HRD dan Startup Founder Perlu Tahu Kompensasi dan Benefit untuk Karyawan

Kompensasi dan benefit adalah komponen yang perlu diperhatikan oleh para pimpinan perusahaan, terutama para HRD dan startups foundernya.

Selain itu, mereka juga perlu memperhatikan pertumbuhan kinerja dari para karyawan demi kemajuan perusahaan.

Simak artikel Finansialku berikut ini untuk melihat kegunaan dari kompensasi dan benefit dalam perusahaan. Selamat membaca!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Hal-Hal Dasar mengenai Kompensasi dan Benefit

Dalam membuat sistem kompensasi, sebuah perusahaan harus memperhatikan beberapa hal, di antaranya yaitu:

  1. Kompensasi harus memenuhi rasa keadilan bagi setiap karyawan (Internally Equitable).
  2. Mempunyai nilai dalam bersaing dengan nilai pasar tenaga kerja (Externally Competitiveness).
  3. Pemberian Kompensasi akan menunjang keberhasilan perusahaan (Performance Driven).
  4. Berdasarkan kemampuan perusahaan (Affordable).
  5. Memenuhi perundangan yang berlaku (Legally Defensible).
  6. Setiap orang mudah memahami dan mengerti akan sistem kompensasinya (Explainable).
  7. Fleksibel terhadap perkembangan bisnis perusahaan (Manageable).

Tips Keuangan 2019 02 - Finansialku

[Baca Juga: Finansialku Podcast Eps 07 – Investasi Terbaik untuk Karyawan Usia 24 – 38]

 

Mengacu beberapa hal di atas, tujuan dari pemberian kompensasi dapat terwujud, diantaranya:

  1. Memikat karyawan.
  2. Mempertahankan karyawan.
  3. Memotivasi karyawan.

 

Bagi pengelola sistem kompensasi, ada hal yang sangat perlu diperhatikan dan menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi mereka.

Bagaimana cara menjaga rasa keadilan (Internal Equitable) dalam sistem kompensasi dengan besaran nilai pasar tenaga kerja (Externally Competitiveness) sehingga tercipta yang namanya keseimbangan.

Oleh sebab itu, para pengelola kompensasi perlu mengupayakan sebuah penanganan atau maintenance pada sistem dan besaran nilai kompensasi yang ditetapkan dalam perusahaan tersebut.

Untuk mencapai hal itu, diperlukan survei gaji dengan mempercayakan pada lembaga yang dinilai mempunyai tingkat kredibilitas tinggi untuk melakukannya.

Selain kompensasi, perusahaan juga perlu melakukan perencanaan untuk mengelola program benefit dalam perusahaan, tentunya untuk meningkatkan kinerja dari para karyawan yang berimbas pada perkembangan perusahaan.

Gratis Download Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis

Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis - Mock Up - Finansialku Jurnal

DOWNLOAD EBOOK SEKARANG

 

Program Benefit dalam Perusahaan

Pengelola benefit dalam perusahaan perlu memiliki pertimbangan yang hati-hati mengenai apa yang perlu menjadi pencapaian perusahaan terkait dengan program benefit yang akan diusung.

Ini berkaitan dengan anggaran yang harus disediakan oleh perusahaan untuk pengadaan benefit.

Melihat hal ini, para pengelola benefit perlu menaruh perhatian lebih pada beberapa hal berikut ini:

Iklan Banner Online Course Yuk Buat Sendiri Rencana Keuangan Anda - Finansialku 728 x 90

Iklan Banner Online Course Yuk Buat Sendiri Rencana Keuangan Anda - Finansialku 336 x 280

#1 Rencana Strategis Perusahaan Jangka Panjang

Tentunya perusahaan pada umumnya akan menawarkan gaji dasar dan benefit yang rendah, tetapi dengan insentif yang menggiurkan dan menarik pada awal perkembangan.

