Masalah tentu akan selalu hadir dalam kehidupan. Lalu, bagaimana cara Anda menyelesaikan masalah tersebut? Adakah tips dalam setiap problem solving?

Jawabannya Ada! Semua akan dibahas dalam artikel Finansialku berikut ini. Selamat membaca!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Wealth Mindset

 

Masalah Selalu Ada Setiap Hari

Setiap hari kita tentu menghadapi berbagai macam masalah. Masalah yang satu belum selesai, sudah datang masalah yang lain.

Tidak ada seorangpun yang tidak memiliki masalah. Mereka akan selalu ada di depan pintu dan tanpa permisi akan masuk dan membuat kita kelimpungan jika meningkatkan kewaspadaan.

Untuk mengatasinya, baik preventif maupun represif, seberapa banyak dari kita yang telah mendapatkan pelatihan atau setidaknya mentoring untuk dapat memecahkan masalah (problem solving)?

Setiap orang cenderung melakukan tiga hal ketika dihadapkan dengan masalah, antara lain:

  • Mereka takut atau tidak nyaman dan berharap masalah itu akan hilang.
  • Mereka merasa harus menemukan jawaban dan jawaban itu harus menjadi jawaban yang tepat.
  • Mereka mencari seseorang untuk disalahkan. Menghadapi masalah namun akan menimbulkan masalah yang lainnya. Kenyataannya, akan selalu ada masalah setiap harinya.

 

Problem Solving 02 - Finansialku

[Baca Juga: Bagaimana Prioritas Keuangan Pasangan Tua? Apakah Sama Seperti Umumnya?]

 

Ada dua alasan mengapa kita cenderung melihat masalah sebagai masalah, antara lain:

  • Masalah itu harus dipecahkan dan kita tidak yakin bagaimana menemukan solusi terbaik.
  • Mungkin akan ada konflik dibalik solusi terbaik.

 

Sebagian besar dari kita cenderung “menghindari konflik”.

Kita tidak merasa nyaman berurusan dengan konflik dan kita cenderung memiliki perasaan bahwa sesuatu yang buruk akan terjadi.

Tujuan dari proses penyelesaian masalah yang baik adalah membuat kita dan organisasi tempat kita berada akan lebih “ramah konflik” dan “berkompeten terhadap konflik”.

Ada dua hal penting yang perlu diingat tentang masalah dan konflik, yaitu:

  • Masalah dan konflik terjadi setiap saat dan mereka adalah peluang untuk meningkatkan sistem atau hubungan.
  • Masalah dan konflik sebenarnya memberi kita informasi yang dapat kita gunakan untuk memperbaiki apa yang perlu diperbaiki dan melakukan pekerjaan dengan lebih baik.

 

Menyelesaikan Masalah Ala Seorang Problem Solver Negeri Sakura 01 - Finansialku

[Baca Juga: Apa Itu Jasa Konsultasi Perencana Keuangan? Dimana Carinya? Dan Apakah Menguntungkan?]

 

Oleh sebab itu, mari kita sambut setiap masalah yang datang, tapi bukan berarti kita mencari-cari masalah ya!

Setiap orang terlahir sebagai pemecah masalah (problem solver), tapi tantangan terbesarnya adalah mengatasi kecenderungan untuk segera menemukan solusi.

Kesalahan paling umum dalam penyelesaian masalah adalah berusaha mencari solusi sesegera mungkin.

Sebelum membahasnya lebih jauh, sudah tahu status kesehatan keuangan pribadi Anda?

Manfaatkan fitur Financial Health Check Up dari Aplikasi Finansialku! Gunakan fasilitas free trial-nya terlebih dahulu untuk menikmati fitur tersebut dan mengetahui kondisi kesehatan keuangan Anda.

Anda juga bisa menikmati fitur lainnya dari untuk mengelola keuangan dengan lebih praktis dan mudah.

