Bagi Anda yang ingin sukses berbisnis di usia muda, sudah tahukah harus memulai dari mana?

Nyatanya bisnis bisa dimulai sejak usia muda, terbukti dengan banyaknya entrepreneur millenial yang sukses.

Penasaran bagaimana tips sukses berbisnis mereka? Yuk simak 10+ tips sukses berbisnis di usia muda yang bisa dengan mudah Anda lakukan:

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Start It Up

 

Memulai Sesuatu Sedari Muda

Menjadi sukses adalah sebuah cita-cita banyak orang dalam merencanakan masa depannya. Namun mungkinkah menjadi pebisnis sukses di usia muda? Untuk mengetahuinya, saya ingin bertanya kepada Anda:

Pernahkah Anda mendengar quotes Joker dalam film Batman: The Dark Knight sebagai berikut:

“If you’re good at something, never do it for free – The Joker”

 

Quotes tersebut tentu masuk akal, di mana saat Anda menguasai sesuatu lebih baik daripada orang lain, maka Anda memiliki kelebihan daripada orang lain.

Dengan demikian, mengapa Anda harus memberinya secara gratis? Toh orang lain tidak memiliki kelebihan itu.

Anda harus mengoptimalisasi keuntungan dengan memanfaatkan kelebihan tersebut.

Berbisnis juga memiliki konsep serupa, di mana saat Anda memiliki suatu kelebihan yang diminati konsumen, Anda perlu memaksimalkannya sebisa mungkin agar bisnis Anda berhasil.

Kelebihan inilah yang akan membedakan Anda dengan orang lain, dan tidak mudah memiliki kelebihan tersebut.

Sukses-Berbisnis-di-Usia-Muda-01-Finansialku

[Baca Juga: Strategi Paling Ampuh untuk Para Pebisnis Menang Persaingan Dari Sun Tzu Art of War, Filsuf Tiongkok]

 

Cara inilah yang biasanya disadari oleh para pebisnis generasi muda, mereka berhasil menyadari kelebihannya sejak dini kemudian memutar otak untuk memanfaatkan kelebihan tersebut.

Beruntungnya, mereka berhasil menemukan kelebihan itu sejak usia muda. Namun banyak orang yang penasaran dengan tips sukses dalam berbisnis di usia muda ini.

Apakah Anda juga penasaran?

Jika iya, Finansialku akan menjabarkan beberapa tips sukses berbisnis di usia muda dari entrepreneur millenial, dan Anda bisa melakukannya dengan mudah:

 

#1 Membulatkan Niat dan Tekad

“Everything emanates from the mind.

Peter Hernandez, president of brokerage (California) at Douglas Elliman; co-founder of Teles Properties.

 

Semuanya bermula dari pikiran, oleh karena itu Anda perlu memulai bisnis dari dalam pikiran Anda.

Salah satu yang utama adalah untuk membulatkan niat dan tekad, sehingga Anda tidak akan menyerah dengan mudahnya.

Niat dan tekad akan menjadi motivator bagi diri Anda sendiri, sehingga saat Anda menghadapi kesulitan, Anda bisa mengubah pikiran negatif tersebut menjadi motivasi.

Motivasi merupakan pikiran positif yang akan memberi Anda kebebasan dari rasa takut gagal, kebebasan finansial, kebebasan mental dari rasa malas, dan masih banyak lagi.

 

#2 Membuat Rencana

Anda membutuhkan sebuah rencana sebelum menjadikan ide bisnis menjadi kenyataan.

Ide yang tidak dilengkapi dengan perencanaan, bisa saja mengalami kegagalan. Bahkan meski sudah dilakukan riset sebelumnya.

Perencanaan bisnis (business plan) merupakan sebuah gambaran yang akan membimbing bisnis Anda dari fase startup hingga berkembang.

Pastinya ini adalah keharusan bagi semua bisnis, tidak peduli apa jenis bisnis Anda.

Kabar baiknya adalah ada beberapa tipe perencanaan bisnis untuk tipe bisnis yang berbeda pula.

Sukses-Berbisnis-di-Usia-Muda-02-Finansialku

[Baca Juga: Bagaimana Cara Mendapatkan Uang dari Mobil Pribadi? 9 Start Up Indonesia Tawarkan Uang untuk Pasang Iklan di Mobil]

 

Nah, perencanaan bisnis ini juga biasanya dibutuhkan jika Anda terkendala biaya dan membutuhkan dukungan keuangan dari investor atau lembaga keuangan.

Setidaknya Anda harus memiliki perencanaan bisnis tradisional.

