Ada pasar monopoli dan ada pasar monopsoni, jika monopoli sering terdengar, maka apa yang dimaksudkan dengan pasar monopsoni?

Artikel Finansialku kali ini akan membahas berbagai informasi mengenai pasar monopsoni, mulai dari definisi, ciri-ciri hingga keunggulan dan kekurangan yang ada di pasar tersebut.

Simak ulasannya berikut ini. Selamat membaca!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Pengertian Pasar Monopsoni

Istilah Pasar Monopsoni memang jarang terdengar di telinga masyarakat.

Pasar Monopsoni adalah pasar yang memiliki banyak penjual namun hanya satu pembeli.

Dengan kata lain, dalam pasar ini terdapat kelompok pengusaha (pembeli) yang menguasai pasar yang dapat menimbulkan potensi persaingan tidak sehat.

Pasar 02 - Finansialku

[Baca Juga: Definisi, Karakteristik dan Jenis-jenis Pasar Oligopoli]

 

Kegiatan pasar monopsoni telah dilarang dan ditulis dalam Undang-undang Pasal 18 No. 5 Tahun 1999, yang berisi:

  1. Pelaku usaha dilarang menguasai pasokan atau menjadi pembeli tunggal atau barang atau jasa di dalam pasar yang bisa mengakibatkan terjadinya praktik monopoli atau persaingan usaha yang tidak sehat.
  2. Pelaku usaha patut untuk di duga atau di anggap menguasai penerimaan pasokan atau menjadi pembeli tunggal sebagai mana dalam ayat (1) apabila pelaku usaha atau satu kelompok pelaku usaha telah menguasai lebih dari 50% pangsa pasar suatu jenis barang atau jasa tertentu.

 

Terdapat beberapa contoh sederhana pasar monopsoni, misalnya:

  • Produsen makanan dan minuman berbahan baku coklat yang membeli biji coklat di berbagai perkebunan
  • Pengusaha ternak susu sapi yang hanya dapat menjual susu sapinya kepada 1 pembeli karena di daerah tersebut hanya terdapat 1 pembeli.

 

Pasar Persaingan Sempurna 01 - Finansialku

[Baca Juga: Pasar Persaingan Sempurna: Definisi, Ciri-ciri, Kelebihan dan Kelemahan]

 

Sebelum membahasnya lebih jauh, yuk atur arus kas Anda dengan rapi, teratur, dan tidak ribet dengan menggunakan Aplikasi Finansialku.

Aplikasi ini dapat memudahkan Anda dalam pencatatan pendapatan, alokasi pengeluaran, anggaran bulanan, persiapan dana seperti liburan, membeli barang atau pernikahan, dan berbagai fitur lainnya yang membuat pencatatan finansialmu semakin baik.

Anda bisa men-download aplikasi Finansialku dari melalui Google Play Store atau lakukan registrasi terlebih dahulu melalui PC.

Anda juga bisa mendengarkan sejumlah podcast dari Finansialku di platform Spotify milik Anda.

 

Gratis Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 30 an

Perencanaan Keuangan Untuk Usia 30 an - Finansialku Mock Up

Download Ebook Sekarang

 

Ciri-ciri Pasar Monopsoni

Pasar monopsoni memiliki beberapa ciri-ciri antara lain, sebagai berikut:

 

#1 Jumlah Pembeli dan Penjual Tidak Seimbang

Seperti yang telah dikatakan di atas, dalam pasar monopsoni, penjual berjumlah banyak namun hanya terdapat 1 atau beberapa pembeli.

 

#2 Barang yang Didagangkan Adalah Barang Mentah

Biasanya di dalam pasar ini, barang yang diperjualbelikan adalah barang mentah. Barang mentah ini akan diolah atau dijual kembali oleh para pembeli.

Pembeli tersebut kebanyakan adalah pedagang atau produsen dan bukan konsumen langsung.

