Bagi Anda para pebisnis, yuk cari inspirasi dari kisah keberhasilan dan suksesnya usaha Indonesia di luar negeri!

Siapa sangka sebuah ide bisnis yang sederhana dapat diterima dengan baik di tengah masyarakat hingga merambah dan sukses mewarnai dunia kuliner luar negeri.

Tidak percaya? Cek kisah sukses bisnisnya berikut ini:

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Start It Up

 

Memulai Bisnis dari Nol

Banyak yang menghindari usaha atau bisnis dewasa ini, salah satu penyebabnya adalah karena kemungkinannya untuk gagal cukup besar.

Sebuah studi membuktikan bahwa 8% bisnis cenderung gagal pada 2 tahun pertama sejak dibuka.

Adapun alasan bisnis sering gagal adalah karena ramainya persaingan dewasa ini, sehingga jika produk atau jasa yang ditawarkan tidak memiliki kelebihan, tentunya bisa kalah bersaing.

Padahal bisnis adalah salah salah satu cara sederhana dalam menambah pemasukan.

Di samping bekerja atau menjadi freelance, bisnis memberi peluang keuntungan lebih besar (mengingat Anda yang menentukan seberapa sukses bisnis tersebut, berbeda dengan pekerjaan yang peningkatan upahnya ditentukan perusahaan).

Memang betul memulai bisnis dari nol itu terdengar menyeramkan, terlebih jika Anda melakukannya di luar negeri. Bagaimana cara agar bisa sukses ya?

Namun, justru ada kunci agar peluang bisnis yang kecil bisa menjadi besar. Kuncinya adalah dengan BERTINDAK.

Dengan bertindak, cita-cita yang kecil bisa menjadi sukses besar.

Bagi Anda yang juga mempertimbangkan untuk memulai bisnis, jangan takut dan mundur sebelum memulai.

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

Untuk bisa sukses, dibutuhkan beberapa tips dan trik dalam berbisnis, antara lain:

  • Melakukan riset untuk mengetahui apakah ide Anda memiliki potensi untuk sukses.
  • Membuat perencanaan bisnis (business plan).
  • Membuat perencanaan keuangan sederhana.
  • Menentukan kebutuhan sumber daya manusia (SDM).
  • Mempersiapkan strategi pemasaran.

 

Bicara tentang bisnis, tahukah Anda bahwa pengetahuan mengenai bagaimana mengelola keuangan pribadi dan keuangan bisnis itu penting sebelum memulai bisnis?

Temukan panduan lengkapnya melalui ebook Finansialku di bawah ini.

 

Gratis Download Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis

Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis - Mock Up - Finansialku Jurnal

DOWNLOAD EBOOK SEKARANG

 

Lakukan sekarang juga! Jangan sampai bisnis Anda terhambat hanya karena pengelolaan keuangan yang tidak baik. Selamat mencoba!

Nah, agar Anda semakin termotivasi, yuk simak kisah sukses 8 muda mudi Indonesia yang berhasil menjadi pengusaha kuliner sukses dan membawa nama baik Indonesia ke mancanegara berikut ini.

 

#1 Budi Santoso (Warung Adji)

Saat Anda berkunjung ke Amsterdam, Belanda, dan tiba-tiba ngidam makanan lokal, jangan lupa berkunjung ke Warung Adji.

Berlokasi di di Johan Huizingalaan 264, Warung Adji merupakan sebuah warung makan khas Indonesia yang ternyata dimiliki orang asli Indonesia lho.

Budi Santoso, sosok dibalik kesuksesan warung makanan khas Indonesia di Amsterdam ini menyajikan makanan warteg persis layaknya di Indonesia, mulai dari rendang, telur balado, hingga mie goreng sebagai pelengkap.

Bisa dibilang cita rasa khas Indonesia sekali.

Usaha-Indonesia-Di-Luar-Negeri-02-Finansialku

[Baca Juga: Kalau Mau Sukses, Lakukan 5 Cara Jitu Ini! Sebelum Mulai Bisnis Waralaba]

 

Meski cita rasa yang ditonjolkannya adalah khas kuliner Indonesia, nyatanya pelanggannya bukanlah orang Indonesia dan Belanda saja. Turis mancanegara, misalnya dari Turki dan Maroko juga turut menikmatinya.

Melansir dari BBC, seorang pria 55 tahun yang pernah tinggal di Pontianak, Indonesia, semasa kecilnya bernama Jost Drenthe mengungkapkan pengalamannya makan di Warung Adji,

“Makanan Indonesia di sini jauh lebih otentik. Beda dengan makanan Cina yang sudah dibuat dengan cita rasa Belanda.”

