Tahukah Anda bahwa sejak kecil kita tidak memiliki sudut pandang keuangan yang benar?

Temukan kebenarannya tentang sudut pandang keuangan yang baik dan pola pikir sebagai seorang yang tidak hanya sekadar sukses dan kaya tetapi mampu menikmati keberhasilan diri sendiri.

Simak pembahasannya berikut ini. Selamat membaca!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Wealth Mindset

 

Sudut Pandang Keuangan yang Baik

Sejak kecil tentu Anda diajarkan untuk MENYISIHKAN sebagian uang jajan yang Anda terima dari orangtua, bukan?

Kemanakah uang Anda sisihkan tersebut, menurut saran dari orangtua? Tentu untuk ditabung.

Namun, untuk menjadi orang yang sukses, tidak hanya sekadar sukses dan kaya, tetapi juga mampu menikmati kesejahteraan hingga tua nanti, pemikiran tentang MENYISIHKAN uang Anda adalah sebuah saran yang SALAH.

Mengapa demikian?

MENYISIHKAN artinya adalah menyisakan dari yang sudah tersisa sedangkan memikirkan masa depan tentu Anda harus mengutamakannya, bukan?

Jika Anda mengutamakan masa depan Anda, tentu Anda harus menomor satukannya.

Dengan kata lain, mengutamakan masa depan kesuksesan Anda tentu Anda harus mem-PRIORITAS-kan.

Oleh sebab itu, menabung bukanlah hasil dari MENYISIHKAN melainkan hasil dari MEMPRIORITASKAN.

Anda Tidak Dilahirkan Dengan Sudut Pandang Keuangan yang Baik 02 Entrepreneur - Finansialku

[Baca Juga: Panduan Praktis: Investasi Reksa Dana di Aplikasi Finansialku Versi Web!]

 

Prioritaskan tabungan Anda segera, sebelum segala pengeluaran harian atau bulanan untuk pemenuhan kebutuhan Anda.

Ini adalah salah satu pola pikir atau sudut pandang keuangan pertama yang menjadi dasar untuk menjadi orang yang sukses dan kaya.

Dengan memprioritaskan tabungan, Anda bisa mulai berinvestasi sebagai sebuah langkah mempersiapkan diri menjadi orang sukses dan menikmati kebebasan keuangan.

Segera unduh secara gratis ebook Panduan Berinvestasi Pemula dari Finansialku berikut ini:

 

Investasi seperti apa yang menjadi pilihan Anda?

Dari hasil investasi yang Anda kumpulkan, tahukah Anda bahwa Anda bisa menggunakannya untuk memulai usaha sendiri dan menambah investasi Anda?

Jika Anda sudah mulai membuka usaha sendiri, pastikan bahwa Anda memisahkan keuangan bisnis dan pribadi dengan ebook Panduan dari Finansialku: Jurnal Keuangan Pribadi & Bisnis dari Finansialku yang dapat memudahkah Anda dalam pencatatannya.

Gratis Download Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis

Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis - Mock Up - Finansialku Jurnal

 

Sudut Pandang Keuangan Ala Robert T. Kiyosaki

Belajar dari penulis buku Rich Dad, Poor Dad, Robert T. Kiyosaki memberikan berbagai usulan tentang sudut pandang keuangan yang sangat baik bagi Anda yang ingin menjadi seorang yang kaya, sukses dan bahkan bisa menikmati kekayaan Anda hingga masa tua nanti.

Banyak sekali tulisan beliau tentang pola pikir yang perlu dimiliki untuk hidup lebih sejahtera.

