Sudahkah Anda mengaplikasikan pelajaran keuangan usia 30-an?

Anda mungkin memperoleh penghasilan lebih besar ketika berusia 30-an, tetapi hal itu diikuti oleh tantangan yang lebih besar pula.

Sebagai contoh, membeli rumah, membiayai keluarga dan pendidikan anak, hingga membangun bisnis.

Mari kita simak 5+ pelajaran keuangan usia 30-an yang perlu Anda pahami!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Usia 30-an: Menuju Puncak Karier

Waktu berjalan dengan cepat, dan kini saatnya memasuki dekade baru dalam kehidupan Anda.

Pada usia 30-an umumnya Anda sudah berada di posisi yang cukup stabil dan menuju puncak karier. Usia 30-an juga menuntut Anda untuk lebih serius, di mana tantangan baru muncul dan kini semuanya lebih nyata.

Anda mungkin merasa ini adalah saat-saat di mana Anda paling kuat dan sukses, namun sadarkah Anda sudah separuh jalan menuju masa pensiun?

Kini saatnya untuk mengecek kesehatan keuangan Anda dan mulai memperbaikinya demi masa depan yang lebih baik.

Mulailah membuka aplikasi Finansialku di smartphone untuk mengecek kesehatan keuangan saat ini.

Pilih menu Financial Health Check Up, kemudian masukan data dan Anda akan memperoleh hasil berupa rasio-rasio.

Pengecekan kesehatan keuangan atau financial health check up ini penting untuk mengetahui keseimbangan keuangan Anda.

Sebagai contoh, ada sebagian yang memiliki gaji besar, tetapi tidak memiliki dana darurat karena pengaturan keuangan yang kurang baik. Padahal dana darurat adalah prioritas paling mendasar dalam perencanaan keuangan.

Intinya, setiap orang memiliki harapan untuk memiliki keuangan yang sehat.

Dengan begitu, segala kebutuhan dapat terpenuhi, baik kebutuhan jangka pendek, menengah maupun panjang. DAN pada akhirnya tujuannya adalah kebebasan finansial.

Apakah Anda sudah pernah mengecek kesehatan keuangan? Jika belum, segera download aplikasi Finansialku melalui Google Play Store atau registrasi terlebih dahulu melalui PC Anda.

 

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

Setelah mengecek kesehatan keuangan, saya sangat kaget akan hasilnya yang sangat buruk. Artinya saya benar-benar harus mulai mempersiapkan kondisi keuangan usia 30-an.

Bagaimana dengan hasil pengecekan kesehatan keuangan Anda?

Bagi Anda yang siap memasuki usia 30-an atau mungkin sudah menjalaninya, Finansialku telah merangkum 5+ pelajaran keuangan usia 30-an yang perlu Anda pahami.

 

Pelajaran Keuangan Usia 30 an

Seperti Anda ketahui, belajar bisa dari mana saja. Misalnya dari teman, buku, film, atau bahkan dari pengalaman orang lain.

Jika Anda lebih senang membaca buku, Finansialku telah merangkum tips perencanaan keuangan usia 30-an dalam sebuah ebook yang praktis dan dapat Anda buka dengan mudah melalui smartphone Anda.

Gratis Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 30-an

Perencanaan Keuangan Untuk Usia 30 an - Finansialku Mock Up

Download Ebook Sekarang

 

Jika Anda lebih senang belajar dari pengalaman orang lain, yuk simak ulasannya berikut ini!

 

#1 Membuat dan Menaati Anggaran

Pelajaran pertama untuk mengatur keuangan usia 30-an adalah dengan membuat anggaran. Membuat anggaran merupakan tahapan yang paling penting dalam pengaturan keuangan.

Anda harus melakukannya dengan teliti dan menggunakan perkiraan yang tepat, agar tidak ada ketimpangan di dalam perencanaan yang telah Anda atur.

Catatlah setiap perencanaan dan penerapan anggaran secara rinci dan jelas. Dengan demikian, Anda dapat mengetahui pola pemasukan dan pengeluaran Anda.

Setelah mengetahui pola keuangan, Anda bisa memprediksi jumlah pengeluaran di waktu yang akan datang dan mulai menyiapkan dananya mulai dari sekarang.

Anda bisa menggunakan aplikasi Finansialku sebagai alat bantu membuat anggaran dan catatan keuangan untuk Anda. Dengan demikian membuat anggaran menjadi mudah dan praktis.

Untuk memudahkan penggunaannya, Anda bisa mengikuti tutorial berikut ini:

 

Jika Anda bertanya-tanya, “Selama ini saya sudah punya anggaran, tapi kok keuangan masih berantakan?”

