Anda sudah harus menyusun rencana keuangan yang tepat di tahun 2019, salah satunya adalah rencana investasi deposito. Lalu, bagaimana ya strategi investasi deposito 2019?

Artikel Finansialku kali ini akan memberikan penjelasan mengenai cara untuk meningkatkan dan memaksimalkan investasi deposito agar lebih menguntungkan.

Penasaran? Simak jawabannya sesaat lagi. Selamat membaca!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Learn and Invest

 

Strategi Investasi Deposito

Bagi yang belum mengetahui apa itu deposito, deposito merupakan salah satu produk penyimpanan uang dari bank dengan sistem penarikan uang yang hanya bisa dilakukan setelah jangka waktu tertentu.

Perlu Anda ketahui bahwa deposito berbeda dengan rekening tabungan, walaupun sama-sama disimpan di bank.

Terdapat beberapa hal yang membedakan deposito dengan rekening tabungan.

Pertama, tingkat likuiditas yang berbeda. Tabungan, bisa Anda ambil kapan saja sesuai dengan keinginan melalui ATM atau teller.

Sedangkan, deposito hanya bisa diambil setelah melalui jangka waktu tertentu yang telah disepakati sebelumnya.

Kedua, besar bunga yang ditawarkan. Perlu diketahui bahwa bunga deposito lebih besar dari pada bunga rekening tabungan.

Maka, tidak heran jika banyak orang yang menjadikan deposito sebagai pilihan favoritnya.

Deposito bisa menjadi salah satu instrumen investasi yang dapat Anda pilih. Hal ini disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan Anda.

Strategi Investasi Deposito 2019 02 - Finansialku

[Baca Juga: Cara Instan Menghitung Keuntungan Deposito Pakai Aplikasi Finansialku]

 

Hasil dari investasi dapat Anda catat di sebuah buku, tetapi risiko buku tersebut hilang atau terlupakan pasti ada.

Untuk itu, Anda membutuhkan sebuah aplikasi yang praktis dan dapat diakses dari mana saja. Salah satunya adalah dengan aplikasi Finansialku di smartphone Anda.

Dengan aplikasi keuangan Finansialku, Anda dapat dengan mudah menghitung hasil investasi. Tahapan pemakaian untuk aplikasi ini sangatlah mudah, yaitu:

  1. Buka menu aplikasi Finansialku, kemudian pilih menu “Investasi”.
  2. Pilih opsi “Deposito”.
  3. Tambahkan data investasi deposito dengan menekan ikon keranjang pada bagian kanan bawah layar.
  4. Masukan data yang diperlukan:
    • Tanggal: Berisi tanggal pembelian instrumen investasi.
    • Nama Akun: Berisi nama akun instrumen investasi.
    • Jatuh Tempo: Berisi tanggal jatuh tempo deposito.
    • Bank: Berisi tempat pembelian deposito.
    • Deposito Sejumlah: Berisi nilai besaran deposito
    • Bunga: Berisi nilai persentase bunga yang didapatkan dari deposito.
    • Dana Dari: Berisi sumber dana dari Akun Rekening yang Anda gunakan untuk membeli Investasi. Saldo Akun Rekening yang Anda pilih akan akan berkurang sesuai dengan Nilai Investasi. Jika Anda sudah mempunyai investasi sebelum Anda menggunakan Aplikasi Finansialku, silakan pilih “Hibah / Waris” sebagai sumber dana Anda.
    • Tujuan Investasi: Berisi tujuan keuangan yang ingin dicapai melalui investasi ini.
    • Keterangan : Berisi keterangan investasi yang diperlukan.
  1. Klik tombol “Simpan”.

 

 

Tidak hanya dapat digunakan untuk mencatat seluruh deposito yang Anda miliki, Anda pun dapat menghapus atau menjual deposito yang sudah selesai masa berlakunya.