Berikut ini ringkasan tentang usulan sudut pandang keuangan yang ia sarankan melalui bukunya yang menjadi salah satu best seller, termasuk dalam setiap penyampaiannya di seminar-seminar keuangan:

 

  • Ayah miskin menganggap untuk menjadi kaya, seseorang harus terlahir di keluarga kaya. Ayah kaya memiliki prinsip bahwa untuk bisa menjadi kaya, seseorang tidak perlu terlahir dari keluarga kaya. Hal yang dibutuhkan adalah miliki mindset yang benar, pelajari cara untuk membangun kekayaan, menjaga kekayaan, mengembangkan kekayaan dan mendistribusikan kekayaan dengan benar.
  • Ayah miskin berfokus pada penghasilan aktif dan gaji, maka nasihatnya adalah sekolah yang pandai, melamar di perusahaan yang bagus dan berharap mendapatkan gaji besar. Ayah kaya mengajarkan agar kuasai beberapa kemampuan (salah satunya adalah literasi keuangan), agar Anda dapat segera memulai bisnis Anda.
  • Ayah miskin fokus pada pendidikan di sekolah saja. Padahal banyak orang lulus dengan nilai bagus di sekolah, belum tentu bisa sukses di dunia kerja. Ayah kaya fokus pada pendidikan finansial dan mindset yang benar terhadap uang.

 

6 Aturan Dasar Berinvestasi, Ala Ayah Kaya Robert T. Kiyosaki 01 - Finansialku

[Baca Juga: Menuju Kesuksesan dalam Kebebasan Finansial Ala Robert Kiyosaki]

 

  • Ketika dihadapkan pada sebuah peluang bisnis, ayah miskin akan berkata: “Wah sayang sekali, saya tidak bisa ikut pada peluang kali ini”. Pernyataan yang berarti menyerah sebelum bertanding. Sebaliknya, ayah kaya justru berkata: “Bagaimana cara saya mendapatkannya?” Pertanyaan yang benar, akan memicu otak kreatif untuk membuatnya menjadi kenyataan.
  • Ayah miskin menganggap kemiskinan terjadi karena pemerintah yang tidak mampu mengelola ekonomi dan keterbatasan lapangan pekerjaan. Sebaliknya, ayah kaya berpikir bahwa dirinyalah yang paling bertanggung jawab pada diri sendiri. Oleh sebab itu, ayah kaya harus bekerja dan berjuang dengan maksimal.
  • Berbicara mengenai risiko, ayah miskin akan mengatakan hindari risiko dan main aman. Ayah kaya mengatakan pikirkan bagaimana cara untuk mengelola risiko.
  • Dalam hal kegagalan, ayah miskin merasa takut melakukan kesalahan dan kegagalan. Sedangkan ayah kaya menganggap bahwa cara untuk sukses adalah belajar dari kegagalan.

 

Gratis Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 30 an

Perencanaan Keuangan Untuk Usia 30 an - Finansialku Mock Up

 

Sudut Pandang Keuangan Ala T. Harv Eker

Sebagai penulis buku “Rahasia Millionaire Mind” dan “SpeedWealth”, T. Harv Eker telah ditampilkan dalam publikasi terkemuka (termasuk New York Times, Wall Street Journal, dan USA Today).

  1. Harv Eker juga telah mengembangkan sejumlah program pelatihan dan seminar kelas dunia termasuk Seminar “Million Mind” yang sangat dihormati.
  2. Harv Eker berubah dari seorang pengusaha biasa-biasa menjadi seorang jutawan yang sangat sukses hanya dalam kurun waktu dua setengah tahun.

 

Mau tahu rahasianya?

Dengan menggunakan prinsip-prinsip yang sekarang dia ajarkan dalam buku-buku dan seminar-seminarnya, inilah aspek ‘kehidupan nyata’ yang telah menjadikan T. Harv Eker sebagai seorang pengusaha sukses yang sangat dihormati.

Ini dia rahasia sudut pandang keuangan seorang T. Harv Eker:

  • Orang kaya berpikir saya yang menciptakan hidupku, sedangkan orang miskin berkata kehidupanlah yang membuat aku seperti ini.
  • Orang kaya memainkan uang untuk menang. Orang miskin memainkan uang untuk tidak kalah (tetapi belum tentu menang).
  • Orang kaya memiliki komitmen untuk menjadi kaya. Orang miskin ingin menjadi kaya (hanya ingin saja).
  • Orang kaya berpikir besar. Orang miskin berpikir kecil.
  • Orang kaya fokus pada kesempatan-kesempatan yang ada. Orang miskin fokus pada halangan-halangan dan masalah-masalah yang terjadi.
  • Orang kaya mengagumi orang kaya lainnya dan orang sukses lainnya. Orang miskin membenci orang kaya dan orang sukses.

