Apa Itu Insurtech? Bagaimana Perkembangannya Di Indonesia?

Apakah Anda pernah mendengar istilah insurtech? Lalu apa itu insurtech? Bagaimana perkembangannya saat ini?

Mari simak penjelasannya melalui artikel Finansialku berikut ini. Selamat membaca!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Learn and Invest                        

 

Mengenal Insurtech

Zaman terus mengalami kemajuan. Salah satunya adalah kemajuan di bidang teknologi yang sangatlah pesat.

Kemajuan teknologi berdampak pada seluruh bidang, salah satunya finansial. Kini sudah banyak kombinasi antara inovasi finansial dengan teknologi modern dalam bentuk fintech atau financial technology.

Fintech sudah merambah ke dalam dunia asuransi. Fintech dalam dunia asuransi disebut dengan insurtech.

Apa Itu Insurtech 02 - Finansialku

[Baca Juga: Ini 5 Hal yang Katanya Menjadi Kelemahan Asuransi Unitlink #Part 1]

 

Insurtech merupakan singkatan dari insurance technology yang merupakan kolaborasi antara asuransi dengan teknologi canggih dan didukung oleh komponen-komponen finansial dari fintech (financial technology) Indonesia.

Salah satu bukti nyata hadirnya insurtech adalah dengan adanya e-commerce yang memperjualbelikan asuransi.

Jual beli dengan menggunakan e-commerce memang menjadi metode yang paling menjadi pilihan di masyarakat urban.

Sejalan dengan meningkatnya jumlah pengguna internet, maka konsep insurtech pun juga meningkat dengan pesat.

Dengan adanya dukungan dari insurtech maka industri asuransi bisa memberikan pengalaman untuk nasabah yang lebih baik.

Mulai dari distribusi produk, evaluasi data calon nasabah, pembelian, serta polis yang bisa diperoleh hanya melalui email. Semua layanan dari insurtech ini tentunya akan sangat memudahkan Anda bukan?

Secara regulasi, pelaku industri asuransi di Indonesia sepertinya masih harus menunggu regulasi yang tetap.

Regulasi ini berhubungan dengan implementasi insurtech. Hal ini dikarenakan regulasi tersebut melibatkan banyak pihak dan terkait dengan berbagai aturan.

OJK (Otoritas Jasa Keuangan) akan mencoba merumuskan panduan ketentuan ataupun pengaturan tentang proses insurtech.

Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mengatakan bahwa paling tidak terdapat 3 instansi pemerintah yang harus terlibat dalam pembentukan regulasi insurtech tersebut.

Beberapa di antaranya adalah Mahkamah Agung (MA), Direktorat Jendral Pajak Kementrian Keuangan, serta Direktorat Kependudukan dan Catatan Sipil Kementrian Dalam Negeri.

Selain itu, Kementrian Komunikasi dan Informatika akan diajak untuk berdiskusi bersama OJK untuk menyusun regulasi insurtech.

Dalam implementasi insurtech juga memerlukan meterai digital atau e-stamp. Regulasi ini berada di bawah Direktorat Jenderal Pajak.

Selain itu, industri ini juga membutuhkan data kependudukan yang terdapat dalam sistem KTP elektronik atau e-KTP.

 

Bisnis pengembangan insurtech ini bisa dikatakan dipenuhi dengan berbagai tantangan.

Beberapa di antaranya adalah harus menghadapi absennya regulasi, memerlukan modal dan investasi yang cukup besar, serta edukasi kepada masyarakat itu sendiri.

Namun, perkembangan insurtech di Indonesia didukung oleh demografi Indonesia di mana terdapat banyak pulau dan jumlah penduduk yang banyak.

Oleh karena itu, perkembangan insurtech juga harus disertai dengan jaringan internet yang memadai jika memang tujuannya adalah memperluas distribusi asuransi secara digital.

Dapat dikatakan, sejauh ini belum ada perusahaan insurtech yang resmi beroperasi.

Beberapa perusahaan fintech yang memainkan peran aggregator untuk memasarkan produk asuransi adalah pasarpolis.com, cekaja.com, cepremi.com, dan rajapremi.com.

