Apa yang dimaksud dengan siklus pasar saham? Dan apa yang dimaksud dengan tren harga saham? Bagaimana cara mengidentifikasi tren? Bagaimana pula cara mengenali siklus pasar saham yang ada sekarang? Bisakah Mengambil keuntungan darinya?

 

Rubrik Finansialku

Learn And Invest

 

Mengenal Tren dan Siklus Pasar Saham

Pergerakan harga yang terjadi dalam pasar saham, baik pada masing-masing saham maupun pasar saham secara keseluruhan tidak lepas dari yang namanya trend pergerakan harga dan siklus tren yang berulang.

Apa yang dimaksud dengan tren pergerakan harga saham? Dan seperti apa siklus pergerakan harganya? Kali ini Finansialku akan mencoba menguraikan tren dan siklus pasar saham.

 

Tren Pasar Saham

Dalam dunia pasar modal, sama seperti kehidupan sehari-hari, terdapat sebuah kecenderungan tertentu yang disebut dengan tren. Dalam kehidupan sehari-hari, tren berarti gaya mutakhir, kecenderungan terakhir dari sesuatu yang populer di masyarakat.

Tren sendiri dalam pengertian pasar modal adalah suatu arah dari pergerakan harga yang terjadi pada saham individual, maupun pasar saham secara keseluruhan yang dalam konteks pasar modal Indonesia adalah IHSG (Indeks harga saham gabungan). Secara umum, tren harga saham terbagi 3, yaitu:

  • Tren yang bergerak naik (Uptrend)
  • Tren yang bergerak turun (Downtrend)
  • Tren yang bergerak mendatar (Sideways)

 

Cara Mengambil Keuntungan dari Tren Pergerakan Harga dan Siklus di Pasar Saham Part #1

[Baca Juga: Mengenal Risiko dan Keuntungan Berinvestasi Saham]

 

Tren Naik (Uptrend)

Tren naik (uptrend) juga dikenal dengan sebutan Trend Bullish, yaitu tren harga sebuah saham yang mengalami kenaikan. Dalam buku “Technical Analysis of the Financial Market”, John J. Murphy mendefinisikan Uptrend sebagai berikut:

“An Uptrend is a successively higher peaks and throughs”
”Uptrend adalah serangkaian puncak dan lembah harga yang semakin tinggi”

 

Dari definisi yang diutarakan oleh John J. Murphy, maka didapat setidaknya ada 2 puncak dan 2 lembah yang lebih tinggi dari sebelumnya dalam mengidentifikasi uptrend tersebut.

Cara Mengambil Keuntungan dari Tren Pergerakan Harga dan Siklus di Pasar Saham Part #1

[Baca Juga: Inilah 10 Alasan Mengapa Anda Harus Berinvestasi Saham]

 

Tren Turun (Downtrend)

Tren turun (downtrend) juga dikenal dengan sebutan Trend Bearish, yaitu tren harga sebuah saham yang mengalami Penurunan. John J. Murphy pun menuliskan dalam buku “Technical Analysis of the Financial Market”, definisi Downtrend adalah sebagai berikut:

“A Downtrend is a series of declining peaks and throughs”
”Downtrend adalah serangkaian puncak dan lembah harga yang semakin rendah”

 

Dari definisi yang diutarakan oleh John J. Murphy, maka didapat setidaknya ada 2 puncak dan 2 lembah yang lebih rendah dari sebelumnya dalam mengidentifikasi downtrend tersebut.

Cara Mengambil Keuntungan dari Tren Pergerakan Harga dan Siklus di Pasar Saham Part #1

[Baca Juga: Mengenal Support dan Resistance Dalam Grafik Perdagangan Saham]

 

Tren Mendatar (Sideways)

Tren Mendatar (Sideways), agak berbeda dengan kedua tren lainnya, dalam tren ini, harga tidak bergerak naik maupun turun, tapi hanya bergerak mendatar (konsolidasi). Sideways lebih mudah diidentifikasi daripada didefinisikan. Menurut John J. Murphy sendiri, berikut adalah definisi sideways:

“Horizontal peaks and throughs would identify a sideway price trend”
”Puncak dan lembah yang horizontal adalah ciri dari harga yang bergerak mendatar”

 

Cara Mengambil Keuntungan dari Tren Pergerakan Harga dan Siklus di Pasar Saham Part #1

[Baca Juga: Inilah 10 Cara untuk Meminimasi Kerugian dalam Berinvestasi Saham]

 

Walaupun demikian, kenyataan di pasar tidaklah begitu, puncak dan lembah yang sama tinggi terjadi berturut-turut adalah hal yang jarang terjadi. Puncak atau lembah yang sedikit lebih tinggi atau lebih rendah dari yang sebelumnya, bila secara menyeluruh harga bergerak mendatar juga dapat dikatakan sebagai sideways.

Free Download Ebook Panduan Berinvestasi Saham untuk Pemula

Ebook Panduan Investasi Saham untuk Pemula Finansialku.jpg

Download Ebook Sekarang

 

Tren & Moving Average

Tren erat kaitannya dengan Analisis Teknikal saham. Tren adalah salah satu elemen penting yang selalu digunakan di dalam analisis teknikal, dan dalam analisis teknikal sendiri, ada beberapa indikator yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi tren, salah satunya moving average.

Dalam gambar berikut dapat dilihat, Uptrend dapat diidentifikasi apabila harga saham berada di atas Moving Average-nya, sementara Downtrend dapat diidentifikasi apabila harga saham berada di bawah Moving Average-nya.

Tren Pergerakan Harga dan Siklus Pasar Saham

[Baca Juga: Pahami Dulu Moving Average Sebelum Memulai Trading Saham]

 

Pahami Tren Pasar Saham

Sebelum Anda dapat mengambil keuntungan dari pasar saham, Anda harus mengetahui dan memahami tren pergerakan harganya. Ketika Anda memahami, maka Anda bisa mendapatkan keuntungan yang besar.

Pembahasan selanjutnya akan Finansialku berikan pada artikel selanjutnya yaitu “Cara Mengambil Keuntungan dari Siklus di Pasar Saham Part #2

 

Apakah Anda pernah berinvestasi saham? Jika pernah, sudah berapa lamakah Anda berinvestasi? Mari ceritakan pengalaman Anda mengenai jatuh bangun siklus pergerakan harga saham dengan menulis di kolom berikut. Terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Wira, Desmond. 2010. Analisis Teknikal Untuk Profit Maksimal. Jakarta: Exceed Books
  • Wijaya, Ryan Filbert. 2014. Hidden Profit From The Stock Market. Jakarta: Kompas Gramedia

 

Sumber Gambar:

  • Asian Woman with Laptop – https://goo.gl/VC5ndI
  • Aplikasi HOTS Mirae Asset Sekuritas
  • Uptrend, Downtrend, Sideways – https://goo.gl/cwalmh

 

Download E-Book Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 an (GRATIS)

Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 20 an Perencana Keuangan Independen Finansialku

 

Download Sekarang