10 Kesalahan Perencanaan Dana Pendidikan yang Dilakukan Oleh Orangtua

Ada 10 kesalahan perencanaan dana pendidikan yang dilakukan oleh orangtua. Seperti sudah Anda ketahui, dana pendidikan anak merupakan salah satu hal yang penting bagi setiap orangtua yang sudah memiliki anak.

Tetapi baik secara sadar atau pun tanpa sadar, orangtua seringkali melakukan kesalahan dalam melakukan perencanaan dana pendidikan. Apa saja kesalahan yang dilakukan?

Mari kita lihat pembahasannya di rubrik berikut.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Perencanaan Dana Pendidikan Penting Bagi Orangtua

Perencanaan pendidikan anak menjadi salah satu hal yang signifikan untuk mempersiapkan dana pendidikan anak.

Keinginan untuk memberikan yang terbaik selalu ada di setiap pikiran orangtua. Oleh karena itu, perencanaan dana pendidikan menjadi penting bagi orangtua.

Tetapi pada kenyataannya ada banyak sekali kesalahan yang sering dilakukan oleh orangtua dalam melakukan perencanaan dana pendidikan bagi buah hati mereka.

Hal ini membuat orangtua harus menjual aset mereka atau bahkan berutang pada saat anak mereka ingin sekolah atau kuliah.

 

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

10 Kesalahan Perencanaan Dana Pendidikan Yang Dilakukan Orangtua

Di bawah ini ada 10 kesalahan perencanaan dana pendidikan yang dilakukan oleh orangtua.

 

#1 Tidak Menghitung Kebutuhan Dana Pendidikan

Ini adalah kesalahan yang seringkali dilakukan oleh orangtua. Mereka mempersiapkan dana pendidikan anak mereka tanpa menghitung terlebih dahulu kebutuhan dana pendidikan anak mereka.

Hal ini layaknya, seperti naik ke sebuah taksi tanpa tujuan, kita hanya mengira-ngira tempat yang akan dituju. Akhirnya, kita sampai pada sebuah tempat yang masih jauh dari tempat yang kita tuju.

10 Kesalahan Perencanaan Dana Pendidikan yang Dilakukan Oleh Orangtua 02 - Finansialku

[Baca Juga: Apa Saja Tips Praktis Mempersiapkan Dana Pendidikan dan Asuransi Dana Pendidikan]

 

Begitu pula jika Anda menabung atau berinvestasi untuk dana pendidikan anak tanpa mengetahui kebutuhan dana pendidikannya.

Pada waktu anak kita akan masuk sekolah, belum tentu dana tersebut akan tersedia.

Oleh karena itu, jauh lebih baik sebelum kita melakukan perencanaan, hitung dahulu kebutuhan dana pendidikan anak Anda.

 

#2 Tidak Merencanakan Sejak Dini

Tidak mempersiapkan dana pendidikan sejak dini merupakan kesalahan yang fatal. Kesalahan ini merupakan kesalahan yang fatal.

Jika setiap kali orangtua terlambat merencanakan, maka jumlah yang harus ditabung nantinya akan semakin besar karena jangka waktu yang semakin pendek.

Karena jumlah biaya pendidikan yang sangat mahal, seharusnya orangtua sudah mulai mempersiapkan dana pendidikan bagi anaknya sedini mungkin.

Jangan pernah berkompromi untuk pendidikan anak. Kalau bisa sedini mungkin, kenapa harus ditunda-tunda.

Merencanakan Dana Pendidikan SD, SMP dan SMA dengan Uang Les. Ini Contoh Perencanaan Keuangan 01 - Finansialku

[Baca Juga: Merencanakan Dana Pendidikan SD, SMP dan SMA Beserta Uang Les. Ini Contoh Perencanaan Keuangan]

 

#3 Tidak Memperhitungkan Inflasi

Ada beberapa orangtua yang salah menabung untuk dana pendidikan anak karena tidak memperhitungkan inflasi yang akan terjadi.

Inflasi yang ada bukanlah inflasi perekonomian yang biasa diumumkan oleh pemerintah, tetapi inflasi di sektor pendidikan secara khususnya.

Rata-rata kenaikan (inflasi) biaya pendidikan di Indonesia adalah 15% – 20% per tahunnya.

Kesalahan dalam menghitung inflasi atau tidak memperhitungkan inflasi biasanya diakibatkan karena sulitnya melakukan perhitungan kenaikan inflasi biaya pendidikan.

Untuk itu, jika Anda mengalami kesulitan dalam melakukan perhitungan, cobalah untuk menggunakan aplikasi Finansialku.

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

Anda akan mengetahui berapa besar dana pendidikan di masa depan akibat adanya inflasi.

 

#4 Berinvestasi Terlalu Sedikit

Kesalahan berikutnya adalah Anda menabung atau berinvestasi terlalu sedikit.

