Bagaimana sih para founder startup mewujudkan kesuksesannya?

Sudah menjadi rahasia umum bahwa 90% dari bisnis startup akan gagal. Mengapa demikian? Sederhananya mereka gagal membuat sesuatu yang diinginkan dan dibutuhkan masyarakat.

Lalu bagaimana caranya mewujudkan kesuksesan layaknya 10% sisanya? Cari tahu jawabannya di artikel ini!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Start It Up

 

Kenapa Bisnis Startup Sering Kali Gagal?

Dewasa ini, semakin banyak perusahaan rintisan atau umum disebut startup (atau ejaan lain yaitu start-up) yang tumbuh, termasuk di antaranya di tanah air. Perusahaan semacam ini merujuk pada semua perusahaan yang belum lama beroperasi.

Dengan kata lain, mayoritas perusahaan-perusahaan merupakan perusahaan yang baru saja didirikan dan berada dalam fase pengembangan dan penelitian untuk menemukan pasar yang tepat.

Dengan semakin banyaknya bisnis startup di Indonesia, tentu Anda bertanya-tanya,

“Bagaimana cara perusahaan bisa bertahan di tengah persaingan yang sengit ini?”

 

Jawabannya adalah SULIT, terbukti dengan banyaknya bisnis startup yang gagal dalam waktu singkat. Salah satu alasannya adalah karena ramainya persaingan dewasa ini, sehingga jika produk atau jasa yang ditawarkan tidak memiliki kelebihan, tentu bisa kalah bersaing.

Kemilau Investasi di Bisnis Teknologi (Startup) 02 - Finansialku

 [Baca Juga: 15 Bisnis Sampingan untuk Pensiunan yang Boleh Dipertimbangkan]

 

Adapun beberapa alasan bisnis startup sering kali gagal adalah sebagai berikut ini:

 

#1 Mencoba Mandiri

Pendiri bisnis sering kali mencoba membangun perusahaannya sendiri tanpa bantuan orang lain. Sehingga seluruh keterbatasannya menghalangi dirinya dari kesuksesan.

 

#2 Sistem Keuangan yang Salah

Sulitnya memperoleh pendanaan dan kesalahan pengaturan keuangan dalam pembangunan sebuah bisnis.

Dengan demikian, penting untuk selalu membuat perencanaan keuangan dan memantau kondisi keuangan secara berkala.

Lengkapi dengan pencatatan yang rapi. Anda juga bisa menggunakan aplikasi perencana keuangan seperti Finansialku untuk memudahkan pengaturan keuangan.

Dengan fitur yang praktis dan lengkap, aplikasi Finansialku akan membantu Anda dalam berbisnis tanpa harus khawatir dengan pengaturan keuangan.

Jika Anda pengguna baru, Anda bisa men-download aplikasi Finansialku di Google Play Store atau register terlebih dahulu melalui PC Anda.

 

#3 Tidak Sesuai dengan Masyarakat

Produk atau jasa yang dihasilkan tidak sesuai dengan kebutuhan dan permintaan masyarakat. Dengan demikian masyarakat tidak membeli produk atau jasa tersebut.

 

#4 Gagal Memahami Pasar

Dengan kata lain, perusahaan gagal meyakinkan calon konsumennya untuk membeli produk atau jasanya.

 

#5 Percaya Diri Berlebihan

Memang betul menjadi percaya diri, disiplin, dan fokus adalah hal yang baik. Namun, hal yang salah adalah jika semuanya terlalu berlebihan sehingga menjadikan Anda seseorang yang angkuh.

 

#6 Kurangnya Keseimbangan Antara Pekerjaan dan Kehidupan

Ketidakseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan bisa menimbulkan stres, mengurangi kebahagiaan, dan mengakibatkan Anda menghasilkan keputusan buruk.

 

#7 Perseteruan Intern Perusahaan

Setiap orang berbeda, serta memiliki pemikiran dan pendapat yang berbeda pula. Sayangnya, jika tidak dikelola dengan baik, bisa saja perbedaan ini menjadi sumber perpecahan.

