Di antara kedua instrument investasi berikut ini, P2P Lending vs Forex, manakah yang cocok untuk Anda jadikan investasi? Pelajari dulu yuk!

Karena Finansialku akan menjabarkannya bagi Anda.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Learn and Invest

 

P2P Lending vs Forex, Peer-to-peer Lending

Peer-to-Peer Lending atau P2P Lending adalah wadah untuk mempertemukan orang yang membutuhkan pinjaman dengan orang yang dapat memberikan pinjaman.

Mereka yang membutuhkan pinjaman disebut borrower atau peminjam, sementara orang yang meminjamkan dananya disebut lender atau pendana.

Melalui P2P Lending, peminjam dan pendana bertemu agar terjadi interaksi pinjam-meminjam secara online.

Karena terdapat dua pihak maka cara kerjanya dapat dilihat dari kedua sisi, yaitu lender maupun borrower.

Bagi borrower, P2P Lending merupakan media alternatif pemberi pinjaman. Siapa saja dapat mengajukan pinjaman, tergantung pada fokus setiap perusahaan P2P Lending.

Ada platform P2P Lending yang fokus memberikan pinjaman konsumtif. Artinya, borrower di platform ini adalah mereka yang membutuhkan uang untuk keperluan konsumtif.

Irama Pasar Forex - Finansialku

[Baca Juga: Pahami Jenis-jenis Leverage dalam Trading Forex, Jangan Salah!]

 

Contohnya untuk membeli smartphone, jam tangan, mobil, dan sebagainya.

Selain itu, ada platform P2P Lending yang fokus memberikan pinjaman kepada orang yang membutuhkan uang untuk keperluan produktif.

Keperluan produktif ini bisa berupa modal usaha. Pada jenis p2p ini borrower biasanya adalah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Bagi lender/pemberi dana, P2P Lending digunakan sebagai instrumen investasi. Uang yang mereka investasikan disalurkan dalam bentuk pinjaman kepada borrower.

Pendana akan mendapatkan keuntungan dari bunga pinjaman yang dibayarkan oleh peminjam.

 

Cara Kerja Peer-to-peer Lending

Anda yang membutuhkan pinjaman akan mendaftarkan diri di platform P2P Lending.

Selanjutnya, platform P2P Lending akan melakukan pengecekan borrower. Jika borrower memenuhi kriteria, pengajuan pinjaman akan diterima.

P2P Lending kemudian akan membuka penggalangan dana. Pendana yang sudah terdaftar di P2P Lending dapat melakukan pendanaan dalam penggalangan dana tersebut.

Bila penggalangan dana atau crowdfunding sudah terpenuhi, P2P Lending akan menyalurkan dana kepada borrower.

kelebihan-trading-forex-risiko-forex-3

[Baca Juga: Hasil Pilpres Amerika 2020: Pengaruhnya Terhadap Forex]

 

Saat borrower mengembalikan pinjaman, mereka juga perlu membayar bunga pinjaman.

Lender akan mendapatkan keuntungan dari bunga yang dibayar oleh borrower. Di Indonesia, fintech lending diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Semua regulasi layanan pinjam meminjam uang berbasis teknologi informasi ini diatur dalam peraturan OJK nomor 77/POJK.01/2016.

Karena itulah, sudah ada badan hukum yang melindungi semua transaksi di lembaga keuangan ini.

Ebook Panduan Sukses Atur Gaji Ala KARYAWAN

Download Sekarang, GRATISSS!!!

4 Ebook Panduan Sukses Mengatur Gaji Ala Karyawan

 

Jenis-jenis P2P Lending

Sama seperti beberapa produk investasi yang lain, P2P Lending terdiri dari beberapa jenis yang perlu Anda ketahui.

Yakni, P2P Lending konvensional dan P2P Lending syariah. Nah, yang Anda baca di atas kurang lebih adalah penjelasan dari P2P Lending konvensional.

Untuk P2P Lending syariah sebenarnya tidak memiliki perbedaan yang jauh. Hanya saja dalam praktiknya, sistem P2P Lending Syariah mengikuti ketentuan dan syariat agama Islam.

P2P Lending vs Forex, Mana yang Cocok untuk Dijadikan Investasi 01 Finansialku

[Baca Juga: Review Amartha, Salah Satu Aplikasi P2P Lending Tertua di Indonesia]

 

Sehingga instrumen investasi yang satu ini cocok bagi Anda yang ingin terhindar dari riba atau sejenisnya. Tidak ada istilah bunga dalam produk peer-to-peer lending syariah.

Semua operasionalnya menggunakan akad yang ada dalam Islam dan sudah disepakati oleh kedua belah pihak, baik dari sisi investor maupun peminjam modal.

