Ternyata kinerja otak kita bisa ditingkatkan pada taraf yang optimal lho! Tingkatkan kesehatan otak dengan melakukan beberapa nasihat berikut ini!

Selamat membaca!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Wealth Mindset

 

Tingkatkan Kesehatan Otak

Ada banyak pelatihan atau seminar dengan biaya yang cukup mahal yang ditawarkan untuk dapat meningkatkan daya pikir dan kinerja otak menjadi lebih baik, bahkan lebih brilian.

Tapi tahukah Anda bahwa dengan beberapa latihan dan setidaknya beberapa asupan bergizi yang diperlukan serta menghindari hal-hal yang merugikan diri serta menata rutinitas hidup lebih baik akan membantu meningkatkan kinerja otak kita.

Untuk membantu Anda memaksimalkan kinerja otak, Finansialku akan memberikan Anda cara praktis yang bisa Anda lakukan di mana saja.

Lakukan setiap langkah tersebut dan Anda akan mendapatkan kesehatan otak yang semakin lebih baik sehingga membuatnya dapat berfungsi semakin optimal.

Alasan Punya Asuransi Kesehatan 01 - Finansialku

[Baca Juga: TERBUKTI, 8 Cara Hidup Sukses di Usia Muda, Apakah Kamu Sudah Mulai Melakukannya?]

 

Tapi sebelum itu, sudahkah Anda mengecek kesehatan keuangan saat ini?

Ketahui kesehatan keuangan Anda dengan Aplikasi Finansialku melalui fitur Financial Health Check Up.

Unduh terlebih dahulu Aplikasi Finansialku melalui Google Play Store atau lakukan registrasi terlebih dahulu melalui PC. Anda juga bisa memanfaatkan fasilitas free trial-nya selama 30 hari. 

Selain itu, dapatkan potongan harga berlangganan hingga Rp50.000 dengan kode promo: POTONG50RIBU untuk menjadi member Premium.

Anda juga bisa berkonsultasi tanpa batas dengan Konsultan Keuangan Bersertifikat dari Finansialku.

 

Gratis Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 30 an

Perencanaan Keuangan Untuk Usia 30 an - Finansialku Mock Up

Download Ebook Sekarang

 

Nah berikut ini ialah 10 cara praktis yang bisa Anda lakukan untuk memaksimalkan kinerja otak, mulai dari:

 

#1 Berhenti Merokok

Tidak merokok adalah salah satu langkah pertama yang dapat Anda ambil untuk meningkatkan kesehatan otak Anda.

Sebuah studi Archives of Internal Medicine yang diterbitkan pada 2010 meneliti 21.123 perokok dari 1978 hingga 2008.

Dari data penelitian itu didapati bahwa orang-orang yang merokok lebih dari dua bungkus rokok sehari memiliki dua kali tingkat demensia ketika mereka menginjak usia lebih tua.

Hasil penelitian itu didukung oleh para peneliti yang mampu menjelaskan hasilnya di mana rokok dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit seperti yang dilansir dari Hellosehat berikut ini:

 

  • Tekanan darah serta detak jantung Anda akan meningkat. Namun, aliran darah ke pembuluh darah kapiler Anda berkurang.
  • Kadar oksigen dalam darah berkurang karena karbon monoksida yang ada pada darah justru mengalami peningkatan dari asap rokok.
  • Paparan bahan kimia yang terkandung pada asap rokok menyebabkan rambut halus di saluran pernapasan rusak. Selain itu, otot-otot kecil di saluran pernapasan juga akan terus berkontraksi.
  • Sistem imun (kekebalan tubuh) melemah sehingga membuat Anda rentan mengalami berbagai penyakit infeksi.

 

Cara Berhenti Merokok 02 - Finansialku

[Baca Juga: Simak 50 Kata-kata Bijak Dale Carnegie yang Membuat Anda Semakin Sukses dan Bersemangat]

 

Mereka yang merokok antara setengah dan satu bungkus sehari memiliki 44 persen peningkatan risiko terkena demensia. Bahkan tingkat terendah perokok memiliki peningkatan risiko 37 persen.