728x90 - Entrepreneur
300x250 Kotak - entrepreneur

 

Sumber permasalahan bisa datang dari mana saja dan kapan saja, salah satunya masalah keuangan.

Penting bagi Anda untuk mengetahui pentingnya mengelola keuangan pribadi dan bisnis Anda agar tidak menjadi sumber masalah yang bisa menghancurkan bisnis yang sedang dijalankan.

Miliki panduannya dengan men-download ebook gratis dari Finansialku berikut ini:

Gratis Download Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis

Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis - Mock Up - Finansialku Jurnal

DOWNLOAD EBOOK SEKARANG

 

Lakukan sekarang juga dan segera tuntaskan masalahnya agar kesuksesan dapat terwujud.

Memang benar, untuk mewujudkan kesuksesan itu sulit. Jadi, kuncinya adalah jangan mempersulit diri Anda sendiri. Anda tidak perlu memulai dari nol, sudah banyak contoh yang bisa Anda pelajari.

Anda tidak perlu mengalami kegagalan karena sudah banyak yang gagal, Anda hanya perlu mempelajari bagaimana mereka bangkit dari kegagalan tersebut.

Bagaimana solusinya, bagaimana cara menghindarinya, dan bagaimana mewujudkan kesuksesannya.

Oleh karena itu, Finansialku mengajak Anda untuk melihat 5 nasihat founder startup yang berhasil mewujudkan kesuksesannya meski menghadapi ramainya persaingan bisnis dewasa ini.

 

Nasihat Founder Startup dalam Mewujudkan Kesuksesan

Mari kita buka-bukaan mengenai mengembangkan bisnis startup!

Mengembangkan sebuah bisnis startup sangatlah sulit. Banyak pebisnis yang kesusahan menjalaninya.

Namun selalu ada founder yang pantang menyerah dan cerdas dalam mengatasi segala masalah, sehingga mereka tetap berhasil mewujudkan kesuksesannya.

Meski setiap founder memiliki nasihat yang berbeda, namun kami yakin salah satunya bisa menjadi inspirasi bagi Anda.

Jadikanlah nasihat ini sebagai langkah pencegahan, yang bisa membantu Anda membangun bisnis tanpa mengulang kesalahan yang pernah dilakukan orang lain.

Yuk kita lihat apa saja 5 nasihat founder startup untuk mewujudkan kesuksesan!

 

#1 Kerja Keras adalah Kunci Utama

Dominic Pratt adalah seorang founder dari eMINDSCLUB, sebuah bisnis startup yang memiliki harapan untuk menghubungkan seluruh wirausaha di seantero dunia.

Dominic mempelajari bahwa sebagai seorang startup founder, kerja keras memegang peranan penting dan menjadi kunci utama mewujudkan kesuksesan.

Mewujudkan Kesuksesan (Dominic Pratt) 02 Finansialku

[Baca Juga: Bagaimana Cara Mendapatkan Uang dari Mobil Pribadi? 9 Start Up Indonesia Tawarkan Uang untuk Pasang Iklan di Mobil]

 

Dirinya mengungkapkan bahwa kebanyakan masyarakat kaya akan ide, namun miskin akan usaha.

Artinya, banyak yang menginginkan kesuksesan namun tidak mengupayakan cukup besar untuk mencapainya.

Kalau zaman dulu mungkin sering disebut “no action talk only.”

Pada akhirnya, Dominic mengungkapkan bahwa yang penting di sini adalah perspektif. Anda tidak salah jika menginginkan sesuatu yang lebih bagi bisnis Anda.

Sebagai seorang wirausaha, mungkin saja Anda dibenci oleh orang lain, mungkin saja keluarga tidak sepaham. Namun jangan pernah biarkan ini menghalangi kerja keras Anda.

