Tahukah Anda bahwa Anda bisa menghitung keuntungan transaksi saham di aplikasi Finansialku? Penasaran, bagaimana sih caranya?

Apa justru Anda belum download aplikasinya? Mari langsung pelajari dan manfaatkan fitur aplikasi Finansialku yang satu ini. Yuk kita simak caranya!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Sudah Punya Aplikasi Finansialku Belum?

Apakah Anda sudah mengunduh aplikasi Finansialku di smartphone Anda?

Jika belum, Anda ketinggalan banyak manfaatnya loh. Mengapa demikian?

Aplikasi Finansialku merupakan sebuah aplikasi yang akan membantu memberikan gambaran lengkap kondisi keuangan Anda. Anda dapat mengelola keuangan dan merencanakan keuangan dengan cara yang mudah.

Berikut ini adalah manfaat yang Anda dapat saat menggunakan aplikasi Finansialku:

  • Membuat anggaran
  • Mencatat keuangan
  • Merencanakan keuangan
  • Memantau kinerja investasi
  • Mengecek kesehatan keuangan
  • Mencatat daftar aset
  • Mengikuti kursus online keuangan
  • Live chat dengan perencana keuangan, dan masih banyak lagi

 

Dengan berbagai fitur tersebut, Anda bisa mengelola keuangan dengan lebih praktis dan mudah. Tidak perlu lagi menghitung secara manual, di sini Anda bisa memperoleh hasil perhitungan hanya dengan klik tombol saja!

Mengelola dan Merencanakan Keuangan dengan Aplikasi Finansialku - Perencana Keuangan Independen Finansialku

[Baca Juga: 8 Cara Mengurus Keuangan Rumah Tangga Pasangan Baru Menikah, Agar Keuangan Anda Sehat]

 

Beberapa benefit lainnya yang bisa Anda peroleh dari aplikasi Finansialku antara lain sebagai berikut:

  • Up to date dengan kondisi keuangan Anda
  • Miliki kontrol atas keuangan Anda
  • Cari tahu dan perbaiki kebocoran-kebocoran keuangan
  • Perbaiki kondisi utang konsumtif
  • Merencanakan dan mewujudkan kepemilikan kebutuhan mulai dari dana darurat, rumah, kendaraan, dana pendidikan anak, dana pensiun, dan masih banyak lagi.

 

Banyak sekali bukan? So, tunggu apa lagi? Langsung download aplikasi Finansialku sekarang juga!

Nggak mau bayar? Tenang, aplikasi Finansialku tersedia GRATIS untuk Anda. Yuk download aplikasinya sekarang juga di Google Play Store, atau akses langsung aplikasinya di browser Anda dengan mengklik link berikut ini.

 

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

Nah, jika Anda masih ragu untuk mengunduh aplikasi Finansialku, mari melihat sekilas fitur pemantauan kinerja investasi di aplikasi Finansialku. Fitur ini dapat digunakan untuk menghitung keuntungan transaksi saham.

Takut gaptek dan tidak bisa melakukannya? Jangan khawatir, kami sudah menyiapkan tutorial menghitung keuntungan transaksi saham seperti tercantum berikut ini:

 

Tutorial Menghitung Keuntungan Transaksi Saham di Aplikasi Finansialku

Salah satu fitur yang sangat bermanfaat dari aplikasi Finansialku adalah memantau kinerja investasi Anda. Salah satunya adalah untuk menghitung keuntungan berbagai investasi Anda, misalnya saja saham.

Sebelum Anda bingung dan mengajukan pertanyaan, tonton dulu tutorial menghitung keuntungan transaksi saham di aplikasi Finansialku di bawah ini:

 

 

Apabila belum jelas, Anda bisa mengikuti langkah-langkah mudah berikut ini:

  1. Buka aplikasi Finansialku
  2. Masuk ke fitur “Investasi
  3. Masukkan harga beli per lembar saham.
  4. Masukkan jumlah yang dibeli dalam satuan lot (1 lot = 100 lembar)
  5. Masukkan fee beli (jika ada, misal 0,15)
  6. Masukkan fee jual (jika ada, misal 0,25)
  7. Masukkan harga jual per lembar saham
  8. Klik “Hitung

 

Nah, agar lebih jelas, mari kita lihat contoh kasus berikut ini:

Pak Ronald berinvestasi saham sebanyak 10 lot dengan harga beli Rp10.000 per lembar.