Seiring dengan waktu, pada tahap yang lebih maju, perusahaan akan lebih royal dalam ketiga bentuk kompensasinya.

Beberapa hal lainnya yang juga akan berpengaruh dalam hal perubahan kombinasi optimum benefit, di antaranya perubahan kondisi seperti akuisisi, pemberhentian geografis, downsizing, dan juga fluktuasi keuntungan.

Beberapa hal di atas perlu mendapatkan perhatian secara konsisten dalam rencana bisnis perusahaan.

Kompensasi dan Benefit 02 - Finansialku

[Baca Juga: Pentingnya Mencatat Keuangan Karyawan Secara Efektif Agar Karier Cemerlang]

 

#2 Diversivitas Angkatan Kerja dalam Preferensi Benefit

Biasanya, para karyawan berusia muda akan lebih senang dengan pembayaran langsung dalam program pensiun, sedangkan para karyawan yang berusia senior akan berpikir sebaliknya.

Karyawan yang memiliki serikat cenderung lebih senang dengan benefit yang seragam, sedangkan karyawan dengan cacat tubuh atau memiliki orangtua tunggal, mereka cenderung lebih sendang dengan jam kerja yang lebih fleksibel.

 

#3 Persyaratan Legal

Dalam mengatur benefit, pemerintah memiliki peran yang besar, sedangkan perusahaan akan memfokuskan diri untuk mengendalikan biaya.

Dengan demikian pemerintah tentu akan memusatkan diri pada kesejahteraan sosial dan ekonomi bagi rakyatnya secara umum.

 

#4 Penawaran Benefit yang Kompetitif

Berbicara mengenai gaji, pihak manajemen dan karyawan hanya akan memfokuskan diri pada pembayaran langsung, entah itu pembayaran tetap ataupun besaran variabel.

Tidak demikian dengan benefit, perusahaan akan berfokus pada biaya, sedangkan karyawan akan berfokus pada nilainya.

 

#5 Strategi Kompensasi Total

Tujuan utama dari penyusunan kompensasi adalah untuk mengintegrasikan gaji dengan insentif dan benefit dalam satu kelompok.

Dengan tujuan ini, maka akan mendorong adanya pencapaian tujuan organisasi, sehingga benefit yang ditawarkan harus sejalan dengan efektif dengan tujuan tersebut.

Contoh konkrit yang bisa menjadi acuan adalah benefit dari program pensiun di mana program ini bisa saja dinilai tidak terlalu berpengaruh bagi para karyawan dalam kinerja harian mereka.

Ini dikarenakan benefit yang akan diterima oleh karyawan dari dana pensiun masih sangat lama.

Pentingnya Kompensasi 06 Kompensasi 4 - Finansialku

[Baca Juga: Cari Tahu Pentingnya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi Karyawan]

 

Pertimbangan dalam Menyusun Kompensasi dan Benefit

Ada banyak pertimbangan yang perlu diperhatikan dalam menyusun dan mengambil keputusan dalam strategi kompensasi dalam sebuah perusahaan.

Berikut ini adalah beberapa komponen pokok dari paket benefit yang diterima karyawan:

  1. Biaya: sebuah survei yang diadakan pada tahun 2000, persentase benefit rata-rata dari gaji adalah sebesar 30%. Jumlah ini sangat variatif berdasarkan ukuran perusahaan. Semakin besar perusahaan, tentu benefit yang diberikan akan semakin besar pula.
  2. Benefit kesehatan dan keamanan: benefit ini termasuk di dalamnya berbagai jenis asuransi, tunjangan kesehatan, pensiun, izin sakit, dana pensiun dan lain sebagainya.

 

 

Contoh Benefit Kesehatan & Keamanan

Beberapa contoh dari benefit kesehatan dan keamanan ialah:

 

#1 Asuransi Jiwa

Setiap tahunnya asuransi ini diperbaharui dan sesuai kebijakan, asuransi pun dapat diberhentikan jika karyawan telah keluar dari perusahaan yang bersangkutan.