Tahapan untuk menjual investasi deposito dengan menggunakan aplikasi Finansialku adalah:

  1. Buka menu aplikasi Finansialku, kemudian pilih menu “Investasi”.
  2. Pilih opsi “Deposito”.
  3. Pada sisi kanan Investasi yang akan dijual, klik ikon opsi pada bagian kanan layar.
  4. Pilih “Jual” pada sisi investasi yang akan dijual.
  5. Masukan data yang diperlukan:
    • Tanggal: Berisi tanggal transaksi.
    • Nilai Jual Akhir: Berisi nilai investasi saat akan dijual.
    • Dana Ke: Berisi Akun Rekening dimana Anda akan menampung dana hasil penjualan investasi Anda. Saldo Akun Rekening yang Anda pilih akan akan bertambah sesuai dengan harga jual investasi.
    • Keterangan: Berisi keterangan investasi yang diperlukan.
  6. Klik tombol “Jual”.

 

 

Jika Anda belum memiliki aplikasinya, jangan lupa untuk mengunduhnya terlebih dahulu melalui Google Play Store atau registrasi terlebih dahulu melalui PC.

Masih banyak instrumen investasi lainnya yang bisa Anda pilih, seperti reksa dana, saham, logam mulia, dan sebagainya.

Finansialku memiliki sejumlah ebook yang dapat Anda jadikan panduan dalam memahami lebih lanjut akan produk-produk investasi saat ini, salah satunya reksa dana:

Gratis Download Ebook Panduan Investasi Reksa Dana untuk Pemula

Download Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula -Finansialku.com

Download Ebook Sekarang

 

Ebook tersebut dapat Anda peroleh secara gratis, tanpa dipungut biaya apapun. Tunggu apalagi? Yuk pelajari dan investasi mulai dari sekarang!

Bagi Anda yang sudah tertarik dengan deposito, di bawah ini adalah 5 strategi investasi deposito yang dapat Anda lakukan di tahun 2019, yaitu:

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

#1 Pilih Bank yang Terpercaya

Banyak bank berbondong-bondong memberikan penawaran deposito, baik dengan promosi cashback, ada pula yang memberikan hadiah langsung, menawarkan bunga tinggi, dan lain sebagainya.

Deposito seharusnya merupakan investasi dengan risiko yang rendah karena dananya dijamin oleh pemerintah selama dananya tidak melebihi Rp2 miliar per orang dalam 1 bank.

Jika mulai tersebar isu buruk mengenai bank tempat Anda menyimpan deposito, Anda tetap tidak perlu khawatir karena dana Anda dijamin oleh pemerintah.

Untuk itu Anda harus memilih bank terpercaya yang memang berada di bawah pengawasan pemerintah.

 

#2 Pilih Bank yang Menawarkan Bunga Tinggi

Bunga tinggi adalah salah satu fitur yang diinginkan oleh setiap nasabah dalam memilih deposito. Akan tetapi, bunga tinggi bukan selamanya baik.

Suku bunga deposito biasanya akan selalu berubah setiap empat bulan, dan penetapan ini dilakukan oleh LPS (Lembaga Penjamin Simpanan) sebagai lembaga pemerintah yang mengatur dan mengawasi simpanan nasabah.

Suku bunga maksimal yang dapat diberikan oleh sebuah bank adalah suku bunga penjaminan yang ditetapkan oleh LPS.

Jika melebihi suku bunga tersebut, maka dana Anda tidak akan dijamin oleh pemerintah.

Oleh karena itu, walaupun Anda tergiur untuk memilih bank yang menawarkan bunga paling tinggi, Anda tetap harus berhati-hati dan tetap memilih bank dengan bunga yang masih dalam tahap normal.

Menghitung Bunga Deposito Untuk Mahasiswa 02 - Finansialku

[Baca Juga: Para Mahasiswa, Ketahui Info Tentang Deposito 6 Bulan Untuk Bayar SPP]

 

#3 Tentukan Jangka Waktu Deposito

Deposito diberikan dalam waktu yang beragam, ada yang sangat singkat seperti 1 bulan, ada pula yang panjang seperti 5 tahun.

Semakin singkat periode penyimpanan, semakin rendah pula hasil investasi yang akan diterima.

