Wesel adalah salah satu barang yang lumrah diketahui oleh banyak orang. Pernahkah Anda menggunakannya? Sudahkah Anda tahu beberapa informasi lebih lanjut dari wesel?

Agar lebih mengenal wesel, yuk simak ulasannya melalui artikel Finansialku berikut ini. Selamat membaca!

 

Pengertian Surat Wesel

Wesel adalah salah satu alat yang sudah umum dan dikenal di dunia perbankan.

Fungsinya, memudahkan para pemegangnya melakukan suatu transaksi secara praktis dengan beberapa syarat yang harus dipenuhi sebelumnya dalam waktu tertentu yang direncanakan oleh pemegangnya demi tujuan tertentu.

Secara umum pengertian surat wesel dapat diketahui berdasarkan pendapat ahli, secara etimologi, dan secara hukum sesuai yang tertera pada KUHD.

Menurut Mahmoeddin, wesel adalah sejenis surat berharga yang di dalamnya termasuk surat tagihan orang, sekaligus bentuk perintah secara tertulis, tidak memiliki syarat dari penarik atau yang biasa disebut dengan penanda tangan, yang nantinya ditujukan kepada seseorang atau bank demi membayar tanpa syarat sejumlah uang tertentu kepada pihak-pihak maupun seseorang yang ditunjuk untuk menerimanya.

Pengertian secara etimologi, yang dimaksud dengan wesel sama artinya dengan istilah bahasa Inggris yang disebut “Bill of Exchange”, dan sama pula.

dengan istilah Belanda yang pelafalannya pun hampir sama, yaitu “Wesel”.

Pengertian yang sama juga ditemukan pada istilah dalam bahasa Perancis, wesel ini disebut dengan “Letter de Change” atau bisa pula dimaknai sebagai surat kuasa pengganti.

Masing-masing pengertian etimologi ini memiliki benang merah yang sama dan mengerucutkan pengertian wesel ini sebagai suatu surat perintah yang dikeluarkan oleh seorang kreditur dan nantinya akan ditujukan pada penerima (debitur) agar membayarkan sejumlah nominal tertentu pada waktu sebagaimana yang telah ditentukan dalam wesel.

Wesel Adalah 02 - Finansialku

[Baca Juga: Catat, Resolusi Keuangan yang Harus Anda Persiapkan dan Jalankan]

 

Di dalam KUHD juga telah dijelaskan pengertian dari surat wesel.

Menurut KUHD, surat wesel adalah surat yang diterbitkan dengan kelengkapan berupa waktu maupun tanggal di dalamnya yang nantinya penerbit dapat memerintahkan kepada yang tersangkut dengan tanpa syarat untuk membayarkan uang sejumlah tertentu pada pengganti atau pemegangnya, yang tentunya harus sesuai dengan tanggal atau waktu yang tercantum dalam wesel tersebut.

Oleh karena itu, penggunaan wesel tidak dapat diberlakukan secara sembarangan karena perlu untuk mengetahui batasan waktu sesuai yang terdapat di dalamnya.

 

Gratis Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 30 an

Perencanaan Keuangan Untuk Usia 30 an - Finansialku Mock Up

Download Ebook Sekarang

 

Hal-hal yang Penting dari Surat Wesel

Wesel juga memiliki bagian-bagian tertentu di dalamnya yang membedakan dengan kuitansi maupun nota-nota semacamnya.

Hal-hal penting yang terdapat pada wesel diantaranya adalah sebagai berikut:

 

#1 Tanggal dan Tempat Penerbitan

Wesel merupakan salah satu surat perbankan yang sifatnya berharga, oleh karena itu di dalam surat tersebut harus mencantumkan tanggal maupun waktu yang telah disepakati.

Tidak hanya itu, di dalamnya perlu dicantumkan pula tempat penerbitan yang telah ditentukan oleh pemberi kuasa agar nantinya wesel ini dapat dipertanggungjawabkan dengan jelas.

