Apa saja kelemahan asuransi unitlink? Unitlink merupakan salah satu produk asuransi yang dianggap kontroversial. Banyak paradigma yang perlu diluruskan mengenai asuransi unitlink. Kali ini Finansialku akan membahas 5 hal yang katanya merupakan kelemahan asuransi unitlink beserta kebenarannya.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Learn and Secure

 

Unitlink, Produk Asuransi yang Unik

Unitlink adalah salah satu produk asuransi yang marak di pasaran saat ini. Tetapi produk asuransi ini dianggap kontroversial oleh beberapa pihak. Sayangnya sering terjadi kesalahpahaman mengenai asuransi unitlink. Setiap informasi yang tersebar mengenai unitlink belum tentu benar dan belum tentu salah. Karena itu kali ini Finansialku akan membahas kebenaran mengenai beberapa paradigma mengenai unitlink yang sering dipaparkan.

Berikut adalah beberapa kekurangan unitlink yang mungkin sering Anda dengar di kalangan masyarakat beserta faktanya:

Ini 5 Hal yang Katanya Menjadi Kelemahan Asuransi Unitlink #Part 1 02 - Finansialku

[Baca Juga: Uang Terbatas, Mau Asuransi dan Investasi, Apakah Unitlink Solusinya?]

 

#1 Proteksi Kurang

Unitlink dianggap sebagai produk asuransi yang proteksinya kurang dari kebutuhan nasabah. Hal ini dikarenakan uang pertanggungan yang terdapat dalam asuransi unitlink terlalu kecil. Misalnya saja, biasanya uang pertanggungan yang ditawarkan dalam asuransi unitlink adalah sebesar Rp50 juta, Rp200 juta atau Rp250 juta.

Uang pertanggungan akan diberikan jika nasabah meninggal dunia. Uang pertanggungan diperhitungkan berdasarkan pendapatan atau pengeluaran Anda. Secara sederhana, uang pertanggungan akan digunakan untuk menggantikan pendapatan Anda yang diperuntukkan untuk menyambung hidup keluarga setelah Anda meninggal dunia.

Jika jumlah yang diberikan hanya sebesar Rp50 juta, Rp200 juta atau Rp250 juta uang pertanggungan tersebut tidak akan cukup untuk menutupi seluruh kebutuhan keluarga yang ditinggalkan. Pernyataan ini memang tidak salah, hanya saja kurang lengkap. Mengapa?

apakah-karyawan-perlu-membeli-asuransi-unitlink-kan-ada-asuransi-perusahaan-1-finansialku

[Baca Juga: Apakah Karyawan perlu Membeli Asuransi Unitlink, Kan Ada Asuransi Perusahaan?]

 

Uang pertanggungan, seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, diperhitungkan dari pendapatan atau pengeluaran Anda. Karena itu uang pertanggungan setiap orang bersifat sangat personal dan dapat berbeda-beda satu dengan yang lain. Karena itu pernyataan bahwa uang pertanggungan sebesar itu dianggap tidak cukup bisa saja benar jika kebutuhan uang pertanggungan Anda memang lebih besar.

Umumnya seseorang yang sudah menikah dan memiliki tanggungan akan membutuhkan uang pertanggungan yang sangat besar bahkan bisa mencapai miliaran rupiah. Tetapi bagi para lajang, uang pertanggungan yang dibutuhkan tidak akan sebesar itu karena tidak ada orang yang ditanggung. Artinya setelah meninggal dunia biaya yang harus ditanggung hanyalah biaya penguburan atau yang biasa disebut final expense.

Tetapi jika ternyata uang pertanggungan yang dibutuhkan lebih besar dari Rp250 juta, Anda dapat membeli uang pertanggungan yang lebih besar. Hal ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Nasabah dapat menghubungi agen asuransi terkait kemudian meminta uang pertanggungannya ditambahkan. Kemudian Anda hanya tinggal menambah premi asuransi yang dibayarkan.

apakah-mahasiswa-dan-anak-muda-perlu-asuransi-jiwa-unitlink-1-finansialku

[Baca Juga: Apakah Mahasiswa dan Orang Muda Perlu Asuransi Jiwa Unitlink?]

