Inspirasi usaha: bikin usaha dengan modal yang minim? Ternyata sudah dibuktikan oleh para pengusaha sukses ini dengan modal Rp1 juta bahkan kurang dari itu.

Simak kesuksesan mereka dan dapatkan inspirasi dari ketekunan mereka melakoni dan mengembangkan ide bisnis mereka yang menghasilkan omzet hingga jutaan bahkan miliaran rupiah! Selamat membaca!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Start It Up

 

Inspirasi Usaha dari Pengusaha Sukses

Akan selalu ada banyak pertanyaan tentang membangun sebuah usaha, dari kecukupan modal, kemampuan yang diperlukan dan mental yang harus kuat, termasuk berbagai ketakutan jika terjadi hal-hal tak diinginkan seperti kena tipu pihak yang tak bertanggung jawab dan lain sebagainya.

Mempertimbangkan secara matang memang suatu keharusan, tapi jika terlalu banyak berpikir dan membuat kita tidak melangkah dan memulainya, kita tidak akan tahu masa depan usaha yang akan kita jalankan, apakah berhasil atau tidak.

Salah satu tantangan yang biasanya membuat orang enggan dan ragu untuk memulai sebuah usaha adalah besarnya modal yang diperlukan.

“Sedikit-sedikit, lama-lama menjadi bukit.”

Sebuah peribahasa mengingatkan kita untuk percaya bahwa segala sesuatu berasal dari hal kecil dan jika kita tekun mengembangkan pada setiap hal yang kecil, maka hal itu akan berkembang dan menjadi besar.

Bagi Anda para pebisnis, agar tidak kelimpungan dalam mengatur keuangan bisnis pribadi, segera pisahkan laporan keuangan pribadi dengan laporan keuangan bisnis Anda melalui ebook gratis dari Finansialku yang berjudul Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis.

Gratis Download Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis

Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis - Mock Up - Finansialku Jurnal

DOWNLOAD EBOOK SEKARANG

 

Modal Rp1 Juta Bisa Jadi Pengusaha Sukses?

Percayakah Anda bahwa modal Rp1 juta bisa berkembang menjadi keuntungan sebesar miliaran rupiah?

Banyak orang beranggapan bahwa uang sebesar Rp1 juta tidak akan bisa membuat sebuah usaha yang membawa pada keberhasilan.

Siapa bilang?

Beberapa pengusaha yang akan kita bahas berikut ini adalah contoh dari mereka yang menekuni usaha mereka dengan modal usaha minim sebesar Rp1 juta dan berhasil mengembangkannya dan beromzet hingga miliaran Rupiah.

Ini dia mereka yang telah membuktikan bahwa modal Rp1 juta bisa menghasilkan miliaran rupiah!

Tapi jangan lupa, Anda bisa merencanakan dulu modal yang hendak Anda pakai dengan Aplikasi Finansialku. Segera download di Google Play Store atau Anda bisa akses melalui Aplikasi.Finansialku.com.

 

#1 Arie Setya Yudha – Bisnis Seragam Militer

Tak banyak orang yang tahu bahwa mahasiswa jebolan Universitas Gajah Mada jurusan Ilmu Komunikasi tahun 2008 ini bisa menjalankan bisnis yang hasilnya bisa menembus pasar dunia.

Dialah Aries Setya Yudha yang kini bisa menghasilkan omzet bulanan berkisar Rp185 juta.

Selang setahun dari kelulusannya, di tahun 2009 ia mulai merintis usaha seragam militer. Usaha ini awalnya ia jalankan sendirian, namun seiring dengan berkembangnya usaha yang ia tekuni tersebut, Aries Setya Yudha kini bisa mempekerjakan 17 orang karyawan, dimana 10 diantaranya bekerja di bagian staf dan 7 sisanya bekerja di bagian produksi.

Bagaimana awal mula Aries Setya Yudha menemukan ide untuk usaha bisnisnya yang cemerlang itu?

Ternyata, hobinya bermain softgun-lah yang membuatnya berpikir untuk menggeluti bisnis seragam militer yang kini membawanya pada kesuksesan.

Hobinya bermain softgun tentu perlu merogoh kocek yang cukup dalam, salah satunya adalah menyewa atau membeli perlengkapan bermain softgun, diantaranya adalah seragam yang dikenakan untuk bermain softgun.