728x90 hitung sekarang Rencanakan Keuangan
300x250 - Hitung Sekarang Rencanakan Keuangan

 

#2 Perintah Tanpa Syarat

Wesel  ini dapat digunakan tanpa adanya syarat-syarat khusus yang ditujukan pada si tersangkut.

Hal ini dikarenakan wesel merupakan surat perintah untuk membayarkan sejumlah uang kepada seseorang yang telah diberi kuasa tanpa perlu adanya syarat-syarat tertentu.

Wesel Adalah 03 - Finansialku

[Baca Juga: Inilah Tips Penting Cermati Catatan Kaki Laporan Keuangan Perusahaan]

 

#3 Pihak-Pihak yang Terkait

Para pihak yang turut terkait dalam adanya penggunaan wesel ini antara lain:

  • Pihak tersangkut (tertarik),
  • Penerima wesel,
  • Endosen atau yang sering disebut dengan pemegang, serta
  • Penerbit. Tanpa adanya penerbit, maka wesel ini tidak dapat dipergunakan secara maksimal.

 

#4 Syarat-syarat Wesel

Wesel juga memiliki syarat-syarat tertentu yang membuatnya memiliki suatu nilai.

Wesel ini sebelumnya telah diperkenalkan oleh pedagang-pedagang dari negara lain yang pada akhirnya tercantum dalam aturan VI KUHD pada pasal 100 sampai dengan pasal 173.

Apabila persyaratan-persyaratan ini telah tercakup dan termuat dalam suatu wesel, maka barulah wesel ini dapat digunakan, diakui secara hukum, dan sah.

Wesel Adalah 04 - Finansialku

[Baca Juga: Infografis #3 : Mengelola Arus Kas Cashflow dan Dana Darurat]

 

Berikut adalah syarat-syarat yang perlu ada pada wesel:

  • Tertera nama dari tertarik/pembayar/drawee/betrolene.
  • Tanggal pembayaran dicantumkan dan ditulis dengan jelas.
  • Penulisan surat wesel seyogyanya dituliskan dalam bahasa yang sesuai dengan bahasa yang digunakan saat menulis wesel tersebut.
  • Selain perintah untuk membayar uang dalam jumlah tertentu, tidak dicantumkan adanya perintah lain dalam wesel.
  • Pihak lain maupun nama orang yang ditunjuk dalam pembayaran yang menggunakan wesel tersebut, harus melakukan pembayaran sesuai perintah yang ada di dalamnya.
  • Penulisan tanggal dan tempat yang disepakati untuk diterbitkan harus dituliskan.
  • Mencantumkan adanya tanda tangan dari penerbit.

 

#5 Penyebab Tidak Berlakunya Surat Wesel

Wesel dapat pula tidak berlaku jika terdapat salah satu syarat yang tidak terpenuhi.

Berikut adalah penyebab suatu wesel tidak dapat berlaku secara semestinya.

  • Wesel tidak berlaku jika tempat pembayaran yang ditulis di samping nama dari si tertarik berada pada tempat yang dianggap tempat si tertarik berdomisili.
  • Wesel tidak berlaku secara semestinya jika tidak ditetapkan hari bayarnya. Bila wesel tidak tercantum tanggal atau waktunya, maka wesel tersebut hanya berlaku pada hari ditunjukkannya.
  • Tempat wesel akan dianggap pada tempat sesuai penarik wesel apabila tidak dicantumkan tempat wesel tersebut dapat ditarik.

Iklan Perencanaaan Hari Tua - 728x90

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

Macam-Macam Wesel

Ternyata, wesel juga memiliki beberapa macam atau jenis. Anda harus bisa membedakannya, karena berhubungan dengan keperluannya.

Wesel dapat dikategorikan secara umum sebagai berikut.

 

#1 Surat Wesel atas Pengganti Penerbit

Wesel atas pengganti penerbit ini di dasarkan pada pasal 102 ayat 1 KUHD, merupakan wesel yang diterbitkan dengan cara menunjuknya sendiri dan berperan sebagai pemegang yang pertama.

