Definisi underwriting adalah proses mengidentifikasi dan menyeleksi risiko, mengelompokkan tingkat risiko dan pemutusan syarat ketentuan yang dimiliki oleh calon nasabah asuransi.

 

Definisi Underwriting Adalah

Underwriting adalah sebuah proses mengidentifikasi dan menyeleksi risiko yang dimiliki oleh calon nasabah asuransi. Dalam proses underwriting juga terdapat pengelompokan tingkat risiko, pemutusan syarat dan ketentuan yang berlaku serta jumlah premi yang harus dibayar.

Underwriting adalah proses yang penting dalam asuransi. Setiap calon nasabah asuransi pasti melalui proses underwriting terlebih dahulu.

Proses underwriting berfungsi untuk menyaring calon nasabah asuransi. Proses inilah yang menentukan apakah perusahaan asuransi akan menerima atau menolak calon nasabah.

Definisi Underwriting Adalah 02 - Finansialku

[Baca Juga: Mengapa Asuransi dan Manfaat Asuransi Serta Istilah-istilah Asuransi]

 

Underwriting memiliki beberapa tujuan. Salah satu tujuan dari underwriting adalah calon nasabah mendapatkan beban premi yang sesuai dengan risikonya sehingga terdapat keadilan antara premi yang dibayarkan dengan risiko yang ditanggung.

Penerbitan suatu polis bagi para pembeli asuransi ditentukan berdasarkan hasil proses underwriting tersebut. Pengajuan calon nasabah bisa diterima atau ditolak.

Jika calon nasabah asuransi tidak memenuhi syarat proses underwriting tersebut, maka calon nasabah tersebut ditolak. Hal ini berarti calon nasabah tidak bisa membeli produk asuransi tersebut atau diterima dengan tambahan syarat dan ketentuan khusus.

Setelah itu, barulah pembeli asuransi dapat ditentukan berapa jumlah premi yang harus dibayar.

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

Dalam asuransi, juga terdapat istilah underwriter. Underwriter adalah orang yang mengidentifikasi dan mengevaluasi calon nasabah asuransi.  Secara sederhana, underwriter adalah orang yang melakukan proses underwriting tersebut.

 

Jenis-jenis Underwriter

Untuk lebih detail, ada 3 jenis underwriter di asuransi. Ada underwriter pertama, financial underwriter, dan medical underwriter.

Berikut penjelasan tugas setiap underwriter tersebut.

 

#1 Underwriter Pertama

Orang yang menjadi underwriter pertama sebenarnya adalah agen asuransi jiwa. Jadi, agen asuransi tidak hanya menjual polis.

Agen asuransi jiwa juga menjadi orang yang pertama kali menentukan dan mengidentifikasi secara sederhana kemungkinan risiko calon nasabahnya.

Berdasarkan hasil pengamatan dan percakapan dengan calon nasabahnya, agen asuransi dapat menentukan apakah calon nasabahnya layak untuk melanjutkan ke tahap selanjutnya atau tidak.

 

#2 Financial Underwriter

Tugas dari seorang financial underwriter adalah membantu calon nasabah untuk menentukan program asuransi apa yang paling sesuai dengan nasabah.

Financial underwriter akan menyesuaikannya dengan kemampuan secara finansial dan sesuai kebutuhan calon nasabah.

 

#3 Medical Underwriter

Medical Underwriter adalah orang yang merekomendasikan apakah calon nasabah layak untuk masuk dalam produk asuransi jiwa atau tidak. Hal ini didasarkan pada kondisi kesehatan dari calon nasabah tersebut.

Gratis Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 30 an

Perencanaan Keuangan Untuk Usia 30 an - Finansialku Mock Up

Download Ebook Sekarang

 

Kemungkinan Keputusan Underwriter

Terdapat beberapa kemungkinan yang diputuskan oleh seorang underwriter. Berikut 4 kemungkinan hasil keputusan underwriter.

 

#1 Diterima Secara Penuh

Hal ini berarti calon nasabah dapat menerima seluruh manfaat yang diajukan sehingga, calon nasabah dapat membeli asuransi yang sesuai dengan pengajuannya. Polis pun akan segera diberikan.

Calon nasabah ini dikategorikan dalam preferred risk dan standard risk. Calon nasabah berarti telah memenuhi syarat dari proses underwriting.

 

#2 Diterima Tetapi Ada Pengecualian

Calon nasabah asuransi diterima tetapi terdapat beberapa penyakit tertentu yang tidak ditanggung oleh pihak asuransi. Pengecualian ini berdasarkan kondisi kesehatan calon nasabah tersebut.

Asuransi-Pendidikan-Anak-02-Finansialku

[Baca Juga: Inilah 5 Asuransi yang Harus Anda Miliki untuk Antisipasi Bencana Alam]

 

Jangka waktu pengecualian dapat berbeda-beda untuk setiap individu. Ada yang bersifat permanen, dan juga ada yang bersifat sementara yang berarti hanya dalam beberapa tahun saja.

 

#3 Diterima Dengan Pembayaran Premi yang Ekstra

Calon nasabah ini dapat dikategorikan dalam substandard risk yang berarti nasabah diterima dengan pemenuhan syarat tertentu. Hal ini berarti calon nasabah asuransi akan ditanggung sepenuhnya sesuai manfaat yang diajukan.

Akan tetapi, calon nasabah harus membayar tambahan premi. Jadi, calon nasabah akan membayar premi yang lebih mahal daripada yang biasanya. 

