Bisnis waralaba atau sering disebut franchise kini semakin menjamur di Indonesia. Lantas bagaimana membangun brand waralaba di tengah persaingan ini?

Mengingat banyaknya pebisnis yang terjun ke bisnis waralaba, tentunya bisnis ini penuh persaingan.

Melalui artikel Finansialku kali ini, mari kita lihat bagaimana cara untuk tetap sukses di tengah persaingan tersebut. Selamat membaca!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Learn Franchise

 

Persaingan dalam Bisnis Waralaba

Siapa yang belum tahu soal bisnis waralaba?

Bisnis waralaba mulai terbentuk saat pertama kali Benjamin Franklin memulai sebuah jaringan toko percetakan dan surat kabar pertamanya di Amerika Serikat.

Ben kemudian menandatangani perjanjian waralaba tersebut pada tanggal 13 September 1731.

Kerja sama tersebut dilakukan Ben dengan Thomas Whitmarsh untuk toko percetakan di Charleston, South Carolina.

Apa yang dilakukannya adalah waralaba, di mana franchisor sudah menyediakan seluruh sistem yang dibutuhkan dalam sebuah bisnis. Franchisee membeli sistem tersebut dan menjalankan bisnisnya sendiri.

Membangun Brand Waralaba 02 - Finansialku

[Baca Juga: Pemasaran Jaringan: Memiliki Bisnis Waralaba Pribadi dengan Biaya Terjangkau]

 

Bisnis ini kemudian terus berkembang, hingga saat ini diperkirakan sudah ada lebih dari 800.000 perjanjian waralaba dalam 120 industri atau lebih di Amerika Serikat.

Bisnis ini juga sudah menjadi sumber mata pencaharian bagi lebih dari 9.000.000 penduduk Amerika Serikat.

Dengan perkembangannya selama beberapa dekade, bisnis waralaba terus berkembang meski dalam kondisi perekonomian yang kurang baik.

Namun perkembangan ini mengakibatkan semakin sengitnya persaingan dalam bisnis waralaba, dan membuat para pebisnis kesulitan. Alhasil, tak sedikit bisnis waralaba yang mengalami kegagalan.

Lalu bagaimana mengatasinya?

Tentunya kita harus membangun brand waralaba yang kuat di tengah masyarakat, sehingga bisa bersaing dengan brand lain yang sudah terbentuk sebelumnya. Bagaimana caranya?

Jika Anda juga ingin membangun brand waralaba yang kuat, yuk simak beberapa strategi cerdasnya sesaat lagi!

Tapi sebelum itu, Anda harus menyadari bahwa perencanaan keuangan dalam dunia waralaba sangatlah penting. Apalagi jika Anda berkeinginan menjadi seorang franchisee yang sukses.

Percuma memulai bisnis yang baik jika tidak diimbangi dengan sistem keuangan yang tepat.

5 Hal PENTING Dalam Membangun Personal Branding di Bisnis Startup 01 - Finansialku

 [Baca Juga: Kalau Mau Sukses, Lakukan 5 Cara Jitu Ini! Sebelum Mulai Bisnis Waralaba]

 

Jika Anda masih kesulitan mengatur keuangan, Anda bisa memulainya dengan gratis lho.

Caranya? Dengan menggunakan Aplikasi Finansialku yang menyediakan berbagai fitur keuangan yang mudah digunakan, Anda tentunya bisa memulai bisnis waralaba yang berpotensi sukses tinggi.

Anda bisa download Aplikasi Finansialku melalui Google Play Store atau lakukan registrasi terlebih dahulu melalui PC.

Dapatkan potongan harga berlangganan hingga Rp50.000 dengan kode promo: POTONG50RIBU untuk menjadi member Premium agar Anda bisa berkonsultasi tanpa batas dengan Konsultan Keuangan Bersertifikat dari Finansialku.

Oh iya, jangan lupa untuk maksimalkan layanan dalam Finansialku dengan men-download juga mempelajari pentingnya mengelola keuangan bisnis dan pribadi.

Anda bisa mendapatkannya secara GRATIS tanpa dipungut biaya apapun!

Tunggu apalagi? Yuk lakukan sekarang juga!

 

Gratis Download Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis

Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis - Mock Up - Finansialku Jurnal

DOWNLOAD EBOOK SEKARANG

 

Cara Membangun Brand Waralaba yang Menarik

Seperti telah diungkapkan sebelumnya, bisnis waralaba semakin berkembang baik di mancanegara dan di Indonesia.

Banyak masyarakat yang makin sadar investasi, dan waralaba adalah salah satu yang menjadi pilihan investasi.

Namun perkembangan ini mengakibatkan semakin sengitnya persaingan dalam bisnis waralaba, dan membuat para pebisnis kesulitan bersaing.

Kabar baiknya, Anda bisa mengatasinya dengan membangun brand waralaba agar para investor tertarik berinvestasi pada waralaba Anda.

Melansir dari Majalahfranchise.com, cara membangun brand waralaba yang menarik minat investor ini terbagi menjadi 8 poin berikut:

 

#1 Ciptakan Brand yang Relevan

Pernahkah Anda mendengar penetrasi brand yang gagal akibat tidak relevan? Hal ini sangat sering terjadi.