 

#2 Biaya Mahal

Umumnya premi asuransi unitlink lebih mahal daripada premi asuransi jiwa tradisional seperti asuransi termlife. Biaya yang mahal tersebut sering dipersalahkan karena dikatakan bahwa Anda harus membayar biaya-biaya asuransi seperti biaya polis dan asuransi, biaya akuisisi, biaya admin, biaya investasi dan biaya lainnya.

Biaya yang ‘mahal’ tersebut juga dianggap akan terbuang percuma karena pada beberapa tahun pertama seluruh biaya yang dibayarkan hanya akan digunakan untuk membayar jasa perusahaan asuransi dengan jumlah beragam. Artinya hampir tidak ada manfaat proteksi yang Anda bayarkan di beberapa tahun awal polis.

apakah-unitlink-perlu-ikut-tax-amnesty-apa-yang-dilaporkan-finansialku

[Baca Juga: Apakah Unitlink Perlu Ikut Tax Amnesty & Apa yang Dilaporkan?]

 

Bukankah biaya-biaya tersebut adalah hal yang wajar? Perusahaan asuransi bukanlah perusahaan yang berbasis charity. Setiap perusahaan asuransi pasti membutuhkan keuntungan sebagai bentuk kompensasi atas jasanya.

Ketika Anda membeli jasa, sudah sewajarnya Anda membayar biaya untuk jasa tersebut. Biaya yang harus Anda keluarkan di tahun-tahun awal polis unitlink merupakan biaya yang diakumulasi, lama-kelamaan biaya tersebut akan terus turun.

Seringkali juga penawaran untuk menambahkan saldo investasi sering dipersalahkan. Jika Anda diminta untuk menyetor dana untuk investasi dalam unitlink (biasa disebut top up), dana tersebut akan digunakan untuk membuat investasi dalam unitlink Anda dapat berjalan maksimal.

Perlu diingat bahwa dalam investasi selalu terdapat risiko. Investasi yang berjalan dalam unitlink Anda memiliki peluang keuntungan juga kerugian. Jika kondisi pasar sedang buruk dan investasi Anda terus mengalami kerugian, lama-kelamaan dana kelolaan tidak akan cukup lagi untuk menutupi kebutuhan premi asuransi. Jika hal ini terjadi dan Anda tidak menambahkan saldo maka asuransi akan hangus. Inilah alasan mengapa terkadang Anda perlu menambah saldo investasi.

Yah, Salah Dong Saya Memilih Asuransi Unitlink - Finansialku

[Baca Juga: Yah, Salah Dong Saya Memilih Asuransi Unitlink?]

 

Ada dua kemungkinan, baik investasi merugi sehingga dana kelolaan tidak mencukupi, tetapi bisa juga hal itu dilakukan sebagai langkah antisipasi. Untuk memperkecil risiko dana kelolaan tidak mencukupi, lebih baik saldo ditambahkan. Kalaupun nantinya ada kelebihan hasil investasi, uang itu tidak akan hilang begitu saja. Keuntungan dapat digunakan untuk premi selanjutnya atau dapat Anda ambil untuk keperluan pribadi.

 

#3 Investasi Tidak Maksimal

Unitlink dianggap tidak memberikan hasil investasi yang maksimal. Sebelum menilai hal tersebut Anda perlu mengetahui bahwa kebutuhan dan pilihan setiap orang dalam berinvestasi dapat berbeda-beda. Tidak ada produk investasi yang sempurna, serta tidak ada investasi terbaik atau terburuk.

Cara yang paling adil untuk menilai produk investasi adalah investasi mana yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda. Karena itu jika ada dua kesalahan dalam anggapan tersebut, yang pertama investasi tidak maksimal itu tergantung siapa investornya. Bagi tipe investor tertentu, bisa saja hasil investasi dalam asuransi unitlink sudah mencukupi kebutuhannya.

