Studi Kasus: Apakah Mungkin Saya Pensiun Dini?

Apakah mungkin saya pensiun dini? Siapa yang tidak ingin hidup bahagia tanpa perlu bekerja untuk mendapatkan uang? Terdengar seperti hal yang mustahil jika melihat kenyataan hidup saat ini. Apakah mungkin Anda pensiun dini? Mari simak artikel berikut ini untuk mengetahui jawabannya.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Pensiun Dini, Mungkinkah?

Pada suatu titik dalam kehidupan berkarier Anda akan mencapai pensiun. Di tahap ini, Anda tidak lagi bekerja dan mendapatkan gaji setiap bulan, tetapi kebutuhan setiap hari terus berjalan sampai Anda meninggal dunia. Karena itu, sebelum pensiun Anda harus mempersiapkan dana yang dapat memenuhi seluruh kebutuhan ini.

Secara umum usia pensiun adalah 56 tahun, tetapi Anda bisa memilih untuk pensiun dini. Biasanya setiap perusahaan memiliki aturan tersendiri mengenai pensiun dini. Ada yang membatasi minimal usia, masa kerja, serta aturan-aturan lainnya.

Namun apapun persyaratannya dan berapapun usia pensiun dini yang mungkin Anda jalani, langkah yang harus dilakukan adalah mempersiapkan dananya. Anda mungkin sudah mengerti bagaimana cara memperhitungkan dan mempersiapkan dana pensiun yang normal (pada usia 56 tahun). Sekarang mari kita bahas perhitungan dana pensiun jika Anda memutuskan untuk pensiun dini.

Studi Kasus Apakah Mungkin Saya Pensiun Dini 02 - Finansialku

[Baca Juga: Pensiun Dini PNS, Apa Saja yang Harus Dilakukan?]

 

Perhitungan kebutuhan dana pensiun dini inilah yang nantinya akan menjadi dasar pertimbangan apakah Anda bisa pensiun dini atau tidak. Selain itu, ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan juga. Mari kita mulai dengan studi kasus berikut ini:

Pak Richard adalah seorang karyawan di perusahaan swasta yaitu PT ABC. Saat ini, ia berusia 28 tahun dan memiliki penghasilan sebesar Rp15 juta per bulan. Usia pensiun di perusahaan ini adalah 56 tahun. Tetapi PT ABC memiliki aturan bahwa karyawannya boleh pensiun dini. Pak Richard sebenarnya memiliki cita-cita untuk pensiun dini di usia 50 tahun. Karena ia ingin pulang ke kampung halamannya di Sumatera Utara bersama istrinya.

Ada 4 Alasan Kenapa Orang Tidak Ingin Pensiun Dini 01 - Finansialku

  [Baca Juga: Ada 4 Alasan Kenapa Orang Tidak Ingin Pensiun Dini]

 

Pak Richard memiliki aset berupa apartemen yang menghasilkan keuntungan sewa setiap bulannya yaitu sebesar Rp5 juta. Ia juga berinvestasi reksa dana return sebesar 15% per tahun. Dari investasi reksa dana ini Pak Richard mendapatkan keuntungan kurang lebih Rp500 ribu per bulan saat ini.

Saat ini, pengeluaran Pak Richard dan keluarga adalah sebesar Rp12 juta per bulan. Karena berencana pensiun dini, Pak Richard berpikir bahwa pengeluarannya setelah pensiun nanti mungkin masih akan sama dengan saat ini. Hal ini dikarenakan mungkin masih ada pengeluaran yang cukup besar seperti biaya kuliah anak atau cicilan yang belum dilunasi. Karena itu, Pak Richard mengasumsikan bahwa pengeluarannya nanti akan setara dengan pengeluarannya sekarang.

Ketika sudah pensiun nanti Pak Richard berencana menginvestasikan uangnya di deposito yang memberikan return sebesar 4% per tahun. Dengan begitu, Pak Richard perlu menghitung berapa dana pensiun yang dibutuhkan jika ingin pensiun dini di usia 50 tahun. Asumsi inflasi setiap tahunnya adalah 10%.

