Apakah Anda mau investasi tanah kebun yang menguntungkan?

Yuk, intip dulu hal-hal penting yang perlu Anda ketahui.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Learn and Invest

 

Investasi Tanah Kebun

Sekarang ini, tanah kebun cukup dilirik oleh orang yang ingin berinvestasi properti. Hal ini dikarenakan lahan yang sudah dibeli dapat ditanami serta memberikan penghasilan pasif (passive income) sepanjang tahun, menarik kan?

Salah satu keuntungan dari investasi tanah kebun adalah bersumber dari berbagai macam keberagaman tanaman yang bisa dipanen nantinya.

Walaupun besarnya keuntungan yang didapat tergantung dari tanaman serta jangka waktu panennya, namun jika Anda memilih tanaman yang tepat dan mengelolanya dengan baik maka niscaya Anda akan mendapatkan keuntungan yang besar.

Keuntungan Anda juga bisa semakin besar apabila lokasi tanah kebun tersebut berada di tempat yang strategis. Keuntungan yang lebih besar menjadi semakin terpampang di depan mata deh.

Ketahui Dulu 10 Hal Penting Ini Jika Ingin Investasi Tanah Kebun Menguntungkan 02 - Finansialku

[Baca Juga: Produk Investasi Apa yang Cocok untuk Saya?]

 

Terdapat beberapa keunggulan dari investasi tanah kebun itu sendiri. Beberapa keunggulannya adalah masih ada banyak tanah kebun yang berupa tanah industri dan memiliki kemungkinan kenaikan harga yang cukup besar.

Tentunya sebagai orang yang berinvestasi tanah kebun ingin mendapatkan keuntungan yang maksimal dong ya.

Namun, apakah Anda sudah mengetahui hal penting apa saja yang perlu Anda ketahui jika ingin investasi tanah kebun menguntungkan? Yuk, langsung aja simak hal penting tersebut dibawah ini ya.

 

10 Hal Penting Jika Ingin Investasi Tanah Kebun Menguntungkan

Untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal dalam berinvestasi di tanah kebun ini, terdapat beberapa hal penting yang perlu Anda ketahui.

Kali ini rubrik Finansialku akan berbagi hal-hal penting jika ingin investasi tanah kebun menguntungkan. Berikut 10 hal penting untuk investasi tanah kebun:

 

#1 Menggali Potensi Posisi Tanah Pilihan

Hal pertama yang perlu Anda perhatikan adalah lokasi tanah tersebut. Apakah tanah tersebut berlokasi di tempat yang strategis atau tidak?

Tentunya, jika tanah tersebut terletak di tempat yang strategis maka dalam beberapa tahun ke depan ketika dijual kembali akan mendapatkan harga yang tinggi.

Untuk memilih lokasi tanah yang prospektif Anda bisa mencoba untuk melihat-lihat iklan seperti di koran atau pun internet.

Misalnya, jika tanah tersebut terletak di lingkungan pedesaan maka Anda dapat melihat apakah tanah tersebut dapat cukup produktif untuk dijadikan kebun.

Sedangkan, jika tanah tersebut terletak di perkotaan maka Anda perlu melihat apakah ada potensi tanah tersebut untuk dijadikan pemukiman, perkantoran, ataupun bangunan komersial.

Anda juga bisa menonton video tips cermat membeli tanah untuk investasi melalui channel Youtube Finansialku berikut ini:

 

#2 Status Tanah

Hal yang tak kalah penting lainnya adalah status tanah. Sebelum Anda benar-benar membeli sebuah tanah sebaiknya Anda memastikan bahwa tanah tersebut statusnya sudah sah dan memang layak untuk dibeli.

Anda disarankan untuk menghindari tanah sengketa ya. Sebaiknya Anda juga tidak membeli tanah yang tidak memiliki sertifikat.

 

#3 Memastikan Kepemilikan Tanah

Anda juga harus memastikan nama siapa yang tercantum pada sertifikat tanah tersebut. Sebaiknya Anda jangan membeli tanah yang sertifikatnya digadaikan ke bank.

 

#4 Melakukan Pembayaran Bersyarat

Apabila Anda sudah mencapai kesepakatan harga maka sebaiknya Anda mengajukan beberapa persyaratan mengenai pembayaran tanah tersebut.

Sebaiknya Anda membuat perjanjian hitam di atas putih (perjanjian di atas kertas) tentang beberapa hal yang harus di sepakati. Beberapa diantaranya adalah proses balik nama, proses pembayaran, dan lain sebagainya.

apakah-sah-dan-legal-jika-surat-wasiat-tulis-tangan-dan-pakai-materai-finansialku

[Baca Juga: Yuk! Kenalan dengan Investasi]

 

#5 Bayarlah Secara Bertahap

Jangan langsung membayar harga tanah tersebut secara full atau 100% ya. Sebaiknya Anda membayar uang muka sekian persen terlebih dahulu.