Pak Ronald dikenakan fee beli 0,15% dan fee jual 0,25%. Jika Pak Ronald menjual seluruh sahamnya dengan harga Rp10.600, maka berapa keuntungan/kerugian Pak Ronald?

Fitur Kalkulator Saham - Aplikasi Finansialku

 

Setelah mengisi seluruh data yang diperlukan, klik “hitung” sehingga diperoleh hasil perhitungan sebagai berikut: 

Kesimpulan:

Maka KEUNTUNGAN transaksi Anda adalah Rp558.500

Investasi awal: Rp10.015.000

Hasil penjualan: Rp10.573.500

Keuntungan: Rp558.500 atau 5.58%

 

Maka, dari hasil perhitungan tersebut, Pak Ronald mendapatkan keuntungan sebesar Rp558.500 atau 5,58%.

Bagaimana, sudahkah Anda siap menghitung keuntungan transaksi saham sendiri lewat aplikasi Finansialku?

 

Memulai Investasi Saham: Investor vs Trader

Dengan adanya aplikasi Finansialku, kini berinvestasi saham tidak lagi sulit. Anda bisa menghitung keuntungan transaksinya dengan praktis dan cepat.

Saham merupakan instrumen investasi yang unik. Banyak calon investor yang ingin mencoba peruntungan darinya, tidak terkecuali pembaca setia Finansialku.

Namun sebagian besar juga takut untuk memulai investasi yang satu ini.

Sebelum membahas lebih lanjut, saya sangat menyarankan Anda untuk membaca ebook Panduan Berinvestasi Saham untuk Pemula dari Finansialku, sebagai langkah awal pemahaman Anda terhadap investasi saham. Ebook ini dapat Anda download secara gratis loh!

Ebook Panduan Investasi Saham untuk Pemula Finansialku.jpg

Download Ebook Sekarang

 

Oleh karena kesulitan memulai, kami kerap mendapat pertanyaan di media sosial kami, contohnya:

  • “Min, saham apa sih yang bagus?”
  • “Min, gimana sih cara menilai saham atau membeli saham?”
  • “Min, gimana cara memulai investasi saham yang aman?”

 

Untuk dapat menjawabnya, Anda terlebih dahulu harus menentukan, apakah Anda mau menjadi investor atau trader saham? Karena prinsip keduanya sangatlah berbeda dan akan mempengaruhi gaya Anda berjual beli saham.

Cara Keren Menghitung Keuntungan Transaksi Saham Lewat Aplikasi Finansialku 2 Finansialku

 [Baca Juga: 30 Nasihat Investasi Dari Peter Lynch, Salah Satu Manajer Investasi Tersukses di Amerika]

 

Secara umum, ada 2 tipe pelaku pasar modal yang membeli saham. Kedua tipe orang ini adalah trader saham dan investor saham.

Investasi saham dan trading saham, sama-sama membeli saham di harga yang rendah dan menjualnya di harga yang tinggi.

Tapi pola pikir dan prinsip yang dimiliki seseorang yang membelinya itu tidaklah sama.

 

#1 Trading Saham ala Trader

Trading saham sendiri merupakan aktivitas jual beli saham dalam jangka pendek. Tujuannya untuk memperoleh keuntungan yang konsisten tapi dari banyak transaksi jual beli, seperti aktivitas berdagang.

Karena sifatnya yang “berdagang saham” ini, tak heran jika trader saham memberi perhatian lebih pada pergerakan harga saham.

Tentunya ada prinsip yang wajib dianut oleh trader saham. Prinsip-prinsip ini antara lain:

 

  • Prinsip Pasar Saham Selalu Efisien (Market Action Discounts Everything)

Segala hal yang mempengaruhi pergerakan pasar, baik baik yang rasional maupun irasional (misalnya fundamental perusahaan, politik, bencana alam, dan faktor psikologis pelaku pasar), akan mempengaruhi harga saham.

Dengan kata lain, jika harganya turun, maka diasumsikan perusahaan tersebut sedang dalam kondisi buruk. Dan bila harganya naik, maka diasumsikan perusahaan tersebut sedang dalam kondisi yang baik.

Pengambilan keputusan jual beli saham pun didasarkan dari pergerakan harga saham itu sendiri.

