Sebagai perusahaan terdepan dalam memproduksi beras, simak kinerja dan prospek bisnis PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI).

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Learn and Invest

 

Analisis Fundamental

Perlambatan ekonomi global yang terjadi pada tahun 2019 semakin kuat terjadi pada tahun 2020 akibat Pandemi virus Covid19. Kegiatan ekonomi yang melambat tercermin dari aktivitas konsumsi dan perekonomian masyarakat yang melambat.

Konsumsi masyarakat akan beberapa barang dan jasa menjadi tertahan, namun komoditas bahan makanan pokok biasanya akan tetap dikonsumsi dalam keadaan/krisis apapun.

Sebagaimana diketahui beras merupakan salah satu komoditas penting dalam kehidupan sosial masyarakat Indonesia.

Sebagai makanan pokok, hampir seluruh penduduk Indonesia membutuhkan beras, sehingga aspek penyediaan adalah hal yang sangat penting mengingat pertumbuhan jumlah penduduk yang selalu meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah pendapatan per kapita.

Kementerian Pertanian menyatakan rata-rata konsumsi beras nasional mencapai 111,58 kilogram per kapita per tahun. Menjadi salah satu komponen pangan yang dikonsumsi masyarakat Indonesia.

Berdasarkan hasil Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2015 yang dilaksanakan Badan Pusat Statistik, perkiraan penduduk Indonesia mencapai 269,6 juta jiwa pada tahun 2020, kemampuan produksi beras dalam negeri perlu ditingkatkan untuk memenuhi kebutuhan pasar, membutuhkan ketahanan pangan yang tinggi, dan akan berpengaruh banyak pada pemenuhan kebutuhan bahan pangan termasuk beras.

Terus bertumbuh sejalan dengan pertumbuhan jumlah penduduk, hal ini merupakan peluang besar bagi industri beras nasional karena peluang untuk tumbuh selalu ada.

Sebagai industri yang counter cyclical dengan pertumbuhan ekonomi, kendala pengendalian pasar akan muncul dari peraturan yang berlaku, persaingan bisnis, pasokan bahan baku, dan preferensi konsumsi masyarakat.

Menjadi salah satu perusahaan produksi beras yang strategis di Indonesia, PT Buyung Poetra Sembada Tbk. (HOKI), selalu berupaya berperan penting dalam pemenuhan kebutuhan nasional.

Perseroan telah dan terus meningkatkan kapasitas produksinya, pada tahun 2019 kapasitas produksi dari pabrik Cipinang dan Subang mencapai 55 ton per jam, dan akan meningkat setelah pabrik di Palembang beroperasi tahun 2021.

Atas dasar tersebut, Perseroan telah menyusun rencana bisnis secara hati-hati selama 2020 dan 2021 setelah berita vaksinasi massal. akan berlangsung. Salah satu fokus Perseroan adalah menjaga kualitas produk dari jajaran produk yang dimiliki sesuai dengan brand equity yang ada.

Menjaga fokus pada kualitas produk pada akhirnya akan mendorong tersedianya ruang tumbuhnya kinerja secara berkelanjutan.

Analisis Prospek PT Buyung Poetra Sembada Tbk. (HOKI) 02

[Baca Juga: Prospek Emiten Bluechip, PT Indofood CBP Tbk. (ICBP)]

 

Perseroan adalah salah satu pemain utama dalam pengolahan dan distribusi beras premium di Indonesia. Berdiri pada tanggal 16 September 2003, Perseroan memproduksi dan melakukan perdagangan beras dengan merek utama HOKI dan Topi Koki.

Citra Perseroan sudah tertanam kuat di benak masyarakat, yang ditunjukkan dengan keberhasilan menjadi perusahaan publik dan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada bulan Juni 2017.

Berada di papan utama Bursa dan menjadi salah satu penghuni Indeks Kompas100 pada awal 2021 ini saham HOKI berhasil mencatatkan all time high.

Perseroan diketahui menggunakan dua pasar utama dalam memasarkan produk. Kedua jalur tersebut adalah pasar tradisional dan pasar modern, dengan berbagai metode distribusi yang tersedia. Hal ini dilakukan untuk merengkuh berbagai kelompok pasar, melalui tersedianya beragam kategori produk yang diproduksi Perseroan.

Untuk memastikan pelanggan mudah dalam memperoleh produk yang tersedia, Perseroan tidak tergantung pada sekelompok distributor atau pelanggan tertentu. Independensi distribusi ini juga memudahkan Perseroan dalam melakukan perluasan pasar.

 

Ebook GRATIS, Panduan BERINVESTASI SAHAM Untuk PEMULA

9 Ebook Panduan Investasi Saham Untuk Pemula

 

Kinerja Keuangan PT Buyung Poetra Sembada Tbk. (HOKI)

Untuk kinerja keuangan HOKI di 2020, kinerja penjualan perseroan pada kuartal ketiga tidak sebaik dua kuartal sebelumnya dikarenakan kondisi pandemi Covid-19 yang belum menunjukkan kurva yang menurun signifikan hingga saat ini.