Di penghujung hari, Anda sepenuhnya bergantung pada diri sendiri. Tidak ada yang menjanjikan kesuksesan bagi Anda selain diri dan kerja keras Anda.

Jadi lakukan apa yang Anda bisa untuk mewujudkan kesuksesan. Jangan biarkan orang lain memegang kendali atas diri Anda.

Jika baru memulai, jangan khawatir. George Eliot pernah berkata,

It is never too late to be what you might have been.”

 

#2 Nyamankan Diri dengan Sesuatu yang Baru

Aaron O’Hearn merupakan co-founder dari Startup Institute, sebuah bisnis startup yang menawarkan jasa kursus, membagikan pengetahuan dan keterampilan, pola pikir, serta peluang untuk memperluas jaringan dan membangun karir.

Satu nasihat terbaik dari Aaron adalah untuk menyamankan diri dan menjadi familiar dengan segala sesuatu yang baru.

Sebagai wirausaha, Anda bebas belajar semau Anda, namun Anda juga perlu melihat dunia di luar sana.

Aaron juga berpendapat bahwa Anda bisa belajar dari masa lalu, namun juga perlu mempelajari bagaimana cara mengaplikasikan pengetahuan tersebut menjadi sesuatu yang nyata.

Intinya, yang terburuk adalah memperoleh pengetahuan dan membiarkannya begitu saja. Itu adalah hal yang sia-sia.

Mewujudkan Kesuksesan (Aaron O’Hearn) 03 Finansialku

[Baca Juga: Konsultasi: Bisnis Startup itu Sebenarnya Apa? Apakah Menguntungkan?

 

Aaron menjelaskan, Anda tidak boleh membiarkan sesuatu yang tidak dikenal menahan kesuksesan Anda.

Anda harus mengenalnya, menyamankan diri dengannya, sehingga hal itu bukan lagi lawan, tapi kawan.

Anda harus keluar dari zona nyaman Anda, barulah Anda bisa mewujudkan kesuksesan.

Karena jika Anda terlalu nyaman dengan keadaan, Anda merasa sudah terlalu nyaman dan kehilangan pola pikir kritis Anda.

Jadi, belajarlah untuk mengenal sesuatu yang baru dan terus menekan diri untuk mengatasi ketakutan yang berada di luar zona nyaman Anda.

 

#3 Memiliki Taruhan Finansial

Nathan Chan adalah founder dari Foundr, sebuah bisnis startup dengan majalah dan aplikasi yang dihormati di dunia wirausaha.

Foundr memungkinkan para wirausaha untuk belajar mengembangkan dan membangun bisnisnya hingga memperoleh kesuksesan.

Satu nasihat terbaik dari Nathan adalah untuk membuat taruhan finansial dengan diri Anda sendiri.

Apa yang dimaksud oleh Nathan adalah berdasarkan kisah nyatanya sendiri di mana saat memulai bisnis startup-nya, dibutuhkan sebuah software yang bernilai US$2.000 atau setara dengan Rp29,7 juta.

Nathan tidak memiliki uang dengan jumlah besar saat itu, sehingga hal ini membuat pikirannya buntu.

Nathan berpikir dalam hatinya,

Apakah yang harus saya lakukan? Saya tidak punya pilihan lain selain untuk maju dan sukses.”

 

Mewujudkan Kesuksesan (Nathan Chan) 04 Finansialku

[Baca Juga: Temukan Cara Hebat untuk Menjadi Entrepreneur Kreatif dalam Mencapai Kesuksesan]

 

Nathan kemudian menjelaskan, ada beberapa wirausaha yang langsung maju. Namun hal ini bisa dilakukan jika Anda berusia 20 an, di mana maju sepenuhnya merupakan opsi yang masuk akal.

Namun saat Anda berusia 40-an dengan tanggungan keluarga, Nathan merekomendasikan untuk menginvestasikan uang dalam bisnis yang membuat Anda tidak nyaman tanpa menginvestasikan seluruh dana pensiun Anda.