Di dalam hal ini, maka, pemegang pertama dan penerbit merupakan orang yang sama.

Wesel Adalah 05 - Finansialku

[Baca Juga:  Merencanakan Keuangan dengan Aplikasi Keuangan Finansialku: Kalo Ga Direncanain Sekarang, Duit Darimana?]

 

#2 Wesel atas Penerbit Sendiri

Wesel ini termuat dalam pasal 102 ayat 2 KUHD dan diterbitkan dengan penerbitnya dianggap sebagai tersangkut, sehingga penerbit dapat menunjuk dirinya sendiri sebagai pihak yang tersangkut.

Oleh karenanya, tersangkut dan penerbit adalah pihak yang sama.

 

#3 Wesel untuk Perhitungan Orang Ketiga

Surat wesel ini memiliki perhitungan di mana orang ketiga adalah wesel yang diterbitkan atas perintah orang ketiga sesuai dengan pasal 102 ayat 3 KUHD yang berbunyi bahwa pembayaran wesel dibebankan kepada rekening dari pihak ketiga dan dalam hal ini bank merupakan penerbit.

 

#4 Surat Wesel untuk Menagih

Wesel ini kerap disebut pula dengan Wesel Inkaso.

Surat wesel ini termuat dalam pasal 102a ayat 1 KUHD. Wesel ini merupakan wesel yang diterbitkan guna memberi kuasa kepada pemegang pertama untuk dapat menagih sejumlah uang pada yang tersangkut.

 

#5 Wesel Berdomisili

Surat wesel berdomisili yang termuat dalam pasal 103 KUHD ini memiliki maksud di mana wesel diterbitkan dengan cara pembayarannya ditentukan sesuai tempat tinggal pihak ketiga dengan tujuan mempermudah pembayaran.

Wesel Adalah 06 - Finansialku

[Baca Juga: Contoh Laporan Keuangan Perusahaan : Laporan Laba Rugi, Neraca, Laporan Arus Kas dan Cara Bacanya untuk Investor]

 

#6 Wesel Berdomisili Blangko

Surat wesel ini sesuai dengan peraturan yang terdapat pada pasal 126 KUHD.

Maksud dari wesel berdomisili blangko adalah wesel ini diterbitkan melalui ketentuan pembayaran jika memiliki perbedaan dengan tempat domisili yang bersangkutan.

 

Cermati Sebelum Menggunakannya!

Wesel merupakan salah satu alat yang sudah digunakan sejak dahulu kala.

Bagi Anda yang memiliki rencana untuk menggunakan wesel dalam waktu dekat, sebaiknya dicermati kembali segala hal tentang wesel yang telah dibahas di atas.

Hal ini baik dilakukan agar penggunaan wesel dapat difungsikan secara tepat sebagaimana mestinya tanpa ada kesalahan saat menggunakannya.

 

Pernahkah Anda menggunakan wesel? Wesel jenis apa yang Anda gunakan? Bagikan pengalaman Anda melalui kolom di bawah ini. Jangan lupa bagikan informasi penting ini pada siapa saja yang membutuhkan wesel, terima kasih!

 

Sumber Referensi:

  • Admin. Mei 2018. Pengertian Wesel, Unsur, Syarat, dan Macam-Macam Wesel. Artikelsiana.com – https://goo.gl/LJGUpr
  • Si Manis. 16 Mei Pengertian Wesel, Unsur, Syarat, dan Jenis-Jenis Wesel Terlengkap. Pelajaran.id – https://goo.gl/rsrNbW

 

Sumber Gambar:

  • Wesel Adalah 1 – https://goo.gl/t7hexz
  • Wesel Adalah 2 – https://goo.gl/231BQn
  • Wesel Adalah 3 – https://goo.gl/w6vkgp
  • Wesel Adalah 4 – https://goo.gl/vSJgj2
  • Wesel Adalah 5 – https://goo.gl/t64SWe
  • Wesel Adalah 6 – https://goo.gl/GdZrZX