Perencanaan bisnis tradisional biasanya sangat terperinci dan memiliki bagian-bagian yang menjelaskan bisnis dengan baik sehingga pihak debitur bisa mempertimbangkan untuk mendukung ide bisnis Anda.

Jika Anda tidak membutuhkan dukungan keuangan, Anda bisa membuat perencanaan bisnis yang lebih sederhana. Namun tetap harus ada!

Dengan demikian, bisnis yang ingin dicapai akan lebih jelas, berikut bagaimana langkah yang harus diambil untuk mencapai tujuan tersebut.

 

#3 Melakukan Riset Pasar

Umumnya seseorang yang gagal memulai bisnis sudah memiliki ide utamanya, namun belum berhasil menyeimbangkannya dengan realita.

Jadi, penting untuk selalu mengecek dan melakukan riset untuk mengetahui apakah ide Anda memiliki potensi untuk sukses. Anda bisa melakukan riset, Focus Group Discussion (FGD), dan Trial and Error.

Untuk dapat mengetahui valid tidaknya ide, Anda bisa melakukan riset kecil-kecilan untuk menjawab beberapa pertanyaan berikut:

  1. Apakah ide sudah sesuai dengan kebutuhan dan minat masyarakat?
  2. Siapa yang membutuhkannya?
  3. Apakah ada perusahaan yang menawarkan produk atau jasa sejenis saat ini?
  4. Bagaimana kompetisinya?
  5. Bagaimana agar bisnis ini bisa memasuki masyarakat dengan baik?

 

Riset ini adalah sebuah proses validasi terhadap ide Anda. Karena jika tidak valid, Anda hanya buang-buang waktu saja.

Satu tips buat Anda, sebuah produk atau jasa yang biasanya berhasil sukses adalah produk atau jasa yang bisa menyelesaikan masalah masyarakat, memenuhi kebutuhan, dan menawarkan apa yang menjadi minat masyarakat luas.

 

#4 Fokus Mulai dari yang Kecil

Banyak investor yang menyarankan hal ini kepada pebisnis:

“Ide kamu terlalu kecil (sederhana), kamu harus berpikir lebih luas dan menyasar pasar yang lebih luas juga.”

 

Namun sebenarnya jika Anda menemukan ide unik dalam berbisnis, jangan memperluasnya terlalu cepat.

Jangan takut memulai dari yang kecil, karena mayoritas bisnis startup memulai seperti itu.

Mereka awalnya mempersempit target demografisnya, untuk mengetahui kebutuhan masyarakat secara lebih detail, dan memusatkan pemasaran pada konsumen tertentu.

12-Cara-Fokus-Kerja-1-Finansialku

[Baca Juga: Kenali Strategi Pemasaran Produk Yang Efektif Dan Efisien Dalam Bisnis Anda]

 

Setelah diterima dengan baik oleh sekelompok kecil konsumen tersebut, barulah Anda bisa mengembangkan pasar dan mengincar segmen pasar yang lebih besar.

 

#5 Buat Perencanaan Keuangan

Memulai bisnis di usia muda bukan berarti membutuhkan banyak modal, tetapi tentu tetap membutuhkan modal awal dan kemampuan untuk mengatasi biaya operasionalnya sebelum Anda bisa memperoleh keuntungan.

Cobalah buat perencanaan keuangan sederhana yang mengestimasikan biaya-biaya yang Anda butuhkan, seperti biaya izin usaha, peralatan, asuransi, branding, riset pasar, penyimpanan, acara pembukaan, dan sebagainya.

Biaya ini kemudian dilanjutkan dengan biaya operasional seperti biaya sewa lokasi, biaya perawatan, marketing dan iklan, biaya produksi, bahan baku, upah pegawai, dan sebagainya.

Sistem akunting dibutuhkan untuk membuat dan me-manage anggaran, menentukan harga, menyelaraskan bisnis, dan mengajukan pajak.

Anda bisa membuat sistem keuangan sendiri atau menyewa jasa akuntan sehingga sistem yang dibuat semakin jelas dan terjamin.

Iklan Banner Online Course Yuk Buat Sendiri Rencana Keuangan Anda - Finansialku 728 x 90

Iklan Banner Online Course Yuk Buat Sendiri Rencana Keuangan Anda - Finansialku 336 x 280

Jika Anda kesulitan, jangan ragu untuk mengonsultasikan keuangan bisnis Anda kepada Finansialku.

Perencana keuangan Finansialku merupakan profesional bersertifikat CFP® aktif dan bekerja sesuai dengan kode etik profesi perencana keuangan yang telah ditetapkan oleh Financial Planning Standards Board Indonesia.

Kami akan dengan senang hati membantu mewujudkan tujuan keuangan Anda dengan edukasi dan perencanaan keuangan.