Dengan modal Rp280.0000, Aries Setya Yudha kala itu membeli bahan baku berupa kain untuk dijahit ke tukang jahit menjadi seragam militer.

Pakaian yang sudah jadi tersebut sempat ia jual di internet untuk modal dan ternyata respon dari konsumen sangat baik. Aries Setya Yudha sendiri tidak menyangka akan banyaknya peminat seragam militer yang ia buat.

Dengan kualitas desain dan jahitan yang ditawarkan melalui media online, banyak konsumen merasa puas dan bahkan ada juga peminat yang berasal dari luar negeri yang memesan produk seragam militer buatannya.

Pengusaha Sukses dan Inspirasi Usaha 02 Arie Setya Yudha, Bisnis Seragam Militer - Finansialku

[Baca Juga: Kenali Prinsip Hidup Orang Sukses Dalam Membangun Bisnis]

 

Produknya semakin banyak diulas sehingga membuat produk seragam militer miliki Aries Setya Yudha dilirik oleh pasar domestik, salah satunya adalah Polisi Republik Indonesia (POLRI).

Aries Setya Yudha menuturkan bahwa Gegana Brimob Polri memberikan kepercayaan kepadanya untuk desain seragam taktis dari salah satu detasemennya.

Dari modal yang dikumpulkan semenjak penjualan dari tahun pertama, Aries Setya Yudha pun mulai mendirikan PT Molay Satrya Indonesia. Perusahaan yang ia dirikan itu bergerak di bidang pengadaan, desain dan juga pembuatan perlengkapan taktis, terutama seragam taktis.

Produk yang ia beri nama Molay itu juga diminati oleh tentara, salah satunya Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laun (TNI-AL) dari batalyon Intai Amfibi Marinir, selain daripada kepolisian juga.

Pengusaha Sukses dan Inspirasi Usaha 03 Arie Setya Yudha, Bisnis Seragam Militer - Finansialku

[Baca Juga: 16 Cara Berpikir Positif Saat Menghadapi Tantangan yang Perlu Kita Praktikkan]

 

Tak hanya laris di dalam negeri, produk Molay karya Aries Setya Yudha kini mulai merambah banyak pasar di berbagai belahan negara seperti Amerika Serikat, Kanada, Austria, Vietnam Italia dan Arab.

Produknya yang laris manis diantaranya adalah seragam, rompi, topi dan juga tas.

Tak kurang dari 200 pasang pakaian setiap bulannya yang berhasil ia produksi dan pasarkan, dan bahkan Aries Setya Yudha mengaku bahwa itupun masih jauh dari jumlah permintaan yang sebenarnya mencapai lebih dari 500.

Menurutnya, keberhasilan dari usahanya yang ia jalani dengan modal kecil itu diraihnya oleh karena kualitas serta harga produk yang kompetitif alias mampu bersaing bahkan dengan produk luar negeri sekalipun.

Ingin seperti Aries Setya Yudha? Langkah awal yang perlu dimiliki adalah belajar mengelola keuangan pribadi. Hal kecil ini akan membawa Anda kepada hal besar yang akan Anda kelola.

Segera dapatkan ebook perencanaan keuangan Anda yang sesuai dengan usia Anda men-download secara gratis dari Finansialku. Berikut ini daftar bukunya:

 

#2 Rismawati – Bisnis Gula Gait

Di usianya yang ke-24, perempuan yang akrab dipanggil Rismawati ini mendapat ide untuk membuat permen dengan bahan dasar gula aren.

Bahkan hanya dengan di bawah Rp1 juta, tepatnya hanya Rp300 ribu, perempuan lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Kementerian Perindustrian ini memulai usahanya itu, menekuninya dan membuahkan hasil yang cukup mengherankan.

Industri rumahan yang ia geluti dengan memberi nama gula gait ini meraup sukses besar hingga mencapai Rp40 juta setiap bulannya.

Pengusaha Sukses dan Inspirasi Usaha 04 Rismawati, Bisnis Gula Gait - Finansialku

[Baca Juga: Para Fresh Graduate, Pilih Bekerja atau Berbisnis? Kenali Plus Minusnya]

 

Dimulai pada tahun 2012 yang lalu, perempuan giat ini melihat potensi dari sebuah produk lokal dalam negeri yang bisa membawa kesuksesan dan akan diminati oleh para konsumennya.