Misalnya, berdasarkan rencana yang telah dibuat, seharusnya Anda berinvestasi sebesar Rp4 juta per bulan, namun karena satu dan lain hal, Anda hanya berinvestasi sebesar Rp2 juta per bulan.

Akibatnya, dana yang ingin dikumpulkan tidak tercapai pada waktunya.

Perlu diingat bahwa semua perhitungan keuangan selalu dilandaskan pada asumsi-asumsi.

Dalam melakukan perhitungan, Anda menggunakan asumsi-asumsi yang realistis atau cenderung konservatif.

Oleh karena itu, jauh lebih baik Anda berinvestasi sesuai dengan perhitungan yang telah dibuat, sehingga hasil perkembangan investasinya pun tidak terlalu jauh dari asumsi yang telah dibuat.

Jangan Menyimpan Dana Pendidikan Anak pada Produk Investasi Ini 02 - Finansialku

[Baca Juga: Jangan Menyimpan Dana Pendidikan Anak pada Produk Investasi Ini]

 

#5 Salah Memperhitungkan Jangka Waktu

Terkadang ada beberapa orangtua yang salah menentukan jangka waktu investasi untuk mendapatkan dana pendidikan yang dibutuhkan.

Dalam menentukan jangka waktu, Anda perlu menyesuaikan dengan usia anak saat ini.

Jika anak masih bayi berusia 0 tahun, maka setidaknya ada 5 jangka waktu yang dapat diperhatikan mulai dari Playgroup/TK sampai dengan Kuliah, antara lain:

  • Sekitar 3 tahun dari usia anak saat ini, gunakan strategi investasi tujuan jangka pendek dan menengah.
  • Sekitar 6 tahun dari usia anak saat ini, gunakan strategi investasi tujuan jangka menengah dan panjang.
  • Sekitar 12 tahun dari usia anak saat ini, gunakan strategi investasi tujuan jangka panjang.
  • Sekitar 15 tahun dari usia anak saat ini, gunakan strategi investasi tujuan jangka panjang.
  • Sekitar 18 tahun dari usia anak saat ini, gunakan strategi investasi tujuan jangka panjang.

 

Download Ebook Investasi Emas untuk Pemula

Download Ebook Panduan Berinvestasi Emas untuk Pemula - Harga Emas Hari Ini - Finansialku

Download Ebook Sekarang

 

Jika perhitungan jangka waktunya meleset maka dapat menimbulkan kerepotan, karena berhubungan dengan jumlah yang harus diinvestasikan dan bunga investasinya.

 

#6 Berinvestasi Di Instrumen Yang Tidak Sesuai Dengan Tujuan

Anda harus ingat bahwa yang Anda tabungkan adalah dana pendidikan anak Anda.

Investasi yang dapat memberikan keuntungan besar belum tentu merupakan instrumen investasi yang terbaik untuk dana pendidikan anak Anda. Dibalik hasil yang besar, diimbangi dengan tingkat risiko yang besar pula.

Misalnya, untuk dana pendidikan yang akan digunakan 3 tahun lagi, Anda berinvestasi pada saham karena menjanjikan keuntungan yang besar.

Ternyata, hasilnya tidak sesuai dengan yang Anda inginkan karena saham memiliki risiko yang besar pula.

Punya Anak Kembar, Bagaimana Perencanaan Dana Pendidikannya 02 - Finansialku

[Baca Juga: Punya Anak Kembar, Bagaimana Perencanaan Dana Pendidikannya?]

 

Anda dapat berinvestasi pada instrumen yang memberikan keuntungan yang besar tapi bukan dengan tujuan untuk dana pendidikan anak Anda.

Anda dapat mengalokasikan dana yang lain. Jika memang tujuannya untuk dana pendidikan anak Anda, Anda harus berinvestasi pada instrumen yang sesuai perhitungan dan rencana yang telah Anda buat.

 

#7 Tidak Menabung/Berinvestasi Secara Konsisten

Untuk mencapai dana pendidikan anak yang dibutuhkan di masa depan, maka orangtua harus memiliki kedisiplinan.

Kedisiplinan untuk memprioritaskan sebagian penghasilan bulanan untuk ditabung atau diinvestasikan secara konsisten.

Jangan sampai tabungan pendidikan anak terhenti di tengah jalan hingga jumlahnya tidak sesuai rencana yang sudah ditentukan di awal Anda membuka tabungan.

 

#8 Mengabaikan Dana Yang Lain Hanya Untuk Dana Pendidikan

Ini merupakan salah satu kesalahan yang cukup sering dilakukan oleh orangtua.

Karena keterbatasan dana atau kurangnya perencanaan anggaran, orangtua biasanya mengutamakan untuk menginvestasikan seluruh dana yang ada hanya untuk dana pendidikan anak.

Padahal dalam suatu keluarga dibutuhkan dana darurat, dana masa depan, dana pensiun maupun dana untuk asuransi.