Digitalisasi Industri Asuransi 02 - Finansialku

[Baca Juga: Apakah Diperlukan Asuransi untuk Millenial? Persiapan untuk 2019]

 

Salah satu contoh e-commerce asuransi yang sudah berada di Indonesia adalah PasarPolis.

PasarPolis memberikan fitur yang memudahkan calon nasabah untuk membandingkan serta memilih asuransi yang sesuai dengan kebutuhannya.

Hal ini dikarenakan PasarPolis telah bekerjasama dengan sekitar 40 perusahaan asuransi.

Terdapat berbagai pilihan jenis asuransi. Ada asuransi untuk kesehatan, kendaraan, properti, jiwa, perjalanan, dan sebagainya.

Calon nasabah hanya perlu mengisi data diri lalu klik bandingkan untuk mendapatkan berbagai pilihan asuransi yang manfaatnya dapat sesuai dengan kebutuhan calon nasabah.

Tentunya pembelian asuransi ini dapat dilakukan secara online.

Selain itu, polis asuransi juga akan dikirimkan melalui email secara langsung setelah melakukan pembayaran.

Dapat dikatakan, konsep pembelian asuransi ini mirip dengan konsep pembelian tiket atau hotel secara online. Sangat mudah bukan penggunaan insurtech?

Namun, yang namanya asuransi tentu akan selalu ada premi yang perlu dibayarkan tiap bulannya sesuai dengan ketentuan yang disetujui.

Besar premi ini disesuaikan dengan jenis, waktu, dan besar perjanjian uang pertanggungan yang akan diberikan nantinya.

Ingat ya, jangan sampai Anda lupa untuk membayar preminya karena jika terjadi, maka premi yang sudah dibayarkan sebelumnya akan hangus dan secara otomatis Anda sudah tidak terdaftar lagi pada asuransi tersebut.

Selalu buat perencanaan keuangan dalam bentuk anggaran yang dibuat sebulan sebelumnya.

Jika Anda tidak ingin repot dalam membuat anggaran, gunakan saja aplikasi Finansialku.

Fiturnya yang lengkap akan senantiasa membantu Anda dalam mengelola keuangan, salah satunya dengan cara membuat anggaran.

Jika belum memiliki aplikasinya, segera download melalui Google Play Store atau registrasi terlebih dahulu melalui PC Anda.

 

Jika Anda ingin lebih memahami mengenai apa itu perencanaan keuangan serta bagaimana cara membuat perencanaan keuangan yang baik, jangan lupa untuk mempelajarinya dari ebook Finansialku.

Di dalamnya terdapat sejumlah pembahasan serta contoh dengan bahasa yang mudah dipahami sehingga Anda dapat segera mempraktikkannya.

Selain itu, Anda bisa memperolehnya secara GRATIS tanpa dipungut biaya apapun.

Tunggu apalagi? Yuk segera miliki dan rasakan manfaatnya!

Gratis Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 30 an

Perencanaan Keuangan Untuk Usia 30 an - Finansialku Mock Up

Download Ebook Sekarang

 

Beberapa Kemudahan yang Diberikan oleh Insurtech

Fintech tentunya hadir untuk membawa kemudahan bagi penggunanya.

Begitu juga dengan insurtech yang sama-sama memberikan kemudahan bagi para nasabahnya. Berikut beberapa kemudahan yang diberikan oleh insurtech:

 

#1 Memudahkan Adanya Interaksi Antara Institusi dengan Nasabah

Dengan adanya insurtech maka sangat memudahkan orang untuk memiliki asuransi.

Sehingga, Anda sebagai nasabah atau calon nasabah asuransi tidak harus datang ke kantor asuransi, mengantre, serta menanggapi telepon dari para agen asuransi.

Digitalisasi Industri Asuransi 01 - Finansialku

[Baca Juga: Apakah Mahasiswa dan Orang Muda Perlu Asuransi Jiwa Unitlink ?]