Agar usahanya semakin berinovasi, perempuan yang menghadirkan produk asli dari Kertanegara (Kalimantan Timur) ini membuat beberapa varian rasa dari produknya, antara lain rasa original, wijen, kacang dan juga jahe.

Selain memperkenalkan produk dalam negeri, ia juga menghadirkan makanan yang bermanfaat bagi kesehatan, dimana gula gait ini memiliki fungsi untuk membersihkan saluran pencernaan. 

 

#3 Vina Kurniasih – Bisnis Boneka

Perkembangan teknologi memang sangat bermanfaat bagi kemajuan modernisasi peradaban manusia di segala lini. Namun, tetap saja tidak ada yang sempurna, dimana segala hal pasti ada kelemahannya.

Kemajuan teknologi terutama gadget yang semakin dikenal oleh anak-anak juga bisa disalahgunakan dan membuat mereka kecanduan untuk bermain terus tanpa menghiraukan kehidupan sosial mereka secara riil.

Pemikiran inilah yang mendorong Vina Kurniasih untuk membuat boneka yang lebih menarik sebagai mainan anak-anak dan dikembangkan sebagai ide bisnis yang menghasilkan.

Ingin menghasilkan yang terbaik, tak tanggung-tanggung jika Vina membuat boneka secara manual alias dengan tangan sendiri (hand-made).

Vina bahkan memiliki mimpi yang penuh dengan ambisi dimana bisnisnya ini bisa mengalahkan pamor boneka Barbie, asal Amerika Serikat.

Pengusaha Sukses dan Inspirasi Usaha 05 Vina Kurniasih, Bisnis Boneka - Finansialku

[Baca Juga: Para Pebisnis, Tiru 5 Cara Meningkatkan Keuntungan Perusahaan]

                                           

Selain itu, ia juga ingin mengembalikan budaya tradisional anak-anak perempuan yang bermain boneka.

Dengan modal Rp700 ribu, perempuan berusia 46 tahun ini memulai usahanya di tahun 2012 dengan membuat berbagai karakter boneka yang berbeda-beda. Ini adalah strategi yang ia sengaja lakukan agar meningkatkan kepuasan dari para konsumen yang ingin membeli boneka sesuai dengan karakter masing-masing.

Jangan ditanya omzet dari penjualannya per bulan. Vina Kurniasih yang kini memiliki 15 agen di wilayah Bogor mengaku mampu menghasilkan omzet sebesar Rp60-70 juta setiap bulannya.

Jika Anda mendapatkan uang sebanyak itu, apa yang akan Anda lakukan? Jangan berpikir untuk berfoya-foya, lebih baik uang tersebut Anda gunakan untuk investasi sehingga keuntungan akan datang lebih banyak.

Anda bisa download secara gratis berbagai ebook Panduan Berinvestasi secara Mudah dan Praktis untuk investor pemula. Berikut daftar bukunya:

 

#4 Martin Setiantoko – Bisnis Sate

Pemuda tamatan pendidikan di sekolah kuliner Malang, Jawa Timur ini sangat cinta akan dunia kuliner dan membuatnya bermimpi untuk memiliki restoran sendiri.

Dialah Martin Setiantoko. Impiannya itu ia wujudkan dengan memberanikan diri ke Amerika setelah pendidikan ia bereskan.

Berbekal uang sebesar Rp1 juta dan tak malu untuk bekerja sebagai tukang cuci piring di sebuah restoran di New York, Amerika Serikat, ia menjalani pekerjaan itu selama 5 tahun untuk mengumpulkan modal demi membuka restoran di daerah Virginia.

 

Tersandung hingga bangkrut sempat ia rasakan bahkan ia pernah merasakan sakit badan karena bekerja terlalu keras. Setelah 3 tahun perjalanan bisnisnya itu, ia mulai mengumpulkan keuntungan. 

Pemuda yang cinta akan kuliner Indonesia ini tak pernah hilang akal. Melihat pedagang food truck yang menjajakan makanan seperti burger atau hotdog, Martin Setiantoko membeli 2 buah food truck sebagai sarana untuk menjual sate, kari ayam, mie ayam hingga rendang, berbagai kuliner asli khas Tanah Air, Indonesia.

