Deposito berjangka adalah salah satu produk investasi yang digemari oleh banyak orang. Apakah Anda ingin tahu lebih lanjut mengenai deposito berjangka?

Artikel Finansialku kali ini akan membahas serba serbi pertanyaan mengenai deposito berjangka yang ada di Indonesia serta cara untuk memaksimalkan keuntungan dari deposito.

Selamat membaca!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Learn and Invest

 

Deposito Berjangka

Deposito berjangka atau yang juga dikenal dengan nama deposito adalah sebuah produk perbankan yang menawarkan program simpanan dengan bunga yang lebih tinggi dibandingkan tabungan biasa.

Pada deposito, nasabah dapat menyimpan sejumlah uang dengan jangka waktu tertentu.

Jangka waktu simpanan pada umumnya berkisar antara 1, 3, 6, 12 atau 24 bulan.

Dalam jangka waktu tersebut, nasabah tidak boleh menarik kembali uang tersebut sebelum jatuh tempo yang telah disetujui. Ketentuan ini sebagai ganti dari suku bunga yang lebih tinggi.

Deposito Berjangka 02 - Finansialku

[Baca Juga: Lakukan Strategi Investasi Deposito 2019 Supaya Makin Untung]

 

Pada tanggal jatuh tempo, nasabah akan kemudian menerima sejumlah uang beserta bunga deposito.

Uang ini dapat diambil atau dijadikan deposito kembali dengan jangka waktu yang sama.

Sistem perpanjangan deposito ini juga dikenal dengan nama ARO (Automatic Roll Over).

 

Gratis Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 30 an

Perencanaan Keuangan Untuk Usia 30 an - Finansialku Mock Up

Download Ebook Sekarang

 

Apa Saja Syarat untuk Membuka Tabungan Deposito?

Syarat umum untuk dapat memiliki deposito adalah:

  • Memiliki rekening di bank yang bersangkutan.
  • Menyertakan dokumen pribadi (KTP, SIM, Paspor, NPWP).
  • Mengisi formulir pendaftaran aplikasi.
  • Menyerahkan setoran awal untuk rekening deposito.

 

Syarat ini dapat berbeda dan harus disesuaikan dengan persyaratan dari masing-masing bank.

 

Bagaimana Cara Membuka Tabungan Deposito?

  • Siapkan dana pokok yang ingin didepositokan serta sedikit dana untuk biaya meterai.
  • Siapkan dokumen dan lengkapi syarat pembuatan deposito.
  • Pilih produk deposito bank sesuai dengan jangka waktu yang diinginkan
  • Isi formulir pendaftaran aplikasi deposito dan pelajari ketentuan atau aturan deposito.
  • Serahkan formulir dan persyaratan yang dibutuhkan kepada pihak bank.
  • Nasabah akan kemudian diberikan sertifikat bukti kepemilikan deposito. Bukti ini diperlukan untuk saat pencairan deposito di tanggal jatuh tempo.

Apakah Cocok Investasi P2P untuk Ibu Rumah Tangga Berikut Penjelasannya 04 Deposito - Finansialku

[Baca Juga: Jurus Jitu Memilih Deposito Terbaik di Indonesia Untuk Karyawan Gaji Rp3 Juta]

 

Berapa Biaya yang Dibutuhkan Untuk Membuka Tabungan Deposito?

Biasanya di awal pendaftaran, Anda hanya perlu membayar biaya meterai sebesar Rp6.000.

Namun terdapat biaya lainnya, seperti biaya administrasi bulanan, biaya bilyet, dan biaya penalti untuk penarikan sebelum jatuh tempo.

 

Kapan Saya Dapat Mengambil Kembali Dana Deposito?

Anda dapat mengambil kembali dana deposito kapanpun yang Anda inginkan.

Namun, harus diingat bahwa jika Anda ingin mengambil dana deposito sebelum waktu yang telah ditetapkan, maka Anda harus membayar sejumlah biaya penalti.

Deposito 6 Bulan untuk Bayar SPP 02 Deposito 2 - Finansialku

 [Baca Juga: Para Investor, Ketahui Perbandingan Suku Bunga Deposito vs Sukuk Ritel]

 

Bagaimana Cara Melakukan Pencairan Deposito?