Beberapa akad yang berlaku dalam operasional P2P Lending syariah adalah sebagai berikut:

 

#1 Akad Al-Qardh

Akad yang satu ini mengharuskan para borrower untuk mengembalikan dana yang mereka pinjam pada waktu yang telah disepakati.

Tujuannya agar pihak investor atau pemberi pinjaman tetap dapat memenuhi kebutuhan hidupnya.

 

#2 Akad Wakalah bil Ujrah

Lewat akad yang satu ini, salah satu pihak bisa memberikan kuasanya kepada pihak lain yang bersangkutan untuk melakukan tindakan atas nama pemberi kuasa atau wakalah.

Yang nantinya bisa mendapatkan ujrah atau imbalan dari hal tersebut.

 

#3 Akad Mudharabah Muqayyadah

Pada P2P Lending syariah juga terdapat akad mudharabah muqayyadah. Artinya, baik pemilik modal ataupun peminjamnya sudah menyepakati persentase pembagian keuntungan sejak awal.

Sedangkan jika operasional bisnis menunjukkan kerugian, maka hal tersebut sepenuhnya ditanggung oleh pemilik modal atau lender-nya.

 

#4 Akad Musyarakah

Sedikit berbeda dengan konsep akad yang sebelumnya. Akad musyarakah mengutamakan pembagian untung rugi yang nantinya akan ditanggung bersama sesuai kesepakatan di awal.

 

P2P Lending vs Forex

Foreign exchange atau yang biasa disingkat forex merupakan sebuah transaksi pertukaran mata uang asing.

Istilah ini lebih dikenal dengan sebutan valuta asing atau valas. Terjadinya pertukaran mata uang asing ini tidak lain adalah karena adanya kebutuhan atas mata uang asing tersebut.

Seperti perjalanan ke luar negeri, berbelanja barang dari luar negeri, dan lain sebagainya. Forex merupakan sebuah transaksi mata uang asing yang semakin banyak dipilih sebagai salah satu cara berinvestasi.

P2P Lending vs Forex, Mana yang Cocok untuk Dijadikan Investasi 02 Finansialku

[Baca Juga: Daftar Aplikasi P2P Lending yang Cocok Untuk Dana Pendidikan Anak!]

 

Perdagangan valas ini melibatkan pasangan mata uang tertentu sesuai yang dipilih dan dapat diperjualbelikan sesuai kondisi tertentu untuk mencapai hasil maksimal.

Di samping kebutuhan non-profit, beberapa orang melakukan perdagangan forex dengan tujuan untuk mendapat laba.

Pihak tersebut akan membeli sejumlah nominal mata uang tertentu untuk mendapat selisih keuntungan.

Pelaku trading ini tentu telah berpengalaman dan selalu memperhatikan berbagai macam faktor yang memberi pengaruh terhadap naik dan turunnya mata uang dunia.

 

Cara Kerja Forex

Masih banyak pihak yang menganggap bahwa forex hanya sebagai permainan atau bahkan judi. Hal ini tidak lain didasari oleh kegiatan forex dinilai mengandalkan keberuntungan serta sistem prediksi.

Hal ini kurang tepat sebab forex juga memerlukan kecermatan dan berbagai perhitungan serta analisis. Trader akan mengelola dan menjalankan transaksi yang dapat dilakukan sendiri maupun menggunakan jasa para broker kredibel.

Broker dalam hal ini tak cuma berlaku sebagai perantara tetapi juga penyedia fasilitas seperti sistem keamanan, rekening terpisah, sarana transaksi, dan sebagainya.

Broker ini pun yang menjadi informan bagi para trader untuk melakukan analisis pasar. Perlu diketahui bahwa dalam pasar forex tidak ada pusat atau acuan nilai suatu mata uang.

P2P Lending vs Forex, Mana yang Cocok untuk Dijadikan Investasi 03 Finansialku

[Baca Juga: Jangan Salah! Ini Perbedaan P2P Lending dengan Equity Crowdfunding]

 

Dalam kata lain, tidak ada individu, lembaga, atau organisasi yang dapat menggerakkan pasar forex. Kecuali pihak tersebut memiliki dana yang sangat besar untuk menggerakkan harga pasar walaupun pada akhirnya pengaruh yang diberikan tidak terlalu signifikan.

Adapun transaksi pada pasar forex dapat terjadi karena adanya fluktuasi nilai tukar mata uang asing. Faktor penyebabnya pun beragam, seperti gejolak ekonomi di negara-negara besar, kondisi geopolitik, tingkat suku besar, dan sebagainya.

