Kalau kamu mau berhasil dalam keuangan, maka kamu wajib membaca 10 tips investasi untuk usia 20 an.

“Apakah perlu berinvestasi? Kapan sih investasi dapat dilakukan? Apakah tabungan saja sudah cukup untuk menjamin keuangan?? Bagaimana cara berinvestasi supaya berhasil dan mendapat keuntungan??”

Pertanyaan tersebut adalah pertanyaan yang mungkin terbersit oleh seorang muda saat mendengar kata investasi.

Mari simak artikel Finansialku berikut untuk dapat menjawabnya.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Learn and Invest

 

Investasi Bagi Usia Muda

Sebagian dari kita mungkin berpikir, investasi adalah sesuatu yang hanya bisa dilakukan oleh orang yang memiliki banyak uang.

Untuk kita yang saat ini mungkin baru bekerja dan meniti karier, investasi adalah hal yang dapat dilakukan saat kita sudah mengumpulkan banyak uang.

Padahal sebenarnya, investasi adalah sesuatu yang harus dilakukan saat ini dan akan berguna di masa depan, bukan sesuatu yang baru kita lakukan di masa depan.

Kamu Wajib Membaca 10 Tips Investasi Untuk Usia 20an Kalau Mau Berhasil 02 Mahasiswa - Finansialku

[Baca Juga: Bagaimana Langkah Menggapai Resolusi dan Tujuan Hidup?]

 

Ada juga dari kita yang mungkin berpikir, memiliki tabungan saja sudah cukup untuk menjamin keuangan kita.

Memang tabungan akan dapat digunakan saat ada kebutuhan mendadak. Tabungan juga bisa memiliki bunga.

Tetapi pada umumnya, di Indonesia, pertumbuhan inflasi tidaklah sebanding dengan suku bunga yang diterima dari bank. Misalkan, suku bunga bank 3% sementara inflasi mencapai 5% terdapat selisih 2% yang kamu tanggung.

Investasi adalah salah satu cara yang ditawarkan untuk mengatasi inflasi. Dengan investasi juga kamu dapat memiliki keuntungan dan memiliki keberhasilan finansial.

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

10 Tips Investasi Untuk Usia 20 an

Berikut ini adalah 10 tips Investasi untuk usia 20 an yang bisa kamu praktikkan dalam keseharian, supaya kamu berhasil kelak.

 

#1 Mulailah Hari Ini!! Saat Masih Muda dan Belum Memiliki Banyak Tanggungan

Jangan tunda berinvestasi!

Usia muda adalah saat yang tepat untuk mulai berinvestasi. Seorang muda belum memiliki banyak tanggungan selain dirinya sendiri, berbeda dengan yang sudah berkeluarga dan memiliki banyak tanggungan.

Akan lebih muda dalam mengatur dan mengelola keuangan disaat tanggungan yang kita miliki hanyalah diri sendiri.

 

#2 Buatlah Tujuan Investasi

Apa tujuan investasimu? Investasi jangka panjang atau investasi jangka pendek? Untuk dana pensiun atau dana pernikahan?

Tujuan investasi sangat penting untuk menentukan jenis dan bentuk investasi yang akan dilakukan. Terdapat investasi jangka pendek dan jangka panjang.

Investasi jangka pendek adalah investasi yang menjanjikan keuntungan dalam kurun waktu yang singkat (bulanan, harian, mingguan, 1-3 tahun). Sementara investasi jangka panjang membutuhkan waktu paling tidak selama 3 tahun.

Pada umumnya, investasi memang untuk jangka panjang. Tetapi tidak menutup kemungkinan untuk investasi jangka pendek, misalkan 3-5 tahun ke depan untuk mempersiapkan dana pernikahan.

Saat tujuan investasi kamu adalah investasi jangka panjang jangan tergoda untuk berhenti di tengah jalan dan tetaplah fokus.

Gratis Download Ebook Panduan Investasi Saham Untuk Pemula

Ebook Panduan Investasi Saham untuk Pemula Finansialku.jpg

Download Ebook Sekarang

 

#3 Pisahkan Tabungan dan Investasi

Tabungan berbeda dengan investasi. Uang tabungan tidak akan menghasilkan apa-apa selain nominal uang yang kamu setorkan di bank dan sedikit bunga.

Berbeda dengan investasi yang dapat memberikan keuntungan yang cukup tinggi. Pada umumnya, investasi adalah investasi jangka panjang.

Jangan gunakan uang yang mungkin akan segera kamu butuhkan, minimal satu tahun kedepan untuk berinvestasi. Sebaiknya kamu menganggap uang yang kamu investasikan tidak pernah ada.

