Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan, atau yang biasa dikenal sebagai PSAK, merupakan salah satu hal penting di dunia akuntansi.

Sudahkah Anda tahu apa itu PSAK? Simak ulasannya dalam artikel Finansialku berikut ini. Selamat membaca!

 

Definisi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan PSAK  Adalah

Definisi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan PSAK  adalah suatu kerangka prosedur petunjuk untuk pembuatan laporan keuangan akuntansi yang berisi peraturan yang berkaitan dengan pencatatan, penyusunan, perlakuan, serta penyajian laporan keuangan.

Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) menetapkan dasar-dasar penyajian laporan keuangan yang memiliki tujuan umum (general purpose financial statements) untuk bisa dibandingkan dengan baik dengan laporan keuangan yang sebelumnya ataupun laporan keuangan lain.

Informasi tentang entitas yang disajikan oleh PSAK (Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan) adalah aset, ekuitas, liabilitas, pendapatan dan beban termasuk keuntungan dan kerugian, kontribusi dari dan distribusi kepada pemilik, serta arus kas beserta informasi lainnya yang terdapat dalam catatan atas laporan keuangan.

Para akuntan harus mengikut standar yang berlaku dalam berbagai hal yang berhubungan dengan akuntansi. Jadi PSAK ini merupakan pedoman bagi para akuntan di Indonesia.

Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan disusun oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) yang didasarkan pada kondisi yang sedang berjalan dan sudah disepakati dan sudah disahkan oleh institut atau lembaga resmi di Indonesia.

Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 02 - Finansialku

[Baca Juga: Definisi Siklus Akuntansi Adalah]

 

Gunakan aplikasi perencana keuangan seperti Finansialku untuk memudahkan pengaturan keuangan dalam perjalanan bisnis Anda.

Dengan fitur yang praktis dan lengkap, aplikasi Finansialku akan membantu Anda dalam berbisnis tanpa harus khawatir dengan pengaturan keuangan.

Jika Anda pengguna baru, Anda bisa men-download aplikasi Finansialku melalui Google Play Store atau lakukan registrasi melalui PC.

Anda juga bisa memperoleh ilmu baru dalam masalah keuangan dengan mengunduh e-book Finansialku.

E-book Finansialku berisi ilmu-ilmu keuangan yang tentunya baru dan selalu up to date. Anda bisa memperolehnya secara GRATIS!

 

Gratis Download Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis

Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis - Mock Up - Finansialku Jurnal

DOWNLOAD EBOOK SEKARANG

 

4 Pilar Dalam Standar Akuntansi Keuangan Indonesia

Kali ini rubrik Finansialku akan berbagi pilar-pilar standar akuntansi keuangan yang ada di Indonesia.

Berikut 4 pilar dalam standar akuntansi keuangan Indonesia, yaitu:

 

#1 PSAK-IFRS (Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan – International Financial Report Standard)

Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan – International Financial Report Standard (PSAK) merupakan nama lain dari Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang diterapkan oleh Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI) pada tahun 2012 lalu.

PSAK-IFRS ini digunakan untuk suatu badan atau bisnis yang memiliki akuntabilitas publik.

Dalam kata lain badan atau bisnis tersebut sudah terdaftar atau masih dalam proses pendaftaran di pasar modal yang disebut juga emiten.

Beberapa contohnya adalah asuransi, perbankan, BUMN (Badan Usaha Milik Negara), dan perusahaan dana pensiun.

Definisi Jurnal Akuntansi Keuangan 2 Finansialku

[Baca Juga: Definisi Sistem Informasi Akuntansi Adalah]

 

Pada dasarnya PSAK (Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan) sama dengan SAK (Standar Akuntansi Keuangan).

Keduanya memiliki tujuan untuk memberikan informasi yang relevan bagi pengguna laporan keuangan.

Sedangkan pengguna IFRS (International Financial Report Standard) sendiri ditentukan karena Indonesia merupakan salah satu anggota dari IFAC (International Federation of Accountants) yang menjadikan IFRS sebagai standar akuntansi mereka.

Oleh karena itu, Indonesia wajib untuk mematuhi kesepakatan antar anggota IFAC (International Federation of Accountants) tersebut atau disebut juga dengan SMO (Statement Membership Obligation).

 

#2 SAK-ETAP (Standar Akuntansi Keuangan – Entitas Tanpa Akuntansi Publik)

Standar Akuntansi Keuangan untuk Entitas Tanpa Akuntansi Publik (SAK-ETAP) digunakan untuk entitas yang akuntabilitas publiknya tidak signifikan.

Selain itu, laporan keuangan entitas tersebut juga hanya diberikan untuk tujuan umum bagi pengguna eksternal.

Standar Akuntansi Keuangan – Entitas Tanpa Akuntansi Publik (SAK-ETAP) ditetapkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan IAI.

Standar akuntansi keuangan ini ditetapkan pada tahun 2009 dan kemudian diaplikasikan pada awal tahun 2010.

Tapi, penggunaan standar akuntansi ini berlaku secara efektif pada tanggal 1 januari 2011.

