Bagi Anda yang ingin memulai investasi emas di era new normal ini, yuk simak dulu serba-serbinya dalam ulasan berikut ini.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Learn and Invest

 

Konsep Investasi Emas

Sebelum melihat kondisi yang ideal untuk berinvestasi emas, pertama-tama Finansialku ingin mengajak para pembaca melihat konsep investasi emas.

Pada dasarnya, emas atau logam mulia memang merupakan salah satu alternatif investasi yang sangat digemari, karena emas memiliki beberapa kelebihan umum, antara lain:

  1. Emas biasanya likuid dan tidak mudah tergerus inflasi
  2. Emas atau logam mulia harganya cenderung stabil bahkan naik
  3. Emas tidak mudah rusak dan mudah disimpan, misalkan dalam kasus banjir atau kebakaran, emas lebih aman daripada uang tunai

 

Investasi emas, kedengarannya memang menyeramkan, namun nyatanya cukup sederhana. Beli sesuai anggaran saat harganya rendah dan jual pada saat harganya naik. Sesederhana itu.

Apakah Cocok Untuk Investasi Emas Saat New Normal 01 - Finansialku

[Baca Juga: Dibalik Alasan Mengapa Hacker Ransomware WannaCry Meminta Bitcoin, Mana yang Lebih Mahal: Bitcoin atau Emas?]

 

Namun dengan seiring perkembangan investasi dewasa ini, terkadang investasi menjadi lebih rumit. Tetapi, bukan berarti Anda tidak bisa mempelajarinya, lho!

Jika Anda juga berminat untuk berinvestasi emas, coba deh download ebook investasi emas dari Finansialku. Dijamin Anda memperoleh informasi yang sangat jelas dan cocok bagi pemula.

Download ebook-nya dengan klik tautan berikut ini dan peroleh secara GRATIS:

Download Ebook Panduan Berinvestasi Emas untuk Pemula - Harga Emas Hari Ini - Finansialku

Download Ebook Sekarang

 

Kapan Sebaiknya Berinvestasi Emas?

Setelah mempelajari lebih dalam soal konsep investasi emas dari ebook Finansialku, kini mari melihat apakah ideal berinvestasi emas pada saat kondisi new normal ini.

Seperti Anda ketahui, dunia kini sedang dihadapi dengan keadaan yang cukup berat, yakni pandemi Covid-19. Pandemi ini tentu mempengaruhi berbagai aspek kehidupan kita, salah satunya adalah keuangan.

Alhasil, banyak dari kita yang bertanya-tanya soal investasi. Apakah investasi sudah tepat? Apa yang harus dilakukan? Apa yang harus diinvestasikan saat ini?

Nah, salah satu yang tentu banyak ditanyakan adalah soal investasi emas. Apakah tepat berinvestasi emas saat ini?

Apakah Cocok Untuk Investasi Emas Saat New Normal 02 - Finansialku

 [Baca Juga: Mahasiswa, Punya Sisa Uang Jajan Rp 100.000 Mending Investasi Reksa Dana atau Jajan]

 

Menurut Perencana Keuangan dari Tatadana Consulting Tejasari Assad kenaikan harga emas belakangan ini memang cukup menggiurkan untuk investasi. Apalagi bila kekhawatiran terhadap gelombang kedua virus corona atau covid-19 masih ada.

Hal tersebut dikarenakan sentimen negatif ini berhasil membuat harga emas naik. Dengan demikian, investor pasar keuangan menjadi panik dan memindahkan dananya dari pasar saham ke emas yang dianggap lebih aman.

“Dengan ketakutan terhadap rekor-rekor jumlah kasus baru dan ekonomi yang tidak kunjung pulih, pasar goyang, saham naik turun, dolar AS naik, rupiah dari Rp13 ribu sekarang Rp14 ribu lagi, investor lari ke emas dan harganya naik,” ujar Teja kepada CNNIndonesia.

Kendati demikian, Teja menjelaskan bahwa sebaiknya masyarakat tak buru-buru ingin mencicipi peluang keuntungan dari emas. Teja menjelaskan, ada beberapa hal yang juga perlu diperhatikan jika ingin berinvestasi emas di masa new normal ini:

 

#1 Pembelian Saat Ini Kurang Tepat

Menurut Teja, memulai investasi emas dengan melakukan pembelian saat ini bisa jadi kurang tepat. Hal ini disebabkan harga beli emas nyaris menyentuh Rp 1 juta per gram.

Menurut Teja, justru lebih baik masyarakat menunggu harga emas mereda dulu sebelum akhirnya nanti bisa naik lagi ketika ketidakpastian akibat corona menyelimuti perekonomian. Bila harga beli sudah agak turun, barulah emas cocok dibeli.

“Kalau sekarang beli emas dengan harga tinggi, justru pas jual tidak bisa dengan harga yang sama. Jadi usahakan beli ketika harga beli lagi turun,” katanya.

 

#2 Sebaiknya Untuk Investasi Jangka Menengah

Teja juga menjelaskan bahwa selisih harga jual dan beli ini membuat calon pembeli perlu menjadikan emas sebagai instrumen investasi jangka menengah, bukan pendek. Sebaiknya jika ingin investasi jangka pendek lebih baik ke reksadana daripada emas.