Tahukah-Anda-Perbedaan-Investasi-Dan-Menabung

[Baca Juga: Kenali Perbedaan Menabung Dan Investasi yang Perlu Anda Ketahui]

 

#4 Sesuaikan Pilihan Investasi dengan Gaji yang Kamu Punya

Terdapat macam-macam investasi. Mulai dari investasi reksa dana, saham online, trading forex, logam mulia, sampai investasi properti.

Setiap investasi memiliki kekurangan dan kelebihan sendiri.

Pilihan investasi harus disesuaikan dengan kemampuan yang saat ini kamu punya. Bila gajimu masih gaji fresh graduate yang di bawah Rp4 juta, pilihlah investasi dengan risiko rendah.

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

Beberapa contoh investasi dengan risiko rendah antara lain: tabungan berjangka, emas, reksa dana, dan lain sebagainya. Investasi risiko rendah seperti reksa dana dan logam mulia cocok untuk kamu yang tidak memiliki modal besar dan belum berpengalaman.

Sementara, investasi saham perusahaan (yang dibeli melalui bursa efek) dan trading forex tidak cocok untukmu karena modalnya cukup besar dan risikonya juga cukup tinggi. Keuntungan yang diperoleh memang besar, namun investasi ini butuh pengalaman dan jam terbang tinggi.

 

#5 Risiko Kegagalan Investasi dapat Diperkecil dengan Mempelajari Pasar

Berbeda dengan tabungan, investasi memiliki dua kemungkinan yaitu berhasil dan mendapatkan untung atau gagal dan mengalami kerugian.

Risiko kegagalan akan selalu ada, karena kondisi pasar tidak dapat diprediksi. Mempelajari kondisi pasar akan sangat membantu dalam mengurangi risiko kegagalan dalam berinvestasi.

Contohnya, saat kamu akan berinvestasi di sebuah perusahaan, pelajari terlebih dahulu kondisi perusahaan tersebut. Pelajari prospek perusahaan di masa depan dan kondisi utang perusahaan.

Risiko kegagalan akan semakin besar saat tergesa-gesa meletakkan dana investasi pada perusahaan yang tidak sehat.

Mumpung Masih Mahasiswa, Yuk Mulai Menabung Untuk Masa Depan 01 - Finansialku

[Baca Juga: Tahu Kapan Anda Harus Melepaskan Investasi Anda? Kenali 5 Tandanya Berikut Ini Sebelum Terlambat!]

 

#6 Sebar Investasi Di Berbagai Bidang

Selain memilih macam investasi dan perusahaan atau barang yang akan kamu beri dana investasi, diversifikasi juga penting dalam investasi.

Janganlah kamu menaruh uangmu dalam satu lapak, karena itu akan sangat berbahaya.

Walaupun saat ini perusahaan atau barang tersebut memiliki prospek yang bagus, kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi di depan.

Jika terjadi apa-apa kamu akan kehilangan semuanya. Sebarlah investasimu di berbagai bidang berbeda. Jadi, jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan kamu tidak akan kehilangan segalanya.

 

#7 Fresh Graduate? Cobalah Reksa Dana

Kamu seorang fresh graduate? Gajimu masih di bawah Rp4 juta? Masih buta dunia pasar dan belum bisa menghitung risiko pasar? Carilah investasi yang tidak butuh modal besar dan memiliki risiko rendah.

Reksa dana adalah salah satunya.

Gratis Download Ebook Panduan Investasi Reksa Dana untuk Pemula

Download Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula -Finansialku.com

Download Ebook Sekarang

 

Reksa dana memiliki sistem mirip tabungan berjangka dari bank. Bedanya, uangmu akan diputar ke instrumen investasi di pasar.

Modal yang diperlukan untuk berinvestasi di reksa dana relatif kecil, yaitu dengan Rp100 ribu kamu sudah bisa berinvestasi. Jangka waktunya juga bervariasi, mulai dari satu tahun, dua tahun, atau lima tahun.

Dalam reksa dana, dana yang kamu investasikan akan dikumpulkan bersama dana dari pemilik dana lainnya, kemudian akan disalurkan ke instrumen investasi dalam pasar.

Daftar Reksadana Juara 2017 - Finansialku

[Baca Juga: Mau Belajar Investasi? Tips Investasi Reksa Dana Untuk Mahasiswa]

 

Kamu juga tidak perlu khawatir terhadap risiko kerugian. Manager Investasi (MI) akan menganalisis sentimen pasar dan menghitung risiko investasi.

Kamu akan dibantu dan tidak akan repot. Kamu hanya menginvestasikan dana dan menunggu hasilnya.

 

#8 Investasi Emas

Investasi emas dapat dicoba untuk kamu yang fresh graduate, dengan gajimu saat ini yang mungkin hanya sedikit emas yang dapat dibeli, tapi tidak masalah. Namanya juga pemula.

Investasi emas dapat dilakukan oleh kamu yang mempunyai tujuan investasi jangka panjang.