HOKI mencatatkan penurunan penjualan 23,6% secara tahunan menjadi Rp 936,57 miliar. Laba bersih emiten produsen beras dengan nama Topi Koki ini tergerus 62,46% secara yoy menjadi hanya Rp 28,59 miliar hingga Q3 tahun 2020.

Penurunan penjualan pada Q3 dikarenakan masih diberlakukannya Pembatasan kegiatan masyarakat seperti pusat perbelanjaan, banyak kios di pasar dan supermarket yang belum dibuka sepenuhnya.

Aset perseroan bertumbuh 4,51% dibandingkan periode akhir tahun menjadi Rp 886,96 miliar.  kas dan bank perseroan menurun drastis 83,34% secara tahunan menjadi Rp 5 miliar dikarenakan penurunan arus kas neto yang diperoleh dari aktivitas operasi dan kenaikan pada arus kas net yang digunakan untuk aktivitas investasi.

Aset HOKI

HOKI Data: rivankurniawan

 

HOKI juga menyatakan telah menggunakan belanja modal yang cukup besar pada tahu 2020 dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Perseroan sudah menggelontorkan dana sebesar Rp 93 miliar untuk belanja modal atau capital expenditure hingga akhir September 2020.

Untuk lanjutkan pembangunan pabrik beras baru di Sumatera Selatan, untuk tambah mesin di Subang dan untuk menyelesaikan pembangkit listrik tenaga kulit padi

HOKI mencatatkan kenaikan pos liabilitas sebesar 17,32% menjadi Rp 242,97 miliar, diikuti dengan kenaikan tipis pos ekuitas sebesar 0,38% menjadi Rp 643,98 miliar, dibandingkan dengan periode akhir tahun 2019.

Perseroan mencatatkan kenaikan pada pos beban usaha sebesar 9,81% secara tahunan menjadi Rp 61,15 miliar.

Liabilitas HOKI

HOKI Data: rivankurniawan

 

Dari laporan keuangan perseroan per Q3 2020 HOKI (idx.co.id), kinerja keuangan HOKI di Q3 2020 mencetak Laba Bersih mencapai Rp 28 miliar.

Saat ini saham dihargai cukup mahal dengan valuasi Price Book Value (PBV)-nya yang ada di 4,03x, Price to Earning Ratio HOKI ada di 69x. Sedangkan Return on Equity HOKI pada 2020 ada di 5,85% dengan berhasil mencetak laba periode berjalan Q3 Rp 28 miliar.

ROE HOKI

HOKI Data: rivankurniawan

 

Sejak IPO di 2017, Perseroan juga terbilang konsisten membagikan dividen pada 3 tahun terakhir. Perseroan juga membagikan dividen tunai sebesar Rp 12/lembar saham pada 2020 lalu.

 

Analisis Teknikal PT Buyung Poetra Sembada Tbk. (HOKI)

Hingga perdagangan market Sesi I – 18 Januari 2021 tren IHSG mengalami penguatan tipis 0,54%. HOKI diperdagangkan pada harga 1095/lembar koreksi tipis 0,45%, Pada akhir tahun 2020, HOKI berhasil mencapai all time high.

Teknikal HOKI

 

Jika melihat histori pergerakan saham HOKI adalah salah satu saham di bursa yang cukup aktif selama sejak Q3 2020.Secara ytd bullish 9,5%, selama 3 bulan terakhir bullish 27,9%.

Saat ini harga HOKI menguji all time high-nya nya ke harga 1200. Terjadi koreksi tipis terlihat dari signal MACD.

Indikator MACD berada di atas garis nol dengan sinyal buy yang cukup kuat di perdagangan awal 2021, ada kemungkinan bullish seiring dengan sentimen positif vaksinasi massal sehingga pembatasan kegiatan masyarakat dan aktivitas pusat perbelanjaan bisa normal kembali karena sentimen penjualan produsen beras berasal dari tingkat konsumsi masyarakat.

Indikator Stochastic menggunakan kerangka waktu daily terlihat sinyal sell, HOKI saat ini berada diatas Moving Average.

Untuk indikator EMA (20), EMA (50) dan EMA (100) membentuk pola bullish. HOKI mengalami bullish sejak Oktober 2020, yang membuka peluang kenaikan harga saham hingga 1100 dan harga tertingginya di 1173.

HOKI saat ini menguji harga 1100 setelah koreksi tipis, jika berbalik arah maka bisa take profit di kisaran harga1015-927.

 

Outlook PT Buyung Poetra Sembada Tbk. (HOKI)

Pemesanan produk beras pada kuartal ketiga tahun ini relatif stabil menyusul data Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang masih di zona pesimis.

