Perlukah Berutang, Meski Cicilan 0%?

Apakah Anda tergiur dengan promosi kredit dengan cicilan 0%? Perlukah berutang, meski cicilan 0%?

Semua keinginan memang tidak perlu dikabulkan, tetapi ada beberapa orang yang sering mengabulkan keinginannya.

Tidak jarang juga beberapa orang yang memutuskan mengambil cicilan 0% untuk membeli barang yang diinginkan.

Apakah Anda juga begitu? Simak penjelasannya berikut ini!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Keinginan vs Kebutuhan

Anda pasti sering menemukan orang yang tidak bisa membedakan kebutuhan dan keinginannya.

Kebutuhan manusia terkadang dianggap tidak penting, karena keinginan menjadi yang lebih penting untuk hidup di masyarakat.

Apakah Anda pernah menemukan teman yang membeli handphone dengan cicilan? Mengingat gaya hidup menjadi hal yang penting saat hidup bermasyarakat jaman sekarang.

Padahal handphone merupakan barang konsumtif yang nilainya akan terdegradasi seiring berjalannya waktu.

Sehingga, apabila Anda membayar handphone dengan menggunakan cicilan hal ini dirasa kurang tepat.

Apalagi jika ternyata kondisi keuangan Anda tidak bisa lagi menambah utang dan utang tersebut akan menjadi boomerang untuk Anda.

Maksud hati mau dianggap dalam lingkungan sosial, ternyata malah menyulitkan diri sendiri.

Tidak asing juga melihat beberapa teman kita yang sulit untuk memenuhi kebutuhannya karena mengabulkan keinginannya supaya dapat diterima di masyarakat.

Memang sulit jika ingin merubah gaya hidup, padahal Anda juga harus memikirkan kondisi keuangan Anda yang mungkin berbeda dari orang lain.

Sebenarnya tidak apa-apa jika Anda ingin berutang karena utang itu memiliki 2 jenis, utang yang konsumtif dan juga produktif.

Nah utang konsumtif ini lah yang sering diartikan sebagai utang buruk.

 

 

Mengapa? Karena dari utang konsumtif ini, Anda tidak akan menambah pendapatan yang Anda terima, apalagi aset.

Pada utang konsumtif, biasanya nilai barang yang dijadikan utang akan menurun seiring waktu berjalan.

Utang yang dianggap baik biasanya disebut utang produktif di mana utang produktif ini biasanya akan membawa pendapatan tambahan untuk Anda dan juga mendapatkan aset baru.

Aset dari utang produktif ini, biasanya memiliki nilai barang yang tidak terdegradasi seiring dengan berjalannya waktu.

Setelah Anda melunasi utang produktif, Anda malah akan mendapatkan keuntungan karena pendapatan tambahan pun bertambah.

Perlukah Berutang Meski Cicilan 0% 2 Finansialku

[Baca Juga: Bagaimana Jika Tidak Bisa Bayar Cicilan KPR?]

 

Sebenarnya, Anda bisa menghindari utang konsumtif yang tentu saja bisa merugikan Anda.

Salah satu langkah yang tepat ialah dengan melakukan perencanaan keuangan sejak dini.

Perencanaan keuangan dapat membantu Anda dalam menentukan hal apa saja yang bisa Anda persiapkan secara keuangan, di masa kini hingga masa mendatang.

Finansialku telah merangkum langkah dan tips yang tepat dalam melakukan perencanaan keuangan bagi Anda melalui ebook gratis yang bisa langsung Anda download berikut ini:

Gratis Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 30 an

Perencanaan Keuangan Untuk Usia 30 an - Finansialku Mock Up

Download Ebook Sekarang

 

Perencanaan keuangan berjalan baik, kondisi keuangan pun membaik!

Kembali berbicara tentang utang, Anda pasti sering melihat program cicilan 0% untuk membeli barang dari berbagai macam bank atau dari lembaga keuangan tertentu.

Sering sekali kita melihat program ini di toko yang khusus menjual handphone dan elektronik lainnya.

