTCz
  • Bebas dari Godaan Belanja Online 2 – https://goo.gl/RkE5U7
  • Bebas dari Godaan Belanja Online 3 – https://goo.gl/E3LAZh
  • Bebas dari Godaan Belanja Online 4 – https://goo.gl/nwKq7G
  • Bebas dari Godaan Belanja Online 5 – https://goo.gl/bNvHRK
Summary
Perlu Ditiru! Ini Dia Cara Bebas dari Godaan Belanja Online yang Bikin Kamu Bangkrut!
Article Name
Perlu Ditiru! Ini Dia Cara Bebas dari Godaan Belanja Online yang Bikin Kamu Bangkrut!
Description
Sulit menekan pengeluaranmu akibat belanja online? Bagaimana cara menolak godaan dari toko online?
Author
Publisher Name
Finansialku.com
Publisher Logo