Apakah Anda seorang freelancer? Sudahkah Anda tahu cara mengelola keuangan sebagai freelancer di tahun 2019 ini?

Di era outsourcing yang penuh kompetisi ini, jangan lupa untuk menjadi bijak dalam mengelola keuangan, terutama bagi Anda yang berstatus sebagai freelancer.

Untuk memaksimalkannya, lakukan 5 tips sukses mengelola keuangan sebagai freelancer di tahun 2019 melalui artikel Finansialku berikut ini. Selamat membaca!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Learn and Invest

 

Freelancer dan Pengelolaan Keuangan

Bukan hanya pekerja kantoran atau pegawai negeri saja yang harus merencanakan keuangan, tetapi juga para freelancer.

Sistem outsourcing yang sangat kompetitif membuat seseorang harus ekstra hati-hati dalam membelanjakan uang serta lebih bijak menabung serta berinvestasi. Apalagi bari para freelancer yang notabene punya penghasilan tidak tetap.

Perencanaan keuangan yang baik dan benar menjadi kunci utama dalam mengelola keuangan. Tentunya, perencanaan harus disesuaikan dengan kondisi masing-masing orang.

Pengeluaran dan pemasukan harus senantiasa dipantau setiap harinya. Jangan sampai saat melakukan evaluasi, nyatanya besar pengeluaran menjadi jauh lebih besar dibandingkan dengan pemasukan.

Itulah mengapa, biasanya para freelancer mencari sumber pendapatan pasif lainnya yang berfungsi untuk memenuhi kebutuhan lainnya tanpa mengganggu kebutuhan utama yang sudah dialokasikan dananya.

Mengelola Keuangan Sebagai Freelancer 02 - Finansialku

[Baca Juga:  Merencanakan Keuangan dengan Aplikasi Keuangan Finansialku: Kalo Ga Direncanain Sekarang, Duit Darimana?]

 

Salah satu sumber pendapatan pasif yang dimaksud ialah dengan berinvestasi.

Kini, sudah banyak produk investasi yang beredar di masyarakat. Setiap produk tentu memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Anda harus memilih produk investasi secara bijak dan menyesuaikannya dengan kebutuhan. Hal ini bisa dilihat dari jangka waktu yang berlaku di tiap produk investasi.

Jika Anda penasaran dengan besar hasil investasi yang akan diperoleh, Anda bisa melakukan simulasi terlebih dahulu melalui fitur Kalkulator Investasi di aplikasi Finansialku.

 

Misalnya, jika Anda berencana untuk berinvestasi logam mulia berupa emas. Anda bisa langsung melakukan simulasi dengan cara yang sangat mudah, yaitu:

  1. Buka aplikasi Finansialku dan pilih menu “Investasi”.
  2. Geser panel pada bagian atas ke bagian “Kalkulator”.
  3. Pilih jenis investasinya, yaitu Emas.
  4. Masukkan sejumlah data yang Anda miliki, misalnya:
  1. Berat: 50 gram.
  2. Jumlah: 2 batang.
  3. Harga beli: Rp663.000 per gram.
  4. Biaya lainnya: Rp50.000.
  5. Harga jual: Rp700.000 per gram.
  6. Biaya lainnya: Rp100.000.

 

  1. Setelah semua data terisi, klik “Hitung”. Kesimpulan berupa hasil perhitungan akan diberikan sehingga Anda dapat mengetahui keuntungan yang akan Anda peroleh.

 

 

Bagaimana? Mudah bukan? Jika belum memiliki aplikasinya, segera download melalui Google Play Store atau registrasi terlebih dahulu melalui PC Anda.

Apabila Anda belum memahami mengenai apa itu investasi emas, langsung saja gunakan ebook Finansialku berikut ini:

Gratis Download Ebook Panduan Investasi Emas untuk Pemula

Download Ebook Panduan Berinvestasi Emas untuk Pemula - Harga Emas Hari Ini - Finansialku

 

Tunggu apalagi? Yuk lakukan dan praktikkan sekarang juga!