Kabar baiknya adalah orang-orang dalam studi yang dulu merokok tetapi berhenti tidak memiliki risiko demensia yang meningkat dan memiliki fungsi otak normal hingga usia lanjut.

Segeralah berhenti merokok untuk mendapatkan kesehatan otak yang lebih baik.

 

#2 Memiliki Hubungan Relasi yang Baik

Salah satu bentuk ingatan yang kita praktikkan dalam hubungan apa pun dikenal sebagai ingatan “transaktif”, sebuah konsep yang pertama kali dikembangkan oleh psikolog Daniel Wegner pada tahun 1985.

Ini adalah bentuk ingatan di mana kita menjadi ahli dalam satu jenis informasi tertentu dan seringkali memiliki tanggung jawab penuh di dalamnya.

Teori memori transaktif didasarkan pada gagasan bahwa anggota individu dapat berfungsi sebagai alat bantu memori eksternal satu sama lain (Wegner, 1987).

Anggota dapat memperoleh manfaat dari pengetahuan dan keahlian masing-masing jika mereka mengembangkan pemahaman bersama yang baik tentang apa yang mereka tahu dalam kelompok/unit.

Sistem memori transaktif dibangun berdasarkan perbedaan antara pengkodean memori internal dan eksternal.

Seringkali, individu menyandikan pengetahuan baru secara internal, dalam ingatan mereka sendiri.

Namun, bahkan lebih sering orang menyandikan atau menggunakan pengetahuan yang disandikan secara eksternal (dalam buku harian, dalam buku, atau bahkan dalam memori orang lain).

Dalam kasus-kasus ini, individu secara internal mengkodekan label (subjek) pengetahuan serta lokasinya tetapi bukan pengetahuan itu sendiri.

Dalam praktik kehidupan sehari-hari, misalnya, di sebuah pesta, pasangan Anda mungkin hebat dalam mengingat pekerjaan dan selera musik seseorang begitu ia mengenal orang baru, tetapi ia mungkin hampir tidak bisa mengingat wajah dan nama bahkan jika ia pernah bertemu seseorang sebelumnya.

Dengan demikian, pasangan bisa bekerja sebagai tim. Demikian juga pertemanan untuk saling mengandalkan keunggulan satu dengan yang lain.

Teman-yang-Baik-Bagi-Keuangan-01-Finansialku

[Baca Juga: HR: Top 6 Permasalahan Keuangan Karyawan yang Perlu Diselesaikan dengan Program Kesejahteraan Karyawan]

 

Ternyata semakin beragam jenis teman Anda, semakin mereka menantang Anda untuk berpikir kreatif.

Mereka memberi Anda informasi yang biasanya tidak Anda miliki dan mereka memberi Anda perspektif berbeda tentang segalanya.

Teman-teman Anda, secara tak disengaja akan menjaga pikiran Anda tetap terbuka.

Dengan memiliki relasi dan menjaga hubungan itu tetap baik, maka akan membuat pikiran menjadi semakin open minded dan kinerja otak semakin berkembang.

 

#3 Berpikir Positif

Ada efek yang terkenal dalam psikologi pendidikan yang disebut sebagai “efek Pygmalion“.

Efek ini sangat terkenal yang disebut oleh para psikolog sebagai temuan Rosenthal-Jacobsen 1968.

Efek Pygmalion, juga dikenal sebagai efek Rosenthal, adalah fenomena di mana harapan yang lebih tinggi mengarah pada peningkatan kinerja.

Robert Rosenthal mendefinisikan efek Pygmalion sebagai “fenomena di mana harapan satu orang untuk perilaku orang lain datang untuk melayani sebagai ramalan yang terpenuhi dengan sendirinya” (American Psychologist, November 2003, hlm. 839).

Karya Robert Rosenthal dan Lenore Jacobsen (1968) membuktikan bahwa harapan guru mempengaruhi kinerja siswa.

