Inilah Proses Pengawasan Transaksi Future! Apakah Aman?

Apakah Anda sudah mengenal transaksi future? Bagaimana proses pengawasan yang dilakukan oleh pengawas transaksi future?

Banyak produk yang dapat di-trading-kan di bursa berjangka. Mulai dari produk perkebunan, energi, logam mulia, hingga hasil tambang.

Apakah transaksi berjalan dengan adil dan wajar? Bagaimanakah pengawasan transaksinya supaya trader dapat bertransaksi dengan aman? Adakah badan hukum yang mendasarinya?

Ketahui jawabannya melalui artikel Finansialku berikut ini. Selamat membaca!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Learn and Invest

 

Perdagangan Berjangka di Indonesia

Transaksi berjangka Indonesia pertama kali dilakukan terhadap komoditas olein pada tahun 2000.

Hingga saat ini ada banyak komoditas yang tersedia untuk transaksi berjangka asal Indonesia seperti olein, kakao, kopi Robusta, emas, kopi Arabica, karet, batu bara, minyak mentah, timah, dan teh.

Transaksi bursa komoditas di Indonesia dikenal dengan 2 cara, yaitu pasar fisik dan pasar berjangka dengan produk yang berbeda-beda.

Trader dan investor memiliki preferensi sendiri terhadap produk komoditas ataupun cara bertransaksinya.

Pelaku transaksi berjangka (Futures) melakukan transaksi karena beberapa tujuan yaitu hedging (lindung nilai) ataupun spekulasi, bahkan keduanya.

Para produsen dan konsumen produk komoditas biasanya melakukan trading futures dengan tujuan hedging untuk memaksimalkan nilai asset dan meminimalisasi risiko fluktuasi atas harga komoditas yang dimiliki.

Sedangkan spekulan melakukan transaksi dengan tujuan meraih keuntungan pada fluktuasi harga dalam bentuk surat berharga dan dalam jangka waktu pendek.

Pengawas Transaksi Future 02 - Finansialku

[Baca Juga: Mau Investasi Tapi Bingung? Yuk Baca Dulu Tips Investasi Untuk Pemula]

 

Sebelum membahas trading futures lebih jauh, hal yang harus Anda ingat bahwa pendapatan pasif tidak hanya berasal dari aktivitas trading yang biasa Anda lakukan.

Anda bisa memperolehnya dari investasi yang tentu saja dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan.

Memilih investasi memang cukup membingungkan, masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya.

Namun, bagi Anda yang baru saja terjun di dunia investasi, reksa dana sangat cocok bagi para investor pemula.

Kelebihannya yang cukup banyak dengan keuntungannya memang sangat menarik.

Jika Anda ingin mempelajarinya lebih dalam, Finansialku memiliki ebook yang akan membahas tuntas mengenai dunia investasi reksa dana dan dapat dijadikan panduan:

Gratis Download Ebook Panduan Investasi Reksa Dana untuk Pemula

Download Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula -Finansialku.com

Download Ebook Sekarang

 

Bahasa yang digunakan pun sangat mudah dipahami sehingga Anda dapat langsung mempraktikkannya dengan segera.

Tunggu apalagi? Yuk mulai berinvestasi saat ini juga!

 

Regulasi Transaksi Berjangka di Indonesia

Transaksi berjangka di Indonesia dilakukan pada Jakarta Future Exchange (JFX) yang didirikan pada 19 Januari 1999 dan Bursa Komoditi & Derivatif Indonesia (BKDI) atau Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) yang menyusul berdiri pada 23 Juni 2009.

Secara umum keduanya memiliki peran yang sama. Perbedaannya terletak pada produk komoditas yang ditawarkan, meskipun ada beberapa produk serupa yang tersedia di kedua bursa ini.

Berikut merupakan hal-hal yang menjadi wewenang mereka dalam menentukan:

  • Persyaratan standar operasional perantara transaksi (broker)
  • Satuan kontrak berjangka.
  • Besaran margin.
  • Penentuan harga (berdasarkan harga pembeli dan penjual).
  • Waktu transaksi.
  • Pergerakan harga minimal.
  • Prosedur settlement.
  • Tanggal expired.
  • Batas transaksi.
  • Limit
  • Prosedur transaksi dan pengiriman pasar komoditas fisik.

 

 

Agar transaksi berjalan lancar sesuai prosedur maka kegiatannya diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI).