Jawabannya adalah banyak orang yang membuat anggaran, memanfaatkan aplikasi Finansialku, bahkan belajar dari artikel keuangan. Tapi kesalahannya adalah hanya sedikit yang menaati anggaran yang telah dibuatnya.

Di usia 30-an ini, saatnya untuk berhenti main-main dan mulailah menaati anggaran tersebut dengan tertib, barulah Anda bisa mengatur keuangan.

Namun Anda boleh melakukan review dan mengevaluasi anggaran jika memang tidak masuk akal.

Cobalah dalam satu bulan dan lihat mana anggaran yang ternyata bisa dihemat dan dialokasikan ke aspek lainnya. Lama kelamaan Anda pasti menjadi mahir dan semakin bijak dalam mengatur keuangan.

 

#2 Berhenti Menghabiskan Seluruh Pemasukan Anda

Orang terkaya sekali pun tidak memperoleh kekayaannya begitu saja, mereka MENABUNG.

Jika mereka menghabiskan seluruh pemasukannya setiap bulan, tentu tidak akan pernah menginjak kekayaannya saat ini.

Menurut Forbes Magazine sepasang suami istri generasi milenial asal California baru saja pensiun pada usia 30-an dengan tabungan sebanyak US$1 juta atau setara dengan Rp13,5 miliar.

Mereka menabung 65% penghasilannya setiap bulan selama 3 tahun hingga mencapai nilai US$1 juta.

Mereka meminimalisasi pengeluaran dengan berbagai cara, misalnya dengan menjemur pakaian di kebun daripada menggunakan dryer yang boros listrik.

Pelajaran Keuangan Usia 30-an 02 Finansialku

[Baca Juga: Slide Perencanaan Keuangan: Rencana Keuangan Sebagai GPS untuk Masa Depan dan Tujuan Keuangan Anda]

 

Dengan kata lain, mereka memilih untuk memprioritaskan tabungan daripada hal-hal yang tidak terlalu penting. Mereka menggambarkan menabung sebagai “membayar diri sendiri” sebelum Anda membayar orang lain.

Cobalah tips ini, dan lihatlah perubahan yang akan terjadi!

Dengan teknologi canggih, Anda bahkan bisa menggunakan sistem auto debet setiap bulan untuk menabung, sehingga tidak ada lagi alasan untuk tidak menabung setiap bulan.

Beberapa bank kini menawarkan fitur auto debet, yakni menabung dengan sistem transfer berkala antar rekening secara otomatis.

Dengan kata lain, Anda akan membuka 2 rekening, di mana rekening pertama dijadikan rekening utama yang sering digunakan sedangkan rekening kedua dijadikan rekening untuk menabung.

Jika Anda sudah memberi persetujuan, pihak bank akan mentransfer sejumlah uang secara berkala dari rekening utama ke rekening kedua tersebut.

Praktis bukan?

 

#3 Tentukan Tujuan dengan Jelas dan Terukur

Kejelasan (clarity) merupakan hal utama dalam membuat tujuan.

Pertama-tama Anda harus membuat sebuah tujuan yang jelas dan terukur. Tujuan yang tidak jelas dan tidak feasible hanyalah akan menjadi penghambat kesuksesan.

Bayangkan saja jika Anda mengikuti sebuah perlombaan, tetapi tidak mengetahui hadiahnya. Apakah Anda akan termotivasi untuk sukses? Tentu tidak!

Hanya dengan mengetahui tujuan dengan jelas dan terukur, Anda bisa membuat perencanaan matang untuk mencapainya.

Sayangnya, mayoritas orang tidak tahu apa yang sungguh mereka inginkan, sehingga tujuannya menjadi kabur. Alih-alih mencari tujuan yang jelas, mereka sibuk memikirkan ketakutannya akan kegagalan.

Nah, agar Anda juga bisa pensiun lebih cepat, cobalah tuliskan tujuan Anda dengan jelas.

Bagaimana-Langkah-Menggapai-Resolusi-dan-Tujuan-Hidup-2-Finansialku

[Baca Juga: 8 Cara Mengurus Keuangan Rumah Tangga Pasangan Baru Menikah, Agar Keuangan Anda Sehat]

 

Coba jabarkan beberapa hal berikut untuk membuat tujuan pensiun lebih cepat:

  • Berapa penghasilan yang bisa diperoleh setiap bulan?
  • Berapa persen yang akan Anda gunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup?
  • Berapa persen yang akan diinvestasikan?
  • Berapa tingkat pengembalian yang diharapkan dan berapa yang mungkin diperoleh?

 

Yuk mulai buat tujuan finansial yang jelas terukur!