Agar namanya lebih dikenal dengan cita rasa Indonesia, food truck-nya sendiri ia namai Sate Truck.

Dengan ketekunannya dan mau berjerih lelah, Martin Setiantoko kini sudah merealisasikan mimpinya dengan memiliki sebuah restoran dan 2 buah food truck yang berada di lokasi yang berbeda.

Pengusaha Sukses dan Inspirasi Usaha 06 Martin Setiantoko, Bisnis Sate - Finansialku

[Baca Juga: 40 Kata-kata Bijak untuk Startup dan Entrepreneur yang Memotivasi dan Penuh Inspirasi]

 

Gunakan Aplikasi Finansialku dalam pencatatan keuangan pribadi yang dapat Anda gunakan secara praktis dengan langsung mencatat arus kas Anda setiap saat.

Tak perlu ragu menggunakan fasilitas free trial-nya untuk melihat berbagai fasilitas lain yang akan memudahkan Anda dalam merencanakan dana liburan atau membeli barang, bahkan mengecek kesehatan keuangan pribadi Anda.

 

Jika Anda berminat untuk berlangganan, Anda disarankan untuk berlangganan selama 1 tahun, selain untuk menghemat biaya registrasi, Anda akan mendapatkan benefit tambahan berupa kursus online mengenai perencanaan keuangan yang akan dipandu oleh Profesional Perencana Keuangan Finansialku secara gratis selama 1 tahun.

Iklan Banner Online Course Yuk Buat Sendiri Rencana Keuangan Anda - Finansialku 728 x 90

Iklan Banner Online Course Yuk Buat Sendiri Rencana Keuangan Anda - Finansialku 336 x 280

#5 Ating Supardi – Bisnis Serabi

Krisis ekonomi di tahun 1998 memang tak terlupakan. Banyak pengusaha besar yang gulung tikar, termasuk pengusaha kecil juga ikut kena imbasnya.

Tak terkecuali Ating Supardi yang saat itu menjadi pedagang daging yang harus berlapang dada melihat usahanya bangkrut dan berupaya untuk membuka sebuah usaha baru demi membiayai 5 orang anaknya.

Semangatnya ia kumpulkan dan memberanikan diri untuk membuka usaha jualan serabi meski modalnya hanya sebesar Rp50 ribu saja.

Ia melihat peluang dimana rata-rata para pedagang serabi itu adalah mereka yang sudah berusia lanjut dan mereka berjualan di saat pagi hari.

Ia mencoba untuk membuka tenda serabi di sore hari di pinggiran trotoar pinggir jalan Sekolah Tinggi Pariwisata NHI, Bandung.

Pengusaha Sukses dan Inspirasi Usaha 07 Ating Supardi, Bisnis Surabi - Finansialku

[Baca Juga: 98% Berhasil! Lakukan Tips Sukses Membangun Bisnis ala Orang Jepang]

 

Kala itu, ia hanya menjajakan serabi dengan dua varian rasa, yaitu serabi rasa oncom dan rasa manis.

Ada banyak saran mengenai penambahan penambahan topping dan ia menerima masukan itu.

Ating Supardi yang berusaha mendengar saran mulai menjalankannya dan ternyata, 54 varian rasa kini telah memanjakan lidah setiap konsumen hanya dengan harga berkisar Rp3-9 ribu saja per serabinya tergantung pilihan rasa.

Selain serabi, Ating Supardi juga menjual colenak dan pisang bakar yang juga menjadi serbuan para pecintanya.

Masa keemasan dari usaha Ating Supardi ini terjadi sekitar tahun 1999 hingga tahun 2000 dimana kala itu karena usaha kulinernya ini digandrungi oleh para konsumen, ia mampu meraup omzet hingga Rp10-12 juta per harinya dan mempekerjakan setidaknya 23 orang pegawai.

Bayangkan jika per hari bisa beromzet Rp10 juta saja, bagaimana jika diakumulasikan selama 1 bulan? Anda bisa hitung sendiri berapa keuntungannya.