BAPPEBTI merupakan lembaga khusus yang mengawasi kegiatan transaksi di Bursa (perdagangan multilateral) maupun yang dilakukan antara dua pihak saja (bilateral) atau Over The Counter (OTC) atau disebut Sistem Perdagangan Alternatif (SPA).

Perdagangan komoditas di luar negeri yang dilakukan di Indonesia juga diawasi BAPPEBTI untuk melindungi investor dari penyimpangan transaksi dan menghindari money laundering. 

Selain BAPPEBTI, ada juga lembaga yang bertugas untuk menjamin kelancaran penyelesaian transaksi yaitu Lembaga Kliring dan Penjaminan Berjangka.

Lembaga ini berperan dalam mencegah gagal serah atau gagal bayar oleh seluruh pihak yang bertransaksi komoditas serta mengawasi potensi adanya kecurangan transaksi.

Mekanismenya dengan cara memastikan dana nasabah (margin) tersedia di rekening terpisah sehingga transaksi bisa selesai (settlement).

Lembaga Kliring akan melakukan perhitungan keuntungan dan kerugian atas kontrak tersebut berdasarkan harga penyelesaian yang ditetapkan oleh Bursa.

Pengawas Transaksi Future 03 (BAPPEBTI) - Finansialku

[Baca Juga: Jangan Asal Tebak! Lakukan Analisis Teknikal untuk Memprediksi Kenaikan atau Penurunan Harga Bitcoin (Part 2)]

 

Pada JFX Lembaga Kliring ini adalah Kliring Berjangka Indonesia (KBI) sedangkan di ICDX lembaga ini bernama Indonesia Clearing House (ICH).

Dengan adanya lembaga kliring, maka dipastikan baik pembeli dan penjual masing-masing memperoleh hak dan kewajiban yang sesuai.

Dari sisi hukum, perdagangan berjangka komoditas diatur dalam Undang-undang Nomor 32 Tahun 1997 tentang Perdagangan Berjangka Komoditi yang selanjutnya diperbarui oleh Undang-undang nomor 10 tahun 2011.

Dalam peraturan tersebut disebutkan kegiatan jual beli kontrak berjangka dilakukan melalui Bursa Berjangka. 

 

Profil BAPPEBTI

Secara sederhana, peran BAPPEBTI sama seperti Badan Pengawas Pasar Modal (BAPEPAM).

Bedanya tugas utama BAPPEBTI adalah mengawasi dan membuat kebijakan perdagangan berjangka di Indonesia.

Aktivitas BAPPEBTI juga telah diatur dalam UU No. 32 Tahun 1997 tentang perdagangan berjangka komoditi.

Secara sederhana, dasar hukum tersebut memberikan wewenang pada BAPPEBTI untuk mengeluarkan izin usaha dan peraturan, memeriksa pemegang izin yang diduga melakukan pelanggaran, mengawasi promosi para pemegang izin, serta memfasilitasi penyelesaian masalah yang terkait dengan perdagangan berjangka.

Berikut penjelasan lebih rinci mengenai peran BAPPEBTI dalam transaksi komoditas yang aman:

  • Menerbitkan izin usaha bagi Bursa Berjangka, Lembaga Kliring Berjangka, Pialang Berjangka, Penasihat Berjangka dan Pengelola Sentra Dana Berjangka; izin bagi perorangan untuk menjadi Wakil Pialang Berjangka, Wakil Penasihat Berjangka, dan Wakil Pengelola Sentra Dana Berjangka; sertifikat pendaftaran bagi Pedagang Berjangka; serta persetujuan bagi Pialang Berjangka untuk menyalurkan amanat Nasabah Berjangka ke luar negeri dan bagi Bank untuk penitipan dana yang terkait dengan perdagangan berjangka.
  • Mengesahkan Peraturan dan Tata Tertib (Rules dan Regulations) Bursa Berjangka dan Lembaga Kliring Berjangka serta Kontrak Berjangka yang akan diperdagangkan di Bursa Berjangka, termasuk perubahannya.
  • Memastikan agar Bursa Berjangka dan Lembaga Kliring Berjangka melaksanakan semua ketentuan dan peraturan yang telah ditetapkan serta melakukan pengawasan yang intensif dan pengenaan sanksi tegas terhadap pelanggarannya.
  • Menetapkan jumlah maksimum posisi terbuka yang dapat dimiliki atau dikuasai oleh setiap Pihak dan batas jumlah posisi terbuka yang wajib dilaporkan.