 

#3 Pembeli Dapat Mempengaruhi Harga Barang

Di dalam pasar monopsoni, jumlah pembeli terbatas, oleh karena itu, pembeli memiliki kuasa untuk mempengaruhi harga jual barang.

Jika pembeli ingin membeli dengan harga murah, maka penjual harus memberikan harga tersebut karena sulitnya mencari pembeli lain.

Pada praktiknya, biasanya akan diberikan peraturan dan syarat yang membuat pembeli tidak dapat seenaknya memberikan harga yang jelas akan merugikan penjual.

Tempat Wisata Bedugul Bali 04 Pasar Candi Kuning - Finansialku

[Baca Juga: TERBUKTI, 8 Cara Hidup Sukses di Usia Muda, Apakah Kamu Sudah Mulai Melakukannya?]

 

#4 Pendapatan Tidak Merata

Pendapatan yang tidak merata ini disebabkan oleh pembeli yang dapat menentukan dan mempengaruhi harga.

Dari sisi penjual, mereka tidak dapat mematok harga karena mereka akan kesulitan mendapatkan pembeli lainnya.

Pendapatan yang diterima oleh pelaku pasar monopsoni akan berat sebelah karena kekuasaan yang tidak merata.

 

#5 Sering Terjadi Perselisihan

Salah satu ciri-ciri lain dari pasar monopsoni adalah seringnya perselisihan terjadi antara pembeli dan penjual.

Hal ini sangat mungkin terjadi karena ketentuan harga yang diberikan oleh pembeli tidak sesuai dengan ekspektasi penjual.

Biasanya untuk mengatasi hal ini, dibutuhkan campur tangan pihak ketiga. Dalam hal ini yaitu pemerintah.

Pemerintah akan bertugas memberikan peraturan dan mengatur ketentuan harga agar dapat saling menguntungkan.

Hidup-di-Kota-Besar-Tidak-Mudah-2-Pasar-Tradisional-Finansialku

[Baca Juga: Ulah Kebijakan Donald Trump, Rusak Pasar Saham!]

 

Keunggulan dan Kekurangan Pasar Monopsoni

Di dalam pasar monopsoni, terdapat beberapa keunggulan dan kelemahan tersendiri.

 

#1 Keunggulan Pasar Monopsoni

Berikut adalah beberapa kelebihan yang ditawarkan oleh pasar monopsoni, yaitu:

 

  • Kualitas Barang Terjamin

Pembeli memiliki kuasa di dalam pasar monopsoni, ini berarti penjual harus memenuhi permintaan pembeli baik dari segi harga maupun kualitas.

Apabila kualitas produk yang dijual memiliki kualitas buruk, maka pembeli tidak akan mengambil produk tersebut.

Hal ini akan merugikan penjual karena penjual tidak dapat menemukan pembeli lain. Pembeli hanya akan menerima produksi barang yang kualitasnya baik.

Inilah yang membuat penjual harus senantiasa mempertahankan dan meningkatkan kualitas produk yang ditawarkan.

 

  • Kreativitas dan Inovasi Selalu Ditingkatkan

Salah satu cara penjual mendapatkan keuntungan adalah melalui biaya produksi yang minimal disertai dengan kualitas yang terbaik.

Hal ini akan memotivasi penjual untuk terus melakukan inovasi terhadap usahanya.

Beberapa strategi yang dapat diambil misalnya, dengan mencari bahan baku pengganti dengan kualitas sama namun harga lebih murah, dengan menciptakan alat bantu produksi yang lebih efektif dan lainnya.

Apakah Benar Lebih Untung Investasi Reksa Dana Pasar Uang daripada Tabungan dan Deposito 01 - Finansialku

[Baca Juga: Perlukah Program Kesejahteraan Karyawan? Dari Survei PwC 2017, 53% Karyawan Stres Akibat Masalah Keuangan Keluarga]

 

  • Penentuan Harga Akan Lebih Mudah

Di dalam pasar monopsoni, pembeli memiliki kuasa untuk menentukan harga. Oleh karena itu, sangatlah mudah menentukan harga di dalam pasar monopsoni.