 

#6 Riyadh Ramadhan – Bisnis Gorengan

Gorengan memang salah satu jenis jajanan dengan varian yang menggoda selera para penikmatnya, dan Anda tentu bisa menemukannya hampir di setiap jalan.

Banyak pedagang menjajakan gorengan dan banyak pula konsumen yang setiap harinya membeli gorengan.

Ide bisnis untuk berjualan gorengan memang tidak bisa dipungkiri merupakan sebuah ide yang cemerlang, tentu juga dengan modal yang minim, setiap orang bisa melakoninya.

Dialah Riyadh Ramadhan yang berhasil dengan usaha gorengannya, meski masih berusia 19 tahun dan baru saja lulus dari Sekolah Menengah Atas Al Hikmah Surabaya.

Menurutnya, gorengan adalah sebuah potensi bisnis yang baik dan sangat menjanjikan.

Jiwa bisnis Riyadh Ramadhan ternyata sudah ada sejak ia masih duduk di bangku sekolah dasar. Kala itu ia menjual mainan anak-anak dan gambar tempel.

Konsumen dan pelanggannya tentu saja teman-teman sekelas dan satu sekolah.

Inspirasi untuk berjualan ia dapatkan dari sang orangtua yang juga memiliki bisnis dalam mengelola lembaga pendidikan.

Saat SMA, ketika ia masih berusia 16 tahun, ia mulai berjualan gorengan. Saat itu di tahun 2009, ia adalah seorang remaja yang senang memasak, melihat sebuah peluang usaha dari menjual gorengan. Diawali dari orang-orang terdekat seperti teman-teman sekolahnya dan ia mengawali bisnis berpotensinya ini secara otodidak.

Usahanya ini tentu mendapat restu dan izin dari kedua orangtuanya. Walau awalnya ia merasa malu ketika berjualan kepada teman-temannya karena ada beberapa ejekan yang ia dapatkan dari mereka, namun ia tetap berpikir positif bahwa ia melakukan usaha yang halal.

Pengusaha Sukses dan Inspirasi Usaha 08 Riyadh Ramadhan, Bisnis Gorengan - Finansialku

[Baca Juga: Komik: Beginilah Caranya Mengajarkan Bisnis Pada Anak Sejak Kecil]

 

Ia terus mengembangkan bisnisnya dan tak menghiraukan setiap cercaan yang pernah ia dapatkan.

Sekitar satu tahun berikutnya, jualannya begitu laris dan ia memiliki ide untuk membuka sebuah café gorengan di sebuah mall dari setiap keuntungan yang ia dapatkan dari jualan sebelumnya.

Tambahan dari orangtua juga memberikan support lebih bagi Riyadh Ramadhan sekaligus memberi suntikan semangat untuk berusaha semakin giat.

Dengan nama Go Crunz, ia memberi nama café gorengannya tersebut dengan berbagai menu tambahan dan kreasinya sendiri seperti kentang, jamur, otak-otak ikan, selain gorengan yang biasa ia buat, termasuk beragam varian minuman.

Satu kotak gorengan berisi 5 gorengan, ia hargai sekitar Rp6 ribu hingga Rp9 ribu.

Ternyata banyak pelanggan yang menyukai dan terus datang ke café GO Crunz.

Tak lama kemudian karena laris manis dan banyak pelanggan, ia mampu membuka gerai dua gerai berikutnya sehingga ia memiliki total 3 gerai.

Omzet dari ketiga gerai tersebut mencapai Rp120 juta per bulannya dengan lama sekitar 40 persen dari omzet tersebut.

Di tahun 2010, Riyadh Ramadhan menawarkan kemitraan usaha dan kini ia memiliki 12 gerai usaha yang tersebar di beberapa kota besar seperti Jakarta, Bekasi, Malang dan Balikpapan.

 

#7 Darleni – Bisnis Makanan Ringan

Industri makanan ringan memang selalu menjadi ide bisnis yang brilian. Darleni melalui industri rumah tangga yang ia namakan “Winda Snack” kini mampu merambah pasar Negara Bagian Melaka, Malaysia.

Usahanya ini berdiri di Kota Pekanbaru dengan memproduksi varian makanan ringan yang disukai pelanggan, diantaranya Pisang Selai, Keripik Bawang, Steak Keju, Amplang, Genepo, Kerupuk Malaysia dan Kerupuk Cabe.

