Investasi umumnya dilakukan dengan tujuan memperoleh kebebasan keuangan di masa depan, namun bagaimana agar selamat dari investasi bodong?

Investasi bodong bukan hanya menghambat Anda menuju kebebasan keuangan, tetapi malah merugikan Anda.

Maka dari itu, ada baiknya Anda menghindarinya dengan cara-cara yang telah dirangkum oleh Finansialku berikut ini. Selamat membaca!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Learn and Invest

 

Investasi Bodong: Penipuan Berkedok Tawaran Menarik

Dewasa ini, modus penipuan semakin merajalela.

Dalam beberapa tahun terakhir, malah banyak penipuan yang memanfaatkan salah satu celah dalam kebutuhan manusia, yakni kebutuhan akan kebebasan finansial.

Betul sekali, kini merencanakan masa depan semakin sulit sehingga memaksa Anda untuk berinvestasi dengan tujuan mempekerjakan uang Anda.

Namun sayangnya tujuan mulia ini banyak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Alhasil, bermunculanlah penipuan dengan kedok tawaran investasi menarik yang semakin canggih.

Biasanya penipuan ini berupa tawaran investasi dengan imbal hasil besar yang pastinya menggoda Anda.

Satu hal yang aneh adalah, investasi bodong selalu saja menarik banyak korban, bahkan lebih daripada yang tertarik di investasi sungguhan.

Hal tersebut tampaknya terjadi karena penawaran keuntungan yang biasanya sangat menggoda, sehingga masyarakat tak ragu untuk menginvestasikan dananya dalam jumlah besar.

Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk memilih instrumen investasi yang tepat dan aman.

Pertama-tama Anda bisa mempelajari lebih dalam mengenai investasi, misalnya dengan download salah satu ebook investasi dari Finansialku.

Ebook ini berisi seluruh serba serbi investasi yang bisa Anda nikmati, bahkan jika Anda masih pemula.

Gratis Download Ebook Panduan Investasi Reksa Dana untuk Pemula

Download Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula -Finansialku.com

Download Ebook Sekarang

 

Anda bisa mendapatkan ebook Finansialku lainnya di perpustakaan Finansialku

Nah, kini bagaimana sih cara ampuh untuk selamat dari investasi bodong ini? Yuk simak caranya berikut ini!

 

Cara Ampuh Selamat dari Investasi Bodong

Pihak berwajib terus berupaya meminimalisasi jenis investasi bodong yang beredar.

Satgas Waspada Investasi telah mengumumkan 108 entitas yang diduga melakukan kegiatan usaha ilegal dengan bahaya merundung masyarakat per tahun 2018 ini.

Ketua Satgas Waspada Investasi, Tongam Lumban Tobing menjelaskan bahwa skema Ponzi ini memang masih menjadi ancaman yang besar bagi masyarakat, karena nilainya belum juga menurun.

Bahkan nilai di tahun 2018 naik dibandingkan tahun sebelumnya.

 

Investasi yang perlu Diwaspadai

Tahun 2017Tahun 2018
EntitasJumlahEntitasJumlah
Investasi uang30Fintech P2P404
Investasi proyek
7Forex/ futures39
Cryptocurrency7Cryptocurrency19
Investment broker
3MLM tak berizin34
Investasi properti3Lainnya16
Aset manajemen2  
Investasi saham2  
Deposito berjangka2  
Pelunasan utang2  
Kredit mobil2  
Produk kecantikan2  
Lainnya18  
Total80Total512

*Data per September 2018

 

Dengan banyaknya investasi bodong yang beredar, maka bagaimana cara mengatasinya?

Yuk cari tahu beberapa tips agar selamat dari investasi bodong berikut ini:

 

#1 Jangan Mudah Tergiur Tawaran Investasi yang Tampak “Too Good to be True

Mengingat banyaknya jumlah entitas investasi bodong dewasa ini, masyarakat diimbau agar tidak mudah tergiur dengan tawaran investasi menarik dengan imbal hasil selangit.

“Ada supply dan demand, permintaan tinggi di masyarakat yang menginginkan cepat kaya.”

 

Setiap memperoleh tawaran investasi yang menarik, cobalah pertimbangkan di dalam kepala Anda:

“Bagaimana dia bisa dapat pengembalian begitu besar? Apakah masuk akal?”

 

Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK, Sotarduga Napitupulu menjelaskan:

“Apabila jumlah laba yang ditawarkan di atas suku bunga kredit (2 persen) maka patut dicurigai. Logikanya dia mau taruh mana dana itu sehingga menghasilkan laba yang sangat besar?”

 

Jadi selalu perhitungkan secara matematis apakah sebuah investasi memungkinkan memberi pengembalian sebesar itu, sebelum Anda tertarik dan terjerumus menjadi korban investasi bodong.