 

#4 Ditolak

Calon nasabah termasuk dalam kategori declined risk atau uninsurable yang berarti perusahaan asuransi tidak mau menerima pengajuan yang diajukan oleh calon nasabah.

Hal ini dikarenakan risiko yang terlalu besar yang harus ditanggung oleh pihak asuransi. Hal ini juga dikarenakan ada beberapa faktor tertentu. Faktor tersebut bisa karena usia, penyakit, dan lain sebagainya.

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

Tahap Proses Underwriting

Terdapat beberapa tahap dalam melakukan underwriting. Berikut proses underwriting dibagi menjadi 4 tahap sederhana.

 

#1 Pengajuan Data dari Calon Nasabah

Pertama-tama calon nasabah akan mengisi data-data yang disyaratkan oleh pihak asuransi. Data-data ini pada umumnya tentang riwayat kesehatan.

Setelah itu, data-data yang telah diisi akan diberikan ke underwriter untuk dianalisis.

 

#2 Mengidentifikasi Risiko

Underwriter akan mengidentifikasi risiko yang dimiliki oleh calon nasabah dari data-data yang telah dikumpulkan. Terdapat beberapa faktor untuk menganalisis apakah pengajuan calon nasabah diterima atau tidak.

Faktor yang paling umum adalah faktor risiko medis dan faktor risiko pribadi. Contoh dari faktor risiko medis adalah riwayat medis dan postur tubuh. Sedangkan contoh dari faktor risiko pribadi adalah pekerjaan, hobi,  gaya hidup, serta lokasi tempat tinggal.

Faktor-faktor tersebut selanjutnya akan diseleksi oleh underwriter.

 

#3 Mengelompokkan Risiko

Setelah mengidentifikasi risiko, underwriter akan mengklasifikasikan risiko-risiko yang dimiliki oleh calon nasabah ke beberapa kategori. Terdapat 4 kategori risiko yang utama. Kategori tersebut adalah declined risk, substandard risk, standard risk, dan preferred risk.

Definisi Underwriting Adalah 01 - Finansialku

[Baca Juga: Berkenalan Dengan Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI)]

 

Semakin tinggi tingkat risiko yang dimiliki oleh calon nasabah, maka semakin besar premi yang harus dibayarkan. Bahkan, jika risiko yang dimiliki oleh calon nasabah terlalu tinggi, ada kemungkinan perusahaan asuransi akan menolak pengajuan dari calon nasabah.

 

#4 Mengirimkan Pengajuan Calon Nasabah Kembali

Setelah risiko calon nasabah diklasifikasikan, underwriter dapat menentukan pengajuan calon nasabah diterima atau tidak. Jika pengajuan calon nasabah diterima, maka polis akan segera diberikan ke calon nasabah.

 

Kriteria Underwriting yang Baik

Selain itu, underwriting yang baik dapat sangat bermanfaat bagi perusahaan. Berikut beberapa kriteria dapat dikatakan underwriting tersebut baik.

Gratis Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 an

Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 20 an Perencana Keuangan Independen Finansialku

 

Download Sekarang

 

#1 Hasil Underwriting Yang Akurat

Proses underwriting di perusahaan asuransi dikatakan baik jika hasil evaluasi risiko termasuk cukup akurat. Sehingga, hasil untuk menentukan jumlah premi dengan risiko yang akan ditanggung dapat disesuaikan dengan tepat.

 

#2 Membantu Perusahaan Bersaing

Jika hasil proses underwriting-nya baik, hal itu dapat membantu perusahaan untuk bisa bersaing dengan perusahaan asuransi lainnya.

Hal ini dikarenakan pendapatan suatu perusahaan ditentukan oleh hasil underwriting tersebut, baik secara pengeluaran, pengendalian, penetapan harga premi, dan lain sebagainya.

7 Tips Memilih Asuransi Jiwa Untuk Karyawan, Agar Anda Sekeluarga Tetap Terlindungi (Meski Sudah Resign) 01 - Finansialku

[Baca Juga: Ketahui Dulu Yuk Jenis Unitlink Sebelum Anda Mengambil Asuransi Unitlink]

 

Beli Asuransi Selagi Muda dan Sehat

Berdasarkan hasil penjelasan sebelumnya, akan lebih baik jika Anda sudah membeli asuransi dari sekarang.

Selagi Anda masih sehat, Anda akan dengan mudah melalui proses underwriting ini. Besar kemungkinan Anda akan diterima dan akan menerima manfaat dari asuransi.

 

Silakan beri komentar dan pendapat Anda pada kolom di bawah ini, terima kasih!

 

Sumber Referensi:

  • Riki Wardana. 2016. Peran dan Fungsi Underwriting dalam Asuransi. Reliance-life.com – https://goo.gl/6fgXLG
  • Jurnal Allianz. 25 Juli 2017. Mengupas Peran Penting Underwriting Dalam Dunia Asuransi. Allianz.co.id – https://goo.gl/p3sx1k
  • Anugrah Wahyudi. 31 Juli 2017. Mengenal Proses Underwritind Dalam Dunia Asuransi. Proteksikeluargasyariah.com – https://goo.gl/rJyS6V
  • Asuransi365. 2018. Underwriting & Keputusan Underwriting Dalam Asuransi – Apa Itu? Asuransi365.com – https://goo.gl/pCh5x8

 

Sumber Gambar:

  • Definisi Underwriting – https://goo.gl/NjPpib
  • Underwriting Adalah – https://goo.gl/Ep1hAQ