Mari kita hitung kebutuhan dana pensiun ini dengan aplikasi Finansialku:

Studi Kasus Apakah Mungkin Saya Pensiun Dini 03 - Finansialku

Studi Kasus Apakah Mungkin Saya Pensiun Dini 04 - Finansialku

[Baca Juga: Siap untuk Pensiun Dini? Ini Tanda-Tandanya]

 

Berdasarkan data tersebut maka Pak Richard harus berinvestasi sebesar Rp7,8 juta per bulan selama 22 tahun. Lalu apakah mungkin Pak Richard pensiun dini sesuai dengan keinginannya? Mari kita lihat perhitungan berikut ini:

Saat ini total pemasukan Pak Richard adalah sebesar:

Rp15 juta + Rp5 juta = Rp20 juta

 

Sementara pengeluaran per bulannya adalah Rp12 juta. Maka dari itu, kelebihan dana yang dapat diinvestasikan setiap bulan adalah sebesar:

Rp20 juta – Rp12 juta = Rp8 juta

 

Dana ini masih cukup untuk memenuhi kebutuhan persiapan dana pensiun dini Pak Richard pada usia 50 tahun nanti.

 

Pertimbangan Lain untuk Pensiun Dini

Sisa dana yang berlebih tadi masih dapat digunakan untuk berinvestasi memenuhi kebutuhan dana pensiun nanti. Tetapi perlu diingat bahwa tujuan keuangan seseorang bisa jadi bukan hanya satu tetapi beberapa. Walaupun dana yang tersedia masih cukup untuk mempersiapkan dana pensiun, tetapi sisa uang yang dimiliki hanya sebesar:

Rp8 juta – Rp7,8 juta = Rp200 ribu

 

Kelebihan dana ini belum tentu cukup untuk memenuhi tujuan keuangan lainnya. Karena itu sebaiknya Pak Richard mengurangi pengeluaran bulanannya agar keuangannya sedikit lebih longgar. Masih ada waktu 22 tahun hingga mencapai usia pensiun yang diinginkan Pak Richard. Artinya masih banyak hal yang mungkin ingin dibeli selama jangka waktu yang lama itu.

bagaimana-caranya-bisa-pensiun-dini-dan-pensiun-sejahtera-2-finansialku

[Baca Juga: Bagaimana Caranya Bisa Pensiun Dini dan Pensiun Sejahtera]

 

Kesiapan secara finansial memang menjadi salah satu pertimbangan terbesar apakah seseorang dapat pensiun dini atau tidak. Jika perhitungan Tetapi ada berbagai pertimbangan lain yang harus dipikirkan dengan matang. Misalnya seperti kesiapan secara mental.

Saat ini Anda mungkin merasa ingin pensiun dini karena sudah muak dengan pekerjaan yang dilakukan berulang-ulang setiap hari. Tetapi jika keluar dari pekerjaan maka Anda tidak memiliki sumber penghasilan lain. Sementara tanggung jawab memenuhi kebutuhan sendiri dan menafkahi keluarga terus berjalan. Memang ada cara lain untuk mendapatkan penghasilan selain bekerja, yaitu dengan berbisnis.

Hanya saja tidak semua orang mampu mengatasi risiko berbisnis. Karena itu, Anda tidak memiliki pilihan lain selain terus bekerja pada perusahaan orang lain. Namun cobalah posisikan diri Anda ketika sudah pensiun nanti. Berpikirlah secara realistis, jangan hanya terbuai oleh bayangan dapat bersantai-santai setiap hari bersama keluarga tanpa perlu bangun pagi dan pergi ke kantor.

Pensiun Dini  Apakah Lebih Banyak Manfaat atau Mudaratnya - Perencana Keuangan Independen Finansialku

[Baca Juga: Pensiun Dini: Apakah Lebih Banyak Manfaat atau Mudaratnya?]