 

  • Harga Tidak Bergerak Acak (Prices Move in Trends)

Harga saham selalu membentuk suatu pola atau trend tertentu, yang akan terus berlangsung hingga ada pembalikan arah.

Jadi, menyambung poin sebelumnya, bagi seorang trader, selain harga saham, trend harga juga hal yang sangat penting untuk diperhatikan.

Dalam prinsip ini, trend harga saham dianggap sudah mewakili kondisi fundamental perusahaannya.

Trend ini boleh diumpamakan sebagai musim, ada musim hujan, dan ada musim kemarau. Jika di musim hujan, kemungkinan terjadi hujan akan lebih banyak daripada di musim kemarau.

Demikian pula dalam trend turun, maka kemungkinan harga saham mengalami penurunan jauh lebih besar daripada saat trend naik.

Dan untuk memperkirakan naik turunnya harga saham, di sinilah para trader menggunakan indikator saham.

 

  • Wajib untuk Memantau Pergerakan Harganya

Karena sifatnya yang “berdagang saham”, maka seorang trader setelah membeli saham, wajib untuk memantau pergerakan harganya. Seorang trader yang disiplin wajib menentukan

  • Di harga berapa akan beli saham?
  • Di harga berapa akan take profit?
  • Di harga berapa akan cut loss?

 

  • Analisis Teknikal Untuk Transaksi Jangka Pendek

Terakhir, untuk memenuhi kebutuhan trading saham, sesuai dengan prinsip yang disebutkan di atas, maka seorang trader saham membutuhkan alat bantu yang bernama analisis teknikal.

Analisis teknikal adalah suatu pendekatan analisis harga saham yang mempelajari aktivitas pasar dengan menggunakan data-data historis harga saham.

Analisis Teknikal Finansialku

 [Baca Juga: Nyaris Terlambat, Seorang Karyawan Baru Menyiapkan Dana Pensiun di Usia 40 an. Jangan Khawatir Ini Strategi yang Dapat Anda Lakukan!]

 

Dalam hal ini, termasuk grafik harga, yang telah terjadi di masa lalu, untuk memprediksi dan mengantisipasi pergerakan harga yang akan datang.

Dengan analisis teknikal, seorang trader saham dapat melakukan analisis pergerakan harga saham jangka pendek.

 

#2 Investasi Saham ala Investor

Selain trading saham, ada juga investasi saham yang dilakukan para investor. Tentunya investor akan memiliki cara pandang yang sama sekali berbeda dengan trader, terhadap sebuah lembar saham.

Investasi saham sendiri merupakan kegiatan membeli saham sebuah perusahaan, dengan harapan nilai perusahaan tersebut akan meningkat di masa depan.

Dengan kata lain, membeli saham perusahaan bagi seorang investor, sama dengan membeli masa depan perusahaan tersebut di harga saat ini.

Saat nilai perusahaan meningkat, harga sahamnya juga meningkat, tentunya investor mendapatkan keuntungan yang besar saat menjualnya.

Lalu prinsip-prinsip apa saja yang perlu diperhatikan oleh investor saham? 

 

  • Memahami Perbedaan Nilai vs Harga (Price is What You Pay, Value is What You Get)

Investor saham, melihat adanya perbedaan nilai sebenarnya sebuah perusahaan, dibanding harga sahamnya. Ada saham yang dihargai terlalu rendah, padahal nilai aslinya sangat tinggi, ada juga sebaliknya.

Investor cenderung lebih menyukai “kualitas” akan barang yang dibelinya, apa lagi jika “harga” barang tersebut murah.

Dalam investasi saham pun, tiap saham memiliki nilai intrinsiknya sendiri yang tidak terlihat. Nilai intrinsik ini dapat berubah sewaktu-waktu bergantung pada fundamental perusahaan yang bersangkutan.

Nilai intrinsik, atau nilai wajar ini lah yang menjadi pusat perhatian investor saham, bukan harganya. Dengan memahami nilai intrinsik tersebutlah investor saham dapat memutuskan untuk membeli ketika harganya jauh di bawah nilai wajar, dan menjualnya ketika harga jauh di atas nilai wajar.

 

  • Pasar Modal Tidak Pernah Efisien

Berbeda dengan prinsip yang dianut oleh para trader, investor cenderung menganggap bahwa ada perbedaan antara nilai dan harga dalam sebuah saham.