 

Ciri pertama yang membuat Warung Adji digandrungi di negeri tetangga adalah karena makanannya yang halal, sehingga dapat memenuhi kebutuhan makanan halal di Eropa.

Kedua adalah karena cita rasa nusantara yang memang nikmat dan bisa diterima masyarakat Amsterdam, Belanda beserta turis mancanegara lainnya.

 

#2 Maria Utomo (Warung Isakuiki)

Serupa halnya dengan Budi Santoso dengan Warung Adji, Maria Utomo mengupayakan bisnis kuliner nusantaranya di Belanda.

Warung tersebut diberi nama Warung Isakuiki, dan tergolong eethuis (warung makan) di Belanda.

Usaha-Indonesia-Di-Luar-Negeri-03-Finansialku

[Baca Juga: Pemasaran Jaringan: Memiliki Bisnis Waralaba Pribadi dengan Biaya Terjangkau]

 

Terletak di Den Haag, warung makan milik Maria Utomo ini menjajakan makanan Indonesia yang sangat otentik, misalnya saja lontong cap go meh, sambel goreng krecek, sambel goreng labu siam, bebotok ayam, gado-gado, karedok, hingga ketoprak.

Saat ditanya mengapa beliau memilih untuk membuka warung makan khas Indonesia di negeri orang, Maria berujar bahwa dirinya ingin memperkenalkan kuliner khas tanah air kepada masyarakat Belanda.

Pilihan menunya juga dibuat sangat beragam agar bisa mencakup berbagai selera di sana.

 

#3 Firdaus Bustamam (Warung Padang London)

Anda tentunya sudah tidak asing lagi dengan masakan padang bukan? Mulai dari rendang, ayam pop, sayur nangka, telur balado, dan masih banyak lagi.

Nyatanya, makanan ini sangat digemari di Indonesia. Namun, bagaimana nasibnya di luar negeri?

Firdaus Bustamam, seorang pebisnis yang nekat bereksperimen membuka warung makan padang bernama Warung Padang London di Chinatown, Leicester Square, Inggris.

Usaha-Indonesia-Di-Luar-Negeri-04-Finansialku

[Baca Juga: Mau Bisnis Waralaba? Kenali Dahulu Struktur Jaringan Waralaba Agar Anda Sukses Berbisnis Waralaba]

 

Ternyata, idenya ini diterima dengan hangat oleh penduduk Inggris asal Indonesia dan penduduk asli sana lho!

Firdaus Bustamam, bahkan akrab dipanggil Aa oleh para pengunjung sana.

Kerennya lagi, artis Indonesia yang tengah berkunjung ke London pun turut menyempatkan diri untuk mampir di warung padang yang satu ini. Luar biasa sekali bukan?

Warung makan ini sukses hanya dari promosi mulut ke mulut, dikarenakan cita rasa otentik yang sangat khas nusantara sangat langka di luar negeri.

 

#4 Martin Sonny Setiantoko (Sate Truck)

Saat berkunjung ke Amerika, cobalah datang ke kawasan Metro Center, Washington DC, Amerika Serikat.

Di sana, Anda bisa menjumpai berbagai food truck yang menjual masakan khas Asia dan Eropa. Salah satunya adalah food truck merah milik Martin Sonny Setiantoko, warga Indonesia yang tinggal di AS.

Idenya yang brilian membawa harum nama Indonesia ke mancanegara, karena selain membuka food truck yang sedang tren di Amerika, dirinya tidak melupakan cita rasa khas Indonesia.

Usaha-Indonesia-Di-Luar-Negeri-05-Finansialku

[Baca Juga: Mau Beli Waralaba? Ini Dia 8 Jenis Franchise yang Perlu Anda Ketahui]

 

Adapun menu yang dijajakan oleh Martin di food truck-nya tak hanya sate, tapi juga ada mie ayam, nasi, campur, dan rendang.

Kabar baiknya adalah rasa kuliner khas Indonesia ini diterima dengan baik di negara Paman Sam tersebut.

Jadi, Martin Sonny tentunya berperan penting membawa cita rasa sate menjadi lebih mendunia.

 

#5 Edy Ongkowijaya (Dapur Penyet/D’Penyetz)

Pada tahun 2008, Edy Ongkowijaya mulai mengembangkan bisnis ayam penyetnya yang bernama “Dapur Penyet” di Singapura. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu dia menggantinya dengan nama D’Penyetz.

Perubahan nama menjadi D’Penyetz menurutnya sekedar trik untuk menampilkan brand unik dan simpel saat waralaba ini masuk di Indonesia 2012.