 

Download Ebook Investasi Reksa Dana untuk Pemula

Download Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula Finansialku.com

Download Ebook Reksa Dana

 

Jika Anda hanya memfokuskan dana Anda kepada dana pendidikan anak, maka dana pendidikan akan Anda gunakan untuk dana-dana yang lainnya.

Pada akhirnya, dana pendidikan anak tersebut tidak dapat terkumpul secara maksimal atau bahkan terpakai habis.

Meskipun Anda memiliki prioritas untuk dana pendidikan anak, Anda tetap harus menabungkan sebagian dana Anda untuk dana-dana lainnya. Hal ini dilakukan guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

 

#9 Tidak Memiliki Asuransi

Seperti yang sudah Anda ketahui, salah satu fungsi asuransi adalah untuk melindungi finansial keluarga dari kerugian akibat risiko yang dapat terjadi pada keluarga.

Perencanaan dana pendidikan anak bergantung pada kemampuan keuangan orangtua untuk menabungkannya.

Jadi, jika orangtua berhenti bekerja atau mengalami risiko yang mengakibatkan sumber penghasilan terhenti, maka sumber dana untuk ditabung dengan tujuan pendidikan anak juga akan terhenti.

6 Kesalahan Saat Merencanakan Dana Pendidikan Anak - Perencana Keuangan Independen Finansialku

[Baca Juga: Bagaimana dengan Asuransi Pendidikan untuk Dana Pendidikan Jika Anak Meninggal?]

 

Anda harus menganggarkan dan memprioritaskan sebagian dana Anda untuk membeli asuransi bagi pencari nafkah yang menabungkan dana pendidikan anak tersebut.

Buatlah tabungan pendidikan anak dapat terus berjalan walaupun sang pencari nafkah sudah tidak memungkinkan lagi untuk mendapatkan penghasilan.

 

#10 Suka Menunda-nunda

Sebenarnya, kesalahan terbesar dalam merencanakan pendidikan anak yang seringkali terjadi bukan karena orangtua tidak sadar pentingnya perencanaan, melainkan karena orangtua suka menunda-nunda untuk melakukan perencanaan.

Menurut pengalaman yang ada, pekerjaan yang suka ditunda, pada akhirnya tidak akan pernah dilakukan sampai pada waktunya.

Akibatnya, orangtua baru akan panik untuk mencukupi dana pendidikan yang dibutuhkan pada saat anak ingin menggunakannya sehingga dana pendidikan tersebut tidak dapat terpenuhi dengan baik.

Oleh karena itu, hilangkan kebiasaan suka menunda-nunda dan lakukan perencanaan serta menjalankannya mulai dari sekarang.

Quiz Yuk Siapkan Dana Pendidikan Anak Anda! - Finansialku

[Baca Juga: TTS: Yuk Siapkan Dana Pendidikan Anak Anda!]

 

Hindari Kesalahan dan Rencanakan Pendidikan Anak Dengan Tepat

Semoga melalui artikel ini, kita dapat belajar dari kesalahan yang seringkali terjadi dalam merencanakan dana pendidikan anak.

Dengan menghindari kesalahan perencanaan dana pendidikan, diharapkan kita mampu untuk dapat merencanakan dana pendidikan anak dengan tepat dan mencapai tujuan yang kita inginkan.

Selamat merencanakan dana pendidikan anak!

 

Terima kasih karena telah membaca artikel ini sampai selesai.

Apakah artikel ini membantu menambah wawasan Anda dalam merencanakan dan mempersiapkan dana pendidikan anak Anda? Apakah Anda merasa bahwa artikel ini juga dapat membantu orang lain dalam mempersiapkan dana pendidikan anak mereka?

Bagikan artikel ini kepada orang lain untuk membantu mereka juga.

 

Sumber Referensi:

  • Ken Clark. 6 Agustus 2016. The Top Ten College Planning Mistakes Made by Parents. Thebalance.com – https://goo.gl/fCrssb

 

Sumber Gambar:

  • Kesalahan Perencanaan Dana Pendidikan – https://goo.gl/fcxJnc
  • Salah Merencanakan Dana Pendidikan – https://goo.gl/e32S4y

 

Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 30 an

Perencanaan Keuangan Untuk Usia 30 an - Finansialku Mock Up

Download Ebook Sekarang

About the Author:

Ricky Susanto Joeng CFP®
Ricky Susanto Joeng S.Si. S.Kom. CFP® adalah seorang perencana keuangan independen bersertifikasi (FPSB ID: 1300 0406). Memiliki background pendidikan S1 di jurusan Matematika dan Ilmu Komputer, Universitas Bina Nusantara. Memiliki pengalaman di bidang personal finance dan manajemen risiko, personal cashflow, asuransi unitlink dan investasi.

Leave A Comment

Gratis Download E-book, Hanya untuk Anda!

Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula

Investasi Tepat, Untung Mendekat

Bagaimana cara berinvestasi reksa dana untuk investor pemula? Apa saja tips berinvestasi reksa dana agar untung lebih maksimal?

 

7.392 orang

sudah download