Jika trader percaya bahwa harga sudah mencerminkan fundamental perusahaannya saat itu, investor malah melihat perbedaannya, dan itulah peluang investasi yang nyata baginya.

Prinsip ini didasarkan pada asumsi bahwa, pelaku pasar modal, sama seperti kita semua, adalah manusia biasa, yang dapat bertindak emosional dan cenderung irasional terhadap sebuah saham.

 

  • Membeli Saham Ketika yang Lain Menjualnya

Dari prinsip-prinsip sebelumnya, maka kita sudah mengenal bahwa pola pikir seorang investor, tidak terlalu melihat kepada harga saham yang tertera, namun lebih kepada nilai wajarnya.

Karena hal inilah, terkadang meskipun secara trend harga, masih turun, investor justru terkadang mencicil beli untuk saham yang dianggapnya bagus, dengan harapan harganya kembali terangkat ke “nilai wajar” aslinya.

Khususnya seorang Value Investor, seperti Warren Buffett, malah memiliki prinsip: 

“Be fearful when others are greedy, and be greedy when others are fearful”

 

Artinya, kepanikan pasar yang membuat harga saham menjadi terlalu rendah hingga jauh di bawah nilai wajar, justru adalah peluang seorang investor saham untuk membeli saham.

Sebaliknya, jika euforia yang terjadi di pasar mengangkat harga terlalu tinggi hingga banyak orang yang mulai berbondong-bondong membelinya, adalah waktu terbaik untuk menjual saham tersebut.

 

  • Analisis Fundamental Untuk Investasi Jangka Panjang

Saat membeli saham untuk disimpan dalam jangka panjang, tentunya Anda tidak ingin membeli ‘kucing dalam karung’ bukan? Nah, untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Anda mutlak memerlukan alat bantu yang bernama analisis fundamental saham.

Analisis fundamental adalah pendekatan analisis yang mempelajari fundamental sebuah perusahaan, seperti laporan keuangan, kondisi manajemen dan prospek perusahaan ke depannya. Tentunya banyak rasio-rasio keuangan yang perlu dipelajari.

Analisa-Fundamental-Rasio-keuangan-1

[Baca Juga: Mahasiswa, Jangan Alasan Umur Lagi. Yuk Kita Mulai Belajar Investasi Sekarang]

 

Investor dapat menganalisis sebuah perusahaan dari laba bersih yang dihasilkannya, juga dari laporan arus kan dan laporan neraca.

Ada beberapa rasio yang perlu menjadi perhatian investor seperti Earning Per Share (EPS), Price to Earning Ratio (PER), Price to Book Value (PBV)Return On Equity (ROE), dan banyak rasio lainnya.

 

Aplikasi Finansialku: Menghitung Keuntungan Transaksi Saham dengan Cepat dan Mudah

Bagaimana? Apakah Anda sudah memahami cara menghitung keuntungan transaksi saham di aplikasi Finansialku?

Tentunya kini menghitung keuntungan transaksi saham menjadi cepat dan mudah bukan? Anda tidak perlu malas lagi melakukan perhitungan tersebut.

Yuk langsung download aplikasi Finansialku dan nikmati beragam benefit-nya (termasuk kalkulator sahamnya).

Saya jamin Anda juga bisa merasakan manfaatnya seperti saya, dan bisa mengelola keuangan dengan jauh lebih baik lagi.

 

Apa Anda memiliki pertanyaan mengenai cara menghitung keuntungan transaksi saham di aplikasi Finansialku lainnya? Tinggalkan komentar Anda di bawah. Jika ada pertanyaan, silakan ajukan pertanyaan Anda pada kolom di bawah ini. Perencana Keuangan kami siap membantu Anda, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Gunawan Indra Lesmana. 2016. Kenali Siapa Anda, Traderatau Investor? Trade Story
  • Admin. 2014. Dasar Analisis Teknikal. Foreximf.com – https://goo.gl/XNf5ma
  • Ryo Kusumo. 2014. Value Investing: Apa itu Value Investing? https://goo.gl/uefrSN
  • Desmond Wira. 2011. Investasi atau Trading? Juruscuan.com – https://goo.gl/brt6sn

 

Sumber Gambar:

  • Trader vs Investor – https://goo.gl/4PG3ew