 

#2 Cashless Economy

Karena adanya insurtech, sekarang Anda tidak perlu repot-repot lagi untuk membawa ataupun mentransfer uang jika Anda mau membayar premi atau mendaftar asuransi.

Di sisi lain, insurtech juga dapat mengurangi risiko terjadinya penipuan yang dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Melalui insurtech, Anda dapat memastikan pengawasan asuransi Anda serta memudahkan transaksi harian Anda.

 

#3 Lebih Praktis

Masih terdapat banyak orang yang menganggap kalau mau mendaftar atau terdapat masalah dengan asuransi sebaiknya langsung mendatangi kantor asuransinya.

Namun, sekarang dengan adanya insurtech maka pengalaman nasabah akan menjadi jauh lebih praktis.

Selain itu, prosesnya juga jadi jauh lebih cepat apabila Anda ingin mendaftar atau jika terjadi masalah di kemudian hari pada polis asuransi Anda.

Insurtech siap membantu nasabah melalui digital, sehingga nasabah sudah tidak perlu lagi untuk bersusah payah pergi ke kantor asuransi.

Selain untuk melayani nasabah dengan lebih mudah, terdapat tujuan lain dari insurtech, yaitu untuk membantu mendorong industri asuransi yang masih sulit dijangkau oleh banyak lapisan masyarakat saat ini.

Manfaat Tambahan Asuransi Jiwa 05 Asuransi 5 - Finansialku

[Baca Juga: Infografis: Asuransi Jiwa di Sepanjang Usia]

 

Hal ini juga dapat mengedukasi masyarakat tentang betapa pentingnya memiliki jaminan perlindungan asuransi, sehingga masyarakat dapat lebih aware terhadap manfaat asuransi yang ada.

Perkembangan insurtech juga telah menjadi salah satu strategi untuk memperluas utilitas produk asuransi yang masih rendah.

Ketua Umum Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), Hendrisman Rahim pernah berkata ke Media Indonesia, bahwa perusahaan asuransi harus semakin berkembang dan menyesuaikan diri terhadap perkembangan teknologi digital untuk semakin mendekatkan diri dan melebarkan pemasaran produk-produk asuransi kepada masyarakat.

 

Beralih ke Insurtech

Setelah mengenal insurtech, mengetahui berbagai kemudahannya, serta perkembangannya di Indonesia, tentunya sekarang Anda sudah lebih aware terhadap kehadiran insurtech.

Dengan adanya insurtech, Anda sebagai calon nasabah ataupun nasabah dapat merasakan berbagai kemudahan yang diberikan.

Namun, Anda juga harus berhati-hati dalam memilih insurtech yang tepat, pastikan bahwa insurtech yang Anda pilih memang legal.

 

Jadi, apakah Anda berminat beralih ke insurtech? Berikan komentar dan pendapat Anda di kolom yang tersedia bawah ini. Bagikan artikel ini kepada rekan Anda, agar semakin banyak orang yang mengenal insurtech. Terima kasih!

 

Sumber Referensi:

  • Admin. 13 Juli 2017. Mengenal Insurtech Secara Mudah dan Kelebihannya. Pasarpolis.com – https://goo.gl/HgbR2o
  • Admin. 24 Oktober 2017. Perkembangan Insurtech dan Keuntungannya Bagi Banyak Orang. Pasarpolis.com – https://goo.gl/m5GSXt
  • Reni Lestari. 26 September 2018. Asuransi Digital : Perjalanan Menuju Ekosistem Insurtech. Bisnis.com – https://goo.gl/umsu3q

 

Sumber Gambar:

  • Apa Itu Insurtech 1 – https://goo.gl/gr59TQ
  • Apa Itu Insurtech 2 – https://goo.gl/u43x8R
By |2019-02-11T08:56:48+00:00February 9th, 2019|Categories: Asuransi, Fintech|Tags: , , , |0 Comments

About the Author:

Virtina Thionita
Virtina Thionita adalah seorang mahasiswa President University, jurusan Business Administration dengan konsentrasi Wealth Planning. Memiliki ketertarikan di bidang perencanaan keuangan, investasi, dan entrepreneur.

Leave A Comment