Hal ini pun akan berujung pada konsep supply dan demand. Seperti contoh, ketika kondisi global membuat banyak orang membutuhkan dolar Amerika Serikat, maka nilai mata uang tersebut akan meningkat.

Sebaliknya, terlalu banyak dolar Amerika Serikat yang beredar akan menurunkan nilai mata uang tersebut.

 

Objek Perdagangan pada Forex

Dalam trading forex, objek perdagangannya masih sama, yaitu uang. Namun yang Anda transaksikan adalah kontrak berdasarkan nilai dari suatu mata uang.

Sederhananya, ketika Anda melakukan transaksi di suatu mata uang tertentu, maka seolah-olah Anda sedang membeli “saham” negara tersebut.

Pergerakan nilai mata uang negara tersebut merupakan gambaran tidak langsung dari sentimen pasar terhadap perekonomian negaranya.

Dalam trading forex, terdapat sejumlah mata uang yang disebut sebagai “major currency”.

Major currency merupakan mata uang yang dimiliki oleh negara-negara maju yang ditransaksikan secara luas di pasar uang dunia.

Berikut tabel daftar mata uang yang termasuk dalam major currency.

Negara

Simbol (Mata Uang) Nickname
Amerika Serikat USD (Dollar)

Greenback

Anggota zona euro EUR (Euro)

Fiber

Jepang JPY (Yen) Yen
Inggris GBP (Pound Sterling) Cable
Swiss CHF (Franc) Swissy
Kanada CAD (Dollar) Loonie
Australia AUD (Dollar) Aussie
New Zealand NZD (Dollar) Kiwi

 

Cara Melakukan Trading Forex

Forex trading pada prinsipnya adalah pembelian simultan dari sebuah mata uang dan penjualan mata uang lainnya.

Pasangan mata uang tersebut kemudian diperdagangkan secara bersamaan.  Agar lebih mudah, Anda dapat menyimak contoh berikut.

Misal: EUR/USD = 1.23700

 

Mata uang yang berada di sisi kiri (dalam hal ini Euro) adalah mata uang dasar, dan mata uang di sisi lainnya disebut mata uang kutipan.

Notasi di atas menunjukkan bahwa 1 unit mata uang dasar senilai dengan 1,23700 mata uang kutipan (1 euro = 1,23700 USD).

Dengan begitu, kamu harus membayar sebesar 1,23700 USD jika ingin membeli 1 Euro. Sebaliknya, jika ingin menjual 1 euro yang dimiliki, maka kamu akan mendapatkan 1,23700 USD.

 

P2P Lending vs Forex, Mana yang Cocok untuk Dijadikan Investasi?

Banyak sekali kelebihan dari forex, salah satunya adalah transaksi dana bisa dilakukan pada 24 jam penuh.

Hal ini jelas berbeda tidak seperti transaksi yang mungkin terjadi di pasar modal karena bursa valas akan aktif selama 24 jam dalam lima hari seminggu sehingga Anda bisa melakukan transaksi apa pun.

Akan tetapi pastikan ingin membeli valas dengan bursa taruhan di negara yang Anda ketahui karena setiap negara memiliki jadwal buka yang berbeda.

Selain itu, disediakan dealer atau broker di dalam pasar valuta asing sehingga menjadikan pasar lebih likuid dan harga akan tetap stabil.

Oleh karena itu, para trader bisa menutup dan membuka posisi mereka dengan adil dalam market price.

Keuntungan lain yang dapat diperoleh trader adalah dapat menarik keuntungan dari kenaikan harga yang berasal dari selisih antara harga beli dengan harga jual pada pesanan beli.

Sementara untuk pesanan jual, keuntungan nantinya akan diperoleh dari selisih harga jual dengan harga beli atau penutupan.

Mungkinkah Trading Forex Tanpa Leverage 01 - Finansialku

[Baca Juga: Ini Dia 5 Alasan Menarik Investasi P2P Lending Di Mata Para  Milenial]

 

Selain itu, terdapat perdagangan dengan menggunakan sistem margin di mana dapat membuat daya beli dari investor akan lebih tinggi dari modal yang dimiliki. 

Tentunya keuntungan yang diperoleh adalah dua arah di mana ketika market naik maupun harga turun.

Hal ini tidak mungkin akan berlaku untuk jenis investasi lainnya, seperti saham.  Namun perlu diketahui kelemahan dari investasi ini yang pertama adalah adanya pengaruh naik turun kurs valas.

Seperti yang telah diketahui jika mata uang rupiah akhir-akhir ini sangat lemah sehingga sangat berisiko untuk membeli dollar.

Menunggu mata uang Indonesia menguat pun sedikit lebih lama sehingga forex kurang lebih tidak bisa dijadikan sebagai investasi menguntungkan saat ini.

