Baru-baru ini, Treasury meresmikan platform terbaru untuk investasi emas sebagai instrumen penyimpanan dana darurat. Hal ini didukung oleh Finansialku yang digandeng untuk berkolaborasi dalam acara konferensi pers tanggal 12 Maret lalu, di Jakarta.

Ingin tahu ulasan selengkapnya? Mari simak artikel Finansialku berikut ini!

 

Gerakan #PunyaSimpenan Emas untuk Masa Depan dari Treasury

“Ah nanti aja deh punya simpenan. Sekarang, pake aja dulu buat kebutuhan”.

 

Hey Milenial! Apa kalian pernah berpikir seperti itu? Jika iya, apa alasan yang membuat kamu tidak berkeinginan untuk memiliki simpanan?

Jika kamu beralasan bahwa semua itu disebabkan oleh teknologi yang belum dimiliki oleh seluruh milenial, maka kamu salah besar.

Data dari Penetrasi dan Perilaku Pengguna Internet Indonesia, mengungkapkan, penduduk Indonesia di tahun 2019 didominasi oleh Generasi Milenial sebesar. Mereka semua merupakan pengguna internet terbesar, yakni sebesar 50%, serta online shopper terbesar sejumlah 64%.

Maka, kamu tidak bisa menyalahkan teknologi saat ini. Hal yang harus kamu pahami ialah bukan teknologi yang salah, namun para pengguna yang masih belum terliterasi dengan baik.

Literasi yang rendah nyatanya dapat mempengaruhi tingkat kesadaran, khususnya mengenai manfaat dari menabung, dan alhasil menghasilkan pola pikir yang “menunda” untuk memiliki simpanan.

Berdasarkan data, alokasi dana untuk menabung bagi Generasi Milenial hanya sebesar 11%, sedangkan alokasi untuk investasi hanya sebesar 2%. Padahal, jika hal ini terus dibiarkan, tentu dapat berdampak buruk secara finansial dimasa depan.

Melihat hal ini, salah satu platform online jual beli dan penyimpanan emas, Treasury, berinisiatif untuk mengubah pola pikir masyarakat, khususnya Generasi Milenial, akan pentingnya memiliki simpanan melalui kampanye gerakan #PunyaSimpenan Emas untuk Masa Depan.

Platform yang sudah mulai beroperasi sejak November 2018 ini, menggandeng perusahaan perencana keuangan swasta, Finansialku, untuk berkolaborasi dalam gerakan ini.

Treasury x Finansialku 02 - Finansialku

[Baca Juga: Prospek Investasi Emas 2019: Hitung Keuntungan dengan Aplikasi Finansialku]

 

Konferensi pers kampanye gerakan #PunyaSimpenan untuk Masa Depan sebelumnya sudah diadakan pada 12 Maret 2019 lalu di Jakarta.

Narantara Sitepu selaku Head of Brand Development Treasury, menjelaskan:

“Gerakan ini memiliki dua tujuan sekaligus, pertama untuk mengedukasi masyarakat akan pentingnya memiliki simpanan emas dan kedua untuk mengajak masyarakat merencanakan berbagai tujuan finansial di masa mendatang. Gerakan ini akan kami sosialisasikan lewat berbagai kegiatan, baik secara online maupun offline.”

 

Melvin Mumpuni, Founder and CEO Finansialku, ikut menyampaikan pendapatnya mengenai kampanye ini,

“Kampanye ini sejalan dengan nilai yang selalu kami sampaikan, bahwa simpanan adalah satu bagian terpenting dari perencanaan keuangan. Saya sangat optimis kampanye #PunyaSimpenan Emas untuk Masa Depan bisa menambah literasi, mendorong minat dan menyadarkan Generasi Milenial untuk merencanakan masa depan yang lebih baik.”

 

Kampanye #PunyaSimpenan Emas akan mengangkat topik Dana Darurat. Topik ini akan membahas seputar besaran dana darurat, instrumen terbaik untuk menyimpan dana darurat, dan kegunaan dana darurat itu sendiri.

Topik ini pun sudah disampaikan oleh ahlinya, yang tidak lain adalah Melvin Mumpuni. Itulah yang menjadi salah satu alasan Treasury mengajak Finansialku untuk berkolaborasi dikarenakan ranah Finansialku yang bergerak di bidang perencanaan juga pengelolaan keuangan.