Sebaliknya, semakin lama jangka waktu deposito, semakin tinggi pula hasil investasi.

Jadi, jika Anda menanam deposito sebesar Rp50 juta, Anda akan mendapatkan keuntungan lebih banyak jika menanam selama 10 tahun dibandingkan 1 tahun.

Untuk menentukan periode yang tepat, Anda harus mengetahui tujuan dan kapan dana tersebut akan dipakai.

 

Jika tujuan Anda adalah tujuan jangka panjang dan tidak akan memakai uang tersebut dalam waktu dekat, maka Anda dapat memilih waktu yang lebih panjang agar keuntungan maksimal.

Akan tetapi, jika Anda merasa akan membutuhkan dana tersebut dalam waktu dekat, maka pilihlah periode yang sesuai.

Jika Anda memilih periode lama tetapi sewaktu-waktu ingin menarik dana tersebut, maka Anda akan dikenakan biaya penalty atau hanya mendapatkan dana pokok tanpa disertai bunga.

 

#4 Pertimbangkan Biaya Lainnya

Pada tabungan biasa, Anda akan dikenakan biaya administrasi setiap bulannya.

Sedangkan pada deposito, Anda tidak perlu membayar biaya administrasi, akan tetapi terdapat biaya lain yang harus Anda bayarkan.

Yang pertama adalah pajak dari bunga yang Anda dapatkan dari investasi. Pajak tersebut akan lebih besar sesuai dengan besarnya bunga investasi. Yang kedua adalah biaya penalty.

Biaya penalty adalah biaya yang dikenakan kepada nasabah apabila dana ditarik sebelum jatuh tempo.

Sudah Tahu Tentang Rekening Koran Ketahui Cara Mengajukannya 04 Biaya - Finansialku

[Baca Juga: Jurus Jitu Memilih Deposito Terbaik di Indonesia Untuk Karyawan Gaji Rp3 Juta]

 

#5 Alokasikan Dana dengan Tepat

Salah satu strategi investasi deposito yang dapat dicoba adalah laddering.

Strategi ini membagi sejumlah dana deposito ke dalam beberapa jangka waktu yang berbeda.

Tujuan laddering adalah agar Anda mendapatkan akses likuiditas dari sebagian dana.

Selain itu, jika suku bunga sedang dalam tren naik, maka strategi ini digabung dengan strategi investasi ulang, dapat memberikan keuntungan yang lebih tinggi.

Sebagai contoh, Anda memiliki dana sebesar Rp100 juta. Dengan strategi laddering, Anda dapat menempatkan Rp50 juta pada deposito dengan jangka waktu 1 tahun, dan sisanya dengan jangka waktu 2 tahun.

Pada tahun berikutnya, Anda dapat menginvestasikan kembali dana pertama yang telah cair ke dalam jangka waktu 3 tahun.

Di tahun berikutnya, dana awal yang Anda depositokan selama 2 tahun, sudah dapat ditarik.

 

Lakukan Investasi Deposito dengan Tepat

Investasi deposito jika dilakukan di tempat yang terpercaya dengan strategi yang tepat, akan mendatangkan keuntungan investasi.

Oleh karena itu, berhati-hatilah dan ingat untuk selalu memeriksa kembali reputasi bank tempat penyimpanan deposito.

Selamat berinvestasi dan semoga berhasil!

 

Setelah Anda membaca artikel ini, diharapkan Anda memiliki strategi investasi deposito baru yang dapat membantu Anda mendapatkan keuntungan lebih dari simpanan deposito.

Jangan lupa untuk bagikan artikel ini ya! Terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Ulfa Sekar. 2 Oktober 2018. 5 Strategi Ini Bikin Investasi Deposito Makin Menguntungkan. Moneysmart.id – https://goo.gl/11afRx

 

Sumber Gambar:

  • Strategi Investasi Deposito 2019 1 – https://goo.gl/QLRnFo
  • Strategi Investasi Deposito 2019 2 – https://goo.gl/td5nGL