Tidak perlu lagi menghitung secara manual, di sini Anda bisa memperoleh hasil perhitungan hanya dengan klik tombol saja.

Gunakan kode promo: POTONG50RIBU untuk mendapatkan potongan harga berlangganan hingga Rp50.000 untuk menjadi member Premium agar Anda bisa berkonsultasi tanpa batas dengan Konsultan Keuangan Bersertifikat dari Finansialku.

Takut gaptek dan tidak bisa melakukannya? Jangan khawatir, Finansialku sudah menyiapkan tutorial menggunakan setiap fiturnya dalam bentuk video yang bisa Anda tonton melalui channel Youtube Finansialku.

Menarik bukan? Yuk download aplikasinya melalui Google Play Store atau lakukan registrasi terlebih dahulu melalui PC sekarang juga!

 

Cara Memecahkan Masalah

Tahukah Anda bahwa itu merupakan kesalahan karena mencoba menempatkan solusi di awal proses, padahal yang kita butuhkan adalah solusi di akhir proses.

Berikut ini adalah tujuh langkah dalam proses pemecahan masalah yang efektif, mulai dari:

 

#1 Identifikasi Masalah

Perjelas tentang apa masalahnya. Ingatlah bahwa orang yang berbeda mungkin memiliki pandangan yang berbeda tentang apa yang menjadi titik masalahnya!

Sebelum dapat menghadapi masalah, masalah itu perlu diidentifikasi.

Tak jarang sebuah masalah yang berdampak hingga berlarut-larut itu terjadi tanpa disadari sebelumnya.

Alhasil pada akhirnya akan membawa pada tingkat frustasi tertentu dan kemungkinan besar akan terjadi perselisihan secara fisik atau setidaknya perang dingin di antara pihak yang memiliki konflik.

Setiap organisasi tentunya memiliki sistem komunikasi formal seperti sebuah forum pertemuan yang berfungsi sebagai media untuk menyampaikan permasalahan dan mencari solusi.

Dalam forum pertemuan ini, identifikasi dan daftarkan setiap masalah yang ada bersama-sama secara kekeluargaan.

Orang Kaya Selalu Punya Solusi Saat Menghadapi Masalah 02 Membaca - Finansialku

[Baca Juga: Sudah Siap Jadi Single Parents? Cara Mengatur Keuangan Menentukan Masa Depan]

 

#2 Pahami Minat Semua Orang

Ini adalah langkah kritis yang biasanya tidak dihiraukan.

Minat adalah kebutuhan yang Anda inginkan dipenuhi dengan solusi yang diberikan. Kita sering mengabaikan kepentingan sejati kita ketika kita menjadi terikat pada satu solusi tertentu.

Solusi terbaik adalah solusi yang memuaskan minat semua orang.

Inilah saatnya untuk mendengarkan secara aktif. Letakkan perbedaan Anda sebentar dan dengarkan satu sama lain dengan maksud untuk mengerti.

 

#3 Daftarkan Setiap Solusi yang Memungkinkan

Setelah masalah teridentifikasi dan telah dijabarkan, sekaligus memahami minat setiap orang – terutama mereka yang sedang dalam area konflik, saatnya mencari solusinya bersama-sama.

Daftarkan solusi yang ada dengan setiap kemungkinan, dari sisi baiknya maupun dari sisi yang buruk, tentu saja semuanya harus berpusat pada kepuasan dari minat bersama sebagai suatu solusi terbaik.

Lakukan brainstorming dan bersikaplah terbuka dengan setiap masukan dan saran.

Dalam tahap ini, setiap anggota perlu memiliki visi yang sama yaitu untuk kebaikan bersama.

Para HRD, Kenali 5 Tanda Masalah Keuangan Karyawan dan Solusinya! 02 - Finansialku

[Baca Juga: Mahasiswa, Lakukan Tips dan Cara Mengatur Keuangan Supaya Terhindar Bokek]

 

#4 Evaluasi Solusi

Evaluasi setiap solusi yang telah dijabarkan dan sekali lagi, coba telaah lebih dalam untuk setiap solusi yang masuk dalam daftar.