Selain itu, Anda juga bisa menemukan program ini untuk membeli tiket pesawat.

Ketika melihat promo cicilan 0%, tentu Anda akan merasa senang dan tergiur karena Anda dapat membeli barang secara kredit dan tanpa bunga.

Dengan adanya program ini juga, jatah bulanan Anda juga tidak akan cepat habis.

Pertanyaan selanjutnya adalah, perlukah Anda berutang, meski cicilan 0%? Mari kita simak terlebih dahulu bagaimana cara kerja cicilan 0% ini.

 

Cicilan 0%

Apa sih yang dimaksud dengan cicilan 0% itu?

Cicilan 0% ini merupakan sebuah skema cicilan yang memperbolehkan Anda menggunakan kartu kredit untuk membeli sebuah barang dengan cara mengangsurnya perbulan atau pertahun.

Selama periode cicilan tersebut, Anda tidak akan ditagih bunga sama sekali atas pembelian produk dengan menggunakan program tersebut.

Ketika Anda mengambil kredit dengan cicilan 0% dan membelanjakannya, maka jumlah uang yang akan ditagihkan kepada Anda tidak akan berubah.

Bagaimana Cara Menghitung Cicilan KTA - Perencana Keuangan Independen Finansialku

[Baca Juga: Mengenal Perbedaan Utang Piutang Melalui Aplikasi Finansialku]

 

Jika waktu jatuh tempo tagihan datang, Anda wajib melunasi cicilan per bulannya secara tepat waktu.

Anda juga harus memastikan bahwa jumlah uang yang akan dibayarkan sesuai dengan tagihan yang disepakati di awal transaksi.

Selain itu, Anda harus memastikan bahwa bank yang Anda gunakan telah bekerja sama dengan toko-toko atau vendor yang menawarkan cicilan 0%, sehingga Anda bisa menikmati program menariknya.

 

Perlukah Berutang, Meski Cicilan 0%?

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa utang itu terdiri dari utang konsumtif dan produktif.

Jika Anda ingin mengambil utang produktif, maka disarankan untuk mengambil cicilan 0%.

Karena Anda pasti akan sangat diuntungkan dan diringankan bebannya saat membayar utang tersebut. Lalu, bagaimana dengan utang konsumtif?

Jika memang barang yang Anda inginkan masih bisa dibayar dengan lunas atau cash, maka bayarlah dengan cash agar Anda tidak memiliki utang yang akan membebankan Anda.

 

Jika Anda terpaksa mengambil utang dengan cicilan 0% tersebut dan masih bisa membayarnya, sebaiknya Anda perhatikan hal-hal berikut ini:

Biasanya pihak bank memiliki persyaratan dan ketentuan ketika mengeluarkan program cicilan 0%.

Ada beberapa syarat yang umumnya diberlakukan oleh setiap bank, yaitu :

  • Barang yang akan dibeli termasuk ke dalam promosi yang bisa menggunakan cicilan 0%.
  • Jangka waktu yang ditawarkan biasanya dipilih antara 3, 6, atau 12 bulan.
  • Untuk beberapa bank akan ada biaya administrasi yang dikenakan salam program cicilan 0%.
  • Terdapat minimal pembelian yang harus dipenuhi oleh pembeli untuk mendapatkan program cicilan 0%.

 

Selain mengetahui persyaratan dan ketentuan yang biasa diajukan untuk program cicilan 0% ini, ada baiknya Anda memerhatikan beberapa hal di bawah ini sebelum mengajukan cicilan 0%, yaitu:

 

#1 Hati-Hati dengan Biaya Tambahan

Jika Anda adalah para pencari promo, Anda pasti tahu bahwa setiap ada promo tentu akan ada syarat dan ketentuan yang berlaku.

Biasanya dalam program cicilan 0% ini, terdapat biaya administrasi dan pajak yang harus ditanggung untuk dibayarkan ke bank penerbit kartu kredit.

Namun jumlahnya hanya berkisar antara 3-4% dari total transaksi yang harus dibayar, dibandingkan dengan bunga bank yang biasanya ada jika memakai kredit tanpa program cicilan 0%.