Investasi emas merupakan salah satu investasi yang aman. Nilai emas relatif stabil dari waktu ke waktu dengan kenaikan 2-4% setiap tahunnya.

Keuntungannya memang lebih sedikit dibandingkan dengan investasi lainnya. Tetapi hasil yang diperoleh akan cukup banyak saat kamu menyimpannya selama bertahun-tahun.

Yuk Simak Hal Penting Sebelum Investasi Emas Mahasiswa Ini! 01 - Finansialku

[Baca Juga: Investor Pemula, Ketahui Cara Memulai Investasi Emas Agar Tidak Salah!]

 

Investasi emas adalah investasi konvensional yang telah terbukti keberhasilannya.

Ingatkah zaman dahulu?

Orangtua atau nenek kita membeli emas dengan harga murah dan menyimpannya selama bertahun-tahun kemudian baru menjualnya. Harganya akan sangat melonjak pada saat emas dijual. Sudah terbukti keberhasilannya bukan?

Kamu bisa mulai berinvestasi emas dengan mengambil strategi yang ditawarkan oleh berbagai layanan investasi emas. Antara lain, menabung emas di bank atau di pegadaian, dan membeli emas batangan produksi Antam.

Gratis Download Ebook Panduan Investasi Emas untuk Pemula

Download Ebook Panduan Berinvestasi Emas untuk Pemula - Harga Emas Hari Ini - Finansialku

Download Ebook Sekarang

 

#9 Investasi Dalam Sektor Rill

Investasi tak harus selalu dalam bentuk saham, tabungan atau emas. Investasi juga dapat dimulai dengan cara yang sederhana di sektor rill dan bisa terlihat hasilnya setiap hari. Salah satu contohnya adalah berjualan pulsa.

Investasi ini tidak membutuhkan modal yang besar, bahkan anak sekolah pun dapat melakukannya.

Tetapi ada satu hal yang harus diperhatikan, bedakan antara bisnis dan teman. Investasi ini sering gagal karena banyaknya yang menunda pembayaran pulsa dengan alasan teman.

Bukannya mendapatkan untung tetapi kamu malah merugi karena banyak yang belum atau tidak membayar.

 

#10 Persiapkan Dana Pensiun

Kehidupanmu di masa tua tak kalah penting. Tidak selamanya kamu bisa bekerja, mendapat gaji bulanan dan bisa berinvestasi terus menerus. Memikirkan dan mempersiapkan jaminanmu di hari tua adalah hal yang sangat penting.

Berbeda dengan seorang pegawai negeri sipil (PNS) yang sudah terjamin sampai ke anak cucu, karyawan swasta tidak demikian.

Seorang pegawai negeri sipil sudah memiliki Taspen, pensiunan, sampai tanggungan ke istri dan anak. Sementara karyawan swasta paling hanya mendapatkan pesangon untuk beberapa bulan.

Tetapi kamu tidak perlu khawatir, walaupun kamu bukan seorang PNS, kamu tetap dapat mendapatkan dana pensiun. Sekarang sudah banyak layanan jaminan hari tua baik dari pemerintah maupun swasta.

Iklan Perencanaaan Hari Tua - 728x90

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

Yuk, Mulai Berinvestasi!!!

Saat ini mungkin kamu merasa aman, karena kamu mempunyai gaji dan tabungan. Tetapi, kita tidak tahu keadaan masa mendatang.

Di tahun mendatang kebutuhanmu akan semakin banyak, mungkin tidak sesuai dengan kenaikan gaji yang kamu dapat dan bahkan gajimu mungkin tidak dapat menutup semua kebutuhanmu.

Terlebih lagi bila ada keperluan mendadak yang menguras kantong dan tabunganmu.

Mumpung masih muda, yuk kita kelola keuangan kita. Berpikirlah kreatif untuk memutar penghasilanmu dan mempersiapkan finansialmu di masa mendatang.

 

Setelah membaca artikel ini, apa komentar dan pendapatmu pada artikel ini?

Silakan berkomentar di kolom yang sudah disediakan. Terima kasih!

 

Sumber Referensi:

  • Pradya Wardhani. Biar Hidup Nggak Cuma Mengandalkan Gaji, Kamu mesti Tahu 10 Tips Investasi ini. Hipwee.com – https://goo.gl/rwu98T
  • Leonardo. 22 September 2016. Bedanya Investasi Jangka Panjang dan Jangka Pendek. Inforexnews.com – https://goo.gl/nTXXja
  • Admin. 26 Juli 2010. Mengenali Produk Investasi Sesuai Risikonya. Kompas.com – https://goo.gl/jxxQDE

 

Sumber Gambar:

  • Tips Investasi Untuk Usia 20 an 01 – https://goo.gl/jdRHRx
  • Tips Investasi Untuk Usia 20 an 02 – https://goo.gl/u2KpCf