 

5 Tips Sukses Mengelola Keuangan Freelancer 2019

Waktu yang dimiliki seorang freelancer biasanya tak menentu. Di malam hari pun jika mereka diminta untuk bekerja, maka mau tidak mau harus dikerjakan.

Freelencer sendiri memiliki pengertian bahwa mereka yang menjual barang atau jasa secara perorangan dan biasa dikenal dengan sebutan pekerja mandiri.

Profesi dari freelancer biasanya sebagai desainer web, fotografer, konsultan sosial media, MC, penjual barang, dan banyak lagi jenis lainnya.

Beberapa permasalahan pun tidak pernah jauh dari freelancer, salah satunya bagaimana kiat untuk mengelola keuangan sebagai freelancer khususnya di tahun 2019 ini.

Beberapa tips sudah dirangkum oleh Finansialku. Berikut penjelasannya:

 

Tips #1: Atur Cashflow Anda

Arti dari cashflow di sini adalah seorang freelancer umumnya memiliki pendapatan dengan angka yang sering kali tidak selalu sama setiap bulannya, sedangkan untuk hal pengeluaran tiap bulan biasanya adalah tetap.

Kesimpulannya cashflow di sini adalah bagaimana cara Anda bisa mengatur sedemikian rupa cara agar banyaknya pengeluaran tersebut dapat terbayar dari pundi-pundi pemasukan yang tidak tetap setiap bulannya.

Perkirakan dengan seksama kapan dan bagaimana Anda akan mendapatkan serta menggunakannya untuk membayar tiap pos-pos pengeluaran yang Anda miliki.

 

Tips #2: Usahakan Untuk Menstabilkan Pendapatan

Sebagai seorang freelancer tentu penghasilan seringkali tidak tepat dan berubah-ubah setiap waktu, sehingga perlu usaha untuk menstabilkan pendapatan.

Pertanyaannya, bagaimana caranya untuk menstabilkan pendapatan yang didapat? Jawabannya ialah dengan mengusahakan agar pemasukan selalu ada.

Hal yang dapat dilakukan adalah promosi, public relation, marketing, dan apapun itu yang sifatnya sebagai sebuah order bagi Anda untuk mendapatkan penghasilan.

Tujuan Keuangan Freelancer Tahun Baru 2019, Apa Tujuan Anda 03 Freelancer 3 - Finansialku

[Baca Juga: Infografis #3 : Mengelola Arus Kas Cashflow dan Dana Darurat]

 

Tips #3: Kendalikan Pengeluaran

Ada 2 jenis pengeluaran sebagai seorang freelancer, yaitu pengeluaran bisnis dan pengeluaran pribadi.

Pengeluaran bisnis sendiri memiliki arti, dana yang harus dilakukan supaya bisnis tetap berjalan. Contoh dari pengeluaran bisnis, misalnya biaya makan di restoran dengan klien bisnis.

Untuk pengeluaran pribadi, ada satu hal yang harus diwaspadai, yaitu pengeluaran yang berhubungan dengan kesehatan.

Karena umumnya seorang freelancer bukanlah seperti orang kantoran yang apabila sakit, maka pihak kantor akan menanggung biaya pengobatannya.

 

 

Langkah antisipasi selanjutnya sebagai seorang freelancer adalah dengan membuat anggaran tiap bulannya.

Tulislah semua pengeluaran Anda selama satu bulan penuh meskipun hanya sedikit, karena hal ini akan membantu Anda untuk mengetahui ke mana saja uang akan digunakan dan melacak pengeluaran yang tidak perlu.

Buatlah daftarnya seperti sebuah daftar pengeluaran pokok seperti makanan, pakaian, uang sewa atau cicilan rumah, kredit mobil dan seterusnya.

Bawalah daftar saat akan berbelanja karena dengan adanya daftar belanjaan ini, maka Anda dapat terhindar untuk melakukan pembelian yang tidak seharusnya dilakukan.

Uang yang dimiliki dapat digunakan untuk hal lain yang lebih bermanfaat di masa depan, misalnya adalah hal kesehatan.