Cara Sederhana Menghitung Penyusutan Aset Beserta Contohnya 03 Akuntansi - Finansialku

[Baca Juga: Definisi Underwriting Adalah]

 

ETAP (Entitas Tanpa Akuntansi Publik) adalah hasil penyederhanaan dari standar akuntansi IFRS yang meliputi tidak adanya laporan laba/rugi yang komprehensif, penilaian untuk aset tetap, aset tidak berwujud, dan properti investasi setelah tanggal perolehan hanya menggunakan harga perolehan.

Selain itu, di ETAP juga tidak ada pilihan menggunakan nilai revaluasi atau nilai wajar, dan tidak terdapat pengakuan liabilitas (liability) dan aset (asset) pajak tangguhan karena beban pajak diakui sebesar jumlah pajak menurut ketentuan pajak.

Jika ETAP diterapkan dengan tepat maka unit bisnis kecil dan menengah (Small Medium Enterprises) bisa membuat laporan keuangan sendiri tanpa harus dibantu oleh pihak lain.

Juga, laporan keuangan tersebut dapat diaudit.

 

#3 PSAK-Syariah (Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan – Syariah)

Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan – Syariah adalah suatu pedoman akuntansi yang bisa digunakan oleh lembaga-lembaga dengan kebijakan Syariah.

Dapat dikatakan bahwa standar akuntansi keuangan Syariah ini tergolong baru.

PSAK Syariah ini ditetapkan oleh Dewan Akuntansi Syariah.

Pernyataan Standar Akuntansi dengan basis Syariah ini dibuat dengan tujuan untuk menyelenggarakan berbagai lembaga dengan basis Syariah yang ada di Indonesia.

Misalnya untuk Bank Syariah, Pegadaian Syariah, badan Zakat, dan lembaga-lembaga yang berbasis Syariah lainnya.

Pengembangan standar akuntansi ini dibuat dengan dasar acuan dari fatwa yang dikeluarkan oleh MUI (Majelis Ulama Indonesia).

Definisi-Sistem-Informasi-Akuntansi-2-Finansialku

[Baca Juga: Definisi Manajemen Adalah]

 

PSAK-Syariah ini terdiri dari kerangka konseptual penyusunan dan pengungkapan laporan, standar penyajian laporan keuangan, dan standar khusus transaksi Syariah seperti mudharabah, murabahah, salam, ijarah, istishna.

Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Syariah ini dapat digunakan bersama dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan yang umum.

Contohnya terjadi pada Bank Syariah. Bank Syariah ada yang menggunakan dua standar akuntansi dalam menyusun laporan keuangannya.

Bank Syariah sebagai badan usaha dengan akuntabilitas publik maka bank tersebut menggunakan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan yang umum, kemudian untuk transaksi yang berbasis Syariah bank tersebut menggunakan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Syariah.

 

#4 SAP (Standar Akuntansi Pemerintah)

Standar Akuntansi Pemerintah sudah ditetapkan sebagai peraturan pemerintah yang diterapkan untuk entitas pemerintah dalam menyusun Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) dan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD).

Standar Akuntansi Pemerintah ditetapkan oleh Komite Standar Akuntansi Pemerintah (KSAP).

Standar Akuntansi Pemerintah ini sudah ditetapkan sebagai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 Tahun 2005 pada tanggal 13 Juni 2005 tentang Standar Akuntansi Pemerintah.

Standar Akuntansi Pemerintah (SAP) ini dibuat untuk menjamin adanya transparansi, partisipasi, serta akuntabilitas pengelolaan keuangan negara demi terwujudnya pemerintahan yang lebih baik dan bersih.

Definisi Akuntansi Adalah 02 - Finansialku

[Baca Juga: Definisi Manajemen Keuangan Adalah]

 

Pentingnya PSAK!

Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) memang sangat diperlukan untuk dijadikan pedoman dalam membuat suatu laporan keuangan.

Dengan adanya pedoman akuntansi tersebut maka penyusunan laporan keuangan dapat lebih mudah untuk digunakan.

Terdapat 4 pilar standar akuntansi keuangan yang ada di Indonesia antara lain PSAK-IFRS, SAK-ETAP, PSAK Syariah, dan SAP. Setiap pilar tersebut memiliki kegunaannya masing-masing.

Oleh karena itu, Standar Akuntansi Keuangan (SAK) sangatlah penting.

 

Bagikan informasi penting ini kepada mereka yang belum mengetahuinya. Jika ada pertanyaan, sila tinggalkan pertanyaan atau pendapat di kolom bawah ini. Terima kasih!

 

Sumber Referensi:

  • Asrifahmi. 2019. Pengertian PSAK (Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan). Asrifahmi.com – https://bit.ly/2Kj8fGY
  • Helen Karina. 25 November 2017. 4 Standar Akuntansi Keuangan yang Berlaku di Indonesia. Jurnal.id – https://bit.ly/2MRG7Nf
  • Risalah Akuntansi. 15 Maret 2014. Pengertian PSAK/ Apa itu PSAK?. Risalahakuntansi.blogspot.com – https://bit.ly/2ZtOmk0

 

Sumber Gambar:

  • Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 1 – http://bit.ly/2MVYmkL
  • Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 2 – http://bit.ly/2WV3WU6