 

Gratis Download Ebook Panduan Investasi Emas untuk Pemula

Download Ebook Panduan Berinvestasi Emas untuk Pemula - Harga Emas Hari Ini - Finansialku

 

Dana Darurat: Simpanan Penting yang Paling Utama

Mungkin masih banyak di antara kamu yang masih kebingungan akan simpanan apa sih yang paling penting dan utama?

Dalam acara ini, Melvin Mumpuni pun menjelaskan bahwa simpanan investasi yang harus dipersiapkan paling awal adalah Dana Darurat.

Bagi yang belum mengetahui, dana darurat merupakan dana utama yang digunakan untuk mencukupi berbagai kebutuhan dasar atau pengeluaran rutin bulanan, khususnya dalam keadaan mendesak atau genting.

Dana darurat harus dimiliki oleh setiap orang, baik bagi individu ataupun keluarga.

Perlu diketahui bahwa dana darurat memiliki jumlah yang berbeda dan disesuaikan dengan status dan pengeluaran bulanan seseorang. Aturan yang berlaku ialah:

  • Lajang: 6x pengeluaran bulanan.
  • Menikah: 9x pengeluaran bulanan.
  • Menikah dan Memiliki Anak: 12x pengeluaran bulanan.

 

Untuk memilikinya, Melvin Mumpuni pun membagikan tiga tips sukses untuk memiliki dana darurat, yakni:

 

#1 Tentukan Jumlah Dana Darurat yang Dibutuhkan

Sesuai dengan penjelasan sebelumnya, jumlah dana darurat ditentukan berdasarkan status dan jumlah pengeluaran bulanan. Sehingga, jumlah dana darurat setiap orang tentu akan berbeda satu sama lain.

Tentukan jumlah dana darurat secara pasti, buat perhitungan terlebih dahulu akan rata-rata pengeluaran bulanan yang sering kamu lakukan.

 

#2 Monitor Dana Darurat yang Telah Terkumpul

Tidak hanya dari menentukan jumlahnya saja, kamu pun harus mengamati atau memonitori jumlah dana darurat yang telah terkumpul. Usahakan nilainya berada di atas kenaikan harga-harga kebutuhan dasar.

Cara yang paling aman ialah dengan menentukan nilai maksimal dari kenaikan harga-harga kebutuhan dasar.

 

#3 Pemilihan Instrumen yang Tepat Untuk Menyimpan Dana Darurat

Kini, sudah banyak instrumen investasi yang bisa kamu pilih. Hal yang perlu kamu ingat ialah investasi bisa berfungsi sebagai alat penyimpanan dana darurat.

Dana darurat harus disimpan pada produk keuangan yang mudah di uangkan serta memiliki tingkat risiko yang rendah, dengan nilai yang stabil, atau bahkan cenderung meningkat.

Dalam arti lain, instrumen investasi yang harus dipilih ialah yang memiliki sifat likuiditas yang tinggi.

 

Berkenaan dengan instrumen yang memiliki likuiditas tinggi, salah satu instrumen yang bisa dipilih untuk menyimpan dana darurat adalah Emas atau Logam Mulia. Melvin menjelaskan:

“Salah satu instrumen yang bisa dipilih untuk menyimpan dana darurat adalah Emas 24 Karat. Hindari menyimpan dana darurat dalam bentuk perhiasan, karena nilai jualnya akan dikurangi oleh biaya produksi dan juga desain perhiasan tersebut.”

 

Berinvestasi Emas Bersama Treasury

Bagi kamu yang belum mulai berinvestasi, emas atau logam mulia merupakan salah satu instrumen yang sangat dianjurkan. Beberapa kelebihan dari investasi emas, yaitu:

  • Sifatnya yang likuid dan tidak mudah tergerus inflasi.
  • Sifatnya yang tidak mudah rusak dan mudah disimpan.
  • Harga emas atau logam mulia cenderung stabil bahkan naik.

 

Bertepatan dengan ini, Treasury pun mengajak masyarakat untuk mulai berinvestasi emas sebagai instrumen investasi yang nantinya berfungsi sebagai alat penyimpanan dana darurat. 

Gerakan #PunyaSimpenan Emas pun dilakukan di mana masyarakat dapat mulai berinvestasi di Treasury mulai dari Rp20.000 saja dengan cara yang aman dan harga yang sangat kompetitif.