 

Di awal pensiun nanti mungkin Anda akan merasa sangat tenang karena tidak perlu lagi bekerja yang membuat Anda jenuh. Tetapi setelah beberapa bulan, ada kala kemungkinan Anda akan merasa bosan di rumah karena tidak melakukan apa-apa? Tentu saja ada. Terutama jika Anda adalah orang yang terbiasa bekerja keras. Bisa jadi pensiun dini tidak menjadi solusi yang tepat untuk Anda, sebaliknya malah membuat Anda stres.

Di usia yang masih lebih muda daripada usia pensiun pada umumnya, Anda mungkin masih lebih bugar daripada mereka yang pensiun di usia 56 tahun. Bagaimana jika setelah pensiun dini ternyata Anda merasa tidak produktif dan menyesali keputusan tersebut?

Selain itu, Anda juga perlu mempertimbangkan keluarga. Pastikan keluarga Anda tidak merasa bermasalah dengan keputusan tersebut. Anda juga perlu memperhitungkan usia serta pendidikan anak ketika Anda akan pensiun dini nanti. Jangan sampai perhitungan dana pensiun yang dimiliki tidak sesuai dengan kebutuhan karena ada kondisi di luar dugaan yang membutuhkan banyak biaya.

 

Pertimbangkan dengan Matang

Bagi sebagian orang pensiun dini terdengar seperti sebuah tujuan yang menggiurkan. Terutama jika sudah mencapai titik pada karier yang membuat Anda merasa jenuh. Siapa yang tidak ingin menikmati waktu bersantai untuk melakukan hal yang diinginkan tanpa perlu bekerja tetapi tetap mampu hidup sejahtera? Pertimbangan finansial memang menjadi faktor utama yang perlu dipikirkan, tetapi jangan lupa memikirkan pertimbangan lainnya. Hal yang terpenting adalah Anda mempersiapkan segalanya dengan matang. Jika keuangan memungkinkan, pensiun dini bukanlah hal yang mustahil.

 

Sudah siapkah Anda menyambut usia pensiun Anda? Pada usia berapakah Anda ingin pensiun? Berikan jawaban Anda pada kolom di bawah ini, terima kasih.

 

Sumber Gambar:

  • Pensiun – https://goo.gl/YHONxv
  • Dana Pensiun – https://goo.gl/VMspFG

 

Download Ebook Investasi Reksa Dana untuk Pemula

Download Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula Finansialku.com

Download Ebook Reksa Dana

About the Author:

Stacia E. H. Sitohang CFP®
Stacia Edina Hasiana Sitohang, S.Mn, CFP® adalah perencana keuangan independen yang bersertifikasi (Nomor 1700 0001). Memiliki background pendidikan S1 di jurusan Business Management dengan konsentrasi Finance, School of Business and Management, Institut Teknologi Bandung (SBM ITB). Memiliki ketertarikan dan pengalaman di bidang Personal Finance dan Entrepreneurship.

2 Comments

  1. Aris Furqon 17 July 2017 at 14:48 - Reply

    terimakasih finansialku.com karena sudah mengingatkan saya untuk mempersiapkan pensiun saya. meski masih jauh, tetapi butuh persiapan yang panjang.

    • Finansialku
      Finansialku 20 July 2017 at 09:21 - Reply

      Hi Pak Aris, terima kasih telah mengunjungi Finansialku.com
      Memang betul pak, perencanaan dana hari tua (pensiun), harus disiapkan sejak sekarang.
      Semoga penjelasan kami dapat bermanfaat.

Leave A Comment

Gratis Download E-book, Hanya untuk Anda!

Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula

Investasi Tepat, Untung Mendekat

Bagaimana cara berinvestasi reksa dana untuk investor pemula? Apa saja tips berinvestasi reksa dana agar untung lebih maksimal?

 

7.392 orang

sudah download