Selamat dari Investasi Bodong 01 - Finansialku

[Baca Juga: Investasi Bodong! 48 Entitas Telah Dihentikan Kegiatan Usahanya]

 

#2 Tingkatkan Literasi Produk Investasi

Kedua, Tobing pun mengungkapkan bahwa literasi masyarakat akan produk investasi dinilai masih rendah, sehingga memungkinkan modus penipuan semacam ini terus beredar.

Survei Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan bahwa hanya 29,7% masyarakat Indonesia yang paham akan instrumen investasi yang legit.

Oleh karena itulah masyarakat sangat diimbau untuk selalu mengumpulkan informasi lengkap sebelum memutuskan untuk berinvestasi.

Adapun berikut informasi investasi bodong yang banyak beredar dewasa ini:

 

  • Investasi Emas Bodong

Belum lama ini, masyarakat dihebohkan dengan praktik investasi bodong berkedok emas yang satu ini.

Korbannya mencapai ribuan orang, dan kerugian yang dihasilkan sangatlah besar.

Pada kasus ini, pelaku memberi iming-iming keuntungan hingga berkali-kali lipat dari jumlah yang diinvestasikan.

Kemudian pelaku akan meminta korban untuk menyetor dana investasinya, yang kemudian ditukarkan dengan sejumlah emas.

Emas yang ditawarkan bervariasi, mulai dari emas batangan, emas perhiasan, bahkan koin emas.

Selamat dari Investasi Bodong 02 - Finansialku

[Baca Juga: Gagal Paham! Kenapa Masih Ada yang Investasi di Perusahaan Bodong Kaya Gini]

 

Sayangnya, seluruh emas tersebut adalah palsu dan terbuat dari logam kuningan biasa.

Dengan kata lain, Anda membeli logam kuningan biasa dengan harga luar biasa tinggi, dan tentunya logam kuningan ini tidak bernilai dan tidak dapat dijual kembali.

Oleh karena itu, berhati-hatilah untuk tidak tergoda dengan investasi bodong emas palsu ini, dan carilah perusahaan investasi yang memang sudah memiliki reputasi baik dan terpercaya.

 

  • Investasi Warisan

Umumnya, jenis penipuan yang satu ini dilakukan melalui layanan internet dan biasanya dilakukan oleh orang-orang yang berasal dari luar negeri.

Namun kini nyatanya sudah merajalela hingga ke dalam negeri.

Awalnya kegiatan penipuan ini akan dimulai dari percakapan melalui internet, di mana pelaku mengaku memiliki sejumlah warisan atau dana dalam bentuk lain yang masih tertahan (belum bisa dicairkan).

Dana ini hanya bisa dicairkan jika dialihkan ke Indonesia (kepada korban).

Biasanya mereka akan memberi iming-iming yang besar, misalnya dengan memberi keuntungan atau persenan dari jumlah warisan yang dapat dicairkan.

Hal tersebut bisa didapatkan dengan syarat yang bersangkutan mau mentransfer sejumlah dana untuk biaya pencairan warisan tersebut.

Biasanya dana yang diminta bernilai ratusan juga hingga ribuan Dollar AS.

Namun investasi ini adalah bodong karena setelah menerima dana dari korbannya, pelaku akan menghilang tanpa kabar.

 

  • Investasi Harta Karun Bodong

Apakah Anda senang mencari harta karun? Di zaman modern ini, bukan zamannya lagi untuk tertipu dengan investasi berkedok perburuan harta karun.

Penipuan ini terkenal di luar negeri, namun akhir-akhir ini juga banyak terjadi di dalam negeri.

Harta karun yang dimaksud di sini adalah harta berharga dan bernilai tinggi, seperti pusaka, perhiasan, keris, dan yang lainnya.

Selamat dari Investasi Bodong 03 - Finansialku

[Baca Juga: Apakah Investasi dengan Keuntungan Besar itu Pasti Investasi Bodong?]

 

Aktivitas penipuan dimulai dengan munculnya pelaku yang mengaku sebagai “orang pintar” yang bisa mendeteksi harta karun bagi Anda.

Mereka akan meyakinkan korbannya atas lokasi harta karun tersebut, misalnya di rumah, di kantor, atau bahkan di lahan tertentu milik korban.

Selanjutnya, pelaku akan meminta balas jasa berupa sejumlah uang, biasanya mereka meyakinkan Anda dengan mengatakan uang tersebut akan dibelikan persiapan ritual, sesajen, dan lain-lain.

Tetapi kenyataan pahitnya adalah Anda tidak akan pernah menemukan harta karun tersebut, dan sejumlah uang yang sudah diberikan kepada “orang pintar” tersebut tidak akan pernah kembali ke tangan Anda.

 

  • Investasi Penggandaan Uang Bodong

Belum lama ini masyarakat dikejutkan dengan berita penangkapan Dimas Kanjeng, seseorang yang mengaku memiliki keahlian untuk bisa menggandakan uang.

