Bagaimana persiapan masa pensiun untuk single parents?

Masa pensiun merupakan masa yang pasti akan dilalui oleh setiap orang, tidak terkecuali oleh single parents.

Karena menjadi single parents memiliki situasi yang berbeda dengan umumnya, pendekatan menuju masa pensiun pun harus dilalui dengan cara yang berbeda.

Artikel ini akan membahas cara-cara persiapan masa pensiun untuk single parents yang mudah untuk dilakukan. Simak pembahasannya!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Persiapan Masa Pensiun untuk Single Parents

Untuk menikmati masa pensiun dengan nyaman, Anda harus memiliki persiapan yang sebaiknya dilakukan sejak dini. Persiapan tersebut dapat berbentuk materi, mental, dan fisik.

Di bawah ini adalah beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk menghadapi masa pensiun dengan siap.

 

#1 Tetapkan Tujuan dan Usia Pensiun

Untuk mengetahui kebutuhan pensiun Anda, maka Anda harus mengetahui kapan Anda ingin pensiun.

Usia pensiun bagi setiap orang tentu berbeda, ada yang 65 tahun, ada yang lebih muda di 55 tahun ada pula yang ingin pensiun di umur 75 tahun.

Oleh karena itu, Anda harus menentukan usia pensiun diri Anda sendiri.

Kemudian, tentukan berapa jumlah uang yang Anda butuhkan pada saat pensiun. Jumlah uang ini dapat dihitung berdasarkan satu periode (bulanan atau tahunan).

Untuk jumlah perkiraan, Anda dapat mengambil 80% dari jumlah kebutuhan Anda yang sekarang.

Jumlah tersebut merupakan jumlah ideal kebutuhan dana pensiun Anda, karena kebutuhan Anda akan berubah, maka sebaiknya Anda memperbaharui daftar ini setiap 3 atau 5 tahun sekali.

Persiapan-Masa-Pensiun-Untuk-Single-Parents-02-Finansialku

[Baca Juga: Para HR, Pahami Keuntungan Pelatihan Masa Persiapan Pensiun Untuk Karyawan]

 

Dari sini, Anda mulai menyusun besar tabungan yang dapat Anda alokasikan setiap bulan untuk mencukupi kebutuhan dana pensiun. Jangan lupa untuk menghitung faktor bunga dan persentase inflasi.

Jumlah tabungan juga tergantung pada jangka waktu menabung.

Dengan jarak waktu yang lebih jauh, dana yang harus Anda alokasikan akan lebih sedikit. Begitu pula sebaliknya.

Tetapi, jika Anda harus mencukupi dana pensiun sebelum mencapai waktu maksimal, maka tentu akan lebih baik lagi.

 

Gratis Download Ebook Panduan Investasi Emas untuk Pemula

Download Ebook Panduan Berinvestasi Emas untuk Pemula - Harga Emas Hari Ini - Finansialku

Download Ebook Sekarang

 

#2 Menabung dan Investasi

Mempersiapkan masa pensiun dari nol, mengharuskan Anda untuk memiliki tabungan yang cukup.

Tabungan ini dapat dibagi menjadi 2 jenis. Tabungan pertama adalah simpanan dan tabungan yang kedua adalah dana darurat.

Simpanlah dana dengan jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan 6-12 bulan Anda.

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

Setelah dana darurat terkumpul dan Anda telah memiliki simpanan, maka Anda dapat mulai berinvestasi.

Sikap investasi sebagai single parent juga sebaiknya disesuaikan dengan kondisi. Risiko yang ada sebagai single parent lebih besar, karena keluarga Anda hanya bergantung pada Anda sendiri.

Oleh karena itu, sikap investasi yang sesuai adalah yang lebih pasif.

Walaupun keuntungan lebih tinggi, sikap investasi agresif tidak disarankan, apalagi bagi Anda yang hanya memiliki sedikit waktu menuju masa pensiun.

Dengan kedua cara ini, di akhir masa pensiun, Anda akan memiliki cukup dana tunai serta investasi.

 

#3 Menyusun Anggaran

Langkah paling pertama yang harus dilakukan untuk membantu terkumpulnya dana pensiun adalah menyusun anggaran belanja bulanan.

Banyak pengeluaran rumah tangga yang dihabiskan tanpa berdasarkan anggaran.

Karena hal tersebut, maka dana yang seharusnya dapat dipakai untuk tabungan dan investasi lama kelamaan bisa habis.

10-Tips-Sukses-Parenting-untuk-Single-Dad-1-Finansialku

[Baca Juga: Dalam Mempersiapkan Dana Pensiun, Pilih Reksadana atau Saham? Simak Penjelasannya!]

 

Di sela kesibukan Anda sebagai single parent, Anda harus menyelipkan sedikit waktu untuk menyusun anggaran belanja. Jika Anda memiliki waktu untuk mencatat setiap detail belanja Anda, maka itu adalah hal yang bagus.

