Jaman serba modern gini masih belum berinvestasi? Wah, jangan mau ketinggalan, Moms! Yuk ketahui cara efektif menyisihkan uang belanja untuk investasi.

Investasi tidak harus dimulai dengan nominal besar kok. Cek pembahasannya lebih dalam di artikel berikut!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Pentingkah Investasi dalam Mengatur Keuangan Keluarga?

Halo Moms, Anda tentu sudah familiar dengan istilah ‘investasi’ bukan?

Investasi merupakan penanaman modal yang berhubungan dengan akumulasi suatu bentuk aktiva dengan harapan memperoleh keuntungan di masa yang akan datang atau masa depan.

Setelah mengetahui definisi dari investasi itu sendiri, apakah Anda masih bertanya-tanya, apa gunanya investasi terhadap keuangan keluarga?

Robert T. Kiyosaki, pendiri perusahaan financial education Rich Dad Company, menyebut investasi dengan istilah kendaraan investasi. Disebut sebagai kendaraan karena investasi akan mengantar Anda bergerak dari titik A (kondisi keuangan saat ini) menuju titik B (kondisi keuangan Anda yang akan datang atau tujuan-tujuan keuangan Anda).

Sekarang-Waktunya-Ibu-Rumah-Tangga-Berinvestasi-2-Finansialku

[Baca Juga: Mulai Berinvestasi untuk Masa Depan Anda dan Keluarga]

 

Jadi sederhananya, investasi adalah kendaraan yang dapat membawa Anda dari kondisi keuangan saat ini menuju ke kondisi keuangan impian Anda.

Sebagai seorang istri dan juga ibu yang berperan sebagai pengatur keuangan keluarga, Anda tentu memiliki andil dalam mewujudkan tujuan-tujuan keuangan keluarga Anda seperti dana pendidikan, dana membeli mobil, dan lain sebagainya.

Nah, apakah tujuan keuangan dalam keluarga Anda sudah tercapai seluruhnya? Bila belum, Anda bisa mewujudkannya dengan menanamkan uang Anda di instrumen investasi.

 

Iklan Banner Perencanaan Dana Pendidikan Anak - 728x90

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

Susun Rencana Investasi Anda dengan Matang

Sebelum berinvestasi, susun rencana investasi Anda dengan matang ya Moms!

Menyusun rencana investasi sama mudahnya lho dengan membuat rencana perjalanan.

Hal-hal yang perlu Anda ketahui adalah ke mana tujuan Anda, berangkat dari mana, menggunakan kendaraan apa, dan melewati jalur mana saja. Anda juga perlu mengetahui estimasi waktu perjalanan dan estimasi biaya perjalanan.

Sedikitnya, ada 4 cara yang perlu Anda lakukan untuk merencanakan investasi ini. Apa saja? Berikut pembahasannya:

 

#1 Miliki Tujuan yang Jelas

Sebelum masuk ke investasi, Anda perlu mendefinisikan terlebih dahulu tujuan keuangan Anda. Tentukan dan milikilah tujuan yang jelas.

Nantinya, tujuan inilah yang akan membantu Anda untuk tetap fokus dan selalu berupaya dengan sungguh-sungguh ke arah tersebut.

Ingat, tujuan harus benar-benar jelas dan detail. Seperti yang sudah dipaparkan di atas, Anda harus tahu estimasi waktu perjalanan (jangka waktu) karena ini akan menjadi bahan pertimbangan kendaraan apa yang harus Anda pilih.

Selain itu, Anda juga bisa menentukan apakah rencana investasi tersebut sifatnya untuk proteksi atas inflasi, pendapatan tambahan, atau pertumbuhan kekayaan.

 

#2 Catat Pengeluaran Anda Dalam Sebulan

Anda tidak perlu kaya raya untuk bisa berinvestasi. Investasi itu sangat mudah, bahkan bisa dimulai dengan modal Rp100.000 saja!

