Apa saja modus penipuan kartu kredit? Bagaimana cara menghindari penipuan kartu kredit? Kali ini Finansialku akan membahas tentang penipuan kartu kredit dan bagaimana cara menghindari penipuan kartu kredit?

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Penipuan Kartu Kredit

Saat ini, penipuan kartu kredit sudah semakin marak. Banyak cara yang dilakukan beberapa oknum untuk bisa menghabiskan limit kartu kredit korban. Oleh karena itu, saat ini pihak kepolisian sedang menggencarkan sosialisasi anti penipuan kartu kredit. Selain agar jumlah korban berkurang, semakin banyaknya pengguna kartu kredit dari waktu ke waktu juga akan memperbesar kemungkinan tindak kriminalitas.

Contoh penipuan yang kerap terjadi adalah seseorang yang mengaku dari perusahaan tertentu dengan kepentingan tertentu meminta data untuk didaftarkan sebagai pemegang kartu kredit tanpa disadari. Setelah jumlah tagihan menumpuk, barulah korban menyadari bahwa ada kartu kredit yang tidak pernah dimilikinya melakukan berbagai transaksi.

Waspadai Penipuan Kartu Kredit dan Bagaimana Cara Menghindari Penipuan Kartu Kredit 02 - Finansialku

[Baca Juga: Orang Sekarang, Hidup dari Kartu Kredit dan Tagihan Kartu Kredit]

 

Cara Menghindari Penipuan Kartu Kredit

Meskipun saat ini banyak cara untuk menghindari penipuan kartu kredit, nyatanya masih banyak juga beredar laporan tindak kriminalitas tersebut. Oleh karena itu, berikut ini adalah beberapa cara yang bisa diterapkan sebagai upaya preventif dan kuratif dalam menghadang penipu kartu kredit.

 

Cara 1: Menolak Menggesek Kartu Kredit Pada Mesin EDC Abal-abal

Yang dimaksud dengan mesin EDC abal-abal bukan mesin EDC palsu, melainkan mesin EDC yang tidak terhubung dengan pihak penyelenggara jual beli. Misalnya saja, jika seorang kurir yang mengatasnamakan bank penyedia kartu kredit mengatakan bahwa ada voucher undian atau semacamnya dan harus melakukan beberapa transaksi menggunakan mesin EDC. Meskipun mesin tersebut asli, tetapi Anda tidak akan terhubung dengan penyedia voucher yang dimaksud karena memang fiktif. Jadi, segera tolak transaksi dengan menggesek kartu kredit dalam mesin EDC abal-abal meskipun tawarannya begitu menggiurkan.

Moms, Ini 8 Kesalahan yang Harus Dihindari saat Pakai Kartu Kredit 01 - Finansialku

[Baca Juga: Kartu Kredit: “U” itu Untung bukan Utang (Infografis)]

 

Cara 2: Hubungi Call Center Jika Sudah Terlanjur Menyetor Data Diri

Jika sudah terlanjur menyetorkan data diri dan Anda menyadari ada yang tidak beres atau merasa ragu, segera hubungi call center bank penyedia layanan kartu kredit. Dengan demikian, apabila terjadi penipuan Anda akan dapat segera menyadarinya dan melakukan upaya kuratif dalam menyelesaikan masalah tersebut.

.

Cara 3: Mengecek Transaksi Terakhir dan Pemblokiran

Jika transaksi terakhir masih berkaitan dengan Anda, bisa jadi penipu belum menguras kartu kredit. Tetapi jika terjadi transaksi di luar aktivitas Anda dengan kartu kredit, maka bisa jadi penipu sudah melakukan aksinya. Bagaimanapun juga, saat kartu kredit sudah dibobol hal yang harus dilakukan adalah memblokirnya. Tanpa pemblokiran, bisa jadi Anda akan menerima tagihan dalam jumlah sangat banyak.

Ini 6 Jurus untuk Meningkatkan Limit Kartu Kredit Agar Maksimal - Finansialku

[Baca Juga: Ini 6 Jurus untuk Meningkatkan Limit Kartu Kredit Agar Maksimal]

 

Cara 4: Penyanggahan Transaksi

Jika diketahui bahwa transaksi memang tidak ada kaitannya dengan Anda, penyanggahan transaksi dapat dilakukan. Anda bisa membuat surat pernyataan penyanggahan transaksi dengan menyertakan nama, nomor kartu kredit, kronologi kejadian, serta tandatangan. Jangan lupa lampirkan dokumen-dokumen pendukung seperti fotokopi identitas, kartu kredit dan bukti transaksi yang tidak Anda lakukan.