Kemudian kesalahan kedua yang paling fatal adalah pengertian terhadap kegunaan utama unitlink. Seperti namanya, asuransi unitlink adalah sebuah asuransi. Apa tujuan utama sebuah asuransi? Tentunya untuk memberikan proteksi bagi nasabahnya. Anda tidak disarankan untuk mengutamakan unsur investasi di dalam asuransi unitlink. Mengapa? Tujuan utama investasi dalam asuransi unitlink adalah untuk meringankan beban membayar premi bagi nasabah unitlink.

Apakah Investasi di UnitLink Menguntungkan - Perencana Keuangan Independen Finansialku

[Baca Juga: Apakah Unitlink, Proteksi Sekaligus Investasi yang Dibutuhkan Keluargaku?]

 

Investasi diharapkan dapat memberikan keuntungan yang dapat digunakan untuk menutupi biaya premi asuransi. Dengan begitu nasabah akan terbantu dalam membayar biaya premi. Banyak orang yang membenci asuransi unitlink karena mengharapkan keuntungan yang berlimpah dari investasi yang ada di dalam unitlink.

Bisa jadi Anda sebenarnya mendapatkan keuntungan yang besar dari unsur investasi tersebut, tetapi keuntungan tersebut harus digunakan untuk membayar premi asuransi. Sehingga jika Anda berencana untuk mengambil keuntungannya secara tunai, seolah-olah keuntungan yang didapatkan hanya sedikit. Sayangnya nasabah sering melupakan keuntungan subsidi premi asuransi yang sebenarnya ada tetapi seolah-olah tidak terlihat.

 

#4 Transparansi

Unitlink juga dianggap sebagai produk yang tidak transparan terhadap nasabah mengenai setiap transaksi di dalamnya. Pernyataan ini patut dipertanyakan karena dalam polis asuransi unitlink Anda akan diberikan rincian biaya yang harus dibayarkan. Jika dibandingkan dengan produk asuransi term life, asuransi unitlink bahkan memberikan informasi yang lebih lengkap mengenai seluruh biaya-biaya yang harus dibayarkan nasabah serta segala peruntukannya.

Mulai dari biaya-biaya asuransi, biaya pengelolaan investasi, biaya switching hingga top up investasi, semuanya tertulis dengan jelas dalam polis asuransi unitlink. Dan biaya-biaya ini harus disetujui terlebih dahulu oleh nasabah sebelum memutuskan untuk membuka asuransi unitlink.

Untung Ruginya Membeli Asuransi Unitlink - Perencana Keuangan Independen Finansialku

[Baca Juga: Untung Ruginya Membeli Asuransi Unitlink]

 

Bahkan setiap asuransi unitlink pun memberikan laporan tahunan yang berisi informasi tentang investasi yang digunakan. Di dalam laporan tersebut Anda akan mendapatkan berapa hasil investasi yang didapatkan serta dimana saja dana kelolaan tersebut diinvestasikan. Dengan begitu tidak ada informasi yang disembunyikan.

 

#5 Tidak Fleksibel

Kelemahan lainnya dari asuransi unitlink ‘katanya’ adalah tidak fleksibel. Unitlink dianggap tidak fleksibel karena memaksa nasabah untuk terus membayar premi setiap bulan. Hal ini dianggap bisa menjadi masalah karena kehidupan tidak selalu ada di atas.

Ada kalanya seorang nasabah mengalami kejadian-kejadian yang tidak diharapkan sehingga bisa saja suatu saat nasabah tersebut tidak mampu membayar premi asuransinya. Tetapi dengan menggunakan asuransi unitlink Anda dipaksa untuk membayar premi asuransi sekaligus berinvestasi setiap bulannya.

Ada pihak yang mengatakan bahwa lebih baik Anda menggunakan asuransi tradisional seperti term life dan kemudian menggunakan produk investasi secara terpisah.

