Belum lama ini rencana Amazon untuk masuk ke Indonesia makin santer terdengar. Rencana tersebut sudah terealisasi dan Amazon Indonesia kini sudah tersedia bagi Anda.

Jika Anda penasaran dengan layanan e-commerce raksasa Amazon Indonesia, mari simak selengkapnya pada artikel Finansialku berikut ini. Selamat membaca!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Start It Up

 

Benarkah Amazon Masuk ke Indonesia?

Sebagai seorang pebisnis, terutama bisnis ritel e-commerce pastinya sudah mendengar desas desus masuknya Amazon ke Indonesia sejak pertengahan tahun 2018 kemarin.

Dikabarkan raksasa e-commerce asal Amerika Serikat, Amazon dikabarkan akan membeli lahan milik emiten pengembang kawasan industri, PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) untuk mengembangkan bisnis ekonomi digital di Indonesia.

Fakta Amazon 03 Amazon 3 - Finansialku

[Baca Juga: 7 Website Penyedia Informasi Bisnis Franchise atau Bisnis Waralaba]

 

Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy N Mandey kala itu mengungkapkan pendapatnya soal ini,

“Saya pernah mendengar memang ada rencana Amazon masuk ke Indonesia. Tidak hanya mengembangkan ritel online saja, mereka (Amazon) akan membuka toko offline juga.“

 

Alih-alih takut bersaing, Indonesia menyambut ide ini dengan baik. Namun Roy menambahkan perlunya sebuah regulasi agar industri ritel domestik bisa bersaing sehat.

Menurut Roy, minimal pemerintah membuat payung hukum setingkat peraturan menteri, Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo), yang mengatur secara khusus transaksi e-commerce.

“Kita belum punya Undang-Undang e-Commerce agar persaingan bisa seimbang. Selama ini memang ada ketentuan yang mengatur transaksi online tapi itu diatur di Undang-Undang ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik). Tidak spesifik tentang e-commerce.”

 

Kabar ini telah diklarifikasi dengan pembukaan kantor Amazon Web Services atau biasa disingkat AWS di Indonesia.

Dalam kurun waktu kurang dari 1 tahun, rencana ekspansi AWS ke Indonesia telah berhasil diwujudkan dan saat ini tengah beroperasi.

Kesepakatan mengenai nominal investasi pembukaan kantor pun telah disepakati oleh pihak Amazon Indonesia dan pemerintah Indonesia karena dinilai memiliki imbas yang positif bagi kedua belah pihak.

Fakta Amazon 02 Amazon 2 - Finansialku

[Baca Juga: Pemasaran Jaringan: Memiliki Bisnis Waralaba Pribadi dengan Biaya Terjangkau]

 

Tapi, sebelum membahasnya lebih jauh, sudahkah Anda membuat catatan keuangan hari ini?

Ingat ya, pencatatan keuangan sangat penting untuk dilakukan agar Anda bisa melakukan evaluasi pengeluaran dari pemasukan uang keluarga yang dimiliki.

Dengan kata lain, Anda bisa lebih jeli saat mengontrol arus keuangan keluarga. Jika ingin lebih mudah, jangan lupa gunakan aplikasi Finansialku.

Aplikasi Finansialku merupakan aplikasi berbasis website yang sangat membantu Anda untuk melakukan pengelolaan dan perencanaan keuangan, termasuk soal catatan keuangan.

Jika belum memiliki aplikasinya, segera download melalui Google Play Store atau lakukan registrasi terlebih dahulu melalui PC.

Selain itu, jangan lupa juga untuk selalu melakukan perencanaan keuangan.

Perencanaan keuangan sangat penting untuk dilakukan agar Anda dapat mengetahui hal apa saja yang dapat direncanakan secara keuangan saat ini dan masa mendatang.

Meskipun terlihat mudah, masih saja banyak orang yang melakukan kesalahan saat mempraktikkannya.