Jika tidak, Anda dapat menyusunnya berdasarkan kategori, misalnya konsumsi, cicilan, hiburan dan lain sebagainya.

 

#4 Lunasi Beban Finansial yang Ada

Beban finansial di sini termasuk utang, cicilan, serta tunggakan pembayaran.

Aset yang Anda miliki akan sedikit demi sedikit hangus jika beban finansial tidak dilunasi terlebih dahulu, apalagi ketika memasuki usia pensiun.

Sebelum memasuki masa pensiun, sebaiknya Anda merencanakan pelunasan seluruh beban tersebut.

Karena Anda adalah single parent, tentu Anda tidak ingin membebani anak-anak Anda dengan beban utang tersebut, bukan?

Melunasi beban finansial juga dapat membantu Anda menyusun keuangan dengan lebih baik.

Setelah beban utang Anda lunas, Anda dapat fokus untuk menabung lebih besar, dan berinvestasi lebih banyak.

 

#5 Miliki Produk Asuransi Jiwa atau Kesehatan

Asuransi adalah produk perlindungan yang harus dimiliki oleh setiap orang sebagai persiapan masa pensiun, terlebih lagi single parent.

Dengan adanya asuransi jiwa atau kesehatan, Anda akan terhindar dari beban finansial ketika nantinya Anda telah tua dan membutuhkan perawatan ekstra.

Ini Dia 9 Bantuan Keuangan Untuk Single Parent! 02 - Finansialku

[Baca Juga: Para HR, Begini Cara Terbaik Menghadapi Masa Pensiun Bagi Karyawan]

 

Selain itu, kesejahteraan hidup anak Anda pun dapat terjaga dengan adanya uang pertanggungan dari perusahaan asuransi jika musibah terjadi pada Anda.

Uang pertanggungan ini dapat dimanfaatkan untuk biaya pendidikan, biaya hidup, hingga perawatan medis.

Produk asuransi harus dimiliki sejak dini agar premi yang perlu dibayar tidak tinggi.

 

#6 Perencanaan Tempat Tinggal

Salah satu masalah yang paling sering dihadapi oleh orang tua adalah tempat tinggal.

Apakah Anda akan tinggal bersama anak? Apakah Anda akan tinggal di rumah atau apartemen? Apakah Anda akan membeli atau menyewa?

Pertanyaan tersebut akan membantu Anda untuk menghadapi masa pensiun dengan lebih baik.

Iklan Perencanaaan Hari Tua - 728x90

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

Jika Anda membutuhkan tempat tinggal pribadi, maka Anda harus mempersiapkan dana untuk tempat tinggal. Jika tidak, maka Anda harus mencari rumah penampungan lansia.

Dengan mempertimbangkan kebutuhan tempat tinggal, Anda akan menikmati pensiun yang tenang dan damai.

 

#7 Terbuka Kepada Anak

Memiliki sikap terbuka kepada anak Anda akan meringankan beban psikologis serta beban materi.

Berikan penjelasan kepada anak Anda bahwa masa produktif seseorang ada batasnya. Jika telah mencapai batas tersebut maka akan ada beberapa perubahan signifikan yang harus mereka hadapi.

Single Parents Menikah Lagi Untuk Memperbaiki Keuangan, Tapi Ada Syaratnya! 02 - Finansialku

[Baca Juga: Yakin Ingin Pensiun Dini? Ini yang Harus Diperhatikan!]

 

Dari segi materi, jika memang finansial keluarga Anda cukup stabil, maka Anda dapat tenang menghadapi masa pensiun.

Jika kondisi finansial Anda kurang, sebaiknya Anda terbuka kepada anak Anda.

Misalnya, biaya di masa depan yang harus mereka tanggung sendiri, seperti biaya perguruan tinggi, pernikahan, dan lainnya.

 

Hadapi Pensiun dengan Sikap yang Positif

Masa pensiun seharusnya menjadi masa yang menyenangkan karena pada akhirnya Anda akan memiliki waktu untuk melakukan hal yang ingin Anda lakukan.

Anda pun akan memiliki lebih banyak waktu untuk dihabiskan dengan keluarga dan lebih fokus pada pengembangan diri sendiri.

 

Berapakah usia pensiun yang Anda dambakan? Sudahkah Anda merencanakan pensiun dengan baik? Berikan komentar dan pengalaman Anda di kolom bawah ini.

Jangan lupa untuk membagikan artikel ini agar dapat lebih bermanfaat bagi sekeliling Anda.

 

Sumber Referensi:

  • Admin. Guide to Retirement Planning for Single Parents. Pacificawealth.com – https://bit.ly/2uaQoZg
  • Admin. 28 September. Persiapan Pensiun. Karyaone.co.id – https://bit.ly/2JcDGOd

 

Sumber Gambar:

  • Persiapan Masa Pensiun Untuk Single Parents 1 – https://goo.gl/SguLnM
  • Persiapan Masa Pensiun Untuk Single Parents 2 – https://goo.gl/1nzpjZ