Dengan begitu ketika keuangan sedang melemah, Anda dapat mengurangi atau bahkan menghentikan sementara investasi yang sedang dijalankan. Tidak seperti dalam asuransi unitlink dimana Anda dipaksa untuk terus membayar setiap bulan.

Uang Terbatas, Mau Asuransi dan Investasi, Apakah Unitlink Solusinya - Finansialku

[Baca Juga: Uang Terbatas, Mau Asuransi dan Investasi, Apakah Unitlink Solusinya?]

 

Untuk menjawab pernyataan ini kami kembali mengutip poin ke tiga dimana dijelaskan bahwa tujuan utama sebuah asuransi unitlink adalah untuk memproteksi nasabahnya.

Investasi yang ada di dalam unitlink tidak diutamakan untuk memberikan keuntungan secara tunai seperti pada produk investasi konvensional melainkan untuk membantu meringankan premi asuransi. Produk investasi ini akan memberikan keuntungan bagi nasabahnya dalam jangka panjang.

Selain itu memang benar bahwa kondisi kehidupan tidak selalu berada di atas. Ada kalanya Anda dapat menghadapi kondisi ekonomi yang menurun. Tetapi baik asuransi unitlink maupun asuransi lain, tetap mengharuskan Anda untuk terus membayar premi. Bahkan dalam asuransi unitlink terdapat fasilitas cuti premi setelah beberapa tahun. Berbeda dengan asuransi jiwa lain dimana Anda harus terus membayar premi sampai Anda meninggal dunia.

Jadi, tidak ada perbedaannya antara asuransi unitlink maupun asuransi jiwa lain. Keduanya membuat Anda harus membayar sejumlah biaya secara berkala. Bukankah wajar jika perusahaan asuransi ingin mendapatkan keuntungan dari jasa yang diberikannya? Perlu diingat bahwa perusahaan asuransi bukanlah perusahaan berbasis charity yang harus memberikan layanan gratis kepada seluruh nasabahnya.

apakah-unitlink-itu-proteksi-sekaligus-investasi-yang-dibutuhkan-keluargaku-finansialku

[Baca Juga: Apakah Investasi di UnitLink Menguntungkan?]

 

Melihat Unitlink dari Berbagai Sisi

Unitlink merupakan salah satu produk asuransi dengan cara kerja yang unik jika dibandingkan dengan asuransi tradisional pada umumnya. Ada beberapa sudut pandang mengenai unitlink. Sama seperti produk asuransi dan investasi manapun, unitlink pun memiliki kelebihan dan kekurangan. Tetapi Anda perlu memandang sebuah produk dari berbagai sisi untuk mengetahui manfaat yang sebenarnya.

 

Objektif Dalam Menilai Produk Asuransi

Setiap produk baik asuransi maupun investasi pasti memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Tidak ada produk yang terbaik ataupun terburuk. Semuanya harus disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Karena itu Anda harus mampu menilai sebuah produk secara objektif agar dapat ditemukan produk yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan Anda. Berhati-hatilah dengan pernyataan-pernyataan yang bersifat subjektif dan dapat mengaburkan pandangan Anda terhadap suatu produk. Bisa jadi produk tersebut adalah produk yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda, tetapi karena terpengaruh oleh pernyataan yang tidak dapat dipastikan kebenarannya, Anda menolak produk tersebut.

 

Menurut Anda, apa kelebihan dari asuransi unitlink? Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan ajukan pertanyaan kepada kami melalui kolom yang tersedia di bawah ini, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Darusin, B. R. 2012. Untung Ada Unitlink. Jakarta: Penerbit Change Publication.
  • Madjid, A. A. 2011. Shocking Unitlink. Jakarta: Penerbit Rabka Publisher.

 

Sumber Gambar:

  • Confused – https://goo.gl/l93gUq dan https://goo.gl/RSz5LX

 

Download E-Book Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 an (GRATIS)

Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 20 an Perencana Keuangan Independen Finansialku

 

Download Sekarang