“Karena dalam waktu dekat tidak akan untung, masih ada gap dari selisih harga beli dan jual. Perlu kesabaran, kalau baru beli bentar langsung jual, untungnya tipis, bahkan lebih besar kemungkinan belum untung,” terangnya.

 

 

#3 Pertimbangkan Biaya Penyimpanan

Hal ketiga yang perlu dipertimbangkan jika ingin memulai investasi emas adalah penyimpanannya. Perlu Anda ketahui, perlu ada tempat penyimpanan yang memadai agar emas tidak hilang dan rusak.

Meski dapat disimpan di rumah atau tempat penyimpanan lain, namun tempat penyimpanan yang disarankan dan sangat aman adalah Safe Deposit Box (SDB) di bank.

Apakah Cocok Untuk Investasi Emas Saat New Normal 03 - Finansialku

[Baca Juga: Hindari 6 Hal Ini Saat Membeli Emas untuk Investasi, Agar Anda Tidak Rugi]

 

Namun biaya sewa SDB ini tergolong cukup mahal. Umumnya, harga sewa SDB bank berkisar Rp 400 ribu sampai Rp 900 ribu sesuai ukuran. Namun, masih ada biaya penjaminan sekitar Rp 750 ribu.

Jadi, Teja menyarankan Anda untuk mempertimbangkan biaya yang mungkin muncul dari penyimpanan sebelum berinvestasi emas.

“Sebenarnya biaya penyimpanan bisa di-sharing dengan biaya penyimpanan dokumen penting lain, jadi tidak murni jadi modal untuk investasi emas, tapi tetap ada biaya yang harus dikeluarkan.

Ini perlu diperhitungkan dengan return yang bisa didapatkan dari penjualan emas di kemudian hari,” tuturnya.

 

#4 Bisa Mulai Secara Online

Teja pun menyarankan, bila masyarakat ingin mencicipi peluang investasi emas dalam kondisi sekarang ini maka bisa dimulai dari emas online. Alasannya agar meminimalisasi kontak sosial.

Selain itu, investasi emas menurut beliau juga bisa dimulai dengan modal yang kecil. Sehingga sesuai bagi Anda dengan modal investasi terbatas.  Ditambah lagi tidak ada biaya penyimpanan di sini, karena emas bersifat digital.

“Menurut saya, kalau mau coba-coba lebih baik dengan emas online ini, sehingga bisa dimulai dari nominal kecil, tidak perlu sampai beli satu gram dulu yang nyaris Rp 1 juta, bisa dari nominal kecil, pelan-pelan ditabung,” jelasnya.

 

Investasi yang Cocok di Era New Normal

Menurut perencana keuangan dari Finansia Consulting Eko Endarto, dalam kondisi new normal, diperkirakan ekonomi dan bisnis bakal mulai bergerak kembali. Dengan demikian, ini saatnya masyarakat mulai kembali berinvestasi.

Beliau pun menjelaskan, dalam kondisi ini masyarakat boleh kembali masuk ke instrumen investasi berisiko tinggi seperti saham dan reksa dana. Jadi, bukan hanya emas saja yang sedang menarik untuk diinvestasikan saat ini.

Apakah Cocok Untuk Investasi Emas Saat New Normal 04 - Finansialku

[Baca Juga: Cara Investasi Emas Batangan dengan Berkebun Emas, Apakah Menguntungkan atau Tidak?]

 

Namun demikian, Eko menekankan transisi investasi dari instrumen berisiko rendah seperti emas ke risiko tinggi seperti saham harus dilakukan secara bertahap dan memperhatikan situasi di lapangan. “kalau mau mulai bisa mulai kurangi 5-10 persen emas ke saham lah karena mulai bergerak.”

Jika Anda berencana memulai investasi dan masih bingung kira-kira investasi apa yang cocok untuk Anda, konsultasikanlah dengan ahli keuangan untuk mendapatkan rekomendasi yang tepat sesuai dengan keuangan Anda.

Terhubunglah dengan ahli keuangan dalam fitur Konsultasi Keuangan di aplikasi Finansialku. Aplikasi perencana keuangan pertama di Indonesia ini sudah tercatat dan diawasi oleh OJK.

Download aplikasinya dan dapatkan potongan Rp 50 ribu dengan kode CUAN50 untuk upgrade aplikasi ke premium.

playstore icon
appstore icon

 

Apakah Anda memiliki pertanyaan mengenai investasi emas saat new normal lainnya? Tinggalkan komentar Anda di bawah.

Jika ada pertanyaan, silakan ajukan pertanyaan Anda pada kolom di bawah ini. Perencana Keuangan kami siap membantu Anda, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Caesar Akbar. 02 Juni 2020. Berinvestasi di Era New Normal, Instrumen Apa yang Cocok? Tempo.co – https://bit.ly/2E2ca9l
  • Yuli Yanna Fauzi. 11 Juli Menimbang Untung-Rugi Investasi Emas Saat Harga Tinggi. Cnnindonesia.com – https://bit.ly/3eRHCnC

 

Sumber Gambar:

  • Investasi 1 – https://bit.ly/2WD2Mzi
  • Investasi 2 – https://bit.ly/3hiOR9I
  • Investasi 3 – https://bit.ly/2WAurkE
  • Investasi 4 – https://bit.ly/2WCXPqu