 

10-Ciri-ciri-Orang-Akan-Kaya-Raya-3-Finansialku

[Baca Juga: Memandang Peluang Lewat Sudut Pandang Orang Kaya]

 

  • Orang kaya terasosiasi positif dengan orang-orang sukses. Orang miskin terasosiasi negatif dengan orang-orang yang tidak sukses.
  • Orang kaya bersedia untuk mempromosikan dirinya dan nilai-nilainya. Orang kaya berpikiran negatif mengenai menjual dan promosi.
  • Orang kaya lebih besar besar daripada masalah yang mereka hadapi. Orang miskin merasa lebih kecil daripada masalah yang mereka hadapi.
  • Orang kaya adalah penerima yang baik, sedangkan orang miskin adalah penerima yang buruk.
  • Orang kaya memilih dibayar berdasarkan hasil, sedangkan orang kaya dibayar berdasarkan waktu.
  • Orang kaya berpikir keduanya (seluruh pihak). Orang miskin berpikir antara/atau (salah satu).

 

Orang Kaya Selalu Punya Solusi Saat Menghadapi Masalah 01 Sukses - Finansialku

[Baca Juga: 7 Hal yang Dibutuhkan Oleh Calon Orang Kaya, Kamu Perlu Tahu]

 

  • Orang kaya fokus pada kekayaan bersihnya. Orang miskin berpikir pada penghasilan aktifnya. Padahal masih ada jenis-jenis penghasilan lain yang bisa membuat Anda bebas keuangan.
  • Orang kaya mengelola uangnya dengan baik. Orang miskin tidak mampu mengelola uang dengan baik.
  • Orang kaya membuat uangnya bekerja untuk mereka. Orang miskin bekerja keras untuk uang mereka.
  • Orang-orang kaya bertindak terlepas dari ketakutan. Orang miskin membiarkan ketakutan menghentikan mereka.
  • Orang kaya secara konsisten tumbuh dan berkembang. Orang miskin berpikir mereka sudah tahu.

 

Gratis Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 an

Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 20 an Perencana Keuangan Independen Finansialku

 

 

Sudut Pandang Keuangan Tentang Utang

Secara umum, setiap orang tentu akan menjawab bahwa utang haruslah dihindari dan merupakan perilaku yang tidak baik, apalagi jika utang tersebut semakin menumpuk dan tidak dibereskan.

Bahkan sejak kecil pun tentu orangtua kita pernah mengatakan bahwa tidak baik untuk berutang kepada orang lain.

Satu sisi, utang memang tidak baik, tapi tahukah Anda bahwa utang pun bisa mendatangkan keuntungan bagi kita jika kita tahu bahwa ada utang yang baik dan ada juga utang yang buruk tergantung bagaimana kita menggunakannya.

Sebagai contoh, seorang pedagang bakso yang kini memiliki franchise dimana-mana, ia sempat berutang kepada bank untuk meminjam sejumlah dana membiayai usahanya yang semakin berkembang.

Jika memang berutang itu salah, mengapa pedagang bakso itu tetap berutang kepada bank dan malahan hasil dari utangnya itu mendatangkan keuntungan yang besar dan membuat usahanya semakin maju?

Cerita di atas adalah sebuah contoh dimana utang yang dilakukan secara produktif akan menghasilkan keuntungan dan sangat disarankan untuk dilakukan.

Apakah Utang Selalu Buruk 01 Finansialku

[Baca Juga: Belajar Bisnis dari 11 Anak Muda Indonesia yang Masuk 30 Under 30 Forbes 2018]

 

Sebaliknya, utang yang dilakukan secara konsumtif membuat uang kita tidak berkembang, misalnya ketika kita menggunakan KPR atau Kredit Kepemilikan Rumah dengan meminjam dana dari bank dan setelah mendapatkan rumah tersebut, kita menggunakannya untuk tempat tinggal dan tidak menggunakannya untuk lebih menghasilkan sesuatu yang produktif seperti tempat usaha atau lain sebagainya.