Cara umum untuk melakukan pencairan deposito adalah dengan menyerahkan sertifikat bukti kepemilikan deposito kepada pihak bank.

Kemudian, pihak bank akan memproses dan menyiapkan slip pencairan serta slip bunga.

Nasabah pun hanya tinggal menandatangani slip dan petugas bank akan memproses dana deposito untuk dikembalikan ke rekening Anda.

 

Berapa Biaya Penalti yang Harus Dibayar untuk Melakukan Pencairan Deposito Sebelum Jatuh Tempo?

Biaya penalti yang dibayar tergantung pada kebijakan perbankan tempat Anda menaruh deposito.

Biasanya jika deposito Anda berjangka waktu kurang atau sama dengan 3 bulan, biaya penalti ini digantikan dengan bunga deposito.

Ini berarti jika Anda melakukan pencairan deposito sebelum jatuh tempo untuk deposito jangka waktu 1, 2 dan 3 bulan, Anda tidak akan memperoleh bunga deposito.

Jika deposito Anda memiliki jangka waktu lebih dari 3 bulan, maka biaya penalti akan dipotong dari jumlah bunga deposito yang Anda dapatkan.

Menghitung Bunga Deposito Untuk Mahasiswa 01 - Finansialku

[Baca Juga: Bagaimana Cara Mudah Menghitung Bunga Deposito Untuk Mahasiswa?]

 

Apa Keuntungan dari Deposito?

Tentu menabung akan mendatangkan banyak keuntungan, terutama deposito. Keuntungan yang dapat anda rasakan adalah sebagai berikut:

  • Suku bunga yang lebih tinggi dari tabungan konvensional.
  • Terjamin oleh LPS (Lembaga Penjamin Simpanan).
  • Risiko investasi hampir 0, karena nilai pokok investasi tidak akan berkurang.
  • Dapat dijadikan jaminan kredit pada saat nasabah ingin mengajukan kredit pinjaman.
  • Prosedur yang mudah dan praktis serta syarat yang sederhana.

 

 

Berapa Suku Bunga Deposito?

Suku bunga deposito akan berbeda dari 1 bank ke bank lainnya, hal ini dipengaruhi oleh kebijakan dan performa bank.

Misalnya, suku bunga deposito untuk Bank BCA adalah 6% sedangkan suku bunga deposito untuk Bank Mandiri adalah 6,25%.

Deposito 6 Bulan untuk Bayar SPP 01 - Finansialku

[Baca Juga: 5+ Strategi Untuk Mengubah Hobi Menjadi Profesi yang Menghasilkan Uang]

 

Bagaimana Cara Menghitung Bunga dari Deposito?

Rumus dasar menghitung bunga deposito adalah nilai pokok deposito (S) dikali dengan suku bunga deposito (i) per tahun, dikali dengan jumlah bulan jangka waktu (t) dan dibagi dengan 12 (jumlah bulan dalam 1 tahun).

Bunga = (S * i * t) : 12

 

Contohnya: Jika seorang nasabah memiliki nilai pokok deposito sebesar Rp10 juta, dengan jangka waktu 6 bulan dan suku bunga deposito adalah 6%, maka bunga deposito yang akan diterima adalah Rp300 ribu.

(Rp10 juta * 6% * 6) : 12

 

Sehingga di akhir masa deposito, jumlah uang yang akan didapat adalah Rp10,3 juta.

Oh ya, jika Anda tidak mau pusing dalam menghitung bunga deposito, kini sudah ada aplikasi Finansialku yang akan membantu Anda untuk menghitung bunga deposito.

Dengan contoh yang tadi yaitu nilai pokok deposito sebesar Rp10 juta, dengan jangka waktu 6 bulan dan suku bunga deposito adalah 6%, maka langkah-langkah menghitung keuntungan deposito menggunakan aplikasi Finansialku:

  1. Buka menu aplikasi Finansialku dan pilih menu “Investasi”.
  2. Pilih panel “Kalkulator” pada bagian atas untuk melakukan simulasi.
  3. Pilih opsi “Deposito”.
  4. Masukan data yang diperlukan:
  • Dana yang diperlukan: Rp10.000.000.
  • Periode: 6 bulan.
  • Bunga deposito (sebelum pajak): 6% per tahun.
  1. Kemudian tekan tombol “Hitung”.
  2. Anda akan dapat melihat hasil perhitungan pada bagian atas aplikasi Finansialku, seperti “Anda akan mendapat bunga sebesar Rp236.712”.