Nah Moms, sebelum Anda memutuskan untuk berinvestasi, Anda harus tahu berapa banyak pengeluaran setiap bulannya. Mulai dari bayar SPP anak, belanja keperluan rumah tangga, hingga pengeluaran untuk rekreasi.

Untuk itu, mulai bulan depan cobalah catat seluruh pengeluaran keluarga, mulai dari pengeluaran kecil hingga besar. Kuncinya adalah disiplin mencatat!

Apabila mencatat di buku terasa tidak efektif dan tidak praktis untuk dibawa ke mana-mana, Anda bisa menggunakan aplikasi Finansialku yang dapat Anda unduh di Google Play Store.

Dengan aplikasi Finansialku, Anda bisa mencatat pemasukan serta pengeluaran dengan praktis, kapan pun, di mana pun.

Cek Tagihan Listrik Online Moms Finansialku

[Baca Juga: Apakah Gaya Berinvestasi Pria dan Gaya Berinvestasi Wanita Berbeda?]

 

Setelah disiplin mencatat pengeluaran keluarga Anda selama beberapa waktu, jangan kaget kalau Anda menemukan fakta bahwa selisih antara belanja di supermarket dan di pasar tradisional cukup jauh berbeda.

Nah, dari sinilah Anda bisa memulai mengategorikan pengeluaran tersebut sesuai jenis kebutuhan.

Pertama adalah kebutuhan utama (contoh: tagihan air dan listrik, belanja keperluan dapur, bahan bakar kendaraan), kedua adalah kebutuhan momental (contoh: servis kendaraan, renovasi rumah), ketiga adalah kebutuhan tambahan (contoh: makan di mall, beli baju).

Di sini Anda bisa mulai menentukan pos-pos pengeluaran mana yang uangnya dapat dihemat dan digunakan untuk berinvestasi. Sebisa mungkin, tekan pengeluaran untuk kebutuhan tambahan agar Anda dapat mengalokasikan lebih besar uang untuk berinvestasi.

 

#3 Alokasikan Uang Investasi Sejak Awal

Inilah kunci disiplin dan sukses berinvestasi, yakni mengalokasikan sejumlah uang dari awal, bukan malah menunggu ada UANG SISA. Karena sejatinya uang sisa itu tidak seberapa.

Berapa besaran uang yang akan dialokasikan? Tergantung tujuan keuangan Anda dan berapa lama lagi Anda harus mencapai tujuan itu.

Ingat, besaran biaya saat ini dan di masa mendatang kemungkinan besar akan mengalami kenaikan akibat inflasi.

Hitunglah dana beserta inflasinya lewat fitur Dana Membeli Barang di aplikasi Finansialku!

Besaran uang untuk ditabung juga bisa disesuaikan dengan kondisi keuangan Anda. Setelah mengetahui besaran rata-rata pengeluaran setiap bulannya, Anda bisa menentukan berapa besar uang yang sekiranya dapat Anda alokasikan untuk berinvestasi.

 

#4 Tentukan Instrumen Investasi yang Paling Tepat

Banyak orang melakukan investasi tanpa mengetahui dengan jelas risiko produk yang ditawarkan dan tanpa melakukan perbandingan dengan instrumen investasi lainnya.

Padahal di era informasi saat ini, Anda dapat melakukan perbandingan terlebih dahulu sebelum mulai investasi.

Tujuan melakukan komparasi adalah supaya Anda bisa memilih instrumen investasi terbaik, yang sesuai dengan profil Anda sebagai investor.

Coba cari beberapa perbandingan dengan produk investasi sejenis. Lalu pelajari dan kuasai.

Menyisihkan-Uang-Belanja-Untuk-Investasi-2-Finansialku[Baca Juga: Cara Membuat Skala Prioritas Dalam Mengatur Keuangan Keluarga Anda]

 

Menentukan instrumen investasi layaknya menentukan kendaraan apa yang perlu Anda pilih untuk segera sampai ke tujuan keuangan Anda.