Kasus penipuan berkedok penggandaan uang yang dihadapi Dimas Kanjeng itu berdasarkan laporan korban atas nama Prayitno Supriadi, warga Kabupaten Jember.

Tak tanggung-tanggung, korban Prayitno Supriadi tertarik membayar mahar sebesar Rp800 juta yang belum kembali hingga sekarang.

 

Memang kasus yang satu ini sudah lama terjadi di masyarakat Indonesia. Namun sayangnya masih saja ada yang tertarik dengan investasi bodong ini.

Investasi ini memang terdengar sangat menarik, di mana pelaku biasanya menjanjikan penggandaan sejumlah uang yang Anda investasikan.

Semakin besar dana yang diinvestasikan, maka keuntungan yang diperoleh juga akan semakin besar.

Pelaku pun meyakinkan Anda dengan video praktik penggandaan uang layaknya sulap.

Selamat dari Investasi Bodong 04 - Finansialku

[Baca Juga: Aneh! Literasi Keuangan Meningkat Tapi Kok Korban Investasi Bodong juga Meningkat. Apa yang Salah?]

 

Setelah Anda yakin dengan praktik penggandaan uang, maka Anda akan diminta untuk segera menyerahkan sejumlah dana yang akan diinvestasikan.

Awalnya, mereka akan menyerahkan hasil penggandaannya. Hal ini bertujuan agar korban tidak ragu untuk menyetorkan dana dalam jumlah yang lebih besar lagi.

Namun impian menjadi kaya akan tetap menjadi mimpi, karena pada akhirnya dana yang disetorkan itu tidak akan pernah kembali dan memberi keuntungan.

 

#3 Selalu Cek Kredibilitas Perusahaan

Tips ketiga agar selamat dari investasi bodong adalah dengan selalu melakukan pengecekan sebelum Anda memutuskan untuk berinvestasi di dalamnya. Pengecekan dapat dilakukan dengan berbagai macam cara.

Misalnya saja mengecek nama perusahaan di aplikasi OJK, yaitu sikapi uangmu.

Sotarduga menghimbau masyarakat khususnya Millennials yang melek teknologi untuk mengunduh dan memasang aplikasi ini karena seluruh informasi terkait investasi bodong atau pengadaian bodong telah tersedia.

Anda juga disarankan untuk mengecek izin usaha perusahaan terkait.

Sotarduga menyampaikan dalam salah satu lembaga temuannya ternyata memiliki izin usaha, namun bukan sebagai lembaga investasi online.

“Perhatikan izin usahanya. Jangan cuma.akta notaris atau NPWP.”

 

Jangan Sampai Anda Menjadi Korban Investasi Bodong

Jalan dalam mencapai kebebasan keuangan memang panjang dan berliku, dengan kata lain SULIT dicapai.

Namun bukan berarti Anda menggunakan segala cara untuk memperolehnya.

Justru karena Anda tahu bahwa investasi itu sulit, maka investasi yang terkesan gampang dengan keuntungan super tinggi patut dicurigai.

Kenali dahulu praktik investasinya, dan tanyakan pengalaman teman atau kerabat mengenai investasi ini.

Apabila memang terbukti memiliki reputasi baik, Anda bisa mencobanya dengan nilai investasi yang kecil terlebih dahulu.

Tetapi jika tidak ada kabar baik mengenai instrumen investasi tersebut, sebaiknya langsung hindari dan amankan dana investasi Anda.

Dengan demikian Anda sudah menghindari kerugian besar dalam investasi. Jangan mau jadi korban investasi bodong!

 

Apakah Anda memiliki pertanyaan mengenai 5 jenis investasi bodong yang merajalela di Indonesia lainnya? Tinggalkan komentar Anda di bawah. Perencana Keuangan kami siap membantu Anda, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Anggun P. Situmorang. 19 November 2017. 5 Jenis Investasi Bodong yang Harus Diwaspadai. Merdeka.com – http://bit.ly/2L1XhXI
  • Fitria Madia. 25 Juli 2018. 3 Cara Ini Bisa Hindarkan Kamu dari Investasi Bodong. IDNTimes.com – http://bit.ly/2UUuskC
  • Wisnoe Moerti. 24 Agustus 2017. Kasus Penipuan Penggandaan Uang, Dimas Kanjeng Divonis Dua Tahun Penjara. Merdeka.com – http://bit.ly/2GDzFmC

 

Sumber Gambar:

  • Selamat dari Investasi Bodong 1 – http://bit.ly/2L2RdOv
  • Selamat dari Investasi Bodong 2 – http://bit.ly/2IFZVjW
  • Selamat dari Investasi Bodong 3 – http://bit.ly/2UUYWmd
  • Selamat dari Investasi Bodong 4 – http://bit.ly/2Vwzfs1