Para Freelancer, Penghasilan Tidak Tetap Perlukah Berinvestasi 2 Finansialku

[Baca Juga: Konsultasi: Bagaimana Cara Agar Tidak Lupa Membuat Catatan Keuangan?]

 

Berikutnya adalah catatlah apa saja yang sudah dimiliki.

Mengingat langkah yang satu ini sangatlah perlu untuk dilakukan karena banyak temuan yang menyatakan bahwa ketika berbelanja, sering terdapat sejumlah barang yang sebenarnya sudah dimiliki.

Hal berikutnya untuk dapat mengatur pendapatan dan pengeluaran Anda adalah dengan menganggarkan khusus untuk bersenang-senang.

Hal ini dapat dilakukan dengan jalan menyisihkan sebagian pendapatan misalnya untuk menonton bioskop, membeli pakaian ataupun nongkrong di cafe.

Ingat ya, liburan itu perlu untuk melepaskan penat setelah bekerja.

 

Tips #4: Usahakan Selalu Memiliki Uang Tunai

Terdapat sebuah risiko yang besar untuk seorang freelancer, yaitu ketika secara beruntun selama satu bulan penuh tidak pernah mendapatkan order untuk penghasilannya, dan hal ini lazim selalu dijumpai untuk seorang freelancer.

Tentunya hal itulah yang melatar belakangi pentingnya memiliki uang tunai yang cukup bagi freelancer untuk berjaga-jaga kalau sedang sepi order-an.

Pertanyaannya adalah, dari mana pendapatan tunai didapat?

Pertama, dapat diperoleh dari tabungan pribadi dan kedua, berasal dari pendapatan yang pernah didapat.

Jadi kesimpulannya, apabila Anda mendapatkan penghasilan, maka jangan segera digunakan untuk kebutuhan pribadi. Hendaknya disimpan sebagian untuk cadangan uang tunai. 

Tips Keuangan 2019 02 - Finansialku

[Baca Juga: Cara Cepat Kaya Freelance, Financial Revolution Freelancer Menjadi Pebisnis dalam Waktu Kurang dari 10 Tahun]

 

Tips #5: Berupaya Untuk Investasi

Berbicara mengenai investasi ini tentu tidak akan lepas dari penghasilan Anda sebagai seorang freelancer.

Mengapa demikian? karena makin banyak orang lain membeli barang dan jasa dari Anda, maka makin besar juga penghasilan yang Anda dapatkan.

Jika sudah besar, maka hendaknya alokasikan sejumlah untuk berinvestasi dengan angka yang besar tiap bulannya.

Untuk berinvestasi ada 3 hal yang dilakukan yaitu adanya sebuah alat, sebuah pengetahuan dan keterampilan, dan tentu saja yang terakhir adalah uang itu sendiri.

Pada prinsipnya adalah jangan ragu untuk berinvestasi pada alat-alat yang dapat menunjang profesi Anda.

 

Pikirkan, dan Praktikkan Sekarang Juga

Sejumlah tips tadi tentu akan sangat membantu Anda sebagai freelancer untuk mengelola keuangan yang dimiliki dari hasil bekerja.

Tentu saja semua tips tersebut akan terlaksana jika Anda berniat dengan sepenuh hati.

Tetap teguh pendirian ya! Jangan sampai mudah terpengaruh oleh hal-hal yang tidak begitu penting.

 

Tentunya, setelah membaca artikel ini Anda lebih termotivasi lagi untuk memaksimalkan keuangan.

Berikan komentar dan pendapat Anda melalui kolom di bawah ini dan bagikan juga artikel ini kepada teman atau saudara, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Tory Van Wey. 5 Personal Finance Tips Every Freelancer Should Know. 99designs.com – https://goo.gl/5Mbr8h.

 

Sumber Gambar:

  • Mengelola Keuangan Sebagai Freelancer 1 – https://goo.gl/Z5Pedd
  • Mengelola Keuangan Sebagai Freelancer 2 – https://goo.gl/ExNt24