Saat Anda harus memilih antara pesawat dan kereta api, Anda perlu mempertimbangkan berapa estimasi waktu perjalanan dan berapa besar uang yang mampu Anda “bayar”.

Ada banyak instrumen investasi yang cocok untuk Anda para ibu rumah tangga, cek artikelnya di sini: Moms, Ini Tipe Investasi yang Cocok untuk Ibu Rumah Tangga

 

Free Download Ebook Panduan Investasi Emas untuk Pemula

Download Ebook Panduan Berinvestasi Emas untuk Pemula - Harga Emas Hari Ini - Finansialku

 

Tips Menyisihkan Uang Belanja Untuk Investasi

Bagaimana, Moms? Apakah Anda tertarik untuk mewujudkan tujuan keuangan keluarga dengan berinvestasi?

Ketahui tips-tips yang sudah Finansialku rangkum di bawah ini supaya Anda bisa disiplin berinvestasi.

Psst, kami juga memberikan tips hemat belanja agar dana yang diinvestasikan lebih besar, lho!

Dari pada bertele-tele lagi, yuk simak penjelasannya!

 

#1 Lunasi Semua Utang

Sebelum mulai berinvestasi, sungguh bijak jika Anda meninjau kembali kondisi keuangan keluarga Anda.

Jika Anda masih memiliki utang, akan sangat baik apabila utang tersebut segera dibayarkan.

Setelah tidak lagi memiliki beban utang, proses berinvestasi akan jauh lebih mudah dan menyenangkan. Dengan demikian, saat ada uang lebih Anda bisa memprioritaskannya untuk diinvestasikan.

 

#2 Tentukan Tanggal

Kesalahan banyak orang adalah lupa untuk menyetor uang ke rekening investasi setelah tanggal gajian. Apakah Anda juga begitu, Moms?

Nah, untuk memperbaiki kesalahan tersebut dan membuat Anda lebih disiplin, Anda perlu menentukan tanggal pasti untuk berinvestasi setiap bulannya.

Menyisihkan-Uang-Belanja-Untuk-Investasi-3-Finansialku

[Baca Juga: Bagaimana Cara Orangtua Menyiapkan Biaya Kuliah Anak? Utang VS Investasi]

 

Agar lebih mudah, bila Anda atau pasangan gajian di akhir bulan, Anda bisa memasang reminder di kalendar smartphone Anda sebelum tanggal 30. Dan apabila Anda gajian di awal bulan, Anda bisa memasang reminder sebelum tanggal 5 tiap bulannya.

Jika Anda wirausahawan, tentukan tanggal di tengah bulan di saat Anda tidak sedang membayar tagihan-tagihan.

 

#3 Investasi Auto Debet

Moms, banyak lho orang-orang yang meski sudah diingatkan dengan alarm tetap saja lupa mentransfer uangnya untuk investasi.

Bila Anda sibuk dan sering kelupaan, manfaatkanlah fitur auto debet yang tersedia untuk investasi, contohnya deposito dan reksa dana.

Untuk auto debet deposito sendiri, umumnya rekening tersebut memiliki tingkat bunga lebih tinggi daripada tabungan biasa, dan jangka waktu yang periodenya telah ditentukan. Dengan demikian Anda tidak dapat menyentuhnya saat ada godaan untuk berbelanja, namun tetap dapat dicairkan saat terjadi keadaan darurat.

 

#4 Motivasi Keluarga Anda Untuk Mencapai Hasil yang Besar

Setelah mulai berinvestasi, mungkin akan ada fase di mana pengeluaran keluarga Anda keluar dari anggaran sampai-sampai Anda terpaksa menggunakan uang yang seharusnya digunakan untuk investasi tersebut.