 

#4 Stop Semua Utang Baru, Cicilan Baru, Pengeluaran Konsumtif

Dewasa ini, perekonomian semakin sulit sehingga kredit atau utang dijadikan solusi bagi kebutuhan hidup dan pengeluaran konsumtif.

Sayangnya, jika tidak digunakan dengan bijak, kredit atau utang bisa menjadi bencana keuangan. Sebelum Anda jatuh ke lubang UTANG yang dalam, lebih baik STOP semua utang dan cicilan yang bersifat konsumtif!

Kalau memang pada usia 30-an Anda belum bisa nabung, jangan pernah berpikir untuk:

  • Ambil cicilan smartphone baru,
  • Ambil cicilan mobil baru,
  • Renovasi kamar,
  • Renovasi dapur, dan sebagainya.

 

Utang Konsumtif 02 Finansialku

[Baca Juga: 30 Checklist Keuangan dan Cara Menabung Usia 30-an. Apakah Anda Sudah Punya yang Nomor 8?]

 

Jika Anda masih berpikir demikian, artinya Anda masih belum memprioritaskan menabung. Jika tidak diprioritaskan, maka Anda tidak perlu membaca tips #5, #6 dan #7, karena tidak akan bermanfaat.

Jika Anda tidak memikirkan diri Anda sendiri, maka coba pikirkan anak Anda.

Jika Anda tidak mempersiapkan dana pendidikan anak, maka #UangDarimana untuk sekolah? Kuliah?

Sekedar info untuk membukakan mata Anda, 7 dari 10 Mahasiswa di Amerika, bayar kuliah pakai utang. Setelah lulus kuliah, mahasiswa tersebut langsung menanggung beban utang yang cukup besar.

Anda tentu tidak mau bernasib sama dengan mereka bukan?

 

#5 Punya Dana Darurat

Dewasa ini, tentunya Anda tahu bahwa kondisi perekonomian semakin sulit. Tidak terkecuali di Indonesia, terbukti dengan banyak perusahaan-perusahaan besar yang tutup atau hengkang dari Indonesia.

Anda juga pasti tahu salah satu dampak terbesar dari kondisi ini adalah banyaknya kasus Putus Hubungan Kerja (PHK) secara sepihak. Lalu apa yang harus dilakukan?

Tidak mudah untuk mencari pekerjaan baru dalam waktu singkat. Namun kondisi ini juga berada di luar kendali Anda, dan bisa terjadi kapan saja.

Bagaimana-Cara-Memprioritaskan-Dana-Darurat-1-Finansialku

[Baca Juga: Ibu Muda Kenali dan Praktikkan Cara Merencanakan Keuangan Berikut Ini]

 

Apa Anda rela mengemis bantuan dari orang lain hanya untuk membiayai hidup Anda selama Anda mencari pekerjaan baru? Atau Anda memilih untuk berutang? Tentunya tidak.

Oleh karena itulah dibutuhkan yang namanya DANA DARURAT.

Dana darurat dibutuhkan untuk antisipasi yang sudah disiapkan sejak jauh-jauh hari. Ingatlah bahwa Anda tidak akan pernah tahu bagaimana masa depan Anda, sehingga lebih baik mempersiapkannya dari sekarang.

 

#6 Mulai Berinvestasi

Sudahkah Anda memikirkan soal berinvestasi pada usia 30-an ini? Pernahkah Anda membayangkan, jika memulai menabung dari sekarang, maka kamu cukup menabung lebih sedikit di masa depan?

Berinvestasi artinya mengorbankan kesenangan saat ini untuk kemudian dinikmati berlipat ganda di kemudian hari. Jika Anda masih memilih bersenang-senang sekarang, bagaimana dengan masa depan Anda?

Peluang-Keuntungan-dan-Risiko-Berinvestasi-Reksa-Dana-02-Finansialku

[Baca Juga: Praktikkan Sekarang Juga! 29 Cara Melunasi Utang Seperti Saran Dave Ramsey]

 

Certified Public Accountant, Micah Fraim mengilustrasikan pentingnya berinvestasi sejak dini melalui sebuah infografis. Beberapa hal yang jelas terlihat melalui infografis tersebut adalah:

  1. Bahwa mereka yang mau berinvestasi lebih dulu akan memperoleh jumlah yang lebih besar hingga ratusan ribu dolar ketimbang mereka yang terlambat berinvestasi.
  2. Semua itu bisa terjadi meski jumlah yang kamu investasikan lebih sedikit dari mereka.
  3. Kenyataan lainnya yakni mereka yang mau berinvestasi lebih dulu sudah bisa bersantai di usia 27 tahun saat mereka yang terlambat berinvestasi malah harus membanting tulang berinvestasi.