Artinya, sebagai wirausaha, Anda perlu mencari cara untuk memotivasi diri, membuat taruhan saat Anda sedang buntu. Mengapa demikian?

Nathan menjelaskan stres bisa membawa dampak yang baik karena akan mendorong Anda untuk mencari cara terbaik meski dalam keadaan terburuk sekalipun.

Jadi, mulai tanyakan pada diri sendiri:

“Apa yang bisa Anda pertaruhkan hari ini untuk memajukan bisnis Anda dan menyelesaikan masalah?”

 

#4 Anda yang Memegang Kendali

Nasihat keempat datang dari Brent Grinna, seorang founder dari bisnis startup EverTrue.

EverTrue adalah sebuah bisnis yang bekerja sama dengan sekolah atau lembaga pendidikan untuk mengotomatiskan upaya pengumpulan dananya.

Kali ini, Brent turut memberikan nasihatnya bagi Anda para pebisnis yang sedang kesulitan mewujudkan kesuksesan.

Brent mengungkapkan bahwa hal yang harus selalu diingat bahwa perusahaan Anda pada akhirnya berada sepenuhnya di bawah kendali Anda.

Anda boleh saja meminta saran atau masukan dari mentor atau penasihat ahli, namun Anda tidak harus mengikutinya sepenuhnya.

Artinya, ambil nasihat yang menurut Anda memang sesuai dengan firasat sukses Anda, dan buang yang menurut Anda kurang tepat.

Tidak ada yang memaksa Anda untuk mengambil keputusan yang tidak diinginkan karena semuanya berada di tangan Anda sepenuhnya.

Mewujudkan Kesuksesan (Brent Grinna) 05 Finansialku

[Baca Juga: Perencanaan Keuangan untuk Startup Founder Agar Tetap Fokus Membesarkan Baby Startup]

 

Saat Anda memulai sebuah bisnis atau perusahaan, Anda boleh dan sah-sah saja untuk meminta masukan dari pihak lain.

Tapi perlu diingat sering kali masukan tersebut malah membuat Anda semakin bingung.

Hal ini disebabkan orang melihat dari sudut pandangan yang berbeda, dan tidak mempertimbangkan jenis produk atau jasa yang Anda jalankan.

Dengan demikian, tidak semua saran dari luar bisa diaplikasikan sesuai dengan kondisi bisnis Anda.

Jadi, pilihlah strategi dan masukan yang Anda percayai sesuai dengan bisnis Anda, dan memiliki peluang kesuksesan yang besar.

Perusahaan ini milik Anda, jadi Andalah yang memiliki kendali penuh atasnya.

 

#5 Merekrut Karyawan Jarak Jauh

Sam Bruce, co-founder Much Better Adventures, turut membagikan pengalamannya dalam membangun sebuah bisnis startup yang membantu Anda memesan paket liburan penuh petualangan.

Saat Sam mulai membangun perusahaannya, di mana dirinya menyadari satu hal penting akan pentingnya merekrut pegawai jarak jauh.

Banyak alasan mengapa seseorang kesulitan dalam berbisnis atau bekerja jarak jauh, salah satunya adalah keterbatasan ruang dan waktu.

Mewujudkan Kesuksesan (Sam Bruce) 06 Finansialku

[Baca Juga: 5 Ide Usaha Sampingan Untuk Ibu Rumah Tangga (Salah Satunya Makanan Ringan)]

 

Sebagai contoh seorang yang bekerja pada perusahaan multinasional dengan cabang di berbagai negara.

Apakah Anda harus bolak-balik ke beberapa negara hanya untuk bekerja atau mengontrol? Tentu tidak.

Sam menyadari bahwa dengan merekrut karyawan jarak jauh, Anda tidak lagi butuh ruang kerja.

Banyak perusahaan multinasional yang mulai menerapkan sistem kerja tersebut belakangan ini, karena lebih praktis dan biayanya lebih murah.