“Ketika kita mengharapkan perilaku tertentu dari orang lain, kita cenderung bertindak dengan cara yang membuat perilaku yang diharapkan lebih mungkin terjadi.” (Rosenthal dan Babad, 1985)

 

Apa yang disarankan penelitian ini adalah bahwa jika kita menetapkan standar tinggi untuk diri kita sendiri dan dibantu dengan kepercayaan bahwa mencapainya adalah mungkin, itu menjadi mungkin.

Cara-Berpikir-Positif-2-Finansialku

[Baca Juga: Kenali Cara Cerdas Karyawan Memulai Bisnis Tanpa Mengabaikan Pekerjaan Utama]

 

Dalam sebuah penelitian oleh seorang psikolog sosial Arronson dan rekan-rekannya pada tahun 2001, anggota masyarakat (kaum marginal) yang kurang beruntung diajari untuk meyakini bahwa mereka memiliki kemungkinan untuk menjadi orang yang cerdas.

Anak-anak dari kelompok marginal itu menunjukkan peningkatan kemampuan matematika dibandingkan dengan mereka yang tidak mendapatkan pendekatan tersebut.

Dengan kata lain, berpikir positif akan sangat membantu dalam peningkatan kinerja otak agar semakin potensial dan optimal.

 

#4 Miliki Kualitas Tidur yang Baik

Otak tidak diam ketika kita tidur. Ada banyak pekerjaan yang terjadi saat Anda tidur — dan banyak di antaranya melibatkan pembelajaran yang terjadi pada siang hari (Walker, Stickgold, Alsop, Gaab, & Schlaug, 2005).

Psikolog telah lama memahami bahwa mimpi kita yang muncul saat kita tidur benar-benar merupakan cerminan dari semua pekerjaan yang sedang dilakukan otak kita untuk mencoba memahami semua informasi yang telah kita ambil tetapi belum sepenuhnya menafsirkan dan memahaminya.

Oleh sebab itu, memiliki kualitas tidur yang benar akan sangat membantu kinerja otak Anda untuk memahami setiap informasi yang Anda terima.

Di sisi lain, jika Anda tidak tidur dengan benar, Anda dapat kehilangan manfaat dari pengalaman belajar Anda. Anda juga tidak akan belajar juga pada hari berikutnya.

Lydia DonCarlos, PhD, dari Loyola University Chicago Stritch School of Medicine adalah salah satu ahli yang membuat rekomendasi berapa banyak waktu tidur yang dibutuhkan seseorang.

Sebuah pertemuan yang ia pimpin di National Sleep Foundation, membuat rekomendasi berdasarkan usia, mulai dari bayi yang baru lahir (yang memerlukan 14-17 jam tidur per hari) sampai dewasa berusia 65 tahun ke atas (7-8 jam per hari).

Pola Tidur Sehat 01 - Finansialku

[Baca Juga: HRD dan Startup Founder Perlu Tahu Kompensasi dan Benefit untuk Karyawan]

 

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa remaja berusia 14-17 tahun memerlukan 8-10 jam tidur per malam. Angka ini lebih tinggi dibanding rekomendasi sebelumnya yaitu 8,5-9,5 jam per malam.

Orang dewasa membutuhkan antara tujuh dan delapan jam tidur setiap malam untuk mendapat manfaat sepenuhnya dan tampil pada puncak kognitif mereka setiap hari.

 

#5 Asupan Bergizi Setiap Hari

Ada cukup banyak jenis bahan makanan yang baik untuk otak kita disamping berbagai komponen makanan yang dapat meningkatkan fungsi mental kita.

Ginkgo Biloba (diekstrak dari pohon Ginkgo) memiliki efek yang baik bagi memori.

Sayuran, seperti brokoli, bayam, tomat, beberapa buah beri, dan asam lemak omega-3 yang ditemukan pada ikan berminyak, dan beberapa biji-bijian sudah terbukti dapat meningkatkan daya ingat dan fungsi otak secara keseluruhan, seperti teh hijau dan protein pada umumnya.