Estimasi waktu permohonan penyanggahan transaksi rata-rata 6 bulan. Dalam 6 bulan itu, bank bisa mengabulkan permohonan dan mengembalikan uang Anda atau menolaknya. Hal ini sepenuhnya adalah ketentuan bank. Contoh transaksi bisa disanggah adalah double posting, transaksi atas kartu kredit yang tidak pernah dimiliki atau didaftarkan, dan penipuan dalam bentuk belanja yang tidak pernah dilakukan.

moms-coba-deh-jurus-meningkatkan-limit-kartu-kredit-1-finansialku

[Baca Juga: Moms, Coba Deh Jurus Meningkatkan Limit Kartu Kredit]

 

Cara 5: Sadari Oknum “Peminjam” Kartu Kredit

Ada kalanya orang terdekat atau rekan kerja bisa jadi melakukan tindakan yang merugikan seperti membelanjakan kartu kredit Anda tanpa pertimbangan. Akibatnya, tagihan yang Anda terima akan lebih tinggi dari biasanya. Jika hal ini sudah terjadi, batasi aktivitas pinjam meminjam kartu kredit agar Anda tidak lebih banyak dirugikan. Begitu pula jika ada aktivitas yang tiba-tiba terjadi tanpa Anda sadari. Bisa jadi kartu kredit tersebut pernah “dipinjam” tanpa izin. Jangan sampai hal ini terjadi. Tingkatkan pengamanan akan kartu kredit Anda agar menjadi lebih terkontrol.

Apakah Boleh, Anak Remaja Memegang Kartu Kredit

[Baca Juga: Apakah Boleh, Anak Remaja Memegang Kartu Kredit?]

 

Cara 6: Jangan Mengekspos Kemewahan dan Kartu Kredit

Salah satu akibat dari pamer kartu kredit atau barang-barang yang dibeli dengan cara menggeseknya adalah rawan pencurian. Jika Anda memang membutuhkan kartu kredit untuk membeli berbagai macam keperluan, maka sebaiknya jangan mengekspos atau memamerkan segala apa yang dapat diakses media pembayaran tersebut. Struk atau bukti pembayaran suatu transaksi juga menjadi hal yang sebaiknya tidak di-share lewat media sosial. Meskipun menambah prestige bagi beberapa orang, namun hal tersebut sangat bisa memancing penipu untuk membidik Anda.

Kesalahan Terbesar Penggunaan Kartu Kredit bagi Pemula dan Penanganannya 01 - Finansialku

[Baca Juga: Kesalahan Terbesar Penggunaan Kartu Kredit bagi Pemula dan Penanganannya]

 

Gunakan Kartu Kredit dengan Bijak

Waspada akan penipuan kartu kredit sejak dini dapat menjadi satu solusi yang jitu untuk lebih berhati-hati dan mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Gunakan kartu kredit secara bijak agar hidup kita semakin mendapatkan keuntungan darinya dan bukan malah merugikan kita sebagai pengguna.

 

Cara mana yang pernah atau akan Anda lakukan? Mengapa demikian? Jelaskan pemikiran Anda tentang tulisan di atas dengan mendiskusikannya bersama rekan kerja yang juga memiliki kartu kredit, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Ariesta. 30 Juli 2016. Waspada Penipuan Kartu Kredit, Bagaimana Cara Menolak Transaksi. Cekaja.com – https://goo.gl/vLeBP3
  • Money Smart. Protecting Yourself Against Credit Card Fraud (Part 1). Moneysmart.sg – https://goo.gl/k1G1y9
  • Money Smart. Protecting Yourself Against Credit Card Fraud (Part 2). Moneysmart.sg – https://goo.gl/4H9aaU
  • Money Smart. What Happens When You Can’t Pay Your Bill in Full? Moneysmart.sg – https://goo.gl/6i47sJ

 

Sumber Gambar:

  • Penipuan Kartu Kredit – https://goo.gl/EQkUvl dan https://goo.gl/3f9IET

 

Download Ebook Investasi Reksa Dana untuk Pemula

Download Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula Finansialku.com

Download Ebook Reksa Dana