Banyak pebisnis yang melupakan kebutuhan, keinginan dan tren masa depan dari konsumen, sehingga gagal menciptakan brand yang relevan dan segar di mata masyarakat.

Padahal, dengan strategi brand yang baik, kita tahu benar apa keunggulan kita dalam memenuhi kebutuhan konsumen yang tak dapat diungguli kompetitor.

Relevansi strategi brand ini akan menjadi petunjuk bagi investor untuk menginvestasikan uangnya, karena ia menyadari jenis waralaba ini akan mendatangkan uang yang tak sedikit.

Sering Jadi Incaran, Ini 5+ Pilihan Waralaba Produk Indonesia Asli 01 - Finansialku

[Baca Juga: Kenali 10 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Pilih Lokasi Bisnis Waralaba]

 

Dengan demikian, penting untuk terus meng-update apa kebutuhan dan tren yang sedang “hits” di tengah masyarakat, tanpa melupakan kelebihan apa yang dapat Anda berikan dibandingkan dengan kompetitor.

Mari melihat sebuah contohnya, yakni  strategi music marketing KFC yang membuatnya “mengena” di hati konsumen muda yang menjadi target pasarnya.

Waralaba yang seperti ini tentu selalu relevan dan akan menarik minat investor di manapun.

 

#2 Komunikasikan Perkembangannya

Komunikasi korporat tentunya penting untuk dilakukan secara rutin. Misalnya saja tentang perkembangan usaha, pertumbuhan jumlah outlet dan pertumbuhan profit yang pastinya menjadi daya tarik utama bagi investor.

Anda perlu tahu, yang namanya investor selalu mencari tempat untuk melipatgandakan uangnya dengan aman dan nyaman.

Jadi, komunikasi keuangan seperti ini menjadi penting untuk menarik investor.

Tips kecil dari kami, komunikasi korporat sebaiknya dikemas dengan menarik agar investor tertarik saat menyimaknya.

 

#3 Pemasaran Digital

Layaknya pacar atau pasangan, pendekatan sampai proses jadian itu perlu perantara.

Jika Anda tidak menghubunginya atau cuek-cuek saja, mana mungkin bisa jadian.

Serupa kasusnya dengan investor. Mendapatkan investor akan sulit jika Anda  tidak melakukan apapun.

Namun sebenarnya teorinya mudah, yaitu membuat pemasaran yang berkesinambungan dan efektif agar dapat menarik para investor. Namun memang teori lebih mudah daripada praktiknya.

7 Strategi Pemasaran Bisa Dilakukan Dengan Biaya Murah 01 - Finansialku

[Baca Juga: Lebih Baik Bisnis Waralaba atau Bisnis Sendiri ? Baca Penjelasan Berikut]

 

Namun, jangan khawatir , dalam era media sosial ini para investor ada di berbagai channel media sosial.

Anda hanya perlu berupaya untuk membangun hubungan baik dengan mereka di berbagai channel ini.

Intinya, manfaatkan pemasaran digital dan media ini sehingga bisa menghubungkan Anda dengan para investor.

Jangan berpikir jangka pendek. Berpikirlah jangka panjang.

Mungkin saat ini mereka belum butuh, tapi pada saat mereka butuh, mereka akan mencari waralaba yang paling dekat di hati dan mampu meyakinkan mereka, yaitu yang sering memberi mereka informasi yang relevan bagi mereka.

 

#4 Jangan Lupakan Personal Branding

Reputasi dari pimpinan atau pemilik dari sebuah usaha menentukan 40% dari reputasi usaha yang dipimpinnya, tak terkecuali usaha waralaba.

Investor akan tertarik pada waralaba yang dipimpin oleh seorang yang profesional, prudence, sukses dalam membangun usahanya, dan mampu meyakinkan bahwa usaha waralaba yang dipimpinnya akan membawa keuntungan.

Jadi, di sinilah pentingnya branding, Anda harus memiliki kelebihan daripada pesaing yang menjadikan brand Anda berbeda dari yang lain.

Bukan hanya company branding, namun juga personal branding yang menunjukan reliabilitas pemilik usaha dan sumber daya manusianya.

 

#5 Menjaga Hubungan dengan Wartawan

Sebuah brand dibangun dari apa yang bisa dilihat dari luar. Inilah yang akan menarik investor pertama kali sebelum mengenal brand Anda dari dalam.

Oleh karena itu, selain pemasaran sendiri, penting untuk membawa nama atau brand Anda keluar melalui media lain.

Misalnya saja Anda dapat melihat kini sudah banyak profil pimpinan, reputasi perusahaan, citra dari usaha waralaba saat ini di Indonesia yang banyak dipengaruhi oleh tayangan media.

Pemasaran Jaringan Memiliki Bisnis Waralaba Pribadi dengan Biaya Terjangkau 01 - Finansialku

[Baca Juga: Cara Cepat Kaya dan Bebas Keuangan: Hancurkan 5 Mental Block Ini!]