Masyarakat yang sudah terdaftar sebagai pelanggan, nantinya bisa membeli emas dengan harga terbaik, karena Treasury memberikan transparansi kepada pelanggan dengan memperbaharui harga emas setiap menitnya. Narantara menambahkan:

“Kami berharap gerakan ini bisa menyadarkan masyarakat untuk mulai mengalokasikan sebagian dari pendapatan mereka untuk dana darurat. Treasury siap menjadi platform untuk menyimpan Emas pelanggan dan mencairkannya dalam waktu 2×24 Jam saat dibutuhkan.”

 

Untuk semakin menarik perhatian masyarakat, khususnya Generasi Milenial, Treasury memberikan promo menarik berupa Promo Tanggal Tua. Promo ini akan dimulai pada tanggal 20-31 Maret 2019 mendatang, pukul 20.00 WIB selama 20 menit, untuk 20 pelanggan baru.

Setiap hari, selama Promo Tanggal Tua berlangsung, pelanggan baru akan mendapatkan voucher sebesar Rp100.000.

Jadi, pastikan kamu sudah mendaftarkan diri dan memiliki aplikasi dari Treasury ya! Selain itu, kamu juga bisa mengunjungi situs website Treasury di www.treasury.id.

Treasury x Finansialku 03 - Finansialku

[Baca Juga: Ekonomi Global dalam Kondisi Waspada, Bagaimana dengan Indonesia?]

 

Lebih dari itu, Treasury juga menyediakan layanan transfer dan redeem emas bagi para pelanggan.

Treasury telah menjadi anggota AFTECH (Asosiasi Fintech Indonesia), asosiasi yang memayungi perusahaan dan institusi keuangan yang memaksimalkan peran teknologi dalam bisnisnya.

Untuk menjaga keamanan pelanggan, Treasury bekerja sama dengan lembaga kliring sebagai penjamin transaksi dan Untung Bersama Sejahtera (UBS) sebagai penyedia emas yang ditransaksikan.

Untuk sementara waktu, Treasury hanya terbuka untuk warga Indonesia.

“Untuk menjamin semua keamanan kepada pelanggan, kami mematuhi semua peraturan dari regulator terkait. Hal ini kami lakukan agar lebih besar lagi rasa kepercayaan dari pelanggan.” 

 

Rencana Treasury x Finansialku: Beli Emas Melalui Aplikasi Finansialku

Untuk semakin memanjakan penggunanya, dalam waktu dekat Treasury dan Finansialku juga akan melakukan roadshow ke beberapa kota di Indonesia mengenai kampanye gerakan #PunyaSimpenan untuk Masa Depan.

Ke depannya, pelanggan Treasury juga bisa membeli emas di aplikasi Finansialku, setelah merencanakan tujuan keuangan. Sekaligus pelanggan juga bisa melakukan pengelolaan dan perencanaan keuangan dengan mudah.

Melvin menekankan:

“Berkat kemajuan teknologi dan sistem informasi yang semakin modern, #PunyaSimpenan Emas tidak pernah semudah seperti sekarang ini. Menurut saya, tidak ada lagi alasan untuk menunda pengumpulan dana darurat.”

 

Platform mobile app Treasury untuk saat ini masih dikhususkan untuk pengguna android. Untuk versi iOS rencananya akan segera diluncurkan dalam waktu dekat.

Untuk pilihan pembayaran, Treasury menjalin kerja sama dengan sejumlah bank dan payment gateway Doku.

Untuk informasi lebih lengkap, kamu bisa mengunjungi laman Facebook ataupun Instagram di @wearetreasury. Atau kamu juga bisa kunjungi laman website, Instagram, atau media sosial lain dari Finansialku.

Banyak informasi menarik yang akan kamu dapatkan seputar keuangan. Maka dari itu, kamu harus tetap up to date dengan segala informasi yang ada, khususnya tentang finansial.

Ingat ya, finansial menjadi salah satu kebutuhan. Kelola dengan sebaik mungkin agar kamu tidak menyesal di kemudian hari.

 

Bagaimana? Apakah kamu sudah mulai berinvestasi? Adakah pertanyaan yang ingin kamu sampaikan? Sila tinggalkan pertanyaan, komentar, atau pendapatmu melalui kolom di bawah ini.

Bagikan informasi penting ini kepada rekan yang belum mengetahuinya. Terima kasih!

 

Sumber Referensi:

  • Press Release Treasury. 13 Maret 2018. Gerakan #PunyaSimpenan Emas untuk Masa Depan
  • Press Release Treasury. 13 Maret 2018.  Persiapkan Masa Depan dengan #PunyaSimpenan Emas

 

Sumber Gambar:

  • Dokumen Pribadi