Menurut Darleni, makanan ringan yang ia produksi bisa sampai ke negara tetangga dikarenakan produknya dibawa oleh seorang agen dari Pekanbaru ke Melaka melalui pedagang eceran antara lain toko penjual oleh-oleh di Bandara Sultan Syarif Kasim.

Sejak tahun 1998, Darleni telah merintis usaha industri rumah tangganya ini dengan mengolah kue basah seperti onde-onde, lemang dan kue talam. Dari sebatas memenuhi permintaan warung dekat rumah, kini usahanya berkembang dan sukses.

Pengusaha Sukses dan Inspirasi Usaha 09 Darleni, Bisnis Makanan Ringan - Finansialku

[Baca Juga:  Kata-kata Bijak Peter Drucker yang Dapat Mengubah Bisnis sekaligus Mengubah Dunia]

 

Dengan modal Rp300 ribu saja, ia bisa memulai usahanya yang laris manis ini dan memicunya untuk berkembang dengan mengolah makanan ringan berupa kue kering.

Beberapa produk yang ia hasilkan diantaranya, Peyek Kacang, Peyek Tempe, Peyek Ikan dan Keripik Pisang serta beberapa jenis lain yang ia tambahkan, seperti Steak Keju, Amplang, Genepo, Kerupuk Malaysia dan Kerupuk Cabe.

Selain Malaka, ia juga memasarkan ke Jakarta dan berbagai daerah lain seperti Provinsi Riau dan juga sentra perbelanjaan modern di Pekanbaru.

Dengan omzet mencapai Rp45 juta per harinya, ia mendapatkan keuntungan bersih sekitar Rp450 juta setiap tahunnya.

Usahanya yang semakin berkembang ini membuatnya harus merekrut 3 karyawan dengan tugas menggoreng dan membungkus makanan ringan dengan upah Rp50 ribu setiap harinya.

 

#8 Mardiana – Bisnis Budidaya Jamur Tiram

Melalui budidaya jamur tiram, Mardiana memulai usahanya sejak tahun 2010 yang lalu dengan modal sebesar Rp1 juta. Meski modal yang ia dapatkan berkat patungan dengan rekannya, ia bisa mengembangkan usahanya yang ia tekuni dan mampu menghasilkan omzet sekitar Rp60 juta setiap bulannya dan keuntungan sebesar 40 persen dari omzet tersebut.

Dari jamur tiram, ia mengolahnya menjadi berbagai jenis makanan, mulai dari keripik, sate, hingga abon.

Perempuan yang sudah lulus dari Teknik Geologi Universitas Hasanuddin tersebut mengajak ibu-ibu di lingkungan rumahnya untuk melakukan hal serupa.

Meski pada awalnya berjalan lancar, ternyata dalam prosesnya tidak berjalan sesuai harapan dan membuatnya pindah ke Kabupaten Gowa lalu ke Kabupaten Maros demi mencari lokasi terbaik untuk mengembangkan usahanya.

Tidak ada yang sia-sia bagi mereka yang bekerja dengan penuh ketekunan dan Mardiana dalam usahanya membuahkan hasil.

Usahanya berkembang sukses di Makassar dan sekitarnya.

Dengan bantuan ibu-ibu rumah tangga lainnya, ia mampu menghasilkan penjualan antara 400 hingga 500 kilo jamur tiram.

Pengusaha Sukses dan Inspirasi Usaha 10 Mardiana, Bisnis Budidaya Jamur Tiram - Finansialku

[Baca Juga: Tips Mudah Berbisnis Properti Untuk Pemula yang Mendatangkan Untung!]

 

#9 Mohamad Faisal Hidayat – Bisnis Kafe Susu

Membuka kafe ternyata bisa juga dengan modal Rp1 juta seperti yang dilakukan oleh Mohamad Faisal Hidayat. Dengan meminjam uang dari sang ibu tercinta sebesar Rp1 juta dan beberapa perlengkapan memasak, ia memulai usahanya setelah ia lulus wisuda.

Ia mulai membuka kafe-nya dari sebuah gerai kecil di daerah Semarang, dekat dengan kampusnya di Universitas Negeri Semarang.