Apa yang menjadi kelebihan dan kekurangan dari setiap solusi tersebut.

Jika sudah, pertimbangkan kelebihan dan kekurangannya, maka Anda pun sudah melakukan evaluasi setiap solusi yang ada.

 

#5 Pilih Salah Satu Solusi Terbaik

Tentukan solusi terbaiknya melalui sederetan evaluasi yang telah dijabarkan bersama.

Apakah ada cara untuk “menggabungkan” sejumlah pilihan bersama untuk solusi yang lebih memuaskan?

Jika ada, maka pastikan untuk mengeceknya terlebih dahulu dan pilih mana yang bisa menjadi solusi terbaik.

Para Pebisnis UMKM Masih Ribet Membuat Pembukuan Sederhana Lupakan Saja, Ini Solusi untuk Anda 01 - Finansialku

[Baca Juga: Cerdas, Cara Mengatur Keuangan Ibu Rumah Tangga Meski Harga Bahan Makanan Naik]

 

#6 Dokumentasikan Perjanjian

Jangan mengandalkan memori atau ingatan.

Hasil pertemuan dengan setiap solusi sebaiknya dituangkan dalam sebuah catatan rapat. Catatan ini sebagai pengingat dan bukti otentik dari hasil sebuah pertemuan bersama yang perlu dilakukan.

 

#7 Menyetujui Kontingensi, Adanya Pemantauan (Monitoring) dan Evaluasi

Kondisi di masa depan dapat berubah sewaktu-waktu. Buat perjanjian darurat tentang keadaan yang akan terjadi di masa mendatang.

Bagaimana cara Anda memonitor setiap proses dari hasil rapat bersama? Apakah ada anggota yang tidak mematuhi keputusan bersama?

Ciptakan peluang untuk mengevaluasi hasil rapat dan implementasinya.

Buat perjanjian bersama untuk melakukan hasil rapat selama periode tertentu, misalnya satu bulan atau 3 bulan ke depan.

Setelah tenggang waktu yang ditentukan bersama, lakukan kembali pertemuan dan lakukan evaluasi dan perbaiki setiap kesalahan yang terjadi.

Pemecahan masalah yang efektif memang membutuhkan waktu dan perhatian yang lebih.

catat-resolusi-keuangan-yang-harus-anda-persiapkan-dan-jalankan-2-finansialku

[Baca Juga: Sudah Mengatur Keuangan dengan Benar? Jika Anda Saat Ini Berusia 20-an Akhir, Maka Seharusnya Anda Sudah Melakukan Ini]

 

Terburu-buru untuk menyelesaikan masalah biasanya malah menimbulkan masalah baru.

Nikmati prosesnya dan Anda akan melihat bahwa proses yang berjalan tanpa terburu-buru akan membuahkan solusi yang lebih matang.

Ketika melakukan setiap langkah di atas, Anda mungkin harus kembali ke langkah sebelumnya. Misalnya, jika Anda mengalami kesulitan dalam memilih opsi, Anda mungkin harus kembali memikirkan minat dari setiap orang yang terlibat.

Proses ini dapat digunakan baik oleh seorang individu dalam mengatasi masalah pribadi, atau antar orang per orang, atau dalam kelompok besar sekalipun ketika dihadapkan dengan keputusan yang sulit.

Semakin sulit dan penting suatu masalah yang sedang dihadapi, maka akan semakin besar manfaat dan perlunya proses pendisiplinan yang cukup panjang.

 

Keterampilan Esensial Mencapai Keberhasilan Dalam Memecahkan Masalah

Memecahkan masalah memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Ada banyak orang yang masih merasa kesulitan ketika dihadapkan pada masalah, terutama saat di tempat kerja.