Itulah mengapa Anda sangat disarankan untuk mempelajarinya terlebih dahulu.

Anda bisa mempelajarinya dari berbagai sumber relevan yang terpercaya, salah satunya ialah ebook Finansialku yang satu ini:

Gratis Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 30 an

Perencanaan Keuangan Untuk Usia 30 an - Finansialku Mock Up

Download Ebook Sekarang

 

Jadi tunggu apalagi? Yuk segera lakukan dan praktikkan saat ini juga!

 

Nilai Investasi Amazon Indonesia Capai Rp14 Triliun

Indonesia terpilih menjadi salah satu negara pertama oleh Amazon sebagai destinasi pembangunan kantor AWS di Asia Tenggara. Dikabarkan kantor AWS Indonesia akan berlokasi di Ibu Kota, DKI Jakarta.

Melansir dari CNBC, kantor AWS telah dibuka di Singapura, Tokyo, Beijing, Sydney, Mumbai, dan di tiga wilayah lainnya. 

Namun yang mencengangkan justru adalah nilai investasi Amazon Indonesia ini, dimana kerja sama ini telah menyepakati nilai investasi mencapai Rp14 triliun untuk jangka waktu 10 tahun.

Kebiasaan, Peraturan dan Gaya Kepemimpinan di Perusahaan Amazon yang Perlu Anda Ketahui 01 - Finansialku

[Baca Juga: Bagaimana Mendorong Pemasaran Online Pada Bisnis Waralaba (Franchise) Anda?]

 

Dalam kurun waktu tersebut, Amazon berharap bahwa iklim pertumbuhan perusahaan startup di Indonesia akan menjadi semakin aman dan stabil.

Dengan target pengoperasian infrastruktur yang direncanakan rampung paling cepat pada tahun 2021, Amazon berkomitmen kuat untuk mempercepat transformasi perusahaan yang ada di Indonesia.

Dengan risiko keterlambatan target operasi infrastruktur pada awal 2022, pihak AWS tidak segan untuk memberikan nilai investasi Rp14 triliun.

 

Mengenal Amazon Web Services (AWS) Lebih Dalam

Amazon Web Services (AWS) besutan Jeff Bezos merupakan sebuah layanan komputasi awan dengan kapasitas tinggi yang berfungsi untuk mengatasi beban akses sebuah situs.

Tak hanya menawarkan layanan komputasi awan, AWS juga menghadirkan layanan penyimpanan, database, dan jaringan.

AWS juga berkomitmen untuk mengenalkan berbagai layanan berteknologi tinggi lainnya, seperti artificial intelligence (AI) hingga machine learning, dalam bentuk layanan pay-as-you-go dan on demand.

Amazon Web Services 01 - Finansialku

[Baca Juga: Kalau Mau Sukses, Lakukan 5 Cara Jitu Ini! Sebelum Mulai Bisnis Waralaba]

 

Dibukanya AWS di Indonesia didasarkan pada kepercayaan bahwa teknologi komputasi awan tersebut dapat membantu perkembangan berbagai aspek kegiatan di Indonesia.

Termasuk perusahaan, sektor publik, dan institusi pendidikan.

Berbeda dengan sistem komputasi biasa, ada beragam keunggulan yang bisa Anda dapatkan saat situs atau aplikasi yang Anda kelola menggunakan teknologi tersebut, yakni sebagai berikut:

 

#1 Kapasitas Penyimpanan Data Tinggi

Seperti telah diungkapkan sebelumnya, sistem komputasi awan yang ditawarkan AWS memungkinkan Anda untuk mendapatkan kapasitas untuk menyimpan data yang lebih besar.

Untuk mendapatkannya pun Anda hanya perlu memesannya kepada pihak AWS Indonesia saja mengenai besar kapasitas penyimpanan data yang diinginkan.

Dengan begitu, pihak AWS Indonesia akan langsung menambah kapasitas penyimpanan data di situs ataupun aplikasi milik Anda.