Salah satu strategi yang dijalankan perseroan guna menggenjot pendapatan dalam beberapa bulan ke depan adalah dengan melakukan pelebaran pangsa pasar melalui saluran pemasaran daring.

HOKI masih akan memproduksi beras sesuai dengan permintaan sehingga tidak ada pembatasan khusus terhadap kapasitas produksi perseroan. Perbaikan keyakinan konsumen yang tertahan pada September 2020 disebabkan oleh penurunan ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi pada 6 bulan mendatang.

Tercatat, Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) menurun dari 118,2 pada Agustus 2020 menjadi 112,6 pada September 2020. Alhasil, Indeks Kondisi Ekonomi (IKE) saat ini berada dalam level pesimis dan terpantau menurun dari 55,6 pada Agustus 2020 menjadi sebesar 54,1 pada September 2020.

03Analisis Prospek PT Buyung Poetra Sembada Tbk. (HOKI)

[Baca Juga: Prospek Emiten Poultry: PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN)]

 

HOKI mengumumkan berencana melakukan stock split atau pemecahan nominal saham dengan rasio 1:4. Perseroan akan meminta persetujuan pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham luar biasa pada 27 Januari 2021 mendatang guna memuluskan rencana tersebut.

Stock split dilakukan untuk meningkatkan likuiditas saham yang beredar di pasar. Di samping itu, stock split diharapkan bisa meningkatkan daya beli investor terhadap saham HOKI.

Prospek emiten untuk melaksanakan pemecahan nilai nominal saham atau stock split saat ini positif.

Kinerja produsen beras dengan nama Topi Koki ini bisa tumbuh positif pada tahun depan sejalan dengan menurunnya kasus Covid-19 yang pada akhirnya mendongkrak penjualan produk beras premium milik perseroan.

 

Kesimpulan

Menjadi emiten dengan bisnis produksi beras yang cukup strategis di Indonesia. Rencana Stock Split HOKI guna likuiditas saham HOKI juga memiliki prospek yang baik.

Keadaan keuangan yang terbilang cukup baik, dengan DER di 0,37x menandakan posisi hutang perseroan cukup aman, menurunnya arus kas karena drop-nya arus kas dari kegiatan operasi selama PSBB masih diberlakukan perlu diperhatikan, namun jika PSBB dan vaksin berjalan dengan lancar nantinya, konsumsi meningkat maka penjualan dari HOKI bisa kembali meningkat.

Proyeksi tahun ini ekonomi yang akan tumbuh namun juga cukup terbatas, koreksi IHSG dan beberapa saham bisa terjadi, secara long-term masih ada peluang untuk bertumbuh, saat ini posisi keuangan perusahaan memang terkoreksi namun dari kualitas kinerja perseroan terbilang cukup baik walau harga saat ini berada pada all time high dan termasuk overvalued, rencana stock split nantinya jika terealisasi bisa menjadi sentimen positif bagi kamu yang ingin mengoleksi saham ini.

Jika kinerja HOKI bisa membaik lagi di 2021, melakukan efisiensi dan efektivitas pengelolaan aset, memperkuat kualitas keuangan mereka, mengutamakan kepuasan dan selera pelanggan maka HOKI bisa menjadi salah satu pemimpin di industrinya.

Bisnis Beras memang memiliki tantangan yang banyak dari sisi impor beras yang masih dilakukan, beberapa daerah di Indonesia yang masih mengandalkan konsumsi beras dari daerah masing-masing, maka HOKI butuh memperluas varian kualitas beras, semakin agresif dengan penjualan secara daring dan mengandalkan marketplace yang ada di Indonesia.

 

Disclaimer: Penyebutan nama saham tidak bermaksud memberikan opsi buy/sell atau pun rekomendasi untuk saham tertentu. Artikel menunjukkan fakta dan analisa dari penulis berdasarkan laporan keuangan dan diambil dari sumber dianggap terpercaya. Data dapat berubah tergantung kondisi. Seluruh tulisan dan tanggapan adalah opini pribadi.

 

 

Itulah analisis saham HOKI dan prospeknya ke depan yang bisa membantu pertimbangan investasi Anda. Punya pertanyaan? Anda bisa tanyakan dalam kolom komentar.

Anda juga bisa bergabung dalam grup komunitas belajar saham Finansialku untuk info terbaru dan diskusi mengenai saham dengan praktisi dan pakarnya.

 

Sumber Referensi:

  • Aplikasi IPOTGO
  • Annual Report PT Buyung Poetra Sembada Tbk(www.idx.co.id)
  • Bisnis.com

 

Sumber Gambar:

  • Aplikasi ChartNexus
  • Consolidated Financial Statements HOKI, Sept 2020
  • https://bit.ly/38UIQyE
  • https://bit.ly/3nUlzkB
  • https://bit.ly/2XTcIF2