Namanya juga kafe susu, semua produk olahannya adalah tentang susu. Dengan harga Rp6.000 hingga Rp15.000, ia menyajikan berbagai produk olahan susu disamping berbagai camilan seperti sosis bakar dan kentang goreng.

Pengusaha Sukses dan Inspirasi Usaha 11 Mohamad Faisal Hidayat, Bisnis Kafe Susu - Finansialku

[Baca Juga: Pelajaran dari Henry Ford Pendiri Ford Motor Company agar Menjadi Orang Sukses]

 

Dengan ketekunan dan kerja kerasnya, Faisal yang tadinya mampu mempekerjakan 2 orang karyawan, kini usahanya berkembang hingga memiliki 150 karyawan dengan 15 gerai kafe susu.

Anda bisa membayangkan sendiri!

Bisnis Faisal berkembang pesat. Dari yang semula hanya mempekerjakan 2 karyawan, Faisal bisa memiliki 150 karyawan yang tersebar di 15 gerai. Tiap gerai mampu menghasilkan Rp30 juta – Rp250 juta per bulan. Artinya, dari 15 gerai, ia bisa meraup omzet yang berkisar antara Rp450 juta – Rp3,7 miliar.

 

#10 Maya Indraswari – Bisnis Toko Bunga

Orang sukses adalah mereka yang melihat kegagalan sebagai sukses yang tertunda dan menjadikannya sebagai pelajaran agar di kemudian hari semakin berpengalaman.

Inilah yang dilakukan oleh Maya Indraswari ketika mengalami kegagalan dalam meniti usahanya, bahkan hingga 2 kali mengalaminya.

Berbekal 14 tahun bekerja di sebuah perusahaan asing, wanita ini memupuk keberaniannya dan berusaha merealisasikan impiannya untuk fokus berbisnis.

Dengan modal Rp1 juta saja, ia mula membuka toko bunga miliknya yang diberi nama Stella Florist.

Pengusaha Sukses dan Inspirasi Usaha 12 Maya Indraswari, Bisnis Toko Bunga - Finansialku

[Baca Juga: Kenali 4 Faktor Pemicu Bisnis yang Berhasil]

 

Dengan strategi promosi yang efektif dan efisien, ia mengaku bahwa bisnisnya semakin lancar. Ia bahkan mampu mempekerjakan 3 orang karyawan tetap dengan jangkauan pasar yang semakin meluas.

Jika ditanya omzetnya, Stella Florist milik Maya mampu menghasilkan Rp50 juta setiap bulannya. Belum lagi ketika ada momen tertentu seperti pelantikan pejabat atau hari raya, omzet yang ia terima bisa mencapai 2 kali lipat dari yang sebelumnya.

 

#11 Abdul Rozak Ghozali – Bisnis Alat Outdoor

Terkadang orang melihat ketika ada seseorang yang berhasil, pasti dewi fortuna sedang berpihak padanya.

Tapi tidak demikian bagi Abdul Rozak Ghozali. Kemahirannya dalam melihat peluang, inilah yang menjadi salah satu kunci suksesnya.

Kala itu, ia membeli jaket yang ternyata ukurannya terlalu besar dari tubuhnya sehingga ia berusaha untuk menjual kembali jaket tersebut secara online.

Ternyata, setelah barang yang ia jual itu sudah laku, masih ada saja calon konsumen yang menanyakan perihal jaket tersebut.

Pada momen itulah ide untuk menjual produk outdoor secara online mulai muncul di benaknya.

Pengusaha Sukses dan Inspirasi Usaha 13 Abdul Rozak Ghozali, Bisnis Alat Outdoor - Finansialku

 [Baca Juga: Kata-Kata Bijak Merry Riana Mimpi Sejuta Dollar yang Menginspirasi Anak Muda]

 

Dengan tabungan sebesar Rp1 juta dan informasi dari kenalannya, ia mulai berbelanja alat dan perlengkapan kegiatan outdoor.

Setelah berjualan secara online selama 3 tahun, Abdul Rozak Ghozali kini sudah membuka 2 toko online yang masing-masing menghasilkan omzet sebesar Rp40 juta per bulannya.