 

 

Mengapa hasilnya cukup berbeda dengan perhitungan manual? Hal ini disebabkan oleh aplikasi Finansialku memiliki perhitungan tersendiri yang dilengkapi dengan biaya administrasi tiap bulannya.

Namun biasanya, perhitungannya lebih tepat dibandingkan jika Anda menghitungnya secara manual.

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

Jika Anda belum memiliki aplikasinya, segera download melalui Google Play Store atau registrasi terlebih dahulu melalui PC Anda.

 

Bagaimana Cara Mendapatkan Bunga Tertinggi?

Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mendapatkan keuntungan bunga tertinggi.

Pertama, memperpanjang jangka waktu deposito, semakin lama periode deposito maka semakin besar pula bunga deposito yang akan didapat.

Namun, ingat bahwa akan ada potongan biaya bila Anda ingin menarik dana deposito sebelum waktu yang ditentukan.

Deposito dan Dana Pendidikan Anak 2 Finansialku

[Baca Juga: Kring Pajak, Layanan Call Center Untuk Kemudahan Urusan Perpajakan]

 

Cara kedua adalah dengan membandingkan suku bunga dari beberapa bank.

Cara ini dapat memudahkan Anda untuk memilih suku bunga tertinggi, sehingga bunga deposito yang akan didapat juga tinggi. Selalu tanam deposito di bank yang terpercaya.

Cara terakhir adalah dengan membeli deposito pada saat promosi. Bank akan sering mengadakan promosi, misalnya pada saat ulang tahun atau hari besar.

Promosi ini dapat dimanfaatkan untuk mendapatkan keuntungan yang lebih maksimal.

 

Berapa Pajak yang Dikenakan Atas Tabungan Deposito?

Setiap nasabah yang memiliki tabungan deposito wajib membayar pajak atas bunga deposito dan tabungan.

Pajak ini berjumlah 20% untuk nilai deposito yang melebihi Rp7,5 juta.

Ini berarti setiap bunga yang Anda dapatkan akan dikurangi dengan pajak. Semakin besar bunga yang diperoleh, semakin besar pula pajak yang dikenakan.

 

Apa Kekurangan dari Deposito?

Walaupun risiko investasi sangat kecil, deposito juga memiliki beberapa kekurangan. Contohnya adalah:

  • Rentan terhadap inflasi dan penawaran bunga yang tidak setara dengan inflasi.
  • Syarat dana awal deposito lebih besar dibandingkan tabungan atau simpanan.
  • Likuiditas rendah karena uang tidak dapat ditarik sebelum jatuh tempo dan akan dikenakan penalti untuk pencairan sebelum jatuh tempo.
  • Nilai deposito tidak dapat ditambah sewaktu-waktu.

Deposito-2

[Baca Juga: Untuk Persiapan Pensiun: Pilih Deposito atau Beli Tanah?]

 

Pilih Deposito yang Paling Sesuai

Jangka waktu deposito serta jumlah pokok deposito adalah penentu besar kecilnya bunga deposito. Akan tetapi, jangan menjadikan bunga deposito sebagai acuan.

Anda harus menyesuaikan tabungan deposito dengan kebutuhan dan kemampuan agar dapat memaksimalkan keuntungan investasi.

Selalu lakukan pencarian informasi terlebih dahulu sebelum Anda membuat tabungan deposito.

Pilih bank yang paling Anda percaya, ikuti persyaratannya, dan selamat membuka tabungan deposito!

 

Apakah Anda memiliki tabungan deposito? Bagaimana pengalaman Anda mengenai deposito? Pastikan bahwa Anda telah mengetahui seluruh ketentuan dan persyaratan yang dibutuhkan agar terhindar dari risiko investasi.

 

Sumber Referensi:

  • Admin. Bandingkan, Hitung Bunga Deposito dan Tentukan Deposito Terbaik Anda. Aturduit.com – https://goo.gl/Cax6tE

 

Sumber Gambar:

  • Deposito Berjangka 1 – https://goo.gl/dNQH7P
  • Deposito Berjangka 2 – https://goo.gl/ZSFiM5