 

#2 Adanya Sistem Cloud Service

Selain adanya layanan kapasitas penyimpanan data, AWS juga menawarkan sistem cloud service yang menjamin keamanan data yang tersimpan pada situs yang Anda kelola.

Dengan sistem keamanan ekstra ketat, risiko kebocoran data hampir tidak mungkin terjadi saat menggunakan layanan komputasi awan ini.

Karena menggunakan sistem cloud service, data yang Anda simpan juga akan tetap terjaga dengan baik meski kantor kerja situs atau aplikasi Anda tengah dilanda bencana.

Jadi, tidak ada risiko kehilangan data meski bencana telah menghancurkan lokasi perusahaan pengguna dari layanan komputasi awan AWS Indonesia.

Amazon Web Services 02 - Finansialku

[Baca Juga: Ikuti Cara Cerdas Ini Dalam Mengembangkan Bisnis Waralaba]

 

#3 Mempermudah Akses Situs

Terakhir, keuntungan dari sistem komputasi awak yakni mempermudah akses situs.

Artinya, saat Anda menjadi pengguna layanan komputasi awan, situs Anda akan menjadi lebih mudah diakses oleh pengguna internet.

Asalkan berada pada jangkauan data center, pengunjung situs Anda akan tetap bisa mengaksesnya tanpa peduli di mana dan kapan mereka mengunjunginya.

Dengan demikian, situs atau aplikasi yang Anda kelola akan memiliki traffic pengunjung yang terjaga. 

 

Mengingat banyaknya keunggulan yang bisa Anda dapatkan saat situs atau aplikasi yang Anda kelola menggunakan sistem komputasi awan ini, tentunya Indonesia menyambut baik kedatangan e-commerce raksasa tersebut.

Di Indonesia sendiri, pengguna layanan AWS Indonesia juga sudah mulai menjamur.

Beberapa situs dan aplikasi online besar dalam negeri seperti Etobee, Gojek, Grivy.com, dan Kumparan telah menjadi pelanggan dari layanan AWS tersebut. 

Hal ini membuktikan bahwa layanan yang ditawarkan oleh AWS Indonesia mampu menarik perhatian perusahaan besar di Indonesia dalam memperkuat kualitas situs dan aplikasi yang dikelola.

 

Bagaimana Menurut Anda?

Tentunya sebuah perubahan atau sesuatu yang baru selalu menuai pro dan kontra di tengah masyarakat.

Nah, bagaimana menurut Anda? Apakah kehadiran Amazon Indonesia ini baik atau tidak menurut Anda? Berikan pendapat Anda pada kolom komentar di bawah ya, terima kasih.

Jika artikel ini bermanfaat, Anda bisa membagikannya kepada teman-teman Anda yang mungkin juga sedang kebingungan akan kebutuhan sistem komputasi awan tersebut.

 

Disclaimer: Penyebutan merek pada artikel ini hanya bertujuan sebagai sarana edukasi, bukan untuk tujuan-tujuan lainnya.

 

Apakah Anda memiliki pertanyaan mengenai Amazon Indonesia lainnya? Tinggalkan komentar Anda di bawah. Jika ada pertanyaan, sila  ajukan pertanyaan Anda pada kolom di bawah ini, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Chaerunnisa. 6 April 2019. Amazon Siap Bangun Bisnisnya di Jakarta, Nilai Investasinya Rp14 T. Moneysmart.id – http://bit.ly/2qNpCar
  • Houtmand P Saragih. 1 JulI 2019. Makin Santer, Bisnis Ritel Amazon akan Masuk Indonesia!. CNBCIndonesia.com – http://bit.ly/2Kh2hVn

 

Sumber Gambar:

  • Amazon Indonesia – http://bit.ly/2pdo7BV
  • Amazon Web Services 1 – http://bit.ly/2NJD882
  • Amazon Web Services 2 – http://bit.ly/2NJ9LTu