Nama Dapur Penyet sendiri tetap dipertahankan untuk outlet yang ada di luar negeri.

Usaha-Indonesia-Di-Luar-Negeri-06-Finansialku

[Baca Juga: Mengupas Tuntas Peluang Bisnis Waralaba Thai Tea di Indonesia]

 

Terinspirasi dari Kentucky Fried Chicken (KFC), Edy memperkenalkan konsep kuliner berbahan dasar ayam, salah satu protein yang digemari di seluruh dunia.

Saat ditanya tentang motivasinya dalam memulai bisnis, Edy menjelaskan:

“Dulu saya punya pacar di sini. Tapi orangtuanya pernah  bilang, ‘Kamu mau kasih makan apa anak saya?’ Ucapannya itu sangat menyakitkan dan  membekas di hati saya.”

 

Saat ini, D’Penyetz sudah memiliki 52 outlet di 5 negara, yakni di Singapura, Indonesia, Malaysia, Brunei, dan Myanmar.

Buah kerja kerasnya membangun bisnis tak sia-sia karena terbukti ia mampu mendapatkan penghargaan sebagai Pemilik Franchise Terbaik oleh Franchising & Licensing Asia (FLA) tahun 2014. 

 

#6 Muzayyin (Lontara Coto Makassar & Culinary)

Muzayyin adalah seorang pelajar asal Indonesia yang saat itu sedang mengenyam pendidikan di negeri Kanguru.

Saat itu, dia melihat peluang yang besar untuk mendirikan usaha kuliner di sana.

Namun, keunikannya adalah di mana yang dijualnya adalah makanan khas dari daerahnya, yakni Bugis, Makassar.

Usaha-Indonesia-Di-Luar-Negeri-07-Finansialku

[Baca Juga: Masih Di Bawah Usia 25 Tahun Tapi 8 Anak Ini Sudah Menjadi Orang Kaya]

 

Warung makannya khusus menjajakan kuliner Makassar dan diberi nama Lontara Coto Makassar & Culinary. Adapun menu yang dijajakan tak hanya coto Makassar, tapi juga ada Pallubutung, Pallubasa, dan Sop Saudara.

Bukan hanya sekadar berbisnis kuliner, Muzayyin juga mengatakan bahwa tujuannya adalah untuk mengenalkan budaya Bugis, Makassar, ke dunia internasional.

Berani mengikuti jejak Muzayyin untuk menimba ilmu sembari membawa nama baik Indonesia ke negeri orang?

 

#7 Yannie Kim (Warteg Gembul)

Siapa bilang tidak ada warteg di Korea Selatan? Buktinya ada satu tempat yang sempat bikin heboh pencinta drama Korea di Indonesia karena pemiliknya bisa satu frame dengan Kim Tae Hee dan Joo Won.

Pemiliknya tak lain adalah Yannie Kim, seorang perempuan asli Indonesia yang sudah menetap 16 tahun di Korea Selatan.

Dirinya membuka warteg sederhana di Busan yang diberi nama Warteg Gembul.

Usaha-Indonesia-Di-Luar-Negeri-08-Finansialku

[Baca Juga: Mengenal Peluang Bisnis dan Waralaba McDonalds di Indonesia]

 

Perempuan yang pernah dinobatkan sebagai Mrs Korea World Best Talent pada tahun 2012 lalu ini, memulai bisnisnya dengan tekad untuk mempopulerkan kuliner Indonesia di Korea Selatan.

Jadi, jangan anggap hanya makanan khas korea layaknya kimchi dan tteokbokki yang laris di Indonesia.

Nyatanya rendang dan nasi goreng tenar di Korea Selatan berkat pemudi Indonesia yang satu ini.

Yannie yang bertekad untuk mengenalkan kuliner nusantara di negeri seberang ini layak diacungi jempol.

 

#8 Rustono (Rusto’s Tempeh)

Satu lagi nih orang Indonesia yang sukses berbisnis makanan di luar negeri. Rustono, seorang pebisnis kelahiran Grobogan, Jawa Tengah, ini pernah mengecap pendidikan Akademi Perhotelan Sahid tahun 1987.

Rustono melabeli usahanya dengan nama Rusto’s Tempeh, dan mampu memasarkan tempenya ke seluruh pelosok Jepang, dari swalayan hingga rumah sakit.

Setidaknya setiap lima hari, Rusto bisa memproduksi 16 ribu bungkus tempe.

Berkat keberhasilan bisnisnya, Rustono bahkan membeli tanah seluas 4000 meter persegi dengan harga enam juta yen yang rencananya akan dijadikan sebagai pabrik guna memproduksi tempenya.