Simak Risiko Trading Komoditas 1 Finansialku

[Baca Juga: Fakta Menarik Tentang 8 Brand Indonesia yang Dikira Brand Internasional]

 

  • Menetapkan Daftar Bursa Berjangka Kontrak Berjangka luar negeri yang dapat menjadi tujuan penyaluran amanat Nasabah dalam negeri.
  • Melakukan pemeriksaan terhadap setiap Pihak yang memiliki izin dan memerintahkan pemeriksaan serta penyidikan terhadap Pihak yang diduga melakukan pelanggaran terhadap ketentuan perundang-undangan di bidang perdagangan berjangka.
  • Mewajibkan kepada setiap Pihak untuk menghentikan atau memperbaiki iklan atau promosi tentang perdagangan berjangka yang dapat menyesatkan.
  • Membentuk sarana penyelesaian masalah yang berkaitan dengan kegiatan perdagangan berjangka.

 

Bagaimana Transaksi Futures dengan Exchanger Luar Negeri?

Sama seperti di Indonesia, setiap negara memiliki lembaga khusus yang menangani transaksi berjangka.

Amerika Serikat memiliki banyak pilihan komoditas yang ditransaksikan dengan volume transaksi paling aktif di dunia.

Transaksi futures dari negara AS dilakukan pada Commodity Futures Trading Commission (CFTC) yang didirikan oleh Commodity Futures Trading Commission Act (CEA) pada tahun 1974.

Iklan Banner Online Course Yuk Buat Sendiri Rencana Keuangan Anda - Finansialku 728 x 90

Iklan Banner Online Course Yuk Buat Sendiri Rencana Keuangan Anda - Finansialku 336 x 280

CFTC memiliki peran yang sama seperti BAPPEBTI.

CEA mengawasi CFTC selama bertugas dalam membuat regulasi transaksi berjangka, efisiensi transaksi, melindungi hak dan kewajiban pelaku transaksi, serta memberikan keamanan transaksi.

 

Bursa Berjangka Teregulasi Penuh

Pada instrumen futures, banyak kita temui keunikan yang tidak ditemui di pasar modal ataupun bursa mata uang.

Jenis margin yang berbeda, berbagai produk yang dapat ditransaksikan, komoditas fisik, dan sebagainya.

Keunikan tersebut memberikan tantangan yang berbeda bagi pengawas bursa untuk menghindari pemalsuan harga, transaksi yang tidak adil, dan lainnya.

Jangan khawatir, setiap negara memiliki regulasi yang ketat dalam mengawasi transaksi komoditas.

Investor diharapkan hanya menggunakan broker yang sepenuhnya memiliki regulasi yang jelas serta reputasi yang baik dalam waktu yang panjang.

 

Bagaimana pendapatmu mengenai pengawasan transaksi future? Sila tinggalkan pendapat dan komentarmu melalui kolom komentar di bawah ini.

Bagikan pula artikel ini kepada rekan lainnya. Terima kasih!

 

Sumber Referensi:

  • Admin. 2012. Kewenangan. BAPPEBTI.go.id – https://goo.gl/xnAn2x
  • Admin. 2018. Sekilas JFX. JFX.co.id – https://goo.gl/3N3weU
  • Admin. 2018. Visi. ICDX.co.id -https://goo.gl/Avu8k7

 

Sumber Gambar:

  • Pengawas Transaksi Future 1 – https://goo.gl/qWhUHc
  • Pengawas Transaksi Future 2 – https://goo.gl/KiFCBt
  • Pengawas Transaksi Future 3 (BAPPEBTI) – https://goo.gl/2df6iz
By |2018-12-26T16:04:27+00:00December 26th, 2018|Categories: Future Forex dan Index, Paper Asset|Tags: , , |0 Comments

About the Author:

Cheril Tanuwijaya S.Si
Cheril Tanuwijaya S.Si memiliki latar belakang pendidikan S1 Fakultas Bioteknologi UNIKA Atma Jaya Jakarta. Memulai perjalanan trading valas dan komoditas sejak masih duduk di bangku SMA. Penulis buku Rintis Usaha Sendiri, Yuk! yang terbit pada tahun 2008. Setelah menyelesaikan pendidikan formal dan bekerja, memutuskan untuk fokus menekuni passion-nya di bidang trading dan investasi.

Leave A Comment