 

#6 Terus Berinovasi

Satu yang sering menyebabkan kegagalan dalam berbisnis adalah gagal mengikuti perkembangan zaman.

Jika Anda terus diselimuti rasa takut dan cemas untuk berkembang, Anda akan kesulitan melangkah menuju kesuksesan.

Sukses-Berbisnis-di-Usia-Muda-03-Finansialku

[Baca Juga: 40 Kata-kata Bijak untuk Startup dan Entrepreneur yang Memotivasi dan Penuh Inspirasi]

 

Salah satu yang membedakan pebisnis sukses dan pebisnis lainnya yang kurang sukses adalah keberanian untuk mengembangkan bisnisnya seiring waktu walaupun banyak risiko yang harus ditanggung.

Jangan terlalu membatasi kreativitas Anda, dan terbukalah pada ide-ide baru.

Dengan demikian, bisnis Anda selalu berinovasi seiring perkembangan zaman dan tidak akan kalah dengan bisnis-bisnis baru.

 

#7 Memanfaatkan Isu yang Sedang Ramai Diperbincangkan

Masyarakat pada umumnya, termasuk di Indonesia sebenarnya beragam dan memiliki karakteristik masing-masing.

Namun entah kenapa, terbukti bahwa sifat manusia cenderung menjadi pengikut.

Nah, Anda bisa memanfaatkan kecenderungan ini sebagai lahan bisnis.

Karena manusia cenderung mengikuti, maka biasanya saat muncul suatu isu tertentu yang menarik masyarakat, maka langsung menjadi topik hangat.

Hal ini bisa terjadi karena orang penasaran dengan hal yang dibicarakan orang lain.

Sukses-Berbisnis-di-Usia-Muda-04-Finansialku

[Baca Juga: 7 Pelajaran Cara Berbisnis Walt Disney yang Perlu Diikuti Semua Wirausaha Sukses]

 

Sebagai contohnya, sneakers sempat menjadi trend hangat di kalangan anak muda. Orang dewasa tidak memaksimalkan kesempatan ini karena takut trend ini cepat hilang ditelan waktu.

Tetapi Ben Kapelushnik tidak mengkhawatirkannya dan tetap memanfaatkan trend tersebut.

Dengan kegemarannya terhadap sneaker, ia mulai membeli collectible sneaker dan menjualnya dengan mengambil sedikit keuntungan.

Awalnya ia hanya ingin memanfaatkan keuntungan tersebut untuk membeli sneaker yang diimpikannya. Namun siapa sangka bisnis itu terus berkembang hingga kini jual beli sneaker menjadi bisnis utamanya.

Tidak ada yang tahu berapa lama bisnis ini bisa bertahan, namun nyatanya Ben berhasil memanfaatkan trend sesaat untuk memperoleh banyak keuntungan.

Luar biasa sekali bukan?

 

#8 Manfaatkan Teknologi Digital

Zaman now, segala serba digital.

Mulai dari berkembangnya teknologi informasi, hingga pemanfaatannya dalam bisnis berupa bisnis online atau pemasaran produk.

Dalam berbisnis di usia muda yang biasanya terkendala biaya, Anda bisa memulai dengan memanfaatkan teknologi digital ini.

Contohnya dengan memulai usaha dalam bentuk online.

Ayo Manfaatkan Media Sosial untuk Pelayanan Konsumen yang Lebih Baik 2 - Finansialku

[Baca Juga: Manfaat Penggunaan Media Sosial untuk Karier Anda]

 

Jika modal yang dimiliki sedikit dan Anda baru saja memulai, disarankan untuk menggunakan sarana yang sudah ada, misalnya:

  • Marketplace: Bukalapak, Tokopedia, Shopee, dan sebagainya
  • Media sosial: Facebook, Twitter, Instagram, dan sebagainya
  • Aplikasi social chat: BBM, LINE, WhatsApp, dan sebagainya

 

Jika bisnis semakin berkembang, maka Anda bisa mulai membuat website sendiri.

Mengapa? Karena membuat sebuah website membutuhkan biaya. Dengan kata lain, modal Anda bertambah.

 

#9 Pelajari Pemasaran Digital

Setelah tokonya tersedia, kini saatnya mulai memasarkannya.

Anda bisa memulai pemasaran digital dengan memanfaatkan sosial media seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan lain sebagainya..

Saat ini, internet sudah sangat banyak membantu, dan aksesnya mudah serta luas.

Dengan demikian, media sosial kini menjadi salah satu sarana pemasaran yang efektif.