Untuk membuatnya menjadi sebuah utang produktif, rumah hasil KPR tersebut bisa kita gunakan untuk rumah kost atau disewakan. Dengan demikian, kita akan menerima cashflow setiap bulannya yang bisa menutup cicilan KPR sekaligus menambah pundi-pundi keuangan kita.

 

Sudut Pandang Keuangan Tentang Risiko

Setiap hari kita tentu akan dihadapkan dengan pilihan dan tentu saja dibalik setiap pilihan tersebut akan selalu ada risiko yang harus kita tanggung sebagai bentuk pertanggungan jawab atas pilihan yang kita ambil.

Misalnya, ketika kita memilih untuk mematikan alarm saat waktu sudah menunjukkan pukul 5 pagi dan Anda mengambil pilihan untuk tetap tertidur sementara waktu terus berjalan. Anda akan melewatkan setiap kesempatan untuk berolahraga pagi, menyiapkan segala keperluan selama satu hari, sarapan dan lain sebagainya, sebagai sebuah risiko yang harus Anda tanggung.

Bagaimana Anda mempergunakan uang Anda juga akan berimbas pada risiko yang harus Anda tanggung di kemudian hari.

Mau Sukses dan Menjadi Orang Kaya Awali Dengan Menerapkan Prinsip Dasarnya Terlebih Dahulu 01 - Finansialku

[Baca Juga: Cari Tahu! Apakah Anda Termasuk dalam Orang Sukses Menang yang Siap Mengambil Risiko atau Maunya Main Aman]

 

Sebagai contoh, ketika Anda memprioritaskan uang Anda untuk tabungan yang akan diinvestasikan, tentu Anda harus mengekang beberapa keinginan (bukan kebutuhan) yang Anda prioritaskan untuk tabungan investasi yang kelak akan menjadi sebuah mesin pencetak uang pribadi Anda.

Setelah 10 tahun berlalu, uang tabungan investasi Anda berkembang seiring dengan waktu dan bisa Anda menggunakan untuk membeli rumah yang Anda gunakan kembali untuk konsumsi produktif, yakni membuatnya sebagai rumah kost.

Saat berinvestasi, terutama jika Anda memilih untuk berinvestasi dalam instrumen dengan risiko yang lebih tinggi, tentu Anda akan menimbang lebih detail dan menyeluruh agar memimimalkan kerugian yang ada dan memaksimalkan keuntungan yang bisa didapat, bukan?

Dalam hal ini, risiko adalah sebuah kawan, bukanlah lawan yang harus Anda hindari, tetapi Anda harus merangkul risiko tersebut sebagai salah satu sudut pandang keuangan yang akan menemani Anda melalui kesuksesan finansial Anda.

 

Anda memiliki kesempatan dan peluang untuk bisa sukses dan menikmati kekayaan Anda hingga hari tua nanti. Bagikan pengalaman Anda dalam menanamkan pola pikir dan sudut pandang kekayaan dalam diri Anda melalui kolom yang tersedia di bawah ini.

Jika Anda sedang mengalami kesulitan dalam mengatur keuangan pribadi, keluarga atau bisnis, Anda dapat menghubungi Konsultan Perencana Keuangan Finansialku yang siap menolong Anda. Terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Access Blog. 17 Juli 2013. Did you know you were not born with a point of view about money? Access-consciousness-blog.com – https://goo.gl/DwFRqY
  • Admin. How You Can Use Debt To Make You More Money. Americanwealthbuilders.com – https://goo.gl/rRQzQH
  • Admin. Biography T. Harv Eker. Success-guide.com – https://goo.gl/y9BYC1

 

Sumber Gambar:

  • Sudut Pandang Keuangan 01 – https://goo.gl/ovguQP
  • Sudut Pandang Keuangan 02 – https://goo.gl/jvupMg
Summary
Anda Tidak Dilahirkan Dengan Sudut Pandang Keuangan yang Baik!
Article Name
Anda Tidak Dilahirkan Dengan Sudut Pandang Keuangan yang Baik!
Description
Tahukah Anda bahwa sejak kecil kita tidak memiliki sudut pandang keuangan yang benar? Temukan kebenarannya tentang sudut pandang keuangan
Author
Publisher Name
Finansialku.com
Publisher Logo