Biasanya, besaran nilai asuransi adalah sekitar 2 kali dari gaji tahunan yang diterima karyawan.

Pada umumnya, saat ini asuransi jiwa dipengaruhi oleh berbagai program benefit yang fleksibel.

Contoh praktisnya, ketika perusahaan membayar sejumlah dana untuk asuransi jiwa bagi karyawan, di satu sisi ada beberapa paket tambahan yang menjadi pilihan karyawan sesuai pilihannya dan kelak akan dipotong dari gaji karyawan yang bersangkutan.

Manfaat Tambahan Asuransi Jiwa 07a Asuransi 7 - Finansialku

[Baca Juga: Resolusi Keuangan Karyawan: Sudah November, Sudah Ada yang Tercapai?]

 

#2 Kompensasi Pekerja

Beberapa komponen yang masuk dalam kompensasi pekerja di antaranya adalah pembayaran guna penggantian upah yang hilang, biaya kesehatan media, rehabilitasi, dan lain sebagainya.

Dalam hal ini, biasanya di setiap negara akan ada peraturan perundangan yang akan mengatur tentang hal ini.

 

#3 Asuransi Kecacatan

Komponen ini mencakup berbagai pembayaran atas kematian yang tidak disengaja dan juga pembayaran jika karyawan mengalami kecacatan.

Musibah kecacatan yang dialami dalam jangka panjang, dalam hal ini ditetapkan 6 bulan atau lebih, biasanya karyawan yang bersangkutan akan menerima 60% dari gaji dasar karyawan hingga mereka mulai menerima dana pensiun.

 

#4 Tunjangan Rumah Sakit, Operasi & Maternitas

Tunjangan ini sangatlah penting bagi para karyawan karena biasa yang diberikan sangat besar.

Karena besarnya tunjangan ini, maka biasanya perusahaan akan mengurangi laba dan mengurangi persaingan perusahaan secara umum.

Kasus ini biasanya terjadi para karyawan atau pekerja yang sudah menginjak usia 40 hingga 50 tahun. Tentunya biaya yang harus dikeluarkan oleh perusahaan akan besar.

Untuk menanggulanginya, biasanya perusahaan akan melakukan strategi untuk menekan biaya di antaranya adalah bekerja sama dengan rumah sakit atau dengan agen asuransi.

 

#5 Program Izin Sakit

Program ini dibuat untuk menyediakan penggantian upah atas ketidakhadiran jangka pendek karyawan dengan alasan sakit.

Tapi dalam praktiknya, benefit ini biasa disalahgunakan oleh para karyawan di mana mereka memandang benefit ini sebagai sebuah kesempatan yang harus digunakan meskipun mereka sebenarnya tidak sakit.

Dalam menanggulangi hal ini, perusahaan akan mengalihkan program ke “manageddisability”.

Punya-Asuransi-Penyakit-Kritis-Perlukan-Asuransi-Jiwa-03-Finansialku

[Baca Juga: Kenali Cara Cerdas Karyawan Memulai Bisnis Tanpa Mengabaikan Pekerjaan Utama]

 

#6 Pensiun

Untuk menunjang program ini, maka perusahaan akan membayarkan sejumlah uang secara teratur sesuai intervalnya kepada karyawan yang telah pensiun dan berhak menerima hak tersebut.

Menurut sejarah, pegawai swasta dulunya jarang ditemui adanya biaya pensiun sebelum Perang Dunia II.

Setelah itu mulai ada peraturan dari National Labor Relations Board dan membuat klarifikasi mengenai perlakuan pajak dan kontribusi perusahaan atas program pensiun.

 

#7 Keamanan Sosial 

Program ini adalah sebuah bentuk program perawatan pendapatan.

Program ini merupakan pertahanan terbaik dalam mengatasi ketidaksejahteraan para lansia.