Sebenarnya, Anda tidak perlu khawatir dengan hal tersebut karena Anda dapat melakukan negosiasi dengan toko tentang siapa yang harus menanggung biaya administrasi ini.

Setiap toko memiliki peraturan yang berbeda mengenai biaya administrasi, ada beberapa toko yang bersedia menanggung biaya administrasi ke bank ada juga yang tidak bersedia.

Anda harus mencari info yang akurat dan valid ketika anda akan membeli barang dengan cicilan 0% ini, supaya Anda untung bukannya buntung.

 

#2 Jangan Lupa Membayar Tepat Waktu

Ketika sudah membeli barang dengan cicilan 0%, maka Anda harus memperhatikan jumlah tagihan dan tanggal jatuh temponya.

Jangan sampai Anda lupa dan terlambat dalam membayar tagihan kartu kredit.

Jika terlambat, Anda harus menanggung konsekuensi berupa denda yang harus dibayarkan.

Besarnya denda biasanya berbeda-beda dari setiap bank, tergantung kesepakatan awal.

Jika terkena denda, maka penggunaan program cicilan 0% akan sia-sia.

Padahal maksud Anda mengambil cicilan 0% adalah untuk meringankan beban dalam membayar utang.

Apakah Utang Selalu Buruk 02 Finansialku

[Baca Juga: 5 Hal Penting Dalam Mengatur Tujuan dan Meraih Bintang]

 

#3 Perhatikan Tempat yang Menyediakan Program Cicilan 0%

Ketika sudah mengincar barang, maka Anda  perlu mencari tahu tentang promo yang berlaku pada toko yang menjual barang yang diinginkan.

Pastikan Anda sudah bertanya apakah promo tersebut masih berlaku atau tidak.

Anda juga bisa bertanya kepada bank yang memberikan promo cicilan 0% ini.

Selain itu, Anda bisa membandingkan satu toko dengan toko lain jika memang memiliki promo cicilan 0% yang sama.

 

Ketahui Kondisi Keuangan Anda Sebelum Berutang

Sebelum mengajukan utang, ada baiknya untuk mengetahui kondisi keuangan Anda saat ini.

Apakah Anda mampu untuk membayarnya atau justru hanya akan menjadi beban untuk Anda.

Jika ingin mengetahui apakah kondisi keuangan Anda sudah ideal untuk mengambil utang, Anda bisa melakukan cek kesehatan keuangan melalui aplikasi Finansialku.

Download saja melalui Google Play Store atau registrasi terlebih dahulu melalui pc Anda.

Selamat mencoba!

 

Setelah membaca artikel ini, jangan lupa untuk membagi informasi ini kepada teman atau saudara Anda yang belum mengetahui perlukah berutang atau tidak, meski cicilan 0%. Semoga bermanfaat!

 

Sumber Referensi:

  • Admin. 24 Agustus 2016. Mengenal dan Manfaatkan Kredit Cicilan 0%. https://goo.gl/8HNYyD

 

Sumber Gambar:

  • Perlukah Berutang Meski Cicilan 0% 1 – https://goo.gl/7Ceikf
  • Perlukah Berutang Meski Cicilan 0% 2 – https://goo.gl/BvXepb
Summary
Perlukah Berutang, Meski Cicilan 0%?
Article Name
Perlukah Berutang, Meski Cicilan 0%?
Description
Apakah Anda tergiur dengan promosi kredit dengan cicilan 0%? Perlukah berutang, meski cicilan 0%? Semua keinginan memang tidak perlu dikabulkan
Author
Publisher Name
Finansialku.com
Publisher Logo

About the Author:

Widya Yuliarti CFP®
Widya Yuliarti, SST., MM., CFP® adalah seorang Financial Planner dari Finansialku bersertifikasi (FPSB ID: 1800 0526), ahli dalam keuangan syariah. Menempuh Pendidikan Diploma 4 Teknik Kimia di Politeknik Negeri Bandung dan menempuh Pendidikan S2 Manajemen di Universitas Padjadjaran.

Leave A Comment