 

Jadi, saatnya mulai membangun pondasi keuangan yang kokoh dengan mulai berinvestasi.

 

#7 Telah Mempersiapkan Masa Pensiun

Studi Kompas menunjukkan bahwa kurang dari 10% pekerja berada dalam jalur yang tepat demi menjamin tujuan masa pensiunnya. Nilai ini tergolong sangat kecil.

Terlebih lagi, laporan dari Financial Finesse menunjukkan bahwa 61% dari pekerja tidak tahu apakah simpanan mereka akan cukup untuk menjamin masa pensiun yang bahagia.

Nyatanya pensiun merupakan salah satu tahap kehidupan yang akan datang cepat atau lambat. Setiap manusia pasti mencapai suatu titik di mana dirinya sudah tidak produktif dan harus berhenti bekerja.

Di sinilah pentingnya sebuah PERENCANAAN PENSIUN (retirement plan).

Persiapan Pensiun 04 Persiapan Pensiun 4 - Finansialku

[Baca Juga: Nyaris Terlambat, Seorang Karyawan Baru Menyiapkan Dana Pensiun di Usia 40 an. Jangan Khawatir Ini Strategi yang Dapat Anda Lakukan!]

 

Dengan perencanaan pensiun, Anda akan memperoleh beberapa benefit berikut:

  1. Anda dapat mengetahui estimasi berapa jumlah uang yang Anda butuhkan saat pensiun.
  2. Anda dapat mengetahui berapa lama Anda harus berinvestasi untuk menyiapkan dana pensiun tersebut.
  3. Perencanaan dana hari tua akan berperan sebagai peta (penunjuk jalan), untuk memperjelas arah investasi Anda.
  4. Sangat memungkinkan Anda dapat mempertahankan gaya hidup (lifestyle) Anda saat pensiun, sehingga Anda bisa menjalani masa pensiun dengan sejahtera. Syaratnya, jangan terlambat melakukan perencanaan dana hari tua.
  5. Memungkinkan Anda untuk TETAP memiliki sumber pendapatan saat memasuki masa pensiun. Misalnya bunga deposito, pendapatan pasif, dan lain sebagainya.
  6. Anda dapat terhindar dari kesalahan-kesalahan dalam mempersiapkan dana hari tua, jika Anda memiliki perencanaan dana hari tua.

 

Kabar baiknya, kini sudah banyak tools yang dapat membantu Anda membuat perencanaan pensiun, misalnya dengan menggunakan aplikasi Finansialku. Dengan demikian masa pensiun bisa dihadapi dengan tenang dan sejahtera.

 

Bagaimana Kondisi Keuangan Usia 30-an Anda?

Jadi, menurut saya kini waktunya menjalani tantangan baru dan mulai mempersiapkan masa depan Anda. Anda masih punya banyak waktu sebelum memasuki usia 40, dan Anda perlu mempersiapkannya dengan matang.

Jika kondisi keuangan memang masih kurang baik, Anda bisa berkonsultasi dengan perencana keuangan Finansialku.

Perencana keuangan kami selalu siap membantu Anda dengan fakta-fakta keuangan yang sesuai dengan kondisi keuangan Anda.

Bagaimana, apakah Anda sudah memiliki kondisi keuangan usia 30-an yang baik? Setelah melihat 7 pelajaran di atas, berapa yang sudah Anda lakukan? Bagikan jawabannya pada kolom komentar di bawah ya!

 

Apakah Anda memiliki pertanyaan mengenai pelajaran keuangan usia 30-an lainnya? Tinggalkan komentar Anda di bawah. Jika ada pertanyaan, silakan ajukan pertanyaan Anda pada kolom di bawah ini, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Ashley Eneriz. 21 Mei 2018. 7 Financial Lessons to Master by the Time You’re 30. Investopedia.com – https://goo.gl/AJWkTy
  • Matt Duczeminski. Why You Should Start Investing As Early As Possible [Infographic]. Lifehack.org – https://goo.gl/72ScTn
  • Shirley Christie. 16 November 2012. 3 Fakta Mengenai Pentingnya Dana Darurat.  Liveolive.com – https://goo.gl/sCp8Z9

 

Sumber Gambar:

  • Pelajaran Keuangan Usia 30-an 1 – https://goo.gl/Rt7DjL
  • Pelajaran Keuangan Usia 30-an 2 – https://goo.gl/fnBq55
Summary
5+ Pelajaran Keuangan Usia 30-an yang Perlu Anda Pahami
Article Name
5+ Pelajaran Keuangan Usia 30-an yang Perlu Anda Pahami
Description
Sudahkah Anda mengaplikasikan pelajaran keuangan usia 30-an?
Author
Publisher Name
Finansialku.com
Publisher Logo