Jika hal tersebut terjadi, tidak apa-apa. Jangan khawatir dan langsung menyerah dulu. Segera letakkan gambar yang menunjukkan apa yang Anda sekeluarga impikan di tempat-tempat yang mudah terlihat oleh Anda dan anggota keluarga lainnya. Misalnya di kulkas, ataupun cermin di kamar agar Anda sekeluarga selalu teringat kembali akan tujuan kalian dan kembali bersemangat untuk menekan nafsu belanja hal-hal yang kurang penting.

 

#5 Gunakan Celengan Atau Toples untuk Menyimpan Receh

Moms, setelah belanja di supermarket atau minimarket tentunya Anda kerap mendapat uang kembalian berupa koin ‘kan?

Uang dalam bentuk koin ini seringkali dianaktirikan, padahal jika Anda rajin mengumpulkan uang koin, dalam setahun jumlahnya bisa mencapai puluhan ribu lho!

TERUNGKAP!-20-Cara-Hidup-Hemat-agar-Bisa-Menabung-1-Finansialku

[Baca Juga: Infografis: Tahukah Anda Perbedaan Investasi Dan Menabung??]

 

Untuk itu, mulai sekarang biasakan menyimpan uang receh di dalam celengan atau toples. Lumayan ‘kan Moms dapat uang tambahan untuk beli bumbu-bumbu dapur.

 

#6 Menang Arisan? Investasikan!

Setiap kali menang arisan atau menerima bonus dalam bentuk tunai, banyak wanita yang gelap mata dan malah menghabiskan uang tersebut dalam sekejap.

Apakah Anda salah satunya, Moms?

Kalau iya, yuk ubah kebiasaan tersebut. Mulau sekarang, setiap Anda menang arisan atau menerima bonus berupa uang, langsung diinvestasikan.

Stick to your monthly budget dan coba ingat-ingat kembali tujuan keuangan yang ingin Anda capai.

 

#7 Biasakan Hidup Hemat

Hemat artinya menggunakan sesuatu secukupnya. Ingat, hemat bukan berarti kikir. Hemat adalah ketika Anda berhati-hati dalam membelanjakan uang Anda dan menimbang apakah barang tersebut memberikan manfaat yang sesuai dengan harganya. Hemat mengajarkan untuk tidak menggunakan uang sesuai dengan kemampuan Anda untuk tujuan memenuhi kebutuhan hidup.

Sedangkan kikir adalah sifat di mana Anda menyamaratakan semua kebutuhan. Anda tidak memiliki skala prioritas sehingga Anda ragu untuk mengeluarkan uang Anda bahkan untuk kebutuhan penting sekalipun. 

Menyisihkan-Uang-Belanja-Untuk-Investasi-1-Finansialku

[Baca Juga: 5 Tips Menabung untuk Keluarga Muda, Buktikan Sendiri Hasilnya dalam 1 Tahun ke Depan!]

 

Untuk itu, jadilah orang yang hemat, bukan kikir. Terdapat banyak cara untuk berhemat tanpa harus membuat Anda dan keluarga menderita.

Salah satu cara berhemat adalah dengan disiplin mematikan lampu ruangan yang tidak digunakan, baik siang maupun malam hari. Walau tak terasa, kebiasaan membiarkan lampu nyala bisa membuat tagihan listrik Anda bocor, lho.

Selain itu, banyak hal yang bisa Anda dan keluarga lakukan untuk berhemat. Misalnya dengan membawa bekal makanan dan minuman dari rumah hingga menggunakan transportasi umum saat pergi ke pusat perbelanjaan (sekarang biaya parkir di mall-mall besar Jakarta bisa mencapai Rp5000 per jam, Moms!).

 

#8 Belanja dengan Cerdas

Kegiatan belanja adalah salah satu pos pengeluaran terbesar dalam anggaran bulanan keluarga. Oleh karena itu, sangat penting bagi para ibu untuk mengetahui tips-tips belanja cerdas.

Apa saja tipsnya? Yuk intip penjelasannya berikut ini:

 

  • Membawa Catatan

Salah satu cara termudah untuk menghemat uang adalah membuat daftar belanjaan sebelum berbelanja.