Usaha-Indonesia-Di-Luar-Negeri-09-Finansialku

[Baca Juga: Temukan Cara Hebat untuk Menjadi Entrepreneur Kreatif dalam Mencapai Kesuksesan]

 

Kesuksesan yang kini diraih Rusto tak serta merta didapatnya dengan instan.

Sebelum memulai bisnisnya, setidaknya ia lebih dulu mendalami ilmu membuat tempe selama 3 bulan dari 60 pengrajin tempe di Indonesia hingga bisa memulai produksi tempe sendiri di Jepang.

Isterinya, Tsuruko Kuzumoto adalah mantan pegawai sebuah bank di Jepang yang telah berhenti untuk membantu usaha Rustono.

“Benar saya sedang mempersiapkan perusahaan Jepang sendiri dan untuk administrasi keuangan akunting isteri saya yang akan melakukannya,” papar Rustono.

 

Tampaknya bisnis Rustono ini memang didasarkan riset pasar yang matang dan memiliki potensi sukses luar biasa besar. Sukses selalu untuk Rusto’s Tempeh!

 

Mari Ikut “Mewarnai Dunia Kuliner Luar Negeri dengan Cita Rasa Indonesia”

Melihat kisah sukses pebisnis asal Indonesia di atas ini, tampaknya visi mewarnai dunia kuliner luar negeri dengan cita rasa Indonesia tidaklah mustahil.

Bahkan, bukanlah mustahil jika Anda juga bisa menjadi salah satunya.

Nah, apakah Anda ingin menjadi pebisnis sukses di luar negeri layaknya 8 kisah di atas?

Semoga kisah ini dapat menginspirasi Anda sehingga tidak ragu lagi untuk memulai bisnis ya.

Jika artikel ini bermanfaat, Anda bisa membagikannya kepada teman-teman Anda yang mungkin juga sedang mencari peluang bisnis dalam bidang kuliner di luar negeri.

 

Disclaimer: Penyebutan merek pada artikel ini hanya bertujuan sebagai sarana edukasi, bukan untuk tujuan-tujuan lainnya.

 

Apakah Anda memiliki pertanyaan mengenai 8 usaha Indonesia di luar negeri yang berhasil dan sukses mewarnai dunia kuliner lainnya? Tinggalkan komentar Anda di bawah.

Jika ada pertanyaan, silakan ajukan pertanyaan Anda pada kolom di bawah ini, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Neneng Pratiwi. 2017. Berawal dari Bisnis Kecil, 8 Orang Indonesia Ini Sukses Kibarkan Kuliner Nusantara di Luar Negeri!. Hipwee.com – https://goo.gl/6d4kaF
  • Admin. 31 Januari 2016. Miliarder dari Puluhan Outlet D’Penyetz. Medanbisnisdaily.com – https://goo.gl/LVucsh
  • Sri Juliati. Sate Truck Amerika Serikat – Pria Ini Sukses Jualan Rendang dkk di Washington, Begini Kisahnya. Tribunnews.com – https://goo.gl/AfmGZx
  • Intan Umbari Prihatin. 14 September 2016. Diplomasi Ala Warteg Di Luar Negeri. Merdeka.com – https://goo.gl/NLiu3N
  • Admin. Demi Tempe di Jepang, Rustono Beli Tanah Seharga Rp694 Juta. Tribunnews.com – https://goo.gl/VhJ5C4

 

Sumber Gambar:

  • Usaha Indonesia Di Luar Negeri 1 – https://goo.gl/A6j3AC
  • Usaha Indonesia Di Luar Negeri 2 (Warung Adji) – https://goo.gl/RNefTb
  • Usaha Indonesia Di Luar Negeri 3 (Warung Isakuiki) – https://goo.gl/HHmNmq
  • Usaha Indonesia Di Luar Negeri 4 (Warung Padang London) – https://goo.gl/1vHvqB
  • Usaha Indonesia Di Luar Negeri 5 (Sate Truck) – https://goo.gl/9wLw1H
  • Usaha Indonesia Di Luar Negeri 6 (Dapur Penyet/ D’Penyetz) – https://goo.gl/paczpz
  • Usaha Indonesia Di Luar Negeri 7 (Lontara Coto Makassar & Culinary) – https://goo.gl/HG3fB8
  • Usaha Indonesia Di Luar Negeri 8 (Warteg Gembul) – https://goo.gl/vScg78
  • Usaha Indonesia Di Luar Negeri 9 (Rusto’s Tempeh) – https://goo.gl/q14RVG