Regulasinya, pajak pendapatan yang diperoleh dari para pekerja yang masih produktif akan didistribusikan untuk membayar benefit bagi mereka yang telah masuk dalam usia pensiun.

Perbandingan antara mereka yang masih produktif dan yang tidak produktif adalah 3:1.

Tetapi akibat dari ekspektasi hidup yang semakin panjang dan meningkatnya jumlah para pensiunan dari zaman baby boomers, diprediksi bahwa di tahun 2030 nanti, pajak keamanan sosial hanya akan menutup sekitar 75% dari benefit yang telah ditetapkan.

Menanggapi hal itu, program ini perlu mendapatkan perhatian lebih lanjut untuk menangani ketersediaan dana di tahun-tahun mendatang.

 

#8 Pembayaran Pesangon

Program ini digunakan oleh perusahaan ketika melakukan downsizing atau pemutusan hubungan kerja.

Misalnya, perusahaan memberi tambahan beberapa bulan gaji apabila karyawan setuju untuk pensiun sesuai waktu yang disepakati.

Contoh lainnya dalam hal take over, apabila yang diberhentikan adalah setara top manajemen, mereka akan menerima pesangon yang besarnya mencapai 2-3 tahun gaji mereka.

 

#9 Pembayaran Atas Waktu-waktu Tidak Bekerja

Kategori yang termasuk di dalamnya adalah saat liburan, dan cuti. Karyawan pada level atas atau top manajer di perusahaan-perusahaan besar biasanya banyak yang mendapat kebebasan untuk berlibur kapan saja.

Gaji-Saja-Tidak-Cukup-Untuk-Mencapai-Kebebasan-Keuangan-02-Finansialku

[Baca Juga: Karyawan Baru dengan Gaji 5-6 Juta, Ketahui Cara Mengelola Keuangan untuk Anda di Sini!]

 

#10 Layanan Karyawan

Beberapa contoh layanan yang diterima karyawan adalah bantuan konseling, layanan catering makan siang, jemputan mobil perusahaan, fasilitas olah raga, seragam, bantuan hukum, bonus natal, fasilitas kredit, jam kerja fleksibel, dan lain sebagainya.

 

Kebijakan Perusahaan

Kompensasi dan benefit yang diberikan oleh perusahaan memang diperuntukkan untuk kesejahteraan karyawan.

Tapi, penerapannya tergantung dari keuangan perusahaan dan kebijakan lainnya yang dipertimbangkan oleh bagian dewan direksi yang menangani.

Tetap buat karyawan nyaman dan bangga atas pekerjaan yang mereka lakukan di perusahaan.

 

Pahami informasi mengenai pentingnya kompensasi dan benefit jika Anda ingin membangun sebuah bisnis. Anda bisa membagikan informasi di atas kepada rekan Anda yang membutuhkan. Terima kasih!

 

Sumber Referensi:

  • Admin. 1 Februari 2014. Kompensasi dan Benefit adalah bagian penting Manajemen Strategi Perusahaan Anda. Ikhtisar.com – https://goo.gl/RpR26w
  • Yeffrie Yundiarto Prahadi. 13 September 2016. 5 Tren Kompensasi & Benefit. Swa.co.id – https://goo.gl/BE726t

 

Sumber Gambar:

  • Kompensasi dan Benefit 1 – https://goo.gl/dBzXn8
  • Kompensasi dan Benefit 2 – https://goo.gl/1k4KYe
By |2019-01-11T15:45:08+00:00January 11th, 2019|Categories: Karir|Tags: , , , , , , |0 Comments
Kriswangsa Bagus Kusuma Yudha
Kriswangsa Bagus Kusuma Yudha, Memiliki ketertarikan dengan kepemimpinan, pengembangan karakter, keterampilan & karier. Terbuka dengan berbagai pengetahuan, ide kreatif & input yang konstruktif. My LIFE My HIStory

Leave A Comment