Ketika Anda tidak memiliki daftar belanja, Anda biasanya akan berakhir membeli barang-barang lain yang tidak direncanakan.

Itulah mengapa, mereka yang datang ke supermarket dengan rencana dan daftar belanjaan adalah salah satu jenis konsumen yang pintar.

Membuat daftar belanjaan memang penting, tapi yang lebih penting adalah mematuhi daftar tersebut.

 

  • Membeli Grosir

Membeli barang grosiran tentu jauh lebih murah harganya jika dihitung satuan.

Untuk itu, belilah barang yang Anda pakai sehari-hati dalam jumlah besar sekaligus, misalnya kantong sampah, tisu, deterjen, sabun, pasta gigi, dan masih banyak lagi.

Dengan membeli barang dalam jumlah besar, kamu juga bisa mengurangi biaya transportasi saat berbelanja.

Membeli dalam jumlah besar juga akan menghindarkan Anda untuk belanja sering-sering, sehingga godaan untuk belanja barang-barang lain pun turut berkurang.

 

  • Belilah Produk yang Sudah Dekat Tanggal Kadaluarsanya

Biasanya supermarket memberi potongan harga besar-besaran untuk produk yang sudah hampir memasuki tanggal kadaluarsa. Namun bukan berarti produk tersebut sudah tidak layak untuk dimakan. Produk masih aman digunakan atau dikonsumsi, namun Anda harus cepat-cepat menghabiskannya sebelum tanggal kadaluarsanya.

 

Masih banyak lho tips belanja hemat di supermarket, sila simak artikel berikut untuk penjelasan lebih lengkapnya: Moms, Praktikkan 25 Tips dan Trik Berbelanja di Supermarket agar Hemat

 

Jadilah Pahlawan yang Berjasa Mewujudkan Tujuan Keuangan Keluarga Anda!

Moms, dengan memiliki ilmu dan pengetahuan pengaturan keuangan, tentu Anda bisa menjadi pahlawan keuangan bagi keluarga Anda.

Namun, untuk berhasil mewujudkannya tepat waktu, Anda perlu team work yang hebat. Bila Anda berhemat sendiri namun suami dan anak-anak Anda melakukan pemborosan, sama saja bohong!

Nah, maka dari itu, Anda harus bisa mengajak seluruh anggota keluarga untuk membantu mewujudkan tujuan bersama.

Tunjukkan pada anggota keluarga Anda bahwa Anda berkomitmen, mereka pun akan mengikuti Anda.

 

Apakah kamu memiliki pertanyaan mengenai cara-cara menyisihkan uang belanja untuk berinvestasi? Tinggalkan komentarmu di bawah!

Jika ada pertanyaan, silakan ajukan pertanyaanmu pada kolom di bawah ini. Perencana Keuangan kami siap membantu, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Redaksi. 10 Cara Mudah Menabung. Ekonomi.kompas.com – https://goo.gl/RcHVfj
  • Boby Chandro Oktavianus. 14 November 2016. 11 Cara Cerdas Menabung untuk Beli Rumah. https://goo.gl/GppuuT

 

Sumber Gambar:

  • Moms, Yuk Investasi – https://goo.gl/f1fGES
  • Moms, Yuk Investasi 2 – https://goo.gl/isbVDe
  • Moms, Yuk Investasi 3 – https://goo.gl/N8NZo6
  • Moms, Yuk Investasi 4 – https://goo.gl/bJLDj4

 

Summary
Moms, Begini Cara Efektif Menyisihkan Uang Belanja Untuk Investasi
Article Name
Moms, Begini Cara Efektif Menyisihkan Uang Belanja Untuk Investasi
Description
Jaman serba modern gini masih belum berinvestasi? Wah, jangan mau ketinggalan, Moms! Yuk ketahui cara efektif menyisihkan uang belanja untuk investasi.
Author
Publisher Name
Finansialku.com
Publisher Logo