Risiko lainnya adalah adanya campur tangan dari pemerintah asal yang mata uangnya sedang diperdagangkan di pasar valas.

Seperti adanya intervensi dari pihak bank sentral dari negara tersebut dengan cara meningkatkan nilai suku bunga, melepaskan obligasi dari pemerintah sekaligus bisa pemerintah juga bisa membeli valas secara besar-besaran.

Trading forex manual memang memakan waktu dan energi, tetapi trading forex dengan robot EA itu lebih santai.

Jangan Jadi Forex Gambler Tetapi Jadilah Professional Forex Trader 01 - Finansialku

[Baca Juga: Apakah P2P Lending Halal? Simak Di Sini Ulasannya!]

 

Anda cukup membuka akun trading forex di broker forex terpercaya, memasang robot, lalu menunggu robot menghasilkan profit untuk Anda, dan tarik hasilnya tiap bulan.

Sayangnya, terlalu banyak robot EA penipu di pasaran. Agar tak jadi korban, Anda tetap harus belajar forex dulu dan memiliki skill untuk membedakan mana robot EA yang benar-benar bisa diandalkan.

Untuk P2P Lending ini cukup problematik, karena sering dituding mengenakan bunga terlalu besar untuk borrower atau peminjam.

Namun, potensi profit lender juga sangat besar. Masa pinjaman pun singkat, berkisar mulai dari dua pekan hingga maksimal dua tahunan saja.

Anda dapat berinvestasi sebagai pendana di platform P2P Lending, memilih borrower yang potensial dengan jangka waktu pinjaman pendek, lalu memanen profit-nya dalam sebulan setelah sang borrower mengembalikan pinjamannya plus bunga.

Yang penting, pastikan platform harus sudah memiliki izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Melihat pada potensi profit-nya, trading forex dengan robot EA merupakan yang paling menarik, disusul oleh investasi P2P Lending.

Akan tetapi keduanya memang memiliki risiko yang cukup tinggi. Apabila Anda termasuk risk-taker, maka trading forex dan investasi P2P Lending keduanya layak untuk dicoba. Pilihan mana pun yang diambil, memiliki konsekuensi masing-masing.

Daftar Aplikasi P2P Lending yang Cocok Untuk Dana Pendidikan Anak! 02 - Finansialku

[Baca Juga: Kupas Tuntas! Apakah P2P Lending Riba atau Tidak?]

 

Jika dikembalikan pada pertanyaan mana yang cocok untuk dijadikan investasi di antara keduanya, maka yang utama dan perlu untuk Anda perhatikan adalah jangan memilih karena tergiur oleh keuntungan yang bisa diperoleh.

Sebenarnya tidak salah jika ingin dapat keuntungan yang menggiurkan dari berinvestasi. Namun, akan lebih baik jika kita memiliki tujuan investasi dulu sebelum berinvestasi.

Investasi dapat diibaratkan sebagai kendaraan yang akan membantu Anda untuk mencapai tujuan keuangan Anda.

Dengan pemilihan kendaraan yang tepat maka Anda dapat mencapai tujuan keuangan Anda dengan lebih cepat.

Selain itu, kenal lebih dalam masing-masing, baik forex maupun P2P Lending sebelum terjun lebih dalam.

 

Siap Mulai Investasi?

Jadi dari penjabaran Finansialku di atas, mana yang akan menjadi pilihan Anda? P2P Lending vs Forex?

 

Silakan berbagi pilihan Anda di kolom komentar ya, bila Anda masih ragu dan merasa perlu bertanya pada ahlinya, silakan juga ajukan pertanyaan Anda, perencana keuangan profesional dari Finansialku akan menjawabnya bagi Anda. 

Jangan lupa juga untuk berbagi artikel ini kepada rekan dan sahabat Anda. Terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Admin. FAQ: KATEGORI UMUM. OJK.go.id – https://bit.ly/2Lxx9EC
  • Admin. Pengenalan Forex untuk Pemula. Foreximf.com – https://bit.ly/3mq0nlw

 

Sumber Gambar: 

  • P2P Lending vs Forex, Mana yang Cocok untuk Dijadikan Investasi? 01 – http://bit.ly/2WhKdjx
  • P2P Lending vs Forex, Mana yang Cocok untuk Dijadikan Investasi? 02 – http://bit.ly/3qVGJ4B
  • P2P Lending vs Forex, Mana yang Cocok untuk Dijadikan Investasi? 03 – http://bit.ly/3nuMYKE
  • P2P Lending vs Forex, Mana yang Cocok untuk Dijadikan Investasi? 04 – http://bit.ly/37ligxO