Harga di dalamnya, tidak terpengaruh dengan inflasi atau deflasi yang terjadi.

Selain itu, pembeli akan menetapkan harga yang sama ke seluruh penjual.

 

  • Penjual Mudah Menemukan Pembeli

Di dalam pasar monopsoni, terdapat 1 pembeli yang akan menampung seluruh hasil produksi.

Dengan kata lain, produsen tidak perlu kerepotan melakukan promosi dan iklan untuk mendapatkan pembeli.

Di dalam pasar ini, penjual hanya perlu fokus pada masalah produksi dan hasil akhir produksi.

5 Pasar Terapung Paling Bagus di Dunia Ada Indonesia Juga Lho 07- Finansialku

[Baca Juga: Golden Rules Penakluk Berbagai Pasar Komoditas]

 

  • Lajur Penjualan Lebih Lancar

Pembeli pada pasar ini hanya satu dan mengambil dengan sistem “borongan”.

Oleh karena itu, bagi penjual, alur penjualan tidak akan menurun dan proses produksi akan selalu berjalan karena hasil tersebut akan langsung dijual kepada pihak pembeli.

 

#2 Kelemahan Pasar Monopsoni

Tentu di balik keunggulan yang ditawarkan pasar ini, terdapat pula beberapa kelemahan lain. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut.

 

  • Pembeli Sering Tidak Adil

Hal ini terjadi karena pembeli memiliki kuasa di dalam pasar ini. Pembeli mungkin menentukan harga tanpa mempertimbangkan kondisi penjual atau kondisi perekonomian.

Hal yang diutamakan hanyalah keuntungan diri sendiri.

Misalnya, walaupun inflasi terjadi, pembeli tetap tidak menaikkan harga walaupun proses produksi membutuhkan biaya yang lebih tinggi.

5 Pasar Terapung Paling Bagus di Dunia Ada Indonesia Juga Lho 01 - Finansialku

[Baca Juga: Pelajaran dari Henry Ford Pendiri Ford Motor Company agar Menjadi Orang Sukses]

 

  • Pembeli Tidak Peduli Dengan Penjual

Kekuasaan penuh yang dimiliki oleh pembeli terkadang sering disalahgunakan.

Dengan adanya kuasa ini, pembeli tidak mendengarkan keluhan atas masalah yang dihadapi penjual baik dari segi harga, waktu hingga proses produksi.

Tentu hal ini akan merugikan pihak penjual karena pembeli terlalu egois memikirkan keuntungan pribadinya.

 

  • Permasalahan Ekonomi Hanya Menjadi Tanggungan Penjual

Di dalam pasar ini, pembeli akan jarang sekali mengalami permasalahan ekonomi karena pembeli memiliki kuasa untuk menentukan keputusan yang menguntungkan dirinya.

Biasanya di dalam pasar ini, para produsen yang harus mengatasi kendala ekonomi seperti inflasi, deflasi, kelangkaan bahan baku, kesulitan produksi dan lain sebagainya.

 

Ada Kelebihan dan Kekurangan

Setiap jenis pasar tentu memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Bagaimana pun juga, kini sudah ada aturan pemerintah yang mengatur setiap alur perekonomian yang terjadi di lingkungan masyarakat.

Tetap jalankan dan patuhi setiap peraturan yang ada ya.

 

Semoga artikel di atas dapat membantu Anda lebih mengerti dengan kondisi pasar dan jenisnya.

Bagikan artikel ini agar lebih bermanfaat dan berikan komentar Anda di kolom bawah ini.

 

Sumber Referensi:

  • Pahlevi. 22 Maret 2019. Pengertian Pasar Monopsoni, Ciri-Ciri, Contoh, Kelebihan dan Kekurangan. Pahlevi.net – https://bit.ly/2Z4YUp9

 

Sumber Gambar:

  • Pasar 1 – http://bit.ly/2KZJaQH
  • Pasar 2 – http://bit.ly/2Pgeajy