 

Nah, untuk bisa seperti itu Anda harus membangun hubungan yang baik dengan para wartawan dan redaktur dan rajin-rajinlah menjadi sumber informasi yang menarik bagi mereka.

Mereka sangat butuh sumber berita yang kredibel, terpercaya dan mampu mengedukasi pemirsa atau pembaca mereka.

Namun di samping mereka membutuhkan berita dari kita, kita pun akan menikmati benefit dari sini.

Jadi bisa dibilang hubungan ini akan menjadi hubungan yang win-win solution. Menarik bukan?

 

#6 Membangun Media Sendiri

Di era perkembangan teknologi yang sangat canggih dewasa ini, penting bagi pemilik usaha untuk membangun eksistensi secara virtual. Website, log, dan media sosial adalah “rumah” kita secara virtual.

Jadi, Anda harus mengikuti perkembangan teknologi dan ikut eksis di dalamnya. Secara singkat, fungsi utama media yang berperan penting dalam kesuksesan sebuah bisnis adalah sebagai berikut:

  • Memperkenalkan produk atau jasa kepada masyarakat luas, terutama informasi terbaru mengenai produk dan jasa;
  • Meningkatkan kredibilitas perusahaan;
  • Menunjukkan profesionalisme yang dapat menarik kepercayaan konsumen;
  • Media pemasaran yang efektif untuk menjaring investor baru;
  • Memudahkan proses pemesanan dan penyimpanan data hingga proses transaksi, dan masih banyak lagi.

 

#7 Berbagi Informasi Investasi

Pada poin ke-6 tadi Anda diajak untuk membuat media sendiri, bisa berupa website, blog, media sosial, dan masih banyak lagi.

Kini, saatnya menjadikan website dan blog tersebut sebagai pusat informasi yang mudah, sederhana, mudah dicerna, lengkap dan bermanfaat, sesuai kebutuhan para investor.

Awali dengan “mengapa harus investasi di sini” dilanjutkan dengan “bagaimana” lalu “siapa yang sudah berhasil.” Lengkapi dengan SOP dan berbagai dokumen yang dibutuhkan.

Investasi 10 Ribu - Finansialku

[Baca Juga: Slide: 5 Kesalahan Manajemen Keuangan Pemilik Bisnis Online yang Sering Dilakukan! Plus Solusinya]

 

#8 Terus Mengumpulkan Informasi

Dunia waralaba terus berkembang dan berubah, jadi bagaimana kita mengimbanginya?

Tentu Anda harus terus up to date dan mengetahui informasi terkini agar bisa membuat brand tetap relevan.

Caranya bisa dengan membuat riset secara berkala untuk memperoleh informasi mengenai kepuasan.

Dari sini Anda bisa tahu bahwa semua investor dan franchisee saat ini puas, mengapa mereka puas, dan bagaimana meningkatkan kepuasan mereka. Kalau tidak puas pun kita wajib tahu dan perlu mendengarkan masukan mereka.

Anda bahkan kemudian bisa menggunakan hasil riset untuk menjadi testimony yang dapat dijadikan materi baru untuk ditayangkan melalui media sosial, website, atau sarana lainnya untuk menarik hati investor ke depannya. Namun tentu tetap dengan seizin pemberi testimony ya.

 

Terus Maju dalam Sengitnya Persaingan Bisnis Waralaba

Melalui artikel tersebut, Anda telah mengenal 8 cara membangun brand waralaba yang dijamin efektif menarik hati para investor.

Dengan demikian, Anda kini siap untuk melangkah lebih jauh lagi di tahun baru ini dalam aspek bisnis.

Ingatlah bahwa berjalan maju adalah satu-satunya cara untuk memperoleh kesuksesan.

Jangan pernah menyerah dan berhenti karena kegagalan, namun teruslah melangkah maju!

Apakah Anda memiliki cara membangun brand waralaba yang menarik lainnya? Jika iya, jangan ragu membagikan pendapat Anda pada kolom komentar di bawah. Kami sangat menghargai sharing pendapat Anda, terima kasih.

 

Apakah Anda mengetahui cara membangun brand waralaba yang menarik hati para investor lainnya? Tinggalkan komentar Anda di bawah. Perencana Keuangan kami siap membantu Anda, terima kasih.

 

Disclaimer: Penyebutan merek pada artikel ini hanya bertujuan sebagai sarana edukasi, bukan untuk tujuan-tujuan lainnya.

 

Sumber Referensi:

  • Admin. Mendorong Waralaba ke Pemasaran Sistem Digital. Majalahfranchise.com – http://bit.ly/2mfooCJ
  • Ani Rahmani. 14 Maret 2018. Strategi Jitu Meningkatkan Pemasaran Bisnis Waralaba. Jurnal.id – http://bit.ly/2mcAegX
  • Indira Abidin. Membangun Brand Waralaba yang Menarik Investor. Majalahfranchise.com – http://bit.ly/2mfnlTj

 

Sumber Gambar:

  • Membangun Brand Waralaba 1 – http://bit.ly/2mJJBFb
  • Membangun Brand Waralaba 2 – http://bit.ly/2mDxMA1