 

#12 Gazan Azka Ghafara – Bisnis Keripik Pisang

Camilan keripik pisang memang sudah menjamur dimana-mana dan semua orang pasti kenal yang namanya camilan keripik pisang.

Gazan Azka Ghafara memanfaatkan peluang ini untuk menjadikan keripik pisang menjadi snack yang dikenal kekinian dan bisa menghasilkan omzet hingga ratusan juta rupiah.

Sebelum melakoni bisnis ini, Gazan Azka Ghafara sempat melakukan riset dan mendalami ilmu bisnis.

Ketika dirasa sudah mantap, ia pun membuka bisnis jualan keripik pisang yang ia namai Zanana Chips yang ia dapatkan dari gabungan kata banana dengan namanya sendiri.

Pengusaha Sukses dan Inspirasi Usaha 14 Gazan Azka Ghafara, Bisnis Keripik Pisang - Finansialku

 [Baca Juga: 5+ Contoh Bisnis Syariah yang Bisa Anda Lakukan]

 

Dengan modal sebesar Rp1 juta yang ia pinjam dan tabungannya sebsar Rp50 ribu, Gazan Azka Ghafara mulai memproduksi keripik pisang perdananya sebanyak 30 bungkus.

Terus menekuni usahanya, kini Gazan Azka Ghafara mampu menjual sebanyak 500 hingga 600 bungkus per harinya.

Dengan omzet yang ia terima sebanyak 400 juta rupiah per bulannya, Gazan Azka Ghafara bisa menggaji 13 karyawan untuk menolongnya mengembangkan bisnisnya dalam bidang operasional.

Selain itu, Gazan Azka Ghafara kini memiliki ruangan kantor sendiri lengkap dengan peralatan yang ia butuhkan.

 

Mereka Bisa? Anda pun Pasti Bisa

Modal Rp1 juta bisa buat usaha? Anda kini sudah percaya? Ayo buktikan sendiri oleh Anda bahwa modal Rp1 juta bisa menghasilkan omzet ratusan hingga miliaran rupiah.

Gunakan ide kreativitas Anda dalam melihat peluang usaha. Tekunlah dalam menjalani hal tersebut!

 

Apa ide bisnis yang akan Anda buat jika Anda memiliki modal Rp1 juta?

Berikan tanggapan Anda pada kolom di bawah ini. Anda dapat membagikan inspirasi artikel di atas kepada rekan Anda yang membutuhkan!

 

Sumber Referensi:

  • Harwanto Bimo Pratomo. 7 Januari 2017. Para Pengusaha Ini Buktikan Modal Rp1 Juta Bisa Juga Jadi Jutawan. Merdeka.com – https://goo.gl/BeKke1
  • Ulfa Sekar. 13 September 2018. Kisah 5 Pengusaha Sukses yang Jadi Jutawan dengan Modal Rp 1 Jutaan. Moneysmart.id – https://goo.gl/BtKzzw

 

Sumber Gambar:

  • Pengusaha Sukses – https://goo.gl/3v65bu
  • Arie Setya Yudha, Bisnis Seragam Militer 01 – https://goo.gl/zZsxgX
  • Arie Setya Yudha, Bisnis Seragam Militer 02 – https://goo.gl/ozDARF
  • Rismawati, Bisnis Gula Gait – https://goo.gl/p1u7ML
  • Vina Kurniasih, Bisnis Boneka – https://goo.gl/tzk9R8
  • Martin Setiantoko, Bisnis Sate – https://goo.gl/9wnh5P
  • Ating Supardi, Bisnis Surabi – https://goo.gl/nV3VcH
  • Riyadh Ramadhan, Bisnis Gorengan – https://goo.gl/6mJnHb
  • Darleni, Bisnis Makanan Ringan – https://goo.gl/z6DNVh
  • Mardiana, Bisnis Budidaya Jamur Tiram – https://goo.gl/hoYts9
  • Mohamad Faisal Hidayat, Bisnis Kafe Susu – https://goo.gl/qW5wjb
  • Maya Indraswari, Bisnis Toko Bunga – https://goo.gl/zsHZ8x
  • Abdul Rozak Ghozali, Bisnis Alat Outdoor – https://goo.gl/8fBozV
  • Gazan Azka Ghafara, Bisnis Keripik Pisang – https://goo.gl/ADgBu1