Manfaat Penggunaan Media Sosial untuk Karier Anda 02 - Finansialku

[Baca Juga: Perencanaan Keuangan untuk Startup Founder Agar Tetap Fokus Membesarkan Baby Startup]

 

Selain itu, gunakan juga marketplace untuk memperluas jaringan Anda dan produk Anda akan diketahui publik lebih cepat.

Nah, jika keduanya masih kurang efektif, Anda bisa buat blog sederhana dan gratis melalui blogger, medium, tumblr atau situs lainnya.

Fungsinya sebagai tempat untuk menuliskan testimonial, penjelasan produk dan lain sebagainya.

Terakhir, gunakan teknik pemasaran yang lebih menyeluruh seperti memanfaatkan SEO dalam situs pencarian seperti Google.

Dengan memahami SEO, secara tidak langsung Anda mempermudah pencarian produk Anda di dunia maya.

 

#10 Mencari Komunitas yang Mendukung

Langkah terakhir adalah mencari komunitas positif yang senantiasa mendukung bisnis Anda.

Anda juga bisa menemukan mentor atau sang ahli dalam komunitas tersebut sehingga Anda bisa bergaul sambil menimba ilmu.

Keuntungan dari belajar kepada pengalaman orang lain adalah Anda meminimasi trial and error, artinya Anda belajar untuk menghindari kesalahan-kesalahan yang pernah dilakukan pebisnis lain.

Belajar Bahasa Inggris Otodidak 06 Komunitas - Finansialku

[Baca Juga: 6 Soft Skills yang Harus Dimiliki Setiap Calon Pemimpin, Apakah Kamu Sudah Punya yang ke-5?]

 

Cara ini sangatlah tepat bagi pebisnis pemula, karena istilahnya Anda bisa meminimalisasi kerugian dan kegagalan serta bagaimana mengatasi masalah. Hanya dari seseorang yang pernah menjalaninya, Anda bisa belajar mengenai kesalahan dan solusinya secara langsung.

Namun, jangan lupa untuk juga membangun hubungan yang saling menguntungkan. Maksudnya Anda harus membantu orang lain juga, jangan hanya mengharapkan bantuan.

 

Belajar dari Pengalaman Para Pebisnis Sukses

Berbisnis memang harus fokus, namun bukan berarti Anda menolak melihat dunia luar yang mungkin berbeda.

Kuncinya adalah Anda tidak sendirian, Anda bisa belajar dari pengalaman orang lain agar tidak mengulang kesalahan yang sama.

Pengalaman itu mahal, dan beruntungnya sudah banyak pebisnis yang mau menceritakan kesalahannya berikut solusi yang sebaiknya diambil.

Kini Anda bisa memulai bisnis dengan tenang.

Selain berbisnis, Anda juga harus bisa mengatur keuangan pribadi dan bisnis sehingga masalah keuangan Anda dapat diminimalisasi.

Anda bisa mendapatkan panduannya melalui ebook Finansialku di bawah ini:

 

Gratis Download Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis

Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis - Mock Up - Finansialku Jurnal

DOWNLOAD EBOOK SEKARANG

 

Disclaimer: Penyebutan merek pada artikel ini hanya bertujuan sebagai sarana edukasi, bukan untuk tujuan-tujuan lainnya.

 

Apakah Anda memiliki pertanyaan mengenai 10 tips sukses berbisnis di usia muda yang mudah dilakukan lainnya? Tinggalkan komentar Anda di bawah. Jika ada pertanyaan, silakan ajukan pertanyaan Anda pada kolom di bawah ini. Perencana Keuangan kami siap membantu Anda, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Admin. 20 Desember 2017. 17 Kiat Sukses Berbisnis Terbaru di Usia Muda, Modal Sedikit Omset Melejit. Kudo.co.id – https://goo.gl/fXHrqP
  • Alyssa Gregory. 25 Juli 2017. How to Start a Small Business in 10 Steps. Thebalancesmb.com – https://goo.gl/kwSrJ2
  • Aan A. 24 July 2017. Langkah-langkah Memulai Bisnis Online Bagi Pemula. Webhostmu – https://goo.gl/KxAS3y
  • Adam Hartung. 7 Juli 2017. 10 Great Lessons From Millennial Entrepreneurs. Forbes.com – https://goo.gl/hBeV7F

 

Sumber Gambar:

  • Sukses Berbisnis di Usia Muda 1 – https://goo.gl/2Bc3Ce
  • Sukses Berbisnis di Usia Muda 2 – https://goo.gl/XfosGe
  • Sukses Berbisnis di Usia Muda 3 – https://goo.gl/otTjh9
  • Sukses Berbisnis di Usia Muda 4 – https://goo.gl/H7R2FA