Protein, yang kita ambil melalui daging, telur dan kacang-kacangan mengandung asam amino tingkat tinggi, seperti tirosin, yang menyebabkan neuron menghasilkan neurotransmitter, norepinefrin dan dopamin yang sangat penting dan berhubungan dengan kewaspadaan mental.

Makan sehat bergizi dan seimbang juga memiliki efek diet sehat, termasuk bagi ibu menyusui, pertumbuhan sang anak dan untuk peningkatan IQ.

Ibu yang menyusui bayinya lebih dari beberapa minggu memberi mereka asam lemak omega-3 esensial yang tidak tersedia secara universal dalam susu formula bayi.

Minyak esensial yang sama juga ditemukan pada ikan segar, sehingga anak-anak akan sangat baik jika diberi asupan berupa makanan segar dan biji-bijian, termasuk ikan segar sedini mungkin.

Anak-anak yang mengkonsumsi makanan tersebut akan memiliki IQ lebih tinggi daripada anak-anak yang diberi susu formula dan makanan olahan.

Sebuah penelitian diterbitkan dalam jurnal Pediatrics oleh Helland, Smith, Saarem, Saugstad, dan Drevon pada tahun 2003.

Penelitian itu membandingkan IQ anak-anak yang diberi susu formula omega-3 yang ditingkatkan dibandingkan untuk mereka yang tidak.

Menelusuri Peluang Usaha Bisnis Makanan Sehat yang Bisa Menguntungkan 01 - Finansialku

[Baca Juga: Infografis: Ini Kiat Sukses Cara Memulai Usaha dari 10 Tokoh Bisnis Sukses Dunia]

 

Para peneliti menemukan bahwa IQ anak-anak yang diberi makan omega-3 menunjukkan beberapa poin lebih tinggi pada usia empat tahun.

IQ seorang anak juga terbantu oleh pola asupan sang ibu, terutama pada trimester terakhir.

Jika sang ibu makan makanan sehat yang kaya akan minyak omega-3 dan memberi makan bayinya dengan baik, bayi itu bisa mendapatkan beberapa poin IQ yang akan bertahan seumur hidup.

Sebaliknya, jika sang ibu yang sedang mengandung tidak menjaga asupannya, maka akan mengurangi tingkat IQ anak.

Perhatikan pola asupan Anda, apakah Anda sudah memiliki pola asupan yang bergizi dan seimbang untuk meningkatkan kinerja otak?

 

#6 Meditasi

Meditasi adalah sebuah aktivitas yang akan meningkatkan kesehatan fisik dan juga mental kita dari dalam.

Teknik meditasi sangat bervariasi, tetapi mereka semua memiliki beberapa bentuk yang difokuskan pada pernapasan untuk mencapai ketenangan.

Penelitian menunjukkan bahwa meditasi meningkatkan konsentrasi dan daya ingat. Penelitian juga melacak pertumbuhan di area otak yang terkait dengan kecerdasan dari waktu ke waktu ketika partisipan penelitian melakukan meditasi.

Dalam satu penelitian, yang diterbitkan dalam Journal Frontiers in Human Neuroscience, Profesor Eileen Luders dari UCLA melaporkan bahwa mereka yang melakukan meditasi jangka panjang ternyata memiliki jumlah “pelipatan” korteks otak yang lebih besar.

Studi lain oleh para peneliti yang sama dan diterbitkan dalam jurnal Neuroimage pada tahun 2009 menemukan bahwa kita yang bermeditasi memiliki lebih banyak kepadatan sel di hippocampus (terkait dengan memori) dan lobus frontal (terkait dengan perencanaan ke depan dan kontrol perilaku).

Stres akan mencegah kita memperoleh pembelajaran yang baik dan benar-benar memperpendek rentang perhatian.

8 Cara Meningkatkan Antusiasme 04 Meditasi - Finansialku

[Baca Juga: Cara Sederhana Memulai Bisnis Rumah Kost Minim Dana yang Mudah Dipraktikkan]

 

Namun, untuk berpikir secara cerdas, kita perlu berpikir lebih luas dan meditasi dapat membantu kita menenangkan sehingga meningkatkan kemampuan kita untuk menerima setiap pengalaman belajar sepenuhnya.

Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa mengembangkan latihan kita dalam bermeditasi akan dapat meningkatkan kecerdasan umum kita.

 

#7 Tetap Sehat Dengan Olahraga Rutin

Penelitian yang dilakukan oleh para psikolog selama beberapa dekade terakhir menemukan bahwa latihan fisik mampu memberikan semacam penyembuhan ajaib atau “obat mujarab” untuk berbagai masalah fisik, emosional, dan intelektual.

Banyak jenis olahraga yang gratis dan umumnya tidak ada efek samping. Latihan fisik meningkatkan aliran darah Anda, yang pada gilirannya meningkatkan jumlah oksigen dan glukosa yang diterima otak Anda.

Olahraga juga umumnya melibatkan koordinasi fisik dan otak Anda.

Sehat Ga Harus Mahal! Inilah Olahraga Murah yang Bikin Badan Fresh! 01 - Finansialku

[Baca Juga: Inspirasi Bisnis Kreatif Kisah UMKM Sandal Jepit Mengukir Pundi-Pundi Rezeki]

 

Olahraga membantu pertumbuhan sel-sel otak baru (neuron) dan hubungan antara sel-sel otak (neurogenesis) yang bermanfaat untuk meminimalkan peradangan, menumbuhkan pembuluh darah baru, dan memperlambat penghancuran sel sendiri.

Olahraga yang baik juga dapat membangkitkan sel-sel induk yang tidak aktif di hippocampus, bagian dari otak tengah yang mengendalikan sistem memori kita.

Jadi, olahraga rutin apa yang sedang Anda fokuskan dalam beberapa waktu ke depan? Jadikan kegiatan olahraga sebagai aktivitas rutin yang akan meningkatkan kesehatan jasmani, mental, dan juga kesehatan otak Anda.

 

#8 Tingkatkan Taraf Pendidikan

Meningkatkan taraf pendidikan juga dapat membantu dalam meningkatkan kesehatan otak.

Apabila dana menjadi sebuah keterbatasan, membaca buku dan berbagai ilmu dari jaringan internet bisa menjadi sarana untuk Anda tetap bisa meningkatkan kualitas kinerja otak dan menambah cakrawala pengetahuan Anda.

Menurut Klikdokter.com, membaca adalah latihan terbaik untuk otak Anda. Karena kegiatan ini melibatkan beberapa fungsi otak, termasuk proses visual, pendengaran, kesadaran fonemik dan pemahaman.

Menurut penelitian yang dilakukan Haskins Laboratories for the Science of the Spoken and Written Word, membaca memberi banyak waktu untuk berpikir, memproses dan membayangkan sebuah narasi.

 

Tingkatkan Saat Ini Juga!

Sederet aktivitas yang telah dituliskan sebelumnya dijamin dapat meningkatkan ingatan Anda.

Mulailah dari saat ini agar Anda dapat merasakan manfaatnya. Semoga berhasil!

 

Sudah siap untuk meningkatkan kesehatan otak? Latihan apa saja yang akan Anda lakukan untuk mendapatkan kesehatan otak yang optimal dan memaksimalkan kinerja otak?

Berikan tanggapan Anda pada kolom yang tersedia di bawah ini! Terima kasih!

 

Sumber Referensi:

  • Bryan Roche, Ph.D. 17 Juli 2014. 10 Ways to Improve Your Brain Health. Psychologytoday.com – https://bit.ly/2GEWTfr
  • Tania Savitri. Mengulik Lebih Dalam Soal Bahaya Merokok Pada Daya Tahan Tubuh Manusia. Hellosehat.com – https://bit.ly/2U8eH5I
  • Gerardus Septian Kalis. 28 September 2017. Manfaat Gemar Membaca untuk Kesehatan Otak Anda. Klikdokter.com – https://bit.ly/2ZvFhXq
  • University of Colorado. Transactive Memory Theory. Is.theorizeit.org – https://bit.ly/2ZsQzjj

 

Sumber Gambar:

  • Kesehatan Otak – http://bit.ly/2nCnTDd