Bahkan, menurut International Data Corporation (IDC), populasi pekerja jarak jauh di AS terus bertambah dari 96,2 juta di tahun 2015 menjadi 105,4 juta di tahun 2020. Kemudian, di akhir periode tersebut, IDC memperkirakan bahwa pekerja jarak jauh akan mencapai 72,3 persen total tenaga kerja AS.

Dengan uang yang Anda hemat untuk merekrut karyawan jarak jauh, Anda bisa berinvestasi lebih banyak pada hal lain dalam perusahaan.

Selain itu, Anda bisa merekrut karyawan di seluruh dunia dengan skill dan pengetahuan lebih baik daripada dalam negeri.

Iklan Banner Online Course Yuk Buat Sendiri Rencana Keuangan Anda - Finansialku 728 x 90

Iklan Banner Online Course Yuk Buat Sendiri Rencana Keuangan Anda - Finansialku 336 x 280

Kabar baiknya adalah dengan kemajuan teknologi di zaman modern ini tidak sulit menjalankan pekerjaan seperti itu, terutama dengan bantuan internet.

Saat ini sudah sangat banyak sekali yang bisa diperoleh dari internet, misalnya saja sudah banyak kursus online yang bisa Anda ambil sambil bersantai di rumah, seperti kursus online Finansialku.

Anda dapat mengakses 34 video dengan tema pelatihan manajemen keuangan dan pelatihan perencanaan keuangan dalam bahasa Indonesian dengan durasi hingga 2 jam 38 menit.

Anda juga akan memperoleh membership aplikasi Finansialku versi full premium untuk 1 tahun.

Semua itu dapat Anda peroleh dengan harga Rp350.000 saja lho! Dijamin worth it deh dengan semua benefit yang bisa Anda dapatkan.

Yuk langsung ikuti kursus online Finansialku!

 

Belajar dari Kisah Sukses Demi Mewujudkan Kesuksesan!

Setelah melihat beberapa contoh alasan mengapa bisnis startup kerap kali gagal termasuk bagaimana para founder startup mewujudkan kesuksesannya, kini Anda siap memulai bisnis sendiri.

Buktikan sendiri bahwa Anda bisa memulai bisnis yang sukses dengan mengaplikasikan beberapa nasihat tersebut.

Jika Anda berhasil, jangan lupa bagikan artikel ini kepada teman-teman Anda yang juga berencana memulai sebuah bisnis.

 

Apakah Anda memiliki pertanyaan mengenai 5 nasihat founder startup untuk mewujudkan kesuksesan lainnya? Tinggalkan komentar Anda di bawah. Jika ada pertanyaan, silakan ajukan pertanyaan Anda pada kolom di bawah ini.

 

Catatan: US$1 = Rp14.868

 

Sumber Referensi:

  • Asoke K. Laha. 26 April. #7 Reasons Why Start-ups Fail (An Example of a Start-up That Was Considered Ahead of Its Time, but Ultimately Failed Miserably was Webvan). Entrepreneur.com – https://goo.gl/WE5iK1
  • Trevor Oldham. 14 Maret 2018. Looking for Startup Success? The Best Advice From 5 Successful Startup Founders. Addicted2success.com – https://goo.gl/TkC9s6

 

Sumber Gambar:

  • Mewujudkan Kesuksesan 1 – https://goo.gl/zHj9B1
  • Mewujudkan Kesuksesan (Dominic Pratt) 2 – https://goo.gl/H8xZGg
  • Mewujudkan Kesuksesan (Aaron O’Hearn) 3 – https://goo.gl/h4UtyJ
  • Mewujudkan Kesuksesan (Nathan Chan) 4 – https://goo.gl/1NZwkR
  • Mewujudkan Kesuksesan (Brent Grinna) 5 – https://goo.gl/WBHwBN
  • Mewujudkan Kesuksesan (Sam Bruce) 6 – https://goo.gl/CgDmZf