Jika memang semua urusan seperti pembalikan nama sudah selesai, maka Anda dapat membayar sisanya sampai lunas. Dengan begitu, Anda dapat merasakan keamanan dan kenyamanan yang lebih baik dalam bertransaksi.

 

#6 Memilih Jenis Tanaman

Setelah membeli tanah maka Anda dapat menanami tanah tersebut. Namun, sebelumnya Anda perlu memilih jenis tanaman yang cocok untuk tanah tersebut ya.

Banyak jenis tanaman yang bisa menghasilkan pemasukan yang baik untuk Anda. Misalnya cabai, jagung, singkong, buah-buahan, pohon jati, pohon jabon, dan lain sebagainya.

Namun, Anda disarankan untuk memilih pohon yang dapat menghasilkan kayu. Selain faktor tanah, dalam pemilihan jenis tanaman Anda juga perlu mempertimbangkan faktor cuaca ya.

 

#7 Biaya Pemeliharaan

Dibalik banyaknya keuntungan dari investasi tanah, ternyata diiringi dengan biaya yang tidak sedikit juga untuk pemeliharaannya.

Beberapa diantaranya untuk biaya pupuk, biaya pestisida, biaya irigasi, biaya petani, biaya penggarapan tanah kebun, dan lain sebagainya.

 

#8 Mengajak Ahli Kebun untuk Berbisnis

Untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal dalam investasi tanah kebun, Anda bisa mencoba memulai bisnis dengan orang-orang terdekat Anda.

Namun, akan lebih baik jika orang tersebut memang sudah ahli atau mengerti tentang bisnis tanah kebun.

TERUNGKAP!-20-Cara-Hidup-Hemat-agar-Bisa-Menabung-3-Berkebun-Finansialku

[Baca Juga: Risiko dari Investasi]

 

Paling tidak mereka sudah lebih awal terjun ke dalam dunia perkebunan. Hal ini dapat membantu Anda untuk meminimalisasi kerugian yang bisa dialami. Oleh karena itu, perhatikanlah orang-orang yang Anda ajak berbisnis ya.

Jangan sampai Anda salah memilih orang untuk berbisnis. Yang ada nanti mau untung malah jadi buntung deh. Jadi hati-hati ya!

 

#9 Jangka Waktu Panen

Setiap tanaman memang memiliki jangka waktu panen yang berbeda-beda. Misalnya, jika Anda mau menanam bayam berarti Anda harus memikirkan dan memahami proses pertumbuhan bayam.

Pada umumnya, bayam tumbuh mulai dari umur 25 hari, kemudian akan tumbuh bertahap setiap 5 hari sekali.

 

#10 Mempelajari Ilmu Bercocok Tanam

Jika Anda memang mau mendapatkan keuntungan yang maksimal serta serius dalam bisnis tanah kebun ini maka Anda perlu belajar dan mendalami ilmu bercocok tanam ya.

Hal tersebut harus Anda kembangkan setiap harinya supaya Anda dapat memiliki wawasan yang semakin luas seputar bisnis tanah kebun ini. Jangan khawatir, tidak ada yang sia-sia kok. Pasti usaha Anda membuahkan hasil.

 

Mendapatkan Keuntungan yang Maksimal dari Investasi Tanah Kebun

Setelah mengetahui berbagai hal penting yang perlu Anda perhatikan jika ingin investasi tanah kebun menguntungkan maka sekarang Anda sudah dapat memulai untuk berinvestasi tanah kebun ya.

Tentunya, Anda ingin mendapatkan keuntungan yang maksimal kan? Oleh karena itu, lakukan dan perhatikanlah hal-hal penting diatas ya. Jangan ada yang terlewat untuk memberikan keuntungan yang besar untuk Anda.

Anda juga perlu membaca ebook pentingnya mengelola keuangan pribadi dan Bisnis dari Finansialku di bawah ini, dan tentunya GRATIS! Selamat membaca..

Free Download Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis

Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis - Mock Up - Finansialku Jurnal

 

Jadi, apakah Anda berminat untuk investasi tanah kebun? Silahkan berikan komentar dan pendapat Anda di kolom yang telah tersedia.

Anda juga dapat membagikan artikel ini kepada rekan-rekan Anda yang membutuhkan. Semoga artikel ini bermanfaat. Terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Cynthia Novianti. 20 Maret 2019. Tanah Kebun Bisa Jadi Investasi Menguntungkan. Pahami Dulu 10 Hal Ini! 99.co – https://bit.ly/2wWP8db

 

Sumber Gambar:

  • Investasi Tanah Kebun 1 – http://bit.ly/2Fg9bYA
  • Investasi Tanah Kebun 2 – https://n.pr/2ZyfSNg