Masalah baik antar karyawan, antar rekan kerja, antara bawahan dengan atasan maupun sebaliknya. Keadaan ini bisa mencapai masa kritisnya apabila tidak ditanggulangi dan dicarikan solusinya.

Keberhasilan dalam memecahkan masalah membutuhkan berbagai keterampilan penting yang menolong di setiap bagian, dari identifikasi masalah hingga pengimplementasian di bagian akhir dan evaluasi.

“You can never solve a problem on the level on which it was created.” — Albert Einstein

Anda tidak akan pernah bisa menyelesaikan masalah pada level dimana masalah itu dibuat.

 

Pada tahap awal pemecahan masalah, Anda harus memiliki keterampilan pengamatan atau identifikasi yang kuat.

Daripada menerima masalah dengan nilai nominal, Anda perlu menunjukkan pemikiran lateral dan kemampuan analitis.

Berpikir lateral (Lateral thinking) sering digunakan untuk memecahkan masalah dengan pendekatan yang berbeda.

Tidak seperti pendekatan berpikir vertikal, yang memecahkan masalah dengan berpikir logis dan selalu benar setiap langkah, lateral thinking menggunakan pendekatan yang sama sekali baru.

Pendekatan itu akan membantu Anda menilai dengan tepat apa yang terjadi dan menentukan penyebab utama masalah ini.

10-Pelajaran-Kepemimpinan-dari-Desain-Cara-Berpikir-1-Finansialku

[Baca Juga: Cara Sederhana Mengatur Keuangan Bagi yang Punya Hobi Menguras Kantong]

 

Ketika Anda mencari solusi potensial untuk masalah ini, Anda harus menunjukkan kegigihan. Menemukan pendekatan yang tepat untuk masalah ini tidak akan mudah. Pemikiran inovatif akan memberikan manfaat yang baik bagi Anda.

Menerapkan solusi Anda membutuhkan keahlian sendiri. Ini biasanya membutuhkan keseimbangan kerja tim dan kepemimpinan yang cermat.

Anda harus menunjukkan ketahanan untuk menahan dorongan balik yang tak terhindarkan dari rekan kerja yang menolak perubahan.

Baik komunikasi dan negosiasi penting pada saat ini.

Setelah Anda menerapkan solusi Anda, Anda harus menggunakan pemikiran kritis dan perhatian secara detail saat Anda menilai hasilnya serta menyesuaikan strategi Anda sesuai kebutuhan untuk memastikan masalah berhasil diselesaikan.

 

Tips Memecahkan Masalah & Mencari Solusi

Anda tahu Anda harus mengidentifikasi masalah sebelum Anda bisa menyelesaikannya. Jadi keterampilan pengamatan yang baik sangat berharga.

Berikut ini beberapa tips yang perlu Anda pikirkan saat memecahkan masalah dan mencari solusi:

  • Berpikir kreatif dan inovatif dapat mengarah pada solusi potensial.
  • Komunikasi sangat berharga saat Anda bergerak melalui semua langkah pemecahan masalah.
  • Rasa ingin tahu dan kemauan untuk observasi lebih dalam akan “melebarkan jaring” menjadi solusi.
  • Kolaborasi dan kerja tim dapat membantu menjalin aliansi yang bermanfaat untuk suatu masalah.
  • Pengambilan keputusan sangat penting untuk menggerakkan proses menuju kesimpulan yang sukses.
  • Ketekunan diperlukan ketika solusi tampaknya sulit dipahami.
  • Perhatian terhadap detail dapat membantu pencapaian solusi akhir.

 

16 Cara Berpikir Positif Saat Menghadapi Tantangan yang Perlu Kita Praktikkan 02 - Finansialku

[Baca Juga: Para Freelance, WAJIB PAHAM Bagaimana Cara Mengatur Keuangan Tahun Ini]

 

Keterampilan Pemecahan Masalah yang Tepat

Keterampilan memecahkan masalah adalah penting dalam setiap organisasi.

Tidak ada satupun organisasi atau komunitas apapun yang kebal terhadap serangan dari suatu masalah.

Manajer bisnis dan manajer kantor mungkin menemukan bahwa hampir setiap aspek dari rutinitas harian mereka berpusat pada beberapa jenis penyelesaian masalah.

Ketika Anda berada dalam posisi manajemen, salah satu hal terpenting yang Anda lakukan adalah menangani masalah sehari-hari yang muncul dalam rutinitas kantor.

Meningkatkan keterampilan pemecahan masalah Anda akan memberi Anda keunggulan yang berbeda dalam mengatur organisasi, apapun posisi Anda dalam perusahaan.

Anda dapat mengasah keterampilan memecahkan masalah Anda dengan:

  • Mempraktikkan kegiatan brainstorming seperti pemetaan pikiran.
  • Mendekati masalah sehari-hari dengan mentalitas “bagaimana jika”, secara teratur menguji pendekatan baru.
  • Menyimpan jurnal mengenai setiap ide dimana Anda menuliskan semua ide-ide Anda, tidak peduli seberapa ketinggalannya.
  • Bekerja melalui teka-teki logika dan permainan seperti Sudoku.
  • Membaca buku-buku dan informasi di dunia maya (internet) tentang strategi terbaru untuk masalah-masalah umum dan pemecahan masalah. Salah satunya melalui E-Book dari Perpustakaan Finansialku yang siap membantu Anda untuk memecahkan masalah keuangan Anda. Berikut ini ialah sejumlah E-Book yang bisa Anda dapatkan secara GRATIS!

 

Gratis Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 30 an

Perencanaan Keuangan Untuk Usia 30 an - Finansialku Mock Up

Download Ebook Sekarang

 

Masalah apa yang sedang menghantui pikiran Anda? Apakah Anda menemukan jawabannya melalui pembahasan di atas?

Bagikan pengalaman Anda dalam memecahkan masalah dengan tips-tips khas Anda sendiri melalui kolom yang terdapat di bawah ini! Terima kasih!

 

Sumber Referensi:

  • Admin. Berpikir Lateral: Memecahkan Masalah dengan Pendekatan yang Berbeda. Putra-putri-indonesia.com – https://bit.ly/2U9KEdO
  • Admin. Identifying and Structuring Problems. Skillsyouneed.com – https://bit.ly/2Pg4Ufc
  • Admin. Lateral Thinking – Creativity Step By Step. Inspirasiindonesia.com – https://bit.ly/2UbSxj1
  • Admin. Problem Solving. Skillsyouneed.com – https://bit.ly/2yn4iKT
  • Admin. Problem Solving: The Mark Of An Independent Employee. Targetjobs.co.uk – https://bit.ly/1DsJJnp
  • Admin. The Skills Of Problem Solving. Itseducation.asia – https://bit.ly/2PhZKiV
  • Admin. 10 Februari 2011. Berpikir Lateral/Lateral Thinking: Sebuah Konsep Berpikir Kreatif. Mylifeinspirationblog.wordpress.com – https://bit.ly/2znD8Tp
  • Admin. 13 Juni 2017. What Are Problem-Solving Skills And Why Are They Important?. Careerbuilder.com – https://cb.com/2BOxlXM
  • T. Wroblewski. 3 Desember 2018. Problem Solving Skills Training & the Workplace. Mallbusiness.chron.com – https://bit.ly/30BFAkX
  • Tim Hicks. Seven Steps for Effective Problem Solving in the Workplace. Mediate.com – https://bit.ly/2sCOcsF
  • Zoe B. 16 Juli 2019. 6 Effective Ways to Enhance Your Problem Solving Skills. Lifehack.org – https://bit.ly/2RaqhOH

 

Sumber Gambar:

  • Problem Solving 1 – http://bit.ly/